Share

Bab 2076

Penulis: Imgnmln
last update Tanggal publikasi: 2026-07-19 12:48:44

BAANG!

Ledakan dahsyat mengguncang sekeliling. Gelombang kejut menyapu ke segala arah, menerbangkan bebatuan dan puing hingga memenuhi udara.

Nathan terpental mundur beberapa langkah. Tangan yang menggenggam Pedang Aruna bergetar hebat akibat benturan tadi.

Sebaliknya, Darius mendarat dengan mantap di hadapan Nathan sambil menyunggingkan senyum penuh kemenangan.

Nathan mengernyit tipis. Dia sudah menggunakan Pedang Aruna, memanggil roh pedang, bahkan mengerahkan seluruh kekuatannya, tetapi teta
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2090

    Nathan hanya tersenyum mendengar ucapan itu. "Kalian memang hidup terasing sehingga kultivasi berkembang lebih cepat. Tapi di sisi lain, cara pandang kalian juga menjadi lebih sempit."Dia menatap Rael dengan tenang. "Aku memang tidak terlalu mengenal Ordo Alkemia Surgawi yang kau banggakan. Namun untuk eliksir yang mampu kuracik, mereka belum tentu sanggup membuatnya."Nathan berhenti sejenak sebelum melanjutkan dengan nada datar. "Dan mengenai Saibu Care yang barusan kau sebut...""Aku adalah Pemimpin Saibu Care."Ruangan seketika menjadi sunyi.Rael dan Velisa saling berpandangan dengan wajah penuh keterkejutan. "Itu… tidak mungkin!"Rael menggeleng berkali-kali. "Usiamu masih terlalu muda. Bagaimana mungkin kau menjadi Penguasa Saibu Care?!""Ilmu alkimia berbeda dengan kultivasi. Keahlian itu hanya bisa diperoleh melalui pengalaman dan latihan bertahun-tahun. Hampir semua alkemis hebat saat ini sudah berusia di atas tujuh puluh tahun!"Nathan hanya tersenyum pasrah. Dia tahu, apa

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2089

    Melihat suasana itu, Nathan akhirnya angkat bicara. "Tuan Mahesa, bolehkah aku tahu penyakit apa yang sebenarnya Anda derita?"Mahesa tidak menyembunyikannya. "Bertahun-tahun lalu, dantianku terluka saat bertarung melawan seorang Kultivator Jahat. Sejak saat itu, energi buruk tertinggal di dalam tubuhku dan terus menggerogoti dari waktu ke waktu. Setiap kali penyakit itu kambuh, rasa sakitnya hampir tak tertahankan.""Selama ini aku hanya bisa mengandalkan Elixir Esensi dari Ordo Alkemia Surgawi untuk menekan energi buruk tersebut."Nada suaranya berubah sedikit getir. "Sayangnya, Ordo Alkemia Surgawi semakin lama semakin serakah. Harga yang mereka minta terus meningkat setiap tahun. Hingga sekarang, Ordo Sancta hampir tidak sanggup lagi memenuhi permintaan mereka."Mahesa kemudian memandang Nathan. "Justru karena energi itu masih berada di dalam tubuhku, aku bisa langsung memastikan bahwa kau bukan Kultivator Jahat. Aura yang ada dalam dirimu sama sekali berbeda dengan aura milik par

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2088

    Pada saat itulah sebuah suara tua yang tenang sekaligus berwibawa terdengar dari luar ruangan."Rael, sifat sombongmu itu sudah waktunya diubah. Kalau ada sesuatu yang tidak mampu kau lakukan, bukan berarti orang lain juga tidak mungkin melakukannya.""Daripada terus memelihara rasa iri, lebih baik kau memusatkan perhatian pada kultivasimu sendiri."Mahesa melangkah masuk sambil menegur muridnya.Rael langsung menundukkan kepala dan tidak berani membantah sepatah kata pun.Velisa segera memperkenalkan mereka. "Nathan, beliau adalah Guru kami, Pemimpin Ordo Sancta, Mahesa Wibisana."Nathan segera menangkupkan kedua tangannya memberi hormat. "Tuan Mahesa, terima kasih telah menyelamatkan nyawaku."Mahesa tersenyum hangat sambil menggeleng pelan. "Haha, kau terlalu sungkan. Menolong yang terluka dan menyelamatkan nyawa adalah kewajiban setiap insan dunia bela diri.""Hanya saja, semakin banyak orang sekarang yang melupakan niat awal mereka demi mengejar ketenaran dan kekuasaan."Melihat

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2087

    Nathan perlahan membuka matanya. Pandangannya menyapu ruangan yang bersih dan tertata rapi, membuat dahinya langsung berkerut. Dia sama sekali tidak tahu di mana dirinya berada.Ingatan terakhirnya hanyalah pertarungan sengit melawan Darius. Setelah kehilangan kesadaran, semua yang terjadi berikutnya lenyap begitu saja dari ingatannya.Nathan perlahan bangkit dari tempat tidur, lalu menggerakkan tubuhnya. Dia terkejut saat mendapati tidak ada luka serius yang tersisa. Bahkan ketika mengedarkan energi spiritual ke seluruh tubuh, alirannya terasa lancar tanpa sedikit pun hambatan."Di mana aku sebenarnya? Siapa yang menyelamatkanku?"Sambil bergumam pelan, Nathan melangkah menuju pintu.Begitu daun pintu dibuka, sesosok gadis tiba-tiba muncul dari arah berlawanan hingga keduanya bertabrakan."Maaf..."Nathan spontan meminta maaf.Gadis itu ternyata Velisa yang sedang membawa semangkuk makan. Karena benturan tersebut, isi mangkuk langsung tumpah membasahi pakaian Nathan."Kamu... kamu su

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2086

    Ucapan itu jelas menyindir Darius yang selama ini hanya mengandalkan kekuatan.Harland mengangguk pelan. "Baik. Pergilah, tetapi berhati-hatilah. Aku tidak ingin kau ikut terluka."Levan langsung membungkukkan badan. "Terima kasih, Ayah. Aku tidak akan mengecewakan Ayah."Setelah Levan dan ibunya meninggalkan ruangan, senyum di wajah Harland perlahan menghilang, digantikan raut yang begitu serius. Tatapannya menembus jendela, mengarah ke langit biru yang membentang luas."Apakah melawan kehendak langit benar-benar akan mendatangkan hukuman ilahi?"Dia bergumam pelan seolah sedang berbicara kepada dirinya sendiri. Meski telah meninggalkan dunia fana dan mengabdikan hidup untuk berkultivasi, mencapai keabadian tetap merupakan sesuatu yang nyaris mustahil. Di mata orang biasa mereka memang dipuja bak dewa, tetapi hanya para kultivatorlah yang memahami kenyataan sesungguhnya.Mereka masih terpaut jarak yang sangat jauh dari sosok dewa sejati.Sementara itu, Levan yang sudah keluar dari ru

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2085

    Darius dan Levan memang saudara seayah tetapi berlainan ibu. Setelah ibu Darius meninggal dunia, Harland menikah lagi dan kemudian memiliki Levan.Sejak saat itu, hubungan Darius dengan ibu serta adik tirinya selalu dipenuhi pertentangan.Levan berkali-kali berusaha merebut posisi Darius sebagai pewaris utama Ordo Tempest, tetapi Harland tidak pernah mengizinkannya. Terlebih lagi, setelah menjalani modifikasi genetika, kekuatan Darius meningkat drastis sehingga posisinya sebagai penerus utama semakin sulit digoyahkan.Levan sebenarnya juga ingin menjalani modifikasi yang sama, tetapi Harland selalu menolaknya dengan alasan usianya masih terlalu muda.Levan kembali menatap Darius sambil tersenyum tipis. "Kak, bukankah kau seorang Puncak Sovereign? Namun, kau justru dikalahkan oleh seorang Sovereign menengah yang bahkan bukan berasal dari Sektor Bayangan.""Kalau berita ini menyebar, bukankah seluruh Ordo Tempest akan menjadi bahan tertawaan?" Dia berhenti sejenak sebelum melanjutkan de

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1203

    Hujan deras mengguyur Kota Moniyan, mengubah jalanan batu menjadi cermin-cermin hitam yang memantulkan cahaya suram dari lampu gas. Di dalam markas besar Kepolisian, di kantor pribadi Ryujin, suasananya terasa sama kelamnya.Ruangan itu didominasi oleh meja mahoni raksasa dan aroma teh hitam pekat y

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1134

    “Mereka benar-benar datang, seluruh komunitas Hulmer.”Ariel, salah satu pemimpin muda, berbicara pelan. "Tuan, sepertinya mereka benar-benar mengincar Tuan Nathan.”Famrik mengangguk. “Tak peduli apapun risikonya, meski seluruh organisasi harus hancur, kita tidak akan menyerahkan Tuan Nathan!” Sor

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1177

    Nathan mengangguk santai. “Tenang saja. Sebentar lagi dia tidak akan pernah bisa memikirkan wanita lagi, karena dia akan menjadi seorang sampah tak berguna!” Kata-kata Nathan dingin, namun sangat mengintimidasi.Wajah Arriola memerah karena marah. “Nathan! Kau pikir kau bisa menindas kami seenaknya

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1166

    Sementara itu.Nathan telah meninggalkan Kota Moniyan. Ia tak punya pilihan, perintah Ryujin adalah mutlak. Dan Nathan bukanlah orang bodoh yang menantang dewa perang di wilayahnya sendiri, tujuannya kini menuju Saibu Care.Ia harus memberi penjelasan pada Herold, serta melihat kondisi Zephir, Beve

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status