Share

Bab 1749

Author: Imgnmln
last update publish date: 2026-03-27 20:49:24

Seraphyne menatap Kuro dengan ragu. Tatapannya tidak sepenuhnya percaya, seolah masih mempertanyakan keyakinan pria itu.

Kuro menyadari hal itu. Ia mengulurkan tangan, menyentuh pipi Seraphyne dengan lembut, gerakannya perlahan namun penuh makna. “Sejak kapan aku pernah membohongimu?” ucapnya pelan. “Tidak perlu khawatir. Pergilah dan cari Nathan, dia pasti baik-baik saja.”

Sentuhan itu membuat wajah Seraphyne memerah. Napasnya sedikit tertahan sebelum akhirnya ia mengangguk. “B-baik… saya akan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1762

    Virel tertegun, ia tidak menyangka rencananya terbongkar. Saat memasang formasi, ia sudah memastikan tidak ada siapa pun di sekitar.Melihat Virel terdiam, Darren mencibir. “Lebih baik ikut denganku. Temui ayahku, berlutut dan mengakui kesalahanmu. Mungkin saja beliau masih berbaik hati memaafkanmu.”Virel memutar bola matanya, lalu perlahan mengangguk. “Tuan Muda Darren, aku akan ikut. Aku akan menemui Kepala Keluarga Ravenhart dan meminta maaf langsung.”Ia menundukkan kepala, terlihat pasrah. Darren yang melihat sikap itu sedikit menurunkan kewaspadaan. Ia melangkah maju dua langkah, bersiap membawa Virel pergi.Ssshhh~Namun tiba-tiba, Virel mengangkat tangan. Asap putih langsung menyembur dan menyelimuti Darren.Darren terkejut, tubuhnya refleks mundur. Ia menahan napas dan menghantamkan telapak tangan ke depan, hembusan angin kencang menyapu kabut itu. Ia tahu asap tersebut pasti beracun.Namun saat angin menyibak kabut, Virel sudah muncul di hadapannya. Tangan Virel mencengkera

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1761

    Kaidar tersenyum semakin lebar. “Jika dia memasuki Sektor Bayangan, jebakan sudah menunggunya. Dia hanya bisa masuk, tidak akan pernah keluar.”“Jika dia menuju Pulau Krysalith, saat energi spiritual bangkit, fenomena besar akan muncul. Bahkan tubuh Vajra Naga Emas miliknya tidak akan mampu menahan gelombang itu. Dan pada saat itulah tubuh Manifestasi Jantung Hitam akan bangkit dengan sendirinya.”Aura gelap menyelimuti ruangan.“Ketika itu terjadi,” lanjut Kaidar dengan suara penuh ambisi, “Seluruh dunia akan berada di bawah kendali Faksi Gelap. Setiap titik kebangkitan energi spiritual akan kita kuasai.”Ia tertawa pelan. “Apa pun yang Nathan lakukan, semuanya sudah berada dalam genggamanku.”Kuro merasakan keringat dingin mengalir di punggungnya setelah mendengar penjelasan Kaidar. Ia baru menyadari betapa dalam perhitungan yang telah disusun pria itu. Setiap kemungkinan telah dipertimbangkan, bahkan dirinya sendiri pun seolah sudah dimasukkan ke dalam skema besar tersebut.Melihat

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1760

    Seraphyne hanya bisa menunduk lalu berbalik pergi. Langkahnya pelan, hatinya diliputi keraguan.Setelah ia keluar, Kuro menatap para pengurus lainnya. “Pemulihan energi spiritual semakin dekat. Kita tidak bisa hanya menunggu.” Ia berdiri, aura dingin menyebar. “Target pertama kita adalah Keluarga Ravenhart. Entah kita hancurkan, atau kita paksa mereka tunduk.”Suasana ruangan semakin menegang.“Kota Varkos harus menjadi wilayah Ordo Abyssal. Dengan begitu, saat energi spiritual pulih, kita bisa memperluas pengaruh dan membuat seluruh dunia mengenal kekuatan kita.”Angin dari luar menerpa jendela, sementara rencana besar mulai bergerak dalam bayangan.“Wakil pemimpin, Ordo Abyssal memiliki aturan leluhur. Sebelum energi spiritual benar-benar pulih, kita tidak boleh keluar dari Sektor Bayangan, apalagi terlibat konflik dengan keluarga dari dunia fana.” Barnet berbicara dengan hati-hati, namun nada suaranya jelas menyiratkan kekhawatiran.“Jika kita langsung menyerang Keluarga Ravenhart

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1759

    Setelah semuanya selesai, Nathan berkata, “Kepala Keluarga Ravenhart, kamu sudah mengorbankan ginseng berharga. Setelah ini selesai, aku akan meramu pil khusus untukmu. Pil itu bisa membuat kultivasimu meningkat dua kali lebih cepat.”Victor langsung tampak gembira. “Terima kasih, Tuan Nathan. Aku sudah lama mendengar kemampuan alkimiamu. Konon kamu juga pemimpin Saibu Care.”Nathan tersenyum tipis. “Kita sekarang sekutu, tidak perlu terlalu formal.”Ia kemudian berdiri. “Lebih baik kita keliling kota. Kita perlu melihat berapa banyak kekuatan yang sudah datang. Mengenal lawan adalah kunci kemenangan.”Victor mengangguk mantap. “Baik. Semoga kali ini kita berhasil mendapatkan tanaman obat puluhan ribu tahun.”Nathan dan Bonang kemudian meninggalkan kediaman Keluarga Ravenhart. Mereka kembali menyusuri jalanan Kota Varkos, mengamati arus orang yang semakin ramai. Atmosfer kota terasa tegang, seperti badai yang menunggu saat untuk meledak.***Di markas Ordo Abyssal, suasana aula utama

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1758

    Victor menjawab tanpa menyembunyikan apa pun, “Itu hasil ramalan Virel, dia mengatakan setelah mengamati Resonansi Dunia.”Nathan sedikit terkejut. “Virel?”“Benar. Apakah Tuan Nathan juga mengenalnya?” Nathan tersenyum tipis sambil melirik Bonang.Bonang mendengus. “Ramalan? Dia hanya memanfaatkan fenomena alam. Tanaman obat puluhan ribu tahun pasti memicu perubahan energi. Siapa pun yang mengerti dasar-dasar perhitungan bisa menebaknya.”Victor memandang Bonang dengan heran. “Tuan ini...?”Nathan langsung memperkenalkan, “Bonang, ahli Sigil tingkat tinggi. Kemampuan pelacakan dan analisis energinya luar biasa.”Victor segera menangkupkan tangan dengan hormat. “Ternyata Tuan Bonang. Maaf atas kelancanganku.”Bonang membalas salam singkat.Nathan lalu berkata tenang, “Kepala Keluarga Ravenhart, kamu sebenarnya sudah ditipu oleh Virel.”Victor mengerutkan kening. “Ditipu? Apa maksud Tuan Nathan?”Nathan kemudian menjelaskan secara rinci apa yang ia lihat di wilayah barat Kota Varkos. I

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1757

    Bonang mengangkat alis. “Mengalihkan? Dengan orang sebanyak itu? Kamu punya rencana?”Nathan tidak langsung menjawab. Ia mengernyit, langkahnya melambat, jelas sedang menyusun sesuatu di kepalanya. Angin berembus membawa aroma logam samar dari kejauhan.Tepat saat itu, sebuah suara terdengar dari depan.“Akhirnya… aku menemukan kalian!”Nathan dan Bonang berhenti. Darren berdiri beberapa meter di depan mereka, ditemani dua orang pengawal. Wajahnya terlihat lebih santai dibanding pertemuan sebelumnya.Bonang langsung mendengus pelan. “Apa lagi? Masih belum kapok? Mau bertarung lagi?”Darren buru-buru mengibaskan tangan. “Tidak, tidak… kalian salah paham. Aku datang bukan untuk berkelahi. Ayahku menyuruh untuk mengundang Tuan Nathan agar datang.”Nathan menatapnya datar. “Mengundangku? Untuk apa?”Darren tidak berputar-putar. “Ayahku tahu soal tanaman obat puluhan ribu tahun yang akan muncul di sekitar Kota Varkos. Beliau ingin mengajak Tuan Nathan berdiskusi tentang cara mendapatkannya

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1521

    Nathan menyandarkan tubuhnya santai, mata berkilat tajam. “Jangan terburu-buru. Lihat baik-baik, Abel. Kaidar bukan ingin menang. Dia sedang mencari celah untuk kabur.”Abel menatap bingung.Nathan meneguk kopi dinginnya sebelum melanjutkan pelan, “Sekarang dia pura-pura mendesak Ryuki supaya terli

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1507

    Bersamaan dengan kehancuran itu, energi spiritual yang menyelimuti Benua Monarch perlahan memudar.Dalam beberapa hari, udara yang dulu penuh kekuatan berubah hambar dan kering.Hanya para kultivator sejati yang menyadari pergeseran ini. Manusia biasa yang selama ini menjadi bahan bakar kebangkitan

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1520

    Di arena, Kaidar dan Ryuki berdiri berhadapan.“Kaidar,” ujar Ryuki sambil menarik napas panjang, “Meskipun kita sama-sama berada di puncak Villain, hari ini aku akan menunjukkan jurang antara kita.”Aura Ryuki meletup keras, liar, seperti petir yang tak sabar menyambar. Tanah berderak di bawah kak

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1547

    Bonang mengangkat alis. “Kenapa suasananya seperti rahasia negara begini?”Nathan duduk, suaranya serius. “Guru Bonang, aku mau tanya. Siapa yang mengajarimu Teknik Rune itu?”Bonang melipat tangan, bingung. “Rune? Maksudmu Sigil? Jelas guruku. Pertanyaan apa itu?”“Bukan itu maksudku.” Nathan menc

    last updateLast Updated : 2026-04-03
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status