Share

887

last update Last Updated: 2025-08-12 06:37:52

“Tian Xiao, aku tahu kamu memanfaatkan ku agar kamu dapat menerobos dalam kekuatan tubuh fisikmu. Kamu pikir aku bodoh? Membiarkanmu menjadi lebih kuat, dan membiarkan aku dikalahkan olehmu? Hahaha, sungguh idiot, mana mungkin aku sebodoh itu. Aku hanya memberimu harapan agar bisa membalikkan keadaan. Setelah itu, menghancurkan harapanmu sepenuhnya!”

Tatapan Qiu Chanfeng penuh kesombongan, matanya menyipit, sinar kebencian menyala seperti bara yang disiram minyak. Otot-ototnya yang padat menegang, urat-urat biru menonjol di kedua lengannya. Nafasnya berembus berat, namun penuh kendali, seperti seekor binatang buas yang memilih menunggu waktu yang tepat untuk mencabik mangsanya.

Qiu Chanfeng bisa merasakan, kekuatan tubuh fisik Xiao Tian saat ini sudah bisa bersaing dengan Dewa Surgawi peringkat dua.

Dia menyadarinya sejak awal, Xiao Tian ingin membuat terobosan, dan tebakannya itu sekarang terbukti.

Dia menyadari itu dari saat dia memulai memukuli Xiao Tian tanpa henti. Xiao Tia
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (16)
goodnovel comment avatar
Hery Darmadi
lanjutkan tor
goodnovel comment avatar
Kang Ipit
sungguh sangat menarik dan seru!!! songon ni do mantap Lae Author!!!.........
goodnovel comment avatar
Denny Tebet
Ais habis point 400nya lagi seru serunya ini tp Gw Bakal Belanja terus utk Cerita ini, Benar" menghipnotis Emosi Pembaca, jgn lama" Updatenya ya Thor !!!.
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Kultivator Inti Semesta   1596

    Langit dimensi yang tadinya sudah terang benderang mendadak kembali gelap gulita. Alam semesta bereaksi terhadap kelahiran dewa baru yang terlalu kuat. Gumpalan awan hitam pekat berkumpul dengan kecepatan yang tidak wajar, berputar membentuk mata badai raksasa, membawa ancaman hukuman Bencana Ilahi bagi siapa pun yang berani menantang tatanan alam dengan terobosan yang terlalu menyimpang. Guntur menggelegar di kejauhan, suaranya berat dan mengancam, mempersiapkan serangan yang sanggup menghancurkan jiwa hingga ke akarnya. Namun, sebelum petir di langit sempat berkumpul membentuk serangan pemusnah, Leihuo Dashi yang sudah berada dalam dunia dantian Xiao Tian melotot tajam. Sepasang matanya memancarkan cahaya merah elektrik yang seolah-olah bisa menembus lapisan langit paling tinggi dan menatap langsung pada esensi hukum alam. Sorot mata itu mengandung ancaman yang jauh lebih mengerikan dan lebih liar daripada bencana itu sendiri, sebuah dominasi purba yang tidak mengenal takut. Sec

  • Kultivator Inti Semesta   1595

    Petir-petir di langit terus berjuang agar tidak terhisap, mereka menyambar-nyambar liar mencoba melawan arus gravitasi, begitu pun dengan Monster Api di bumi yang menancapkan kaki-kaki magma mereka ke dasar tanah. Semuanya mencoba berjuang agar tidak ditelan Leihuo Dashi. Mereka berputar-putar dan mencoba menjauh, menciptakan orbit kekacauan di sekitar mulut sang binatang, namun hukum fisika di tempat itu telah diambil alih oleh kehendak sang binatang ilahi. Namun, perjuangan mereka sia-sia, kekuatan hisap yang dilepaskan dari mulut Leihuo Dashi seperti mustahil untuk dilawan, sebuah takdir absolut yang tidak bisa ditolak oleh elemen. Satu per satu, naga petir dan monster api terurai menjadi aliran energi murni dan lenyap ke dalam kegelapan rongga mulut itu. Seluruh Api di bumi, dan Petir di langit terhisap sepenuhnya ke dalam mulut Leihuo Dashi. Dunia itu yang tadinya terlihat sangat menakutkan bagaikan Neraka nyata dengan lautan api dan badai petir abadi, kini menjadi dunia koson

  • Kultivator Inti Semesta   1594

    Leihuo Dashi mulai berlari dengan kecepatan yang melampaui cahaya, meninggalkan jejak kehancuran di belakangnya. Ia sengaja tidak melompat tinggi karena khawatir daya dorong kakinya akan menghancurkan struktur dimensi dunia tersebut yang sudah tidak stabil dan rapuh. Setiap injakan kakinya memicu gempa tektonik masif yang meruntuhkan pegunungan api dan meretakkan geologi dasar di sekelilingnya hingga miliaran mil, mengubah lanskap dunia itu secara permanen. Sambil melesat, ia menangkap puluhan Naga Petir sekaligus dengan tangan raksasanya, lalu melemparkan mereka seperti tombak-tombak cahaya menuju kerumunan Naga Petir dan Monster Api yang masih mencoba menembakkan serangan jarak jauh. Proyektil-proyektil petir buatan Leihuo Dashi tersebut meledak di tengah barisan musuh, menciptakan kekacauan total yang tak terlukiskan, mengubah formasi rapi mereka menjadi bubur energi. BOOM BOOM BOOM BOOM!! Ledakkan dahsyat terus terjadi tanpa henti, mengubah medan tempur menjadi neraka yang se

  • Kultivator Inti Semesta   1593

    Jumlah Naga Petir dan Monster Api tersebut melonjak drastis hingga melampaui lima ratus ribu entitas dalam sekejap mata. Langit dan bumi tidak lagi terlihat; yang ada hanyalah lautan elemen yang hidup dan marah. Mereka membentuk pasukan elemen terorganisir yang auranya sanggup membuat seluruh ahli di Alam Semesta Lautan Kosmik terkancing-kencing di celana karena teror murni. Tekanan energi gabungan mereka menciptakan medan gravitasi baru yang mendistorsi ruang di sekitarnya. Skala ancaman ini bukan lagi sekadar tantangan kultivasi atau ujian biasa, melainkan serangan terpadu yang sanggup melenyapkan sebuah galaksi besar dari peta alam semesta hanya dalam hitungan detik tanpa menyisakan debu bintang sedikit pun. Namun, Leihuo Dashi tidak gentar sama sekali. Matanya yang menyala justru memancarkan kegembiraan yang gila. Ia justru terus-menerus menjilat bibirnya yang dilapisi kilat pekat seolah-olah sudah tidak sabar untuk menikmati hidangan lezat di depannya. Baginya, ratusan ribu e

  • Kultivator Inti Semesta   1592

    Biasanya Leihuo Dashi hanya menampakkan proyeksi atau sebagian kekuatannya karena keterbatasan wadah atau situasi, tapi kali ini, dia memanifestasikan wujud sempurna yang mampu menggetarkan fondasi alam semesta. Seluruh permukaan kulitnya yang sekeras logam dewa tidak lagi terlihat, tertutup sepenuhnya oleh lapisan Api Ilahi yang berkobar sangat panas hingga membakar oksigen di seluruh dimensi. Tidak ada udara yang bisa bertahan di dekatnya; semuanya terurai menjadi partikel dasar. Jalinan Petir Ilahi yang melingkar di tubuhnya menyambar-nyambar dengan suara memekakkan telinga, menciptakan jaring-jaring listrik yang mampu melelehkan atom hanya dengan radiasinya. Jika ukuran Binatang Api Petir Ilahi milik Xiao Quantian sudah terasa masif dan menakutkan, ukuran Leihuo Dashi saat ini jauh miliaran kali lipat melampaui logika makhluk hidup. Kehadirannya secara harfiah menelan sebagian besar ruang di dunia tersebut, membuat gunung-gunung api raksasa di bawahnya tampak seperti gundukan

  • Kultivator Inti Semesta   1591

    Melihat Xiao Tian masih sadarkan diri dan tidak bermaksud menyerah, Monster Api Hitam melolong keras ke arah langit. Suaranya mengguncang fondasi dimensi, seolah-olah sedang berdiskusi dan memanggil sekutunya, Naga Petir Hitam yang bersemayam di gumpalan awan tergelap. Komunikasi antar elemen tingkat tinggi tersebut memicu turbulensi dimensi yang sangat hebat; warna langit seketika berubah menjadi gelap gulita, menyerap semua cahaya yang ada, menciptakan kegelapan absolut yang mencekam. BUZZ BUZZ BUZZ!! Petir berwarna hitam mulai saling terjalin di atas cakrawala, menari-nari seperti ular kematian yang sedang berkumpul, membentuk sosok Naga Petir Hitam yang sangat masif. Tegangan energi di area tersebut melonjak drastis hingga menciptakan distorsi ruang yang melengkung dan retak, seolah kain realitas sedang dirobek paksa. Ukurannya puluhan kali lipat dibanding naga-naga petir sebelumnya, menutupi seluruh pandangan langit. Matanya yang merah menyala seperti dua matahari hitam sangg

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status