Share

Bab 1102

Author: Imgnmln
last update publish date: 2025-05-09 23:46:19

Saat itu, di luar pelabuhan, Sentinel berdiri di atas kapal yang mengayuh pelan menuju lautan luas. Matahari mulai terbenam di cakrawala, sementara gelombang laut yang tak terduga seakan menggambarkan kegelisahan dalam jiwanya. Mencari Nathan tidak hanya soal menemukan dia. Lebih dari itu, dia harus memastikan bahwa Keluarga Hufai tetap selamat.

Tiba-tiba, ombak besar datang menghantam kapal, menggoyangkan tubuh Sentinel. Keheningan tiba-tiba pecah, hanya untuk digantikan oleh suara retakan kay
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2362

    Mata Harland membelalak, ia berkata dengan suara gemetar. “Tahap Transcendent?! Dia... benar-benar berada di tahap Transcendent?”Banyu bahkan tidak mampu menyembunyikan ketakutannya. Kedua kakinya gemetar tanpa kendali. “Benarkah masih ada orang yang mampu mencapai tahap Transcendent?”Tubuhnya terasa lemas.Giga menatap Haland dengan wajah pucat. “Begitu seseorang mencapai tahap itu, segala sesuatu di dunia ini memang tidak lebih dari semut.”Ia akhirnya memahami perkataan Haland sebelumnya. Namun, setelah menyadari siapa yang sedang mereka hadapi, Giga tidak berani bertahan lebih lama.Ia langsung berbalik dan melarikan diri.“Lari!”Satu kata itu seperti menjadi sinyal bagi yang lainnya.Para kultivator yang tadi masih berteriak hendak bertarung kini berebut menyelamatkan diri. Mereka berlari ke segala arah tanpa memperdulikan siapa pun di sekitar mereka.Sementara itu, Osric masih berdiri terpaku. Tatapannya kosong ketika melihat Haland di hadapannya. Ia benar-benar tidak mampu m

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2361

    Osric menarik napas dalam-dalam sebelum berkata, “Jadi, Tuan Haland adalah monster tua itu.”Ia kemudian berusaha menahan emosinya. “Nathan membunuh putraku. Nyawa harus dibayar dengan nyawa, dan hutang harus dilunasi. Sudah sewajarnya aku membunuh Nathan.”Osric menangkupkan kedua tangannya. “Aku berharap Tuan Haland tidak ikut campur. Sebagai gantinya, seluruh faksi di Sektor Langit bersedia memberikan sumber daya dalam jumlah besar kepada Anda.”Haland langsung mencibir dengan tatapan sedingin es. “Jangan membicarakan putramu. Bahkan kalau kau sendiri membunuh ibumu, itu tetap bukan alasan bagiku untuk membiarkanmu menyentuh Tuan Nathan.”Aura mengerikan tiba-tiba menyembur dari tubuhnya.“Siapa pun yang berani menyentuhnya akan kukirim langsung ke neraka.” Nada suara Haland tegas dan tanpa sedikit pun ruang untuk tawar-menawar.Bagi Haland, Nathan adalah tuan yang harus ia lindungi. Bahkan jika nyawanya sendiri menjadi taruhannya, ia tidak akan membiarkan Osric atau siapa pun melu

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2360

    Velisa menahan amarah dan rasa malu yang bercampur menjadi satu. Tubuhnya masih terbelenggu oleh aura Osric, membuatnya tidak mampu bergerak sedikit pun, bahkan untuk menghancurkan diri sendiri.“Dasar bajingan!” Velisa menggertakkan gigi. “Kalian semua tidak lebih dari sekumpulan binatang! Sekalipun aku harus mati, aku tidak akan membiarkan kalian mendapatkan apa yang kalian inginkan!”Begitu mengucapkan kalimat itu, Velisa tiba-tiba membuka mulutnya lebar-lebar dan berusaha menggigit lidahnya sendiri. Ia memilih mati daripada jatuh ke tangan mereka.Namun tiba-tiba, Banyu bergerak cepat mencengkram dagunya, memaksa rahangnya tetap terbuka sehingga niatnya untuk mengakhiri hidup gagal. “Jangan buru-buru mati. Kau masih harus menunggu sampai kami selesai bersenang-senang.”Banyu menyeringai, lalu mencengkram tubuh Velisa dan berusaha mengangkatnya.BAAANG—!Namun, sebelum ia sempat melakukan apa pun, angin kencang tiba-tiba menerjang dari kejauhan.Banyu bahkan tidak sempat bereaksi.

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2359

    Osric justru tertawa mengejek ketika melihat keduanya bersiap menghancurkan diri sendiri. “Kalian kira ancaman seperti itu bisa membuatku takut?”Tatapannya meremehkan mereka. “Dengan tingkat kekuatan kalian, ledakan penghancuran diri kalian paling banter seperti petasan. Tidak mungkin melukai kami.”Osric melangkah maju sambil tersenyum dingin. “Kalau tidak percaya, silakan coba. Aku juga ingin melihat seberapa keras ledakannya.”Para kultivator di belakangnya ikut tertawa. Mereka mengepung Rael dan Velisa, sama sekali tidak menganggap ancaman keduanya sebagai sesuatu yang serius.Di tengah suasana itu, Banyu justru mengarahkan pandangan penuh nafsu kepada Velisa. Senyum cabul muncul di wajahnya ketika ia memperhatikan gadis itu dari atas sampai bawah. “Sayang sekali kalau wajah secantik itu hancur bersama ledakan.”Banyu menjilat bibirnya sebelum melanjutkan dengan nada merendahkan, “Kalau kau tahu cara bersikap baik, aku bisa memastikan hidupmu jauh lebih nyaman. Ikut denganku, dan

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2358

    Tubuh pemimpin mayat hidup itu berhenti bergerak. Beberapa saat kemudian, sosoknya perlahan menghilang, menyisakan sebuah titik cahaya yang melayang naik dari tempat ia berdiri.Cahaya itu berputar sesaat di udara sebelum melesat lurus menuju Nathan.“Tuan Nathan, hati-hati!”Rael dan Velisa sama sekali tidak mengetahui apa yang sedang terjadi. Mengira cahaya itu merupakan serangan, keduanya spontan bergerak ke depan untuk melindungi Nathan.Namun, titik cahaya tersebut tidak berhenti. Cahaya itu menembus tubuh mereka dan langsung masuk ke tubuh Nathan.Nathan merasakan perubahan besar di dalam tubuhnya. “Rune Primordial dari pemimpin ini jauh lebih kuat...”Ia segera memusatkan Kesadaran Spiritual ke dalam tubuh dan mendapati Rune Primordial yang sebelumnya hanya satu kini telah berkembang menjadi dua. Pada saat yang sama, kekuatan spiritual di dalam dantiannya melonjak dengan cepat.Nathan tertegun. “Jangan-jangan... aku akan segera menerobos?”Tanpa membuang waktu, ia langsung dudu

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2357

    Belum sempat Rael dan Velisa mengatur posisi, pemimpin mayat hidup itu sudah mengayunkan pedangnya. Sebuah cahaya pedang yang mengerikan melesat ke arah Velisa.Velisa buru-buru mengangkat pedangnya untuk menahan serangan tersebut, tetapi benturan kekuatan yang terlalu besar membuat tubuhnya langsung terlempar jauh.“Velisa!” teriak Rael menggertakkan gigi, ia melompat tinggi.Dengan seluruh kekuatan yang dimilikinya, ia menghantamkan tinjunya ke tubuh pemimpin mayat hidup tersebut. Namun, lawannya bahkan tidak bergeser sedikit pun.Sebaliknya, satu serangan balasan saja sudah cukup membuat tubuh Rael terpental. Rael jatuh beberapa meter dari tempatnya semula. Ia bangkit perlahan dengan wajah tegang sambil menatap lawan di hadapannya.“Monster ini terlalu kuat!” Velisa juga segera berdiri dan mempererat genggaman pada pedangnya. “Bahkan Guru hampir tidak mampu membunuh satu saja dari mereka. Kita berdua jelas bukan tandingannya.”Kekhawatiran terpancar dari wajahnya.Rael melirik Nath

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 686

    “Tuan Steve, kamu juga cobalah, teh baru seperti ini jarang ditemui!” Jasper juga memanggil Steve.Nathan tersenyum tipis, sebenarnya dia tidak paham cara mencicipi teh, teh apapun rasanya sama saja di mulutnya. Beberapa orang itu mengobrol sambil menyeruput teh.“Tuan Maven, saat kamu membangun villa

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 555

    Di perjalanan kembali ke kota Vale, supir taksi sedang mengemudikan mobil dengan santai, tiba-tiba ada dua mobil jeep yang melewati taksi itu dengan sangat kencang. Kecepatannya yang begitu cepat membuat supir taksi itu bergegas berbelok ke samping dan hampir saja menabrak pembatas jalan. “Sial! Apa

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 548

    “Tuan Nathan, ada apa?” Melihat ada yang salah dengan raut wajah Nathan, Reus bertanya padanya. Pada saat ini, detak jantung Nathan masih berdebar kencang, dan wajahnya juga memerah. Nathan mengernyitkan keningnya, meskipun dia adalah seorang pemuda yang penuh dengan gairah, tapi dengan kemampuan di

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 579

    Mendengar ucapan Lowy, Shari kaget dan membelalak, obat ini dia sendiri yang menjualnya. Kotak kemasannya juga dia yang merancangnya, tapi dia tidak pernah menjualnya dengan harga miliaran. Apalagi, Lowy mengatakan hal seperti itu di hadapan Nathan, bukankah itu memfitnah Shari melakukan penggelapan

    last updateLast Updated : 2026-03-23
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status