แชร์

Bab 136

ผู้เขียน: Fitri
Lunara bangun lebih awal. Namun, semalam dia tidur sangat nyenyak. Saat membuka mata, Daisy tidak ada di sampingnya.

Lunara refleks menyentuh tempat tidur di sebelah, jantungnya langsung berdegup kencang. Dia benar-benar langsung terbangun sepenuhnya.

Bahkan tanpa sempat memakai sandal, dia langsung turun dari tempat tidur untuk mencari Daisy.

Akan tetapi, dia melihat Daisy sudah duduk di kursi makan anak di depan meja sambil memegang sendok berbentuk gajah dan menyuap makanan dari mangkuknya se
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 1005

    "Uang ini belum pernah sempat kukembalikan. Sekarang aku kembalikan kepadamu. Tolong berikan kepada Bu Nancy.""Selain uang ini, aku nggak mau bertanggung jawab atas yang lainnya. Kalau setelah itu Bu Nancy pernah mentransfer uang lagi kepada ayahku, anggap saja dia sedang sial."Hanya uang inilah yang berbeda. Nancy pernah menyebutnya sebagai uang kompensasi atas perpisahan Elina dan Silvar. Elina tidak bisa menerimanya.Cek itu diletakkan di antara mereka, tetapi Silvar tidak mengambilnya.Sienna kembali bertanya, "Kamu bilang dia menyebutmu bawa nasib buruk. Sebenarnya apa yang terjadi?""Suatu kali waktu kami bertemu, Bu Nancy menanyakan tanggal lahirku dengan sangat mendetail, bahkan sampai menanyakan jam kelahiranku. Dua hari kemudian, dia bilang sudah meminta seorang guru spiritual yang sangat terkenal untuk meramal nasibku dan hasilnya aku nggak cocok dengan Silvar.""Dia bilang aku masih punya banyak utang karma dari kehidupan sebelumnya. Kalau aku menikah dengan Silvar, aku h

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 1004

    Semua hal yang diceritakan Elina itu sama sekali tidak diketahui oleh Silvar maupun Sienna. Mereka bahkan belum pernah mendengarnya sedikit pun. Nancy juga tidak pernah membicarakan masalah itu di rumah.Dia hanya mengatakan bahwa sifat Elina buruk, manja, dan keras kepala. Elina terlalu punya pendirian sendiri dan bukan pasangan yang cocok untuk dinikahi. Silvar dan Elina tidak cocok.Silvar sudah begitu sering mendengar perkataan itu sampai telinganya serasa kebas.Awalnya dia masih akan berdebat dengan Nancy dan mengatakan bahwa Elina bukan orang seperti itu.Namun, Nancy tetap tidak bisa menerimanya. Dia bahkan marah dan kesal hanya karena Silvar lebih banyak mengerjakan pekerjaan rumah saat mereka tinggal bersama.Sekarang, Silvar bahkan tidak mau pulang ke rumah sehingga Nancy semakin murka.Namun, selama Elina meninggalkan Kota Andara, dalam begitu banyak malam yang panjang, Silvar juga pernah merasakan kebencian tumbuh di dalam hatinya. Dia tidak mengerti mengapa Elina bisa set

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 1003

    Sienna memang sengaja menyinggung hal itu.Kalau melihat sikap Silvar seperti ini, entah sampai kapan dia baru bisa membuat Elina berubah pikiran dan kembali kepadanya. Melihatnya saja membuat orang ikut gemas.Kalau sudah melakukan sesuatu tetapi tidak mengatakannya, siapa yang akan tahu seberapa besar pengorbananmu? Perasaan yang terus disembunyikan hanya akan terkubur begitu saja.Tatapan Elina mendadak tertuju pada Silvar.Tangannya menggenggam kemudi dan matanya menatap jalan dengan serius. Dari samping, terlihat bulu matanya yang lebat dan profil wajahnya yang tampan.Elina sedikit mengernyit. "Kamu mengembangkan cip itu khusus untuk Dolphin II?""Ya.""Gimana kalau kami nggak ajak kamu kerja sama?"Silvar tertawa kecil. "Tim pemasaran kalian juga bukan orang bodoh. Mereka pasti bisa menemukan cip yang kukembangkan."Lagi pula, dia punya banyak cara untuk membuat pihak Grup Sankara memperhatikan S2.Cip yang dia kembangkan memang dirancang khusus untuk meningkatkan Dolphin II mil

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 1002

    Dulu Elina mengira semua yang dilakukan Nancy diketahui oleh Silvar dan bahkan mendapat persetujuannya. Namun, setelah mengobrol dengan Sienna sekarang, Elina justru merasa sedikit bingung.Elina kembali menyesap kopinya, berusaha menekan gejolak emosi di dalam hatinya. Hanya saja, jantungnya masih berdegup kencang. Kalau yang diminumnya bukan latte, dia bahkan akan curiga apakah kopi itu kembali membuat jantungnya berdebar-debar.Tangannya pun sedikit gemetar.Sienna melanjutkan, "Ada satu hal lagi. Kamu tahu kenapa S2 dinamakan S2?"Elina menundukkan kepala. Dia memejamkan mata dan mengangguk pelan.Dia tahu.Dulu saat mereka baru mulai berpacaran, Silvar pernah berkata bahwa kelak dia ingin mendirikan sebuah perusahaan bernama S2. Sebab, nama "Silvar" dan marga Elina "Sankara" sama-sama menggunakan huruf S.Hanya saja, ketika pertama kali mendengar nama itu, Elina mengira Silvar terlalu malas memikirkan nama baru sehingga langsung menggunakannya. Lagi pula, nama akun yang dia gunaka

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 1001

    Sienna membuka ponselnya dan menunjukkan beberapa model manik keberuntungan kepada Elina."Aku ingin pesan beberapa model ini. Nanti minta orang kalian antarin ke sini, biar aku pilih sendiri. Jumlahnya mungkin sekitar seribu buah.""Oke, semua model ini tersedia."Setelah urusan utama selesai dibicarakan, Sienna baru melanjutkan, "Ibuku nggak pernah suka sama pasangan yang kami bawa pulang. Nggak ada satu pun yang dia suka. Bahkan orang yang dia kenalkan sendiri untuk dijodohkan dengan kami juga tetap nggak dia sukai.""Kakakku juga baru saja menikah. Kalau dulu ibuku nggak menghalangi, mungkin sekarang anaknya sudah tiga."Saat membicarakan hal-hal itu, wajah Sienna tampak sedikit murung.Kakak beradik Keluarga Rasputi semuanya berparas rupawan. Sienna sendiri sangat mirip aktris film. Raut wajahnya tegas dan menawan, sementara rambutnya bergelombang. Kalau dia tidak mengatakannya sendiri, orang pasti tidak akan menyangka usianya tahun ini sudah 35 tahun.Elina menyesap kopinya.Sien

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 1000

    Di seberang telepon, Silvar angkat bicara, "Kalau dia minum kopi hitam, jantungnya akan berdebar. Nanti pembicaraan bisnis kalian jadi terganggu."Nada bicaranya tenang, tanpa sedikit pun gejolak. Rasanya seolah dia sama sekali tak memiliki kepentingan pribadi dalam hal ini dan hanya memikirkan Sienna.Sienna mendengus pelan. Meski dia tidak tahu sebenarnya bagaimana sikap Silvar terhadap Elina, atau apakah adiknya masih memiliki perasaan tertentu, setiap kali ditanya, Silvar selalu mengalihkan pembicaraan dan melarang siapa pun membahasnya.Sienna benar-benar senang saat melihat Elina. Hanya dengan sekali lihat, dia sudah tahu bahwa Elina adalah tipe gadis yang sangat dia sukai.Penampilannya rapi dan anggun, sikapnya tenang serta anggun, tahu kapan harus maju dan kapan harus mundur. Namun, dari sedikit kecanggungan yang sesekali terlihat dari gerak tubuhnya, bisa diketahui bahwa sebenarnya dia memiliki kepribadian yang pendiam dan agak tertutup.Sienna sendiri juga seperti itu. Kalau

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status