แชร์

Bab 261

ผู้เขียน: Finella Zakaria
Nayla yakin Bibi Dila salah paham.

Lima tahun yang lalu, bagaimana mungkin Simon menyukainya?

"Aku waktu itu masih kecil, mana mungkin dia suka aku? Dia nggak benci dan marah-marah terus karena kelakuanku saja sudah bagus."

Nayla pergi mematikan kompor, menuang dua mangkuk, dan membawanya ke meja makan.

Bibi Dila mengerutkan kening dengan bingung.

Benci?

Mana mungkin benci?

Dulu, ada banyak foto di kamar Pak Simon. Dari sepuluh foto, delapan di antaranya berkaitan dengan Nyonya.

Bibi Dila mendek
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (1)
goodnovel comment avatar
Ros
Bilang donk semua yg km dengar di balik pintu waktu di RS , omongan Shania dan jason. Soal shania minta nikah. Dan apa bener dia wanita yg simon suka.Jd semua nya biar jelasZ…. Hari gini ngomong juga ga jelas. Kt nya mau ngomong sm Simon….. Lebayy accchh…..
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1439

    Begitu kalimatnya selesai.Mario melemparkan tatapan tajam seperti pisau. "Kamu kurang kerjaan?"Sandra terkejut, tatapan itu terasa sangat menakutkan."Kamu nggak berhak komentar apa-apa tentang dia."Mata tajam Mario memancarkan aura dingin, wajahnya keras.Tepat pada saat itu, lift tiba di lantai satu dan pintunya terbuka.Dia melangkah keluar dengan cepat, dan Sandra mengejarnya keluar lift, tetapi hanya menyaksikan sosoknya yang bergegas pergi. Saat hendak mengejarnya, sebuah panggilan telepon masuk.Itu panggilan dari Melanie, suaranya dipenuhi tawa riang."Kak Mario pasti sudah sangat kecewa dengan perempuan jalang itu, 'kan?"Sandra menatap pintu rumah sakit, teringat raut wajah Mario yang sedingin es tadi, serta kepergiannya yang terburu-buru. Dia tidak yakin sama sekali apakah Mario marah atau justru mengkhawatirkan Amanda.Namun menurutnya, tidak ada pria mana pun yang bisa mentolerir wanitanya berselingkuh.Dia pasti tidak akan memaafkan Amanda kali ini."Dia baru dapat tel

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1438

    Saat itu, terdengar suara langkah kaki yang berderap-derap di luar ruang istirahat, seperti orang-orang berlarian datang."Aku dengar dia sedang bermesraan dengan seseorang di dalam sana, entah benar atau nggak.""Reputasinya kan sudah terkenal jelek. Tadi dia beralasan mau ke toilet. Kalau ternyata untuk melakukan hal seperti itu, dasar menjijikkan.""Masuk saja dan lihat sendiri, tadi ada yang lihat dia masuk sambil bermesraan dengan Farrel Wistara, si idol pendatang baru itu ...."Begitu kata-kata itu selesai diucapkan, pintu ruang istirahat didorong terbuka dari luar.Amanda memegang vas bunga, wajah putihnya berlumuran darah, tetesan darah masih menggantung di kelopak matanya, dan gaun yang dia kenakan ternoda darah segar.Farrel tergeletak dalam genangan darah.Di udara, aroma darah menyebar ke segala penjuru.Pemandangan itu sungguh mengerikan.Viola mengikuti kerumunan, sengaja untuk menyaksikan penggerebekan itu dan menunggu reputasi Amanda hancur, tetapi dia seketika pucat pa

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1437

    Amanda masuk ke toilet, lalu meletakkan ponselnya di sebelah wastafel dengan layar menghadap bawah.Baru selesai mencuci tangan, seorang pria tiba-tiba masuk dari luar, mendekati telinganya, dan menghirup dalam-dalam."Wangi sekali."Amanda refleks mundur beberapa langkah, dengan wajah terkejut, menatap pria itu dengan waspada.Pria itu mengenakan setelan kasual hitam, dengan sulaman mawar di bagian dada jasnya. Wajahnya cukup tampan, tidak tampak seperti anggota kru, lebih tampak seperti aktor atau penyanyi yang datang untuk pemotretan."Sedang apa kamu di sini? Ini toilet wanita."Pria itu menatapnya dengan curiga, seolah mencari sesuatu di wajahnya.Amanda tiba-tiba menyadari sesuatu, dan suatu pikiran melintas di benaknya.Tubuhnya terhuyung lagi, wajahnya tampak sedikit pucat. Tangannya meraba-raba ke sekeliling, dan baru bisa berdiri tegak setelah memegang sekat toilet."Kepalaku kenapa? Aku pusing."Melihat hal itu, pria itu tampak lega, lalu diri mendekati Amanda dengan langkah

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1436

    Terutama orang-orang seperti Viola yang sengaja memprovokasinya, dia sama sekali tidak mau membiarkan mereka seenaknya."Amanda! Aku bunuh kamu!"Viola meraung marah, mengepalkan tangannya dan mengentakkan kakinya.Ini adalah kali pertama dalam hidupnya dia dihina seperti ini.Dia sangat marah."Kenapa kalian diam saja? Nggak lihat aku dipukul? Bantu aku!"Viola meluapkan amarah kepada asistennya. Mereka tidak berani menentang perintahnya dan bersiap untuk bertindak.Amanda melemparkan tatapan dingin. "Coba saja kalau berani. Aku akan membuat kalian menyesal."Kedua asisten itu merasa tatapannya menakutkan, sehingga mereka takut untuk mendekat.Amanda menatap Viola dengan curiga, heran bagaimana wanita ini bisa tahu namanya.Model dan grup idol sebenarnya tidak saling terhubung.Dia tidak cukup terkenal sampai idol sekelas Viola mengingatnya, bahkan membuatnya menantangnya saat pertama bertemu.Kecuali, Viola mengenal orang yang sangat membencinya.Penata rias tidak berani menyinggung

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1435

    Dia menoleh, dan yang terlihat adalah wajah yang sangat asing, belum pernah dia lihat sebelumnya."Ada yang salah?"Amanda menatap wanita di hadapannya dengan ekspresi tenang.Wanita itu memiliki wajah oval, riasan yang menawan, rambut ikal lebat, mata lebar yang memandang rendah segalanya, serta ekspresi memprovokasi. Semua itu tidak sinkron dengan penampilannya yang masih muda."Bangun, ini tempatku."Wanita itu menarik lengan Amanda dengan kasar, tetapi Amanda tidak merasa sakit. Dia berdiri, tetapi tidak segera beranjak."Aku sedang dirias. Kalau kamu mau dirias, silakan duduk di sana."Dia menunjuk ke tempat di belakang wanita itu, sama sekali tidak peduli dengan status atau kedudukannya."Kamu nggak tahu siapa aku? Berani melawanku?"Wanita itu mulai berteriak, dengan sikap sombong dan semena-mena, seolah akan menyerang.Penampilannya itu tidak kalah sombongnya dengan Melanie."Bahkan kalau kamu tuan putri, aku juga nggak akan mengalah." Amanda tidak menghiraukan kata-katanya sam

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1434

    "Pasien makan sesuatu sebelum operasi, jadi operasi dibatalkan."Mario, yang mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam. Berdiri di depan kompor, sesekali meliriknya sambil mengaduk sup jamur salju dan kacang hijau di dalam panci.Dengan pembawaannya yang lembut dan halus, cahaya yang menyinarinya dari atas membuatnya semakin memesona.Amanda melirik sup kacang hijau di dalam panci, menyeringai nakal dan menarik pria itu, melangkah berdiri di atas punggung kakinya dan menyelipkan seluruh tubuhnya yang ramping dan lembut ke dalam pelukannya.Dagu Amanda bersandar di tulang selangka Mario, matanya menatap ke atas, sementara tangannya tidak diam, menjelajahi ke suatu tempat."Kalau begitu, Dokter Mario masih punya banyak tenaga. Mau main sebentar?"Mario meletakkan sendok sup di tangannya dan mematikan api, lalu menunduk menatapnya, sudut bibirnya terangkat penuh arti."Main apa?""Jangan pura-pura."Amanda memeluk pinggangnya, lalu menengadahkan kepala untuk mencium tulang lehernya

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status