Home / Male Adult / Ah! Mantap Mas Ramli / Bab 127 lebih hot

Share

Bab 127 lebih hot

Author: Miss Luxy
last update publish date: 2025-12-16 22:04:39

Sandra membuka mulutnya lebar-lebar,lalu dengan cepat ia menutupinya. Benar-benar di luar nurul.

"Udah nggak mual lagi?" tanya Vina kepada Ramli. Dengan wajah malu-malu meong, Ramli menganggukkan kepalanya.

"Oke, sekarang kamu siap-siap dan antar aku pergi dan kamu nggak boleh nolak! Jangan khawatir, jika nanti kamu mual lagi, aku kasih penawarnya langsung!" kata Vina lagi. Ramli mengangguk patuh dan pria itu segera pergi untuk bersiap-siap.

Setelah itu Vina membalikkan badannya dan melih
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Sri Agus s
iklanya buat emosi
goodnovel comment avatar
Juniedy Eko
kok 2 hari nggak baca poin saya hilang 200, wah curang ini server
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 554 menembus seorang perawan

    Vina tampak memejamkan matanya ia bersiap untuk merasakan sesuatu yang selama ini ia rindukan. Aland pun mulai melakukan penetrasi dengan dorongan dari tubuhnya. Sedangkan kedua tangannya masih sibuk membelai serta memainkan buah melon Vina agar rangsangan itu semakin kuat. Di sisi lain, bibirnya sibuk menjelajahi leher Vina dan memberikan kecupan-kecupan kecil di sana. Bisa dibayangkan betapa sibuknya tubuh pria itu. Pria itu melakukan penetrasi dengan sangat lembut karena kondisi sang istri yang baru saja selesai dari masa nifas. Tentunya membuat kondisi daerah itu mungkin belum bisa normal seperti sediakala dan Aland harus bisa bersabar. Vina merasakan dengan jelas bagaimana ujung benda yang keras itu perlahan menembus pintu masuk surga dunia milik suaminya. Namun, ada sedikit sensasi rasa nyeri kala benda keras itu berusaha menembusnya. Mungkin karena sudah lama mereka tidak berhubungan sehingga Aland harus benar-benar membuat sang istri rileks. Belum lagi selama masa ni

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 553 ini enak banget

    Tubuh besar Aland berada tepat di atas Vina. Pria itu menahan tubuhnya dengan kedua tangannya. Tapi, tatapan liar pria itu membuktikan jika ia tidak akan pernah melepaskan Vina begitu saja. "Jadi kamu sudah selesai?" tanya Aland sebelum pria itu melanjutkan aktivitas berikutnya. Vina mengangguk sambil memegangi pinggang suaminya. Sontak Aland langsung mencumbu istrinya dan menikmati aroma harum dari tubuh wanita itu. Kedua tangan Vina melingkar bahkan mencengkram erat punggung pria itu. Desahan demi desahan lolos dari bibir keduanya. Apalagi saat ada gesekan kulit yang hangat menjadikan tubuh mereka kian panas. Selama sebulan penuh Aland tidak pernah mendapatkan kehangatan dari sang istri. Kini saatnya pria itu meluapkan rasa rindunya yang sudah memuncak. "Kenapa kamu nggak bilang dari tadi?" bisik pria itu disela-sela ia menggigit telinga Nadine. "Aku sengaja, pingin bikin surprise buat kamu!" balas wanita itu sambil memejamkan matanya. Tubuh mereka saling menghimpit dan kehang

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 552 udah nggak tahan

    "Buruan, Mas! Udah nyeri banget ini!" desak Vina yang terlihat begitu binal di depan suaminya. Aland masih ragu, jika ia teruskan maka ia tidak akan bisa mengendalikan dirinya. Karena sang istri belum mengatakan bahwa wanita itu sudah siap. "Tapi sayang, nanti kalau aku... Emmmpppttt!" Vina tak membiarkan suaminya bicara lagi. Wanita itu justru memasukkan pucuk buah melonnya itu tepat di dalam mulut suaminya. Hap! Aland dibuat kelojotan. Bagaimana bisa ia menolaknya. Susunan segar dari sumbernya. Namun, pria itu sadar jika ASI itu sangat dibutuhkan oleh sang anak sehingga ia tidak mengisapnya terlalu kuat. Ia hanya membantu mengurangi rasa nyeri itu agar istrinya tidak mengeluh kesakitan. "Ah! Mas..." Seperti sengatan listrik yang tiba-tiba menjalar, mengalir di setiap pembuluh darah. Membuat gelora asmara itu semakin berkobar. Rasa nyeri itu perlahan mulai menghilang. Aland pintar sekali membuat istrinya merasa nyaman, karena bagaimanapun juga kehangatan dan perhatian

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 551 tolong pijitin

    Aland menoleh ke samping sambil memegangi tangan istrinya. "Kenapa belum tidur? Sudah larut malam, kamu harus istirahat supaya air susumu tetap deras," tanya pria itu pada istrinya, ia tahu jika sang istri masih menyusui putri mereka, baby Raisya. Vina justru menyandarkan kepalanya pada punggung sang suami. "Aku nggak bisa tidur," jawab wanita itu. Aland membalikkan badannya dan menatap wajah sang istri yang terlihat berbeda di malam itu. Vina terlihat lebih cantik dengan tubuh sintalnya berbalut kain satin warna putih tipis yang mengkilat dan berenda. Dadanya terlihat penuh dan berisi lantaran Vina masih menjadi ibu menyusui. Rambutnya digerai bebas, semakin membuat penampilan Vina begitu cantik. Kulitnya yang terang menggoda Aland untuk mengusap wajah Vina. "Apa yang membuatmu tidak bisa tidur?" tanya Aland. "Nggak tahu. Mungkin karena kamu nggak nemenin aku tidur, makanya aku nggak bisa tidur!" jawab wanita itu sambil memainkan jari tangannya pada dada Aland yang berbulu. Keg

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 550 kedinginan tiap malam

    Akhirnya Nyonya Ratna tahu bahwa semua ini hanya rencana sang keponakan saja. Putranya masih hidup dan sehat bugar. Disaat nyonya Ratna puas memeluk putranya. Wanita itu menghampiri Aland yang sedang berdiri di samping Vina. "Waduh! Tante ke sini lagi. Bisa gawat ini!" gerutu pria itu tampak berbisik pada istrinya. "Siap-siap kamu diomelin!" Vina justru menakut-nakuti suaminya. "Tega kamu, sayang! Bantuin suamimu dong!" balas Aland sambil terus berdiri di belakang dan memegangi pundak istrinya. "Ogah! Tanggung jawab kamu, Mas! Udah bikin Tante nganggap Erick itu roh gentayangan, gila kamu!" "Shit! Tapi seru, kan? Berasa lihat film komedi horor Suzana," balas Aland yang kali ini mulai muncul sifat gokilnya. Vina semakin dibuat pusing dengan perkataan suaminya yang tidak pernah serius. Nyonya Ratna semakin mendekat. Hingga akhirnya wanita itu berdiri di depan Vina dimana di belakang wanita itu ada Aland yang sedang bersembunyi. "Jadi, kamu udah berani bohongi Tante, iya?" Suara

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 549 ikut terharu

    Nyonya Ratna merasakan betul tangan putranya yang hangat. Tidak mungkin, bukankah katanya ia sudah mati? Tapi kenapa Nyonya Ratna merasa bahwa Erick masih hidup. "Erick!" Suara Nyonya gemetaran. Antara ragu dan yakin jika Erick masih hidup karena napas pria itu terasa sangat hangat. Seketika Erick memeluk ibunya yang masih bergeming. Ia bingung harus memeluk atau diam saja. Tapi, wanita itu sangat merasakan bahwa Erick seperti masih hidup. Dari kejauhan, Nyonya Rose dan Vina ikut terharu. Kedua wanita itu merasakan betapa sedihnya menjadi Nyonya Ratna. Namun karena prank yang dilakukan oleh Aland, nyonya Ratna masih belum yakin akan putranya yang masih hidup. Hal itu membuat Nyonya Rose mendekat dan meyakinkan Nyonya Ratna bahwa Erick memang masih hidup. Nyonya Rose dan Vina berjalan mendekati mereka. Sampai akhirnya Nyonya Rose berkata kepada Nyonya Ratna untuk percaya bahwa Erick sudah ada di pelukannya. "Ratna, sekarang Erick anakmu sudah ada dalam pelukanmu, tapi kenapa kamu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status