Share

Bab 335

Author: Kamari
Susan tidak berkata apa-apa lagi, menarik Bu Tia yang ingin berdebat meninggalkan kantor.

Sepanjang jalan, Susan tetap diam, tapi Bu Tia penuh dengan seribu satu pertanyaan yang tidak bisa dimengerti.

"Susan, Susan! Kamu dengar aku nggak? Kamu dengar nggak?"

"Susan, aku benar-benar nggak tahu kamu pikir apa, Susan!"

Bu Tia menatap punggung Susan di depan, alisnya mengerut dalam-dalam.

Tangan Bu Tia ditarik oleh Susan, seluruh tubuhnya ikut terseret oleh Susan.

Mata Bu Tia penuh kemarahan dan kebingungan.

Sungguh aneh.

Jelas-jelas Susan adalah murid, tubuhnya kurus, seragam yang longgar membuatnya tampak lebih rapuh, seakan-akan angin kencang kapan saja bisa menerbangkannya. Jelas-jelas dia adalah guru, usianya sekitar sepuluh tahun lebih tua dari Susan, tubuhnya lebih berisi, kerangka juga lebih besar.

Susan bahkan berjalan dengan tongkat, tapi langkahnya sangat mantap.

Namun Susan tetap menariknya, tidak bisa melepaskan tangan Susan.

Susan berjalan di depan tanpa bersuara, tidak menol
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 384

    Mata Vandi membelalak dengan panik. Dia menggelengkan kepalanya dengan keras sambil berkata, "Nggak, nggak, kamu salah paham .... Aku nggak ….""Kamu masih berani mengatakan nggak!" potong Sherra.Jari telunjuk Sherra mendarat di pipi Vandi, lalu menekannya dengan kuat. "Kalau kamu nggak menyukainya, kenapa pipimu memerah begitu? Kalau kamu nggak peduli, kenapa kamu harus menanyakan apakah dia depresi atau nggak?"Sherra merasa dikhianati.Dia memelototi Vandi sambil berkata, "Kamu nggak benar-benar menyukai Yunda, 'kan? Apa kamu nggak tahu apa saja yang sudah dia lakukan? Kalau kamu nggak tahu, biar aku memberitahumu sekarang juga. Yunda itu sama sekali bukan …."Wajah Vandi tampak makin memerah. Dia melambaikan tangannya dengan panik, memberi isyarat agar Sherra menurunkan suaranya. "Nggak, tolong jangan bicara lagi. Aku sungguh nggak menyukainya ...."Sherra tetap tidak mau melepaskannya. Vandi yang terdesak akhirnya melemparkan pandangan meminta tolong kepada Susan.Susan hanya ter

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 383

    Sherra baru menyadari tatapan orang-orang di sekitarnya, lalu dia berbalik untuk memelototi Vandi.Ini semua salah pria ini!Sayangnya, Vandi sedang menundukkan kepala dalam-dalam, jadi dia tidak bisa melihat tatapan tajam itu.Sebenarnya, Susan pun ingin tahu apa hubungan sebenarnya antara Vandi dan Yunda. Hal ini sangat penting untuk menentukan apakah Vandi adalah orang yang layak Susan percayai atau tidak.Di kehidupan sebelumnya, fakta bahwa Vandi menyukai Yunda bukanlah rahasia. Hampir semua orang di sekitarnya tahu, termasuk Sherra.Hanya saja, ada satu hal yang mengganjal di hati Susan. Di masa lalu, saat perusahaan teknologi yang dibangun dengan susah payah oleh Sherra diakuisisi oleh Ryan, apakah Vandi ikut terlibat?Lebih tepatnya, apakah Vandi berkhianat kepada Sherra demi Yunda, lalu membantu Ryan untuk melakukan akuisisi perusahaan Sherra?Susan sangat ingin memastikan hal itu.Susan menatap kepala Vandi yang tertunduk dengan tenang, lalu berkata, "Aku memang mengenalnya.

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 382

    Kedai kopi ini benar-benar layak disebut sebagai tempat yang populer. Bagian dalamnya penuh sesak oleh pengunjung. Di depan dinding estetik, tampak pemuda-pemudi dengan pakaian dan riasan indah yang menunggu giliran untuk berfoto. Hampir setiap sudut kedai kopi telah terisi, tidak ada satu pun meja yang tersisa.Andai Vandi tidak datang lebih awal, mungkin Susan dan Sherra terpaksa mengobrol sambil berdiri.Sherra menarik pergelangan tangan Susan, lalu duduk tepat di hadapan Vandi. Susan pun memperhatikan sosok pemuda di depannya itu dengan santai.Vandi memiliki wajah bulat, fitur wajah yang bersih, serta kulit yang putih. Sebenarnya, dia bisa dikategorikan sebagai pria tampan. Namun, karena postur tubuhnya yang selalu membungkuk, serta bahunya yang melengkung, auranya jadi meredup. Pria itu juga jarang menatap mata lawan bicaranya, sementara bicaranya pelan dan tidak begitu jelas. Dia juga tampak penyendiri dan tidak bersemangat. Semua itu membuat ketampanannya menurun signifikan.Aw

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 381

    Awalnya, Susan memang sudah berencana memengaruhi Sherra dan Vandi untuk merintis bisnis bersamanya dalam waktu dekat. Dia ingin menciptakan perangkat lunak yang mirip dengan platform video pendek. Karena Susan terlahir kembali, dia tahu bahwa platform video pendek akan menjadi populer di seluruh dunia di masa depan. Penguasa pasar platform tersebut akan mendapatkan keuntungan luar biasa, menjadi salah satu raksasa internet global.Saat ini masih tanggal 3 April 2017. Masih ada waktu sebelum tren aplikasi video pendek benar-benar menjadi populer. Susan masih memiliki waktu dan kesempatan untuk mulai meluncurkan aplikasinya lebih awal.Di kehidupan ini, Susan harus merencanakannya sejak dini. Ini adalah demi dirinya sendiri, serta demi putri kecilnya yang belum lahir di dunia ini.Susan sadar bahwa tindakannya ini bisa dibilang sebagai mencuri ide orang lain, tetapi dia hanya bisa meminta maaf dalam hati.Susan tahu bahwa saat ini hingga beberapa tahun ke depan, industri internet adala

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 380

    Setelah terdiam beberapa saat, Jack mencoba menawar dengan berat hati, "Bagaimana kalau ... kamu masuk kelas setiap dua hari sekali?"Susan kembali terisak, sementara air matanya kembali menggenang.Jack berkata dengan panik, "Bagaimana kalau tiga hari sekali?"Air mata Susan kembali mengalir.Jack kembali berkata, "Bagaimana kalau empat hari sekali? Lima hari sekali?"Susan menutup matanya dengan telapak tangan, lalu kembali menangis dengan makin kencang.Jack yang putus asa langsung menoleh ke arah guru-guru lain untuk meminta bantuan. Namun, para guru itu malah berpura-pura sibuk. Ada yang menatap langit-langit, ada yang memandangi pintu, ada pula yang asyik melihat ke luar jendela. Intinya, tidak ada yang mau membantu Jack.Ekspresi Jack tampak berubah, dipenuhi dengan berbagai emosi. Ini sungguh pemandangan yang menggelikan.Akhirnya, Jack menghela napas panjang, lalu berkata, "Baiklah, kita lakukan dengan caramu saja. Kalau di ujian simulasi berikutnya kamu nggak mendapatkan peri

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 379

    Jadi, di saat logika tidak lagi bisa digunakan, sudah waktunya mengeluarkan sedikit kemampuan Susan yang lain.Kemampuan apa itu? Ini adalah metode akting Keluarga Satya.Jack tiba-tiba dikejutkan oleh pemandangan yang tidak terduga. Mata murid genius di depannya, yang dia anggap baru saja salah jalan, tiba-tiba berubah memerah. Air mata yang jernih dan besar mulai menggenang. Sebelum Jack sempat bereaksi, butiran air mata itu jatuh membasahi pipi Susan."Tunggu ...."Suara Jack langsung melembut, "Aku nggak berbicara dengan kasar, jadi kenapa kamu menangis?"Susan menundukkan kepalanya dalam-dalam, lalu mengusap sudut matanya dengan kasar. Suara isakannya terdengar makin keras, sementara bahunya bergetar hebat.Para guru di ruangan itu segera mendongak, saling melempar pandang dengan ekspresi bingung, lalu menatap Jack dengan penuh tanda tanya.Jack membalas tatapan para guru dengan tatapan tidak bersalah.Ini tidak ada hubungannya dengannya. Biasanya, Jack akan memarahi murid-murid n

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status