Share

Bab 16

Author: Cathy
Aku tidak tahu bagaimana itu bisa terjadi, tetapi tiba-tiba rasa panas yang meluap memenuhi tubuhku. Padahal AC menyala dingin, aku justru seperti terbakar.

Ciuman itu seperti candu, dan aku mendapati diriku mengikuti ritme bibirnya, tenggelam dalam sensasinya. Waktu seakan-akan tidak berarti. Aku baru tersentak kembali saat merasakan tangannya meremas payudaraku, ibu jarinya mengusap puncaknya. Sebuah erangan lemah dan tak disengaja lolos dari bibirku.

Kami memisahkan diri, keduanya terengah-en
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Ros
Liat libido ryan yg tinggi. Apakah ryan akan tetep berhubungan intim dgn wanita lain nya….. icchh jijjk. Dan Abigail tahu itu, siap kah abigail dgn kelakuan suami nya seperti itu???
goodnovel comment avatar
Tira Moffatt
Tinggalin jejak ah.. Ada gak y d dunia nyata..
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi   Bab 433

    Sudut Pandang Trinity:Mama mengantarku ke kamar dan menyuruhku beristirahat.Aku berganti pakaian sebelum berbaring untuk tidur. Terlalu banyak hal yang terjadi hari ini, aku perlu mengistirahatkan pikiran. Setelah bangun nanti, aku berencana menemani si kembar.Karena lelah dan terlalu banyak hal yang terjadi, aku langsung tertidur. Ketika terbangun, kamar sudah gelap dan hanya diterangi cahaya redup dari lampu meja.Aku bangun perlahan, lalu meregangkan tubuh. Setelah tidur cukup lama, tubuhku terasa lebih segar.Saat hendak turun dari tempat tidur, aku melihat rangkaian bunga yang tergeletak di samping. Aku meraihnya dan mengernyit melihat bunga-bunga itu.Ada sebuah kotak perhiasan kecil dan kartu yang terselip di dalam rangkaian bunga. Aku mengambil kartu itu dan membaca pesannya. Senyum manis langsung menghiasi bibirku ketika melihat nama Dante tertera di bagian bawah.Apa yang merasuki pria itu? Kenapa tiba-tiba memberiku bunga? Padahal, sebelumnya dia tidak pernah melakukan ha

  • Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi   Bab 432

    Sudut Pandang Trinity:Aku bersyukur Carlos tidak berhasil menodaiku. Papa dan Dante datang pada saat yang tepat. Kalau tidak, sesuatu yang mengerikan mungkin sudah terjadi padaku.Aku mungkin akan membenci Carlos seumur hidup karena kejadian itu. Aku bahkan mungkin bisa kehilangan kewarasanku karena tidak sanggup menerima tubuhku disentuh dan dilecehkan oleh pria lain."Ayah, Trinity harus dibawa ke rumah sakit. Memar di wajahnya perlu diobati," kata Dante.Aku menatap Dante dan melihat kekhawatiran di wajahnya. Entah kenapa, hal itu membuat hatiku tersentuh. Aku bisa merasakan cintanya kepadaku dari tindakannya, juga dari cara dia menatapku.Hari ini, aku sangat berutang budi kepadanya. Sudah sepantasnya aku memperlakukannya dengan baik. Dia juga tampaknya sudah semakin dekat dengan ayahku."Ya sudah. Kamu antar Trinity ke rumah sakit dulu, aku akan ke kantor polisi. Aku akan membuat Carlos membusuk di penjara," kata Papa dengan serius.Aku tertegun, teringat wajah ayah Carlos tadi.

  • Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi   Bab 431

    Sudut Pandang Dante:Aku bisa merasakan tubuh Trinity gemetar dalam pelukanku. Dia benar-benar ketakutan karena Carlos.Bagiku, Carlos sebentar lagi akan mati. Aku tidak akan mengampuni perbuatannya yang hina itu. Dia harus membayar semua ini."Ssst. Jangan nangis, Sayang. Aku di sini. Aku nggak akan membiarkan hal seperti ini terjadi lagi padamu," kataku sambil memegang kedua pipinya, berusaha membuatnya menatapku agar dia tahu bahwa dia tidak sendirian dan aman dari Carlos."Aku takut. Aku kira aku akan mati," katanya sambil menangis.Aku langsung menggeleng."Aku nggak akan pernah membiarkan sesuatu yang buruk terjadi padamu. Jangan khawatir, Carlos akan membayar semua yang telah dilakukannya padamu," kataku. Dia malah menangis semakin keras, jadi aku kembali memeluknya.Seandainya aku bisa mengambil semua trauma yang dia alami dan menanggungnya sendiri, aku pasti akan melakukannya. Aku rela menderita menggantikannya. Dia sudah cukup menderita sepanjang hidupnya.Aku hanya ingin hal

  • Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi   Bab 430

    Sudut Pandang Dante:Darahku langsung mendidih saat melihat kejadian di dalam kantor. Aku bersyukur datang lebih awal. Kalau tidak, entah apa yang akan terjadi pada Trinity.Aku langsung menerjang Carlos dan melayangkan pukulan keras hingga dia terjatuh ke lantai.Beberapa hari ini, aku sibuk mengurus banyak urusan penting di Vistablanc, jadi sudah cukup lama aku tidak menemui anak-anak maupun Trinity.Adik tiriku, Dorothy, baru saja pulang dari Amestria. Dia ingin keluarga kami menghabiskan waktu bersama selama aku menyelesaikan urusanku di sana. Kondisi ibuku juga semakin lemah akibat penyakitnya.Setelah beberapa hari, akhirnya mereka mengizinkanku kembali ke Kota Marina untuk menemui istri dan anak-anakku. Namun, ibuku menyetujui dengan satu syarat. Aku harus membawa cucu-cucunya untuk menemuinya.Aku langsung menuju vila, tetapi ibu mertuaku memberitahuku bahwa Trinity sudah di kantor.Aku hanya melepas rindu dengan anak-anak kami sebentar sebelum bergegas ke Perusahaan Logistik B

  • Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi   Bab 429

    Sudut Pandang Trinity:"Kamu cuma jual mahal. Kamu sengaja bikin aku terus mengejarmu karena tahu aku nggak punya pilihan selain terus mendekatimu," kata Carlos dengan marah sambil berjalan cepat menuju pintu kantor.Dia melihat sekeliling sebelum menutup dan mengunci pintu, lalu berjalan menghampiriku."Ka ... kamu mau apa? Carlos, berhenti. Ini nggak lucu," kataku dengan marah sambil mundur perlahan.Dia malah menyeringai. Amarah masih membara di matanya. Carlos benar-benar berbeda dari biasanya. Ekspresi lembutnya sudah tergantikan oleh tatapan penuh kekejaman. Aku sampai merasa takut padanya."Kenapa kamu harus membuat semuanya begitu sulit? Kamu juga sudah pernah berhubungan intim, tapi masih bersikap seolah masih perawan. Dante sudah berkali-kali menyentuhmu, tapi kalau aku yang mendekat, kamu malah jijik?""Aku harus melakukan apa lagi, Trinity? Apa lagi yang harus kulakukan agar kamu jatuh cinta padaku?" bentaknya.Air mataku tak terbendung lagi."Kamu nggak pantas bersikap ang

  • Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi   Bab 428

    Sudut Pandang Trinity:Waktu berlalu begitu cepat. Dante tidak jadi datang sore itu seperti yang dia janjikan. Mau tak mau, aku merasa sedih. Anak-anak dan aku berharap bisa menghabiskan waktu bersamanya meski hanya sebentar, tetapi itu tidak pernah terjadi.Tiba-tiba, dia menelepon dan mengatakan bahwa dia harus menemui seseorang yang penting di Vistablanc. Aku tidak bisa menahan rasa cemburu, berpikir bahwa dia sebenarnya hanya ingin menemui Mindy.Siapa lagi yang begitu penting baginya di sana? Dia tidak punya kerabat di kota itu. Dulu ketika kami masih tinggal di sana, yang selalu menjadi fokusnya hanyalah bisnis dan wanita itu.Meski begitu, hidup terus berjalan. Aku kembali bekerja di kantor, sementara Carlos tidak pernah berhenti berusaha mendekatiku. Dia bilang tidak akan berhenti sampai aku menerimanya. Itu adalah sesuatu yang mustahil terjadi karena aku masih menginginkan Dante."Selamat pagi, Trinity."Aku sedang sibuk di depan komputer ketika mendengar suara Carlos. Dia ber

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status