/ Romansa / Kekuatan Sebuah Cinta / Bab 27. Kau Tidak Sebanding

공유

Bab 27. Kau Tidak Sebanding

last update 게시일: 2024-08-22 22:59:15

~ Beberapa menit sebelumnya ~

Saat tiba di lokasi tujuan, Jolie semakin yakin pada kecurigaannya. Wanita yang masih berada di dalam mobil itu menatap gedung besar, di mana gedung itu merupakan penthouse milik Bryan.

Dena pasti memiliki rencana ingin mempermalukan Jolie.

Jolie merasa tak salah pada pemikiran itu. Mengingat bagaimana piciknya Dena, sudah pasti dia memikirkan sebuah rencana yang mengejutkan. Apalagi dia meminta Jolie menemuinya di kediaman Bryan, Dena pasti merencanakan sesuatu ya
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Kekuatan Sebuah Cinta   Bab 84. Extra Part 3

    Keberangkatan second honeymoon itu direstui oleh semua orang. Terutama Zoey beserta Jayden.Mereka adalah sosok pertama yang menyambut baik permintaan Bryan dan Jolie.Mereka mengungkapkan alasan yang menyentuh rasa haru Jolie. Keduanya menilai Jolie membutuhkan liburan setelah kehamilan, persalinan dan kesibukan pekerjaan yang menyita energi dan pikiran. Sehingga mereka tak masalah dititipkan dengan pengasuh beserta kakek dan nenek mereka. Mereka bahkan berjanji tidak akan mengganggu dan merawat Zara dengan sangat baik.Dukungan itu akhirnya membuat Jolie bisa tenang menyetujui ajakan dari suami tercintanya.Bryan memilih lokasi berbeda dari lokasi honeymoon pertama mereka. Lokasi itu bertimbal balik dengan suasana Hawaii yang sempurna antara keindahaan alam tropis dipadu pantai berpasir putih.Dari Jolie berdiri di dalam sebuah private villa, dia kehilangan kata-kata atas kejutan yang Bryan berikan.Wanita cantik itu mencoba menarik kesadarannya sembari mengencangkan tangannya yang

  • Kekuatan Sebuah Cinta   Bab 83. Extra Part 2

    Jolie masih menahan diri untuk bertanya-tanya pada Bryan mengenai pembicaraan yang dicuri secara diam-diam. Dia berusaha mencari waktu yang tepat untuk bisa berbicara panjang tanpa diganggu dengan apapun.Tekadnya sudah bulat. Ketika berhasil menidurkan anak-anak di kamar masing-masing, Jolie akan menagih penjelasan pada Bryan malam itu juga.Keheningan menyambut Jolie yang baru selesai mengganti pakaian dengan piyama tidur. Mata wanita itu mencari-cari sosok Bryan di kamar tidur mereka itu.Hasilnya nihil. Bryan tidak ada di kamar tidur yang terasa semakin dingin.Apa mungkin Bryan masih memeriksa keadaan anak-anak yang sudah tertidur pulas di kamar masing-masing?Batin Jolie berusaha menghibur pikiran yang gelisah. Setiap malamnya Bryan memang tak pernah absen memeriksa anak-anak mereka. Namun, rasa gelisah yang menumpuk tak mampu menghibur diri dengan kenyataan itu.Wanita itu menghela napas kasar kemudian berjalan mendekati ranjang. Dia duduk di tepian ranjang, perlahan-lahan menco

  • Kekuatan Sebuah Cinta   Bab 82. Extra Part 1

    Dua tahun telah berlalu setelah Jolie mengumumkan kehamilan anak ketiga. Sepanjang waktu itu diisi dengan penuh cerita yang bercampur perasaan.Pada kehamilan kedua itu Jolie mengalami sesuatu yang jauh berbeda di kehamilan pertama. Jolie mengalami morning sickness berlebihan sampai menginjak usia kehamilan tujuh bulan. Nafsu makannya terganggu sampai Jolie mengalami penurunan badan.Tetapi dengan basic-nya seorang dokter, Jolie tetap mampu memberikan nutrisi terbaik kepada bayi di dalam kandungannya sehingga kesulitan-kesulitan itu tidak menghalangi pertumbuhannya.Kesulitan-kesulitan itu tak begitu berarti dirasakan peran Bryan yang setia merawat dan menjaga Jolie.Setiap hari dan malam Bryan menyempatkan diri berkomunikasi dengan calon putri mereka. Bryan selalu mengelus, menempelkan telinganya di perut Jolie kemudian bercakap-cakap dengan calon putri mereka yang langsung merespon lewat tendangan.Pria itu bahkan belajar memasak dengan chef untuk membuat makanan yang Jolie sukai sel

  • Kekuatan Sebuah Cinta   Bab 81. Titik Awal Kebahagiaan

    Desahan-desahan erotis masih memenuhi kamar dari sepasang kekasih dimabukkan cinta dan nafsu. Mereka tak peduli bagaimana kacaunya keadaan kamar, selalu mengabaikan perputaran waktu yang entah sudah banyak berlalu.Mereka hanya merasakan gelombang panas mendidih jiwa akibat tubuh yang saling menyatu dan tumpang tindih. Dan tak lagi menghitung sudah berapa kali puncak nikmat diraih, termasuk sudah berapa banyak cairan-cairan klimaks memenuhi rahim.Sesekali mereka akan berhenti untuk sekedar meregang otot-otot, membasahi tenggorokan yang kering dan mengisi perut yang keroncongan.Jolie yang hampir selalu berada di bawah tubuh Bryan hanya bisa menyerahkan diri tanpa bisa melawan.Ada penyesalan yang tercipta di jiwa ketika awalnya dia memancing Bryan. Permintaannya itu justru membangkitkan hasrat buas Bryan yang bergerak cepat dan tak mau berhenti memenuhi lubang kewanitaannya. Pinggul Bryan selalu bergerak layaknya piston yang berpacu sesuai kehendak tanpa peduli bagaimana erangan kelu

  • Kekuatan Sebuah Cinta   Bab 80. Karena Aku Adalah Milikmu

    Perjalanan bulan madu Bryan dan Jolie akhirnya dimulai dengan penerbangan memakan waktu lama. Selama di penerbangan Jolie merasakan tubuhnya yang lelah akibat terlalu fokus menyiapkan pernikahan. Dia tertidur tenang di pangkuan suaminya.Bryan sendiri tak berniat mengusik Jolie. Dia sendiri paling tahu bagaimana energi Jolie terkuras banyak beberapa waktu belakangan. Banyak masalah yang terjadi sampai Jolie dilarikan ke rumah sakitBahkan keinginan untuk sekedar mencium pun Bryan urungkan. Dia hanya peduli pada kenyamanan Jolie yang tertidur di bed pada private jet itu. Sesekali Bryan merapikan selimut Jolie.Selama penerbangan itu Bryan mengusir kebosanannya dengan sesekali memeriksa pekerjaan, mengurus kepindahan istri beserta anak-anaknya yang mengikuti dirinya ke New York dan menerima telepon anak-anaknya yang mendesak minta diberikan adik bayi.Sikap konsisten Bryan itu berlangsung sampai tiba di Hawaii. Pria itu dengan lembut dan hati-hati menggendong Jolie yang masih tertidur n

  • Kekuatan Sebuah Cinta   Bab 79. Janji Hidup Yang Lebih Bahagia

    Langkah kaki Andreas berhenti tepat di depan pintu yang tertutup rapat. Kelima jemari kanannya langsung menggenggam handle pintu, kemudian matanya menyorot papan nama yang menempel di pintu.Andreas sangat menyadari ruangan dengan pintu tertutup rapat itu bukanlah ruangan miliknya. Dia juga tahu bahwa nantinya akan disambut kesunyian dari ketidakhadiran sang pemilik ruangan.Tetapi, kenyataan itu tak menggoyah keinginan Andreas.Pria tampan yang masih mengenakan setelan jas itu membuka pintu ruangan. Dia bereaksi tenang menghadapi suasana yang sudah dibayangkan. Matanya menyapu keadaan ruangan, menyisiri setiap sudut dan benda apapun benda yang mengisi di sana.Sebuah sofa panjang di dekat jendela menjadi tujuan Andreas untuk duduk. Tubuhnya merebah nyaman di sana, kemudian melonggarkan dasi yang setia melingkar rapi guna menambah kenyamanan diri.“Terima kasih atas kerja kerasmu. Tolong bantuan untuk melaporkan kondisi perkembangan pasiennya.”Percakapan di luar ruangan mengusik teli

  • Kekuatan Sebuah Cinta   Bab 7. Versi Kecilnya

    Jolie menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi dari mobil yang dinaiki. Matanya terpejam, benar-benar melepaskan segala lelah yang diperoleh seharian itu. Seolah-olah dalam seharian itu Jolie tak memiliki waktu untuk sekadar bersantai singkat. Jika diilustrasikan, dia bagaikan robot yang bergerak ak

  • Kekuatan Sebuah Cinta   Bab 3. Pria dan Pemikirannya

    Teh panas mulai dingin, dessert-dessert cantik di depan mata sudah tersaji lengkap sesuai pesanan. Namun, Jolie masih bergeming dingin tak berperasaan. Perempuan cantik itu masih belum mau menyentuh apa pun sejak duduk.Rebecca yang duduk bersebrangan telah terheran-heran mengamati Jolie. Dia bingu

  • Kekuatan Sebuah Cinta   Bab 2. Dipaksa Menerima

    Handphone yang menempel di sisi kiri telinga berakhir dijauhkan setelah menyudahi pembicaraan. Saat itu telah terukir senyuman malu yang tertahan di bibir yang terkulum, sedangkan pikirannya masih tergenangi kenangan panas beberapa jam lalu. Kemarin malam, Bryan benar-benar kehilangan prinisip tent

  • Kekuatan Sebuah Cinta   Bab 1. Malam Penuh Kekacauan

    “Sudah aku katakan jangan ganggu aku, Pria Sialan—” Mulut Jolie seketika tertutup rapat setelah menumpahkan segelas cocktail. Gadis cantik itu terpaku kaku pada pria tampan di sebelah yang kemejanya telah basah.“P-Paman Bryan! M-maafkan aku!” Jolie terlonjak dari kursi—meja bartender. Spontanitas

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status