Share

Bab 23

Author: Finella Zakaria
Hati Hans bergetar hebat dalam menghadapi tatapan Nayla. Rasa takut tiba-tiba muncul, seolah dia akan benar-benar kehilangan Nayla.

"Nayla, aku..." Hati Hans panik sejenak.

"Kak Hans, aku sangat kesakitan..."

Karin tiba-tiba menangis dan tubuhnya miring, seolah-olah dia akan pingsan kapan saja.

Hans segera berjongkok untuk menopangnya. Karin lantas bersandar di pelukannya sambil mencengkeram tangan Hans dengan kuat, "Kak Hans, apa aku akan mati?"

"Karin, jangan takut. Kamu nggak akan mati. Aku a
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (2)
goodnovel comment avatar
Ari Asih Pratiwi
cepet sembuh sih? bukannya patah tulang rusuk? 1 minggu, tulangnya udah sembuh?
goodnovel comment avatar
Ros
Hahahahaa… pinter juga sahabat nya ksh hadiah. Sdh lah Nayla hadapi saja dgn baik, Simon adalah suami syah mu. Perlakukan simon dgn baik. Dan jgn kena jebakkan Hans sm adik angkat nya.
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1467

    Begitu mendengar pernyataannya, Nayla menatap Winda dengan heran.Kebetulan sekali?Golongan darah mereka sama."Benarkah? Kan katanya ini golongan darah langka, tapi kita kebetulan punya golongan darah yang sama?"Amanda terkejut, setengah bercanda. "Aku jadi curiga, jangan-jangan kamu yang diam-diam mendonorkan darah untukku.""Aku juga berharapnya begitu."Winda mengangkat bahu dengan pasrah.Saat mengetahui Amanda terluka dan hampir tidak bisa diselamatkan karena kekurangan darah, dia merasa ngeri.Untungnya, Amanda akhirnya selamat.Setelah terkejut sejenak, mereka berbincang sebentar. Memastikan Amanda baik-baik saja, mereka akhirnya lega.Amanda perlu istirahat lebih, jadi mereka tidak mengganggunya dan bersama-sama keluar dari bangsal.Winda mengusulkan, "Aku lumayan punya waktu luang belakangan ini, jadi biar aku yang lebih sering menemani Amanda. Kalian fokus kerja saja.""Oke.""Oke."Friska dan Nayla menjawab serempak sambil mengangguk.Winda pulang naik taksi. Friska menat

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1466

    Calvin menyeringai, kegelapan di matanya lenyap, berganti dengan dingin."Nenek sangat sayang dengan putri bungsunya. Tinggal lihat saja Mario akan berpihak ke mana kali ini."Kepada pacarnya, atau ....Keluarga Senja.Pertunjukan ini baru saja dimulai.Amanda baru bangun keesokan harinya saat siang hari. Wajahnya pucat tanpa rona, tampak sangat lemah.Dia bahkan tidak punya tenaga, dan merasa seluruh tubuhnya sakit seolah otot-ototnya kejang dan kulitnya terkelupas."Aku belum mati?"Amanda berusaha keras membuka kelopak matanya yang berat. Efek obat biusnya terlalu kuat.Dia menatap Mario. Dalam kabut penglihatannya yang samar, wajah tampan dan lembut itu tampak begitu tajam dan jelas, hingga membuatnya sedikit linglung.Dia tidak bisa membedakan apakah ini mimpi atau kenyataan."Mario, ini mimpi?"Di bawah kelopak mata Mario terdapat lingkaran hitam. Dia menjaganya sepanjang malam, bahkan janggut tipis di dagunya sudah mulai tumbuh."Bukan mimpi, Amanda. Kamu nggak mati."Mario memb

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1465

    Sandra tiba-tiba gemetar, menoleh ke belakang. Calvin masih tampak tenang, seolah kekejamannya tadi hanya imajinasi saja."Pak Calvin."Sandra menyapa."Mau pulang? Mari kuantar."Calvin melangkah maju dan Sandra tersentak, tanpa sadar mundur selangkah.Tiba-tiba, dia menyadari reaksinya dan berdiri canggung, tidak ingin membuatnya marah."Nggak usah repot-repot, Pak Calvin, aku pulang naik taksi saja."Sandra menggenggam tasnya erat-erat, detak jantungnya berdebar kencang tanpa bisa dikendalikan.Calvin tersenyum separuh, lalu melesat ke sampingnya seperti hantu, sambil menyipitkan mata."Kamu lihat semuanya tadi?"Sandra menggigil, menatapnya dengan mata terbelalak. Pria ini terasa sangat menakutkan, hingga dia tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun."Nggak takut aku akan membungkammu?"Calvin menatap ketakutannya dengan jelas. Matanya gelap pekat seperti jurang."Masuk."Sandra teringat pria yang dijadikan makanan hiu. Dia tidak bisa menolak, juga tidak berani menolak.Setelah masu

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1464

    Dia tahu gula darah rendah adalah masalah kesehatan yang sudah lama diderita ibunya, jadi dia tidak terlalu memikirkannya."Pantas saja Nenek bilang kamu pergi ke rumah sakit, tapi nggak datang-datang. Nanti jangan lupa jelaskan ke Nenek, jangan sampai dia marah."Liliana tersenyum lega. "Kalau kamu bisa selalu pengertian begini, Ibu jadi tenang."Melanie tidak ingin mendengarkan omelannya, jadi dia cepat-cepat keluar dari kamar. Masalah Viola belum selesai, sekarang ditambah lagi dengan kejadian yang menimpa bibinya. Dia benar-benar pusing.Semua ini sangat menjengkelkan!Yang paling menyebalkan, ternyata ada orang yang mendonorkan darah untuk Amanda. Wanita jalang itu benar-benar beruntung!Begitu dia kembali ke kamar, Viola menelepon. Dengan wajah kesal, dia mendecakkan lidah dan mematikan suara ponsel, lalu berbalik menuju kamar mandi.Setelah mandi, dia janjian dengan teman-temannya untuk karaoke dan minum-minum di klub, dan dia sengaja mengajak Sandra.Mereka semua tahu Amanda pe

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1463

    Nayla membelalak terkejut, lalu segera bangkit dan berjalan ke sana bersama Simon."Benarkah?" Nayla memastikan lagi, detak jantungnya entah mengapa semakin cepat.Perawat itu tersenyum bahagia dan mengangguk dengan sangat yakin."Ya, darah donornya sudah disterilkan dan dikirim ke ruang gawat darurat. Nona Amanda bisa diselamatkan.""Syukurlah."Nayla menghela napas lega, emosinya naik-turun, air matanya mengalir semakin deras.Syukurlah, Amanda selamat!Ekspresi Mario sedikit melunak. Dia menoleh ke arah pasangan itu, dan tatapannya bertemu dengan mata Simon.Satu jam kemudian, Amanda dipindahkan ke ruang perawatan pribadi.Mario bertanya kepada rekan-rekannya, tetapi tidak ada yang tahu, dan tidak ada yang mau menyebutkan siapa pendonor darahnya.Dokter yang bertanggung jawab atas pengambilan darah memberi tahu bahwa donor meminta identitasnya dirahasiakan, dan berharap pihak rumah sakit menghormati permintaan itu.Mario selalu menjunjung tinggi etika profesional, sehingga tidak men

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1462

    Setelah menjalani perawatan darurat, Kartika berhasil selamat.Nenek Ratna terlalu terguncang dan pingsan begitu tiba di rumah sakit. Kini, setelah sadar dan beristirahat di kamar rawat, dia mengetahui kondisi Kartika dari Andini. Hatinya yang semula cemas akhirnya lega.Liliana yang mendengar kabar tersebut bergegas datang. Saat tiba di luar pintu kamar rawat, dia mendengar suara dari dalam."Sepertinya, takdir memang menentangnya. Siapa sangka dia punya golongan darah Rh negatif yang langka! Hmph, bank darah rumah sakit nggak cukup. Sepertinya, Tuhan pun ingin dia mati!""Iya, aku tadi dengar dari perawat, kondisi Amanda sangat gawat. Kalau nggak segera mendapat transfusi darah, mungkin dia akan ....""Tapi kalau dipikir-pikir, seingatku Liliana juga punya golongan darah itu ...."Andini berdiri di samping tempat tidur, mengamati raut wajah Nenek Ratna dengan hati-hati.Nenek Ratna sejak awal tidak suka kepada Liliana. Namun, selama bertahun-tahun ini, meskipun masih tidak suka, dia

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status