Jangan Goda Aku, Mantan Suamiku!

Jangan Goda Aku, Mantan Suamiku!

last updateTerakhir Diperbarui : 2026-11-02
Oleh:  PiemarBaru saja diperbarui
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
Belum ada penilaian
8Bab
31Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Hari pertama bekerja di Vanguard Media & Co. langsung menjadi mimpi buruk bagi Nara. Bos dingin yang ditakuti seluruh kantor ternyata Bara Arka Mahendra, mantan suaminya yang sudah tiga tahun tak ia temui! Belum habis rasa syoknya, pria ramah di meja sebelah mengulurkan tangan. Rian Pramudya, mantan kekasih masa kuliah yang terang-terangan ingin balikan. Terjebak di antara dua mantan dan kontrak kerja dengan penalti selangit, Nara hanya ingin bertahan tanpa terlibat urusan hati. Sayangnya, Bara punya rencana lain. “Bertahanlah sampai kontrakmu berakhir, Nara. Aku belum selesai denganmu.”

Lihat lebih banyak

Bab 1

1. Mantan Suami Jadi Bosku

Nara merapikan kerah blazer dusty pink untuk kedua kalinya di depan cermin toilet Vanguard Media & Co. Ia hanya ingin tampil sempurna. Setelah dua tahun terkurung dalam pernikahan yang mengikis habis harga dirinya, lolos ke agensi kreatif terbesar di ibu kota ini adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan finansial keluarganya setelah ratusan lamarannya berakhir dengan penolakan. Hari ini, ia kembali berdiri di atas kakinya sendiri.

“Semua karyawan baru diharapkan segera berkumpul di Auditorium Utama untuk townhall meeting kuartal ketiga,” pengumuman dari pengeras suara sentral gedung memotong lamunannya.

Tak lama kemudian, Nara menaiki lift menuju Auditorium Utama yang sudah dijejali oleh ratusan staf karyawan dari berbagai divisi. Dengan semangat baru, Nara berjalan ke tengah baris sembari meremas map lipat yang berisi kontrak kerja yang baru saja ditanda tangani empat puluh menit yang lalu. Sebuah kontrak kerja selama satu tahun dengan klausa penalti pengunduran diri bernilai fantastis: seratus juta rupiah. 

“Selamat pagi, Vanguard!” Suara moderator dari tim HRD menyapa para audien dari atas panggung melalui mikrofon. 

Sorak sorai karyawan menyambutnya termasuk Nara. 

“Sebelum kita memasuki agenda evaluasi kuartal ini, mari kita dengarkan sambutan langsung dari pimpinan Divisi kreatif kita, Bapak Bara Arka Mahendra. Kepada beliau, kami persilakan.”

Suara riuh tepuk tangan mengudara. Namun, gerakan tangan Nara mendadak menggantung di udara. 

Bara Arka Mahendra?

Sedetik kemudian, Nara menggelengkan kepalanya sembari terkekeh pelan mendengar nama familiar itu. Ada ratusan atau mungkin ribuan nama tersebut di dunia ini. 

Tak lama kemudian di balik tirai panggung, seorang pria bertubuh tinggi sekitar enam kaki melangkah mantap ke bawah lampu sorot. Setelan jas berwarna midnight navy membingkai tubuh tegapnya. Rambut hitamnya dipotong classic side part, tersisir rapi dengan belahan yang tegas. Garis rahang yang kokoh dan tatapannya yang tajam membuatnya terlihat maskulin dan sukar didekati. 

Nara membelalakan matanya untuk melihat siapa sosok yang datang. Jantungnya mencelos melihat sosok itu.  

Pria itu benar-benar Bara, mantan suaminya. 

Tiga tahun lalu, Nara mengajukan perceraian setelah tak sanggup lagi bertahan dalam pernikahan dingin yang membuatnya terus direndahkan oleh keluarga Bara. Namun, yang paling menyakitkan, pria yang dulu berjanji menjadi pelindungnya itu hanya menandatangani akta cerai tanpa berusaha menahannya, seolah kepergiannya memang tak pernah berarti apa-apa. 

Rasa sesak yang terpendam tiga tahun silam mendadak melonjak naik ke tenggorokan. Bukan cuma kaget, tapi ada denyut luka lama yang kembali menganga.

Gilak! Semesta punya selera humor yang payah. 

Bagaimana mungkin pria yang paling ingin ia hindari di muka bumi ini adalah atasannya di kantor yang baru saja menerimanya? 

Tanpa sadar, Nara tertawa getir. “It’s nonsense!”

Ketika Bara mulai mengambil mikrofon untuk menyapa ruangan, dengan gerakan reflek, Nara berusaha bersembunyi agar tidak kelihatan oleh pria itu. 

Dengan cepat, ia merundukkan tubuhnya dan menyelinap ke bagian belakang auditorium. Di sana tepatnya ada sebuah pot raksasa berisi tanaman Monstera. Tanpa pikir panjang, Nara menjadikan tanaman itu sebagai tameng persembunyian. 

“Mbak, ada uang jatuh ya? Ngapain jongkok disitu?” salah satu staf wanita yang berada tak jauh dari sisinya berkomentar, menatap heran. 

Nara mendengus pelan. “Gak ada uang jatuh, Mbak. Anting berlian saya lepas.” Bisik Nara panik, asal menjawab. Ia kembali menegakkan posisi berdirinya, berpura-pura merapikan pakaian seraya menyingkap tipis helai daun monstera untuk mengintip ke arah panggung. 

Di panggung, pidato Bara mendadak berhenti sejenak. Manik matanya yang tajam menyapu kerumunan audien di barisan belakang hingga akhirnya terkunci tepat pada satu titik di belakang pot tanaman. 

Ia terpaku sejenak. Alisnya terangkat sebelah tatkala menangkap sepasang manik almond milik wanita yang pernah ia sia-siakan. Melihatnya, Bara menelan salivanya susah payah. Ia mencoba menguasai dirinya sebelum mendekatkan mikrofon ke bibirnya, melanjutkan pidatonya dengan nada tenang. “---Dan saya berharap seluruh tim, terutama para staf baru bisa menunjukan komitmen terbaiknya di Vanguard. Terima kasih.”

Nara memegangi dadanya yang terasa sesak. Jantungnya berdegup liar akibat akumulasi rasa sakit yang mendadak bangkit, dan kenyataan pahit yang kini ia hadapi.

Bara sialan... dia pasti sudah melihatku. Dan dia pikir aku masih Nara yang dulu?

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Tidak ada komentar
8 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status