แชร์

263.

ผู้เขียน: Lis Susanawati
last update วันที่เผยแพร่: 2026-05-25 09:35:57

KAMU YANG KUCINTAI

- 95 Hamil Lagi

Ruang makan kediaman Bu Tiya yang biasanya sunyi, malam itu terasa lebih hidup oleh bunyi peralatan makan dan percakapan yang mengalir ringan. Biasanya hanya ada Zareen yang sedang makan ditemani mamanya. Namun malam itu, Davin ada di sana. Melengkapi kebahagiaan mereka.

Bu Tiya menyesap teh hangatnya sejenak, lalu meletakkan cangkir itu dengan hati-hati. "Davin, Reen, Mama ingin bicara soal tempat tinggal kalian. Mama nggak akan keberatan jika kalian ingin
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (4)
goodnovel comment avatar
Mimin Rosmini
menduda 9 tahun..pastilah berat...sekarang dapat gadis lagi..ya jelaslah ga mau keluar kamar.........
goodnovel comment avatar
Diana Susanti
yaaa muncullah Davin baby girl,, aku suka kak,, moga selin,, mantan Davin dapat suami juga yg mencintai nya sapa tahu langit jodohnya gpp,,, jodoh nggak ada yg tau ya kan kak author
goodnovel comment avatar
Sri Mayani Roeslan
sarapan pagi dari jeng Lis...mamacih ayang
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Kamu yang Kucintai   265.

    "Bagaimana kondisi Papa, Reen?" tanya Davin sambil duduk di sebelah istrinya."Kata dokter, Papa mengalami infeksi di lambungnya, Mas. Kondisinya sangat lemah," jawab Zareen dengan mata berkaca-kaca.Davin menghela napas panjang. "Kita akan pastikan Papa mendapatkan perawatan terbaik. Kamu tenang saja, ya?"Zareen mengangguk dengan perasaan lega. Dia tidak sendirian merawat papanya. Sebab Zareen tak mungkin meminta bantuan sang mama. Biar mamanya tak terbebani.Hari-hari berikutnya menjadi rutinitas yang melelahkan bagi Zareen. Ia membagi waktu antara suami, pekerjaan, dan menjaga papanya di rumah sakit. Meski Davin sudah membayar orang untuk menjaganya.Suatu sore saat Zareen baru saja keluar dari kantin rumah sakit, ia melihat seorang gadis duduk sendirian di bangku taman dengan wajah yang sangat sedih. Itu adalah anak perempuan Bu Yayuk yang sempat ia temui di rumah tempo hari.Zareen bertanya pada seorang perawat yang kebetulan melintas di dekat sana."Suster, permisi. Apa Sus tah

  • Kamu yang Kucintai   264.

    Zareen membalas tatapan suaminya dengan binar penuh harapan. "Mas, aku selalu berdoa, semoga Tuhan menitipkan amanah-Nya pada kita."Davin membungkam bibir Zareen dengan ciuman yang dalam. "Mari kita terus usaha.""Ya.""Semoga ada kabar gembira untuk hadiah pernikahan kita."Gairah membara menyatukan mereka. Menciptakan ritme yang selaras dengan desah napas di keheningan malam. 🖤LS🖤Enam bulan kemudian ....Pagi itu seperti biasanya, Zareen sibuk di kantor. Dia harus bekerja sendiri karena papanya jarang ke kantor semenjak Zareen menikah. Kesehatan pria itu menurun drastis. Terpaksa Zareen memegang semua kendali. Untungnya sang suami sangat membantunya. Sekarang kerjasama Zareen hanya dengan perusahaan Karya Sejahtera saja. Sudah banyak karyawan yang diberhentikan karena situasi tidak memungkinkan.Ketika tengah sibuk menyimak laporan, ada ketukan di pintu ruangannya. Kemudian Era masuk. "Bu Zareen, ada seorang wanita yang ingin bertemu. Beliau sekarang menunggu di loby.""Siapa?"

  • Kamu yang Kucintai   263.

    KAMU YANG KUCINTAI- 95 Hamil Lagi Ruang makan kediaman Bu Tiya yang biasanya sunyi, malam itu terasa lebih hidup oleh bunyi peralatan makan dan percakapan yang mengalir ringan. Biasanya hanya ada Zareen yang sedang makan ditemani mamanya. Namun malam itu, Davin ada di sana. Melengkapi kebahagiaan mereka. Bu Tiya menyesap teh hangatnya sejenak, lalu meletakkan cangkir itu dengan hati-hati. "Davin, Reen, Mama ingin bicara soal tempat tinggal kalian. Mama nggak akan keberatan jika kalian ingin pindah ke rumah Davin. Mama nggak apa-apa sendiri. Masih ada si Mbak yang menemani. Kalian sudah menikah dan sudah punya kehidupan sendiri. Tak mengapa kalau memang ingin tinggal terpisah. Toh seminggu sekali kalian bisa datang ke mari."Davin memandang ke arah mertuanya dengan sorot mata yang penuh hormat. "Terima kasih banyak atas tawarannya, Ma. Tapi sesuai kesepakatan kami di awal, saya akan tetap ikut tinggal di sini."Zareen yang duduk di samping suaminya segera menyela. "Sekali waktu kami

  • Kamu yang Kucintai   262.

    Pak Aaron terlihat begitu kecil dan asing di rumah yang dulu pernah menjadi istananya sendiri. Ia menyalami kerabat Bu Tiya dengan senyum kaku, sebuah pemandangan yang menyiratkan betapa dalam jurang pemisah di antara mereka setelah peristiwa itu.Tak lama kemudian pintu salah satu kamar terbuka. Linda menggandeng mempelai wanita keluar. Semua mata di ruangan itu seketika tertuju pada Zareen. Ia tampak memukau dengan kebaya modern berwarna putih gading, dengan payet-payet halus yang berkilauan tertimpa cahaya lampu. Riasannya natural. Padahal kalau Zareen dandan sendiri biasanya begitu mencolok."Pa." Zareen menyalami papanya. Kemudian duduk di samping pria itu.Tepat lima belas menit kemudian, rombongan Davin sampai. Pria itu mengenakan jas warna putih. Didampingi keluarga inti dan beberapa kerabat dekat. Adam melangkah di samping papanya dengan setelan jas warna abu-abu. Sesuai kesepakatan calon pengantin, mereka tidak mengundang mantan. "Kita mulai saja acara lamarannya, sebelum p

  • Kamu yang Kucintai   261.

    "Nggak usah repot-repot, Bu." Zareen tersenyum sambil menepuk punggung tangan Bu Septa yang menggenggam tangannya."Kita sholat dulu, sudah Maghrib," kata Davin. Dan Bu Septa mengajak Zareen ke ruang tengah. Memberikan mukena pada gadis itu dan mereka salat bergantian di ruangan 4X4 yang difungsikan sebagai ruang salat.Davin memang benar-benar sudah banyak berubah. Dia belajar dari kebrengsekannya di masa lalu dan harus berubah lebih baik lagi.Selesai salat Maghrib mereka duduk di ruang keluarga. "Davin sudah cerita banyak tentang kamu, Reen," ujar Bu Septa lembut. "Ibu senang sekali kalau kalian memutuskan untuk segera menikah."Zareen tersenyum sambil mengangguk pelan.Obrolan mengalir begitu saja, dari hal-hal ringan hingga rencana serius mereka. Bu Septa menyampaikan pendapat kakaknya Davin, bagaimana kalau acara lamaran nanti, sekalian dengan akad nikah saja. Toh mereka tidak menginginkan pesta mewah.Davin dan Zareen saling pandang sejenak. "Kami akan memikirkannya, Ma," jaw

  • Kamu yang Kucintai   260.

    KAMU YANG KUCINTAI - 94 Hari Pernikahan Pak Aaron terkesiap. Kursi kerjanya sedikit bergeser saat ia menegakkan duduknya. Ada binar bahagia yang tak bisa disembunyikan, tapi disusul rasa haru yang dalam. "Benarkah, Reen?""Iya.""Papa sangat bahagia mendengarnya. Kamu sudah menemukan jodohmu, Reen."Zareen tidak membalas antusiasme itu dengan senyuman. Ia justru melanjutkan dengan nada tegas, "Iya, Pa. Aku hanya butuh Papa untuk menjadi wali nikah nanti. Segala urusan lainnya, aku dan Mas Davin yang akan mengurus. Kami sepakat untuk lamaran dan menikah secara sederhana saja. Nggak ada pesta mewah, nggak ada undangan untuk relasi. Hanya keluarga inti dan beberapa teman dekat saja.""Papa mengerti. Papa akan ikuti keinginan kalian," jawab Pak Aaron lirih.Zareen menarik napas sejenak. "Satu hal lagi, Pa. Aku minta Papa datang sendiri. Jangan sampai mengajak wanita itu. Aku nggak akan menerima kehadirannya, dan aku nggak ingin hari bahagiaku rusak karena kedatangannya."Pak Aaron menun

  • Kamu yang Kucintai   57. Sakit 2

    "Kalau begitu, ganti bajunya. Kausmu sudah basah oleh keringat, nanti malah makin menggigil," ujar Kimmy sambil meletakkan kaus bersih di pinggir ranjang.Arsel berusaha duduk, meski kepalanya terasa sangat sakit. "Iya, terima kasih, Kim."Saat Arsel membuka kausnya, Kimmy beranjak ke jendela dan m

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-04-01
  • Kamu yang Kucintai   68. Setelah Nonton 1

    KAMU YANG KUCINTAI- 30 Setelah Nonton "Sampai selesai? Apa sampai selesai dipenuhi adegan seperti ini?" batin Kimmy dengan dada berdebar.Wanita itu menghela napas panjang. Tatapannya kembali ke layar lebar. Menyaksikan suara napas yang memburu dan visualisasi hasrat yang membara dari dua tokoh d

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-04-05
  • Kamu yang Kucintai   70. Setelah Nonton 3

    Tahun baru kali ini benar-benar kelabu. Acara dinner di Surabaya tadi malam, semakin melukai hatinya. Dipikirnya Arsel akan kembali memperbaiki hubungan mereka. Namun justru menegaskan bahwa semua telah usai."Ada apa sebenarnya?"Zareen memejamkan mata, mencoba memutar kembali setiap detail percak

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-04-05
  • Kamu yang Kucintai   69. Setelah Nonton 2

    Perjalanan itu hening. Kimmy memandang keluar dari jendela samping. Sementara Arsel fokus mengemudi. Meski bayangan adegan di layar lebar tadi masih sesekali melintas di benaknya. Membuat sisi liarnya terganggu. Bagaimana tidak, sejak tadi malam dia mati-matian menenangkan 'sesuatu' dalam dirinya.

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-04-05
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status