แชร์

Bab 334

ผู้เขียน: Finella Zakaria
"Oke."

Simon setuju tanpa mengajukan pertanyaan apa pun.

Nayla terkejut.

"Kamu ... bahkan nggak tanya kenapa?"

"Tanya apa?"

Suara dalam itu kembali bergema di dekatnya. "Apa pun yang istriku ingin lakukan, lakukanlah. Aku akan bekerja sama."

Mendengar kata-katanya, Nayla spontan menoleh, wajahnya berseri-seri dengan kegembiraan.

Simon berdiri dua meter di depannya, senyum terlukis di bibirnya. Tangannya melambaikan ponselnya.

Dengan tubuh tinggi dan berpostur jangkung, dia memancarkan aura yang elegan. Wajahnya yang tampan dan gagah sangat memikat.

Nayla dipenuhi kegembiraan dan berlari cepat ke arahnya.

"Kenapa kamu di sini?"

Dia menatap dengan wajah bersinar. Matanya yang jernih berkilau dengan senyum cerah.

Hati Simon berdebar.

Sebahagia itu bertemu dengannya?

"Pak Robin bilang kamu datang ke sini. Kebetulan aku sedang di dekat sini, jadi aku mau menjemputmu sekalian."

Tanpa diduga, Nayla meneleponnya tepat saat dia baru tiba.

"Ada apa hari ini? Kenapa kamu ceria sekali?"

Nayla meng
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 335

    Karin merasa napasnya perlahan terhenti. Matanya membelalak ketakutan, seolah dirinya akan mati dicekik saat itu juga.Dia memukul tangan Hans, berusaha mengucapkan kata-katanya. "Lepaskan aku ...."Tepat saat dia hampir kehabisan napas.Hans akhirnya melepaskannya.Dia terjatuh dengan keras ke tanah, terengah-engah mencari udara. Tenggorokannya terbakar seolah-olah baru menghirup asap panas.Hans memberinya tatapan dingin sebelum berjalan pergi."Jangan pergi ...."Karin mencoba meraihnya, tapi tangannya hanya menggapai udara kosong. Dia hanya bisa menyaksikan dengan tanpa daya saat Hans berjalan pergi tanpa menoleh lagi.Punggungnya yang dingin dan tidak peduli tercermin dalam pupil matanya.Pada saat itu.Kebencian seakan ingin menghancurkan dunia merayap masuk ke dalam hatinya.Dia pernah sangat dicintai dan sangat bahagia.Semua ini salah si jalang Nayla. Dia tidak akan membiarkan wanita sialan itu lepas begitu saja!Pesawat tiba di Hanka pada pukul 2 siang.Saat Nayla dan Simon t

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 334

    "Oke."Simon setuju tanpa mengajukan pertanyaan apa pun.Nayla terkejut."Kamu ... bahkan nggak tanya kenapa?""Tanya apa?"Suara dalam itu kembali bergema di dekatnya. "Apa pun yang istriku ingin lakukan, lakukanlah. Aku akan bekerja sama."Mendengar kata-katanya, Nayla spontan menoleh, wajahnya berseri-seri dengan kegembiraan.Simon berdiri dua meter di depannya, senyum terlukis di bibirnya. Tangannya melambaikan ponselnya.Dengan tubuh tinggi dan berpostur jangkung, dia memancarkan aura yang elegan. Wajahnya yang tampan dan gagah sangat memikat.Nayla dipenuhi kegembiraan dan berlari cepat ke arahnya."Kenapa kamu di sini?"Dia menatap dengan wajah bersinar. Matanya yang jernih berkilau dengan senyum cerah.Hati Simon berdebar.Sebahagia itu bertemu dengannya?"Pak Robin bilang kamu datang ke sini. Kebetulan aku sedang di dekat sini, jadi aku mau menjemputmu sekalian."Tanpa diduga, Nayla meneleponnya tepat saat dia baru tiba."Ada apa hari ini? Kenapa kamu ceria sekali?"Nayla meng

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 333

    Tuhan benar-benar ada di pihaknya!Setelah pulang pada sore itu, Nayla tertidur pulas hingga keesokan harinya.Dia diganggu mimpi buruk sepanjang malam.Baru bangun pukul 10 pagi.Kepalanya berdenyut-denyut, dan tepat ketika dia hendak bangun, Simon masuk dari luar."Sudah bangun?"Dia melihat Nayla duduk, melangkah ke samping tempat tidur dan berkata dengan lembut, "Kamu semalam demam, Hari ini istirahat saja."Ternyata demam.Nayla tidak sok kuat dan hanya mengangguk patuh. Dia bertanya dengan suara sera, "Ponselku ...."Simon mengambil ponsel dari meja samping tempat tidur dan memberikannya kepada Nayla. "Aku sudah minta izin nggak masuk untukmu dari sutradara. Pekerjaannya nggak akan terganggu."Nayla sejak tadi cemas tentang hal ini dan menghela napas lega setelah mendengarnya. "Terima kasih.""Nyonya Jatmiko, kenapa sungkan-sungkan? Aku nggak suka itu."Bibir Simon tersenyum tipis, suaranya meledek dan menggoda.Memikirkan bagaimana keadaan Nayla semalam masih membuatnya merasa g

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 332

    Melihat Hans membela dengan begitu gigih, Shania awalnya merasa sedikit kesal.Tapi, dia segera melunak dengan senyum puas. "Oke, demi kamu, aku nggak akan mengejeknya.""Tapi beri tahu aku, apa mereka benar-benar menikah?"Hans sendiri masih ragu.Dia tidak yakin apakah kata-kata Simon itu benar atau hanya untuk menghancurkan harapannya.Tapi, mengingat Shania adalah wanita yang dicintai Simon, dia langsung menyimpulkan Simon hanya menggunakan Nayla untuk memancing emosi Shania."Kakakku sangat mencintaimu, mana mungkin dia menikahi orang lain?"Hans berkata dengan mantap, "Dia bertahun-tahun selalu menjauh dari wanita lain, hanya menunggumu. Tapi apa yang terjadi antara kalian berdua sampai kakakku semarah itu?"Baik itu di Wakasa maupun Hanka.Orang-orangnya berada dalam lingkaran sosial yang sama, dan semua orang menganggap mereka berdua pasangan yang sempurna.Shania merasa lega ketika melihat bahwa Hans berpikir hal yang sama."Urusi urusanmu sendiri saja. Untuk saat ini, tujuan

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 331

    "Bodoh, jangan bicara begitu."Simon mempererat pelukannya, hatinya terasa sesak sambil terus menenangkan Nayla.Nayla tenggelam dalam kenangannya, wajahnya dipenuhi rasa pedih. Air mata mengalir tanpa suara di pipinya saat dia mengulang kalimat yang sama, suaranya terputus-putus."Itu salahku, kamu nggak mengerti ....""Semua itu salahku. Aku yang menyebabkan semuanya."Nayla memegang erat baju pria di depannya, berusaha mengendalikan emosinya, tapi tidak bisa.Meskipun dia tidak menangis keras, raut wajahnya yang kesakitan dan tertahan sangat memilukan, membuat Simon berharap bisa menggantikannya merasakan penderitaan itu."Bodoh, kamu sudah lupa kataku? Jangan menyalahkan dirimu sendiri."Simon berusaha menenangkannya, tapi selain memeluknya, dia sendiri kehabisan kata-kata.Kematian ibu mertuanya memang terlalu tragis.Kecelakaan mobil itu menjadi sorotan media, bahkan menjerumuskan industri kendaraan energi baru ke dalam skandal.Bahkan Keluarga Tanu dan Keluarga Cahyo dari Wakasa

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 330

    Shania sudah mendengar banyak tentang Hans dengan Nayla.Sebelum ini, dia bahkan menganggap Hans sebagai orang bodoh.Jika saja Hans menikahi Nayla dengan benar, semua ini tidak akan terjadi!Tapi, semuanya sudah terlanjur terjadi.Jika Hans bisa turun tangan, itu akan menghemat waktu dan usahanya."Oke."...Nayla dipuji-puji oleh orang-orang dari perusahaan teknologi itu.Pak Danang yang tepat di sampingnya terus-menerus bertanya tentang caranya mengidentifikasi kelemahan sistem dengan begitu cepat.Orang lain juga ikut bertanya."Nona Nayla, dengan keahlianmu, kenapa kamu nggak bekerja di bidang ini? Sayang sekali.""Sayang? Nona Nayla bisa ahli di bidang apa pun yang dia mau. Aku sudah lihat drama yang dia tulis, memang sangat bagus.""..."Nayla tidak punya masalah gugup dalam situasi sosial, tapi dia tidak suka dikelilingi oleh begitu banyak orang.Simon memandangnya dari samping, mata gelapnya tidak hanya kagum, tapi juga puas dan penuh kasih sayang.Menyadari ketidaknyamanannya

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status