首頁 / Romansa / Lagi, Pak Dosen / Bab 42 Interogasi Stefano

分享

Bab 42 Interogasi Stefano

作者: Manila Z
last update publish date: 2026-01-20 21:02:42

Sonia di kampusnya.

Dia duduk diam dan merasa kesal sendiri, padahal dia sudah menyebarkan rumor yang baik di sosial media juga tentang Gea. Tetapi semuanya malah gagal.

Yang paling aneh adalah ketika akun sosial medianya malah ada yang hack.

"Sialan, siapa yang melakukan ini!" umpat Sonia dengan kesal.

Dia tidak menyangka kalau mahasiswa miskin seperti Gea itu bisa mempunyai beberapa power yang tidak bisa dia bayangkan sebelumnya.

"Sonia, kamu dipanggil."

"Dipanggil siapa?" tanya Sonia her
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 75 Mempersiapkan Acara

    Stefano terbangun dari tidur lelapnya dalam pelukan hangat Gea. Mereka telah melakukan malam yang begitu sangat menyenangkan. "Kamu sudah bangun?" tanya Gea yang setengah sadar sambil mengucek matanya. "Kamu kalau masih ngantuk lebih baik tidur saja."Stefano mengatakan itu sambil mengambil ponselnya dan dia langsung memeriksa ponselnya. Dia melihat nomor yang memang tertera di sana. Ada sebuah pesan masuk ke dalam ponselnya, dia membaca dengan seksama, kemudian dia langsung membulatkan matanya. "Pesta pertunangan..."Gea yang mendengar itu pun langsung penasaran dengan suaminya. "Hah? Pesta pertunangan siapa?" Stefano kemudian menoleh kearah istrinya kembali. "Iya, ayah mengatakan kalau dia akan mengadakan pesta di rumah untuk merayakan pertunangan antara Andin dan Fadlan, sekaligus memperkenalkan kamu sebagai menantunya."Gea menutup mulutnya tidak percaya, dia sama sekali tidak menyangka kalau Fadlan akan berpikir seperti itu. "Serius? Ayahmu bilang begitu?""Iya, kalau kamu

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 74 Rencana Pertunangan

    Semuanya sudah mendapatkan ganjaran terbaiknya. Raya datang ke penjara untuk bertemu dengan Nadia. Dia hanya ingin melihat kondisi wanita itu saja. "Hai, Nadia."Nadia yang sudah memakai baju orange dengan rambut yang sudah diikat acak, dia menoleh kearah Raya yang datang ke penjara. "Ngapain kamu ke sini? Kamu pasti menertawakan aku bukan?" ketus Nadia. Raya menggelengkan kepalanya, dia datang ke sini memang mempunyai tujuan untuk menjenguk Nadia sekaligus melihat kondisi wanita itu. "Aku datang ke sini ingin menjenguk kamu. Melihat kondisi kamu sekarang.""Gak usah sok pura-pura peduli!""Kamu kenapa sih Nad, sampai berubah seperti ini?" tanya Raya dengan baik-baik. Nadia menatap dengan nyalang. "Dunia tidak ada yang baik, semuanya jahat. Ayahku meninggalkan ibuku dan aku harus hidup dengan ibuku yang penuh dengan tekanan dan ambisi. Semua harus sesuai dengan keinginan dia. Kalau tidak, maka aku yang akan dibuang."Raya hanya mendengar apa yang dikatakan oleh Nadia. Seberapa sa

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 73 Semuanya Jadi Tenang

    Gea tidak tahu harus melakukan apa, sekarang dia sudah yakin atas dirinya sendiri. Stefano mengobati luka dari tubuh Gea. "Sakit?" tanya Stefano dengan pandangan yang memang sedikit khawatir. "Pelan-pelan," ujar Gea. "Ini juga pelan-pelan, kamu jangan manja," ledek Stefano. "Menyebalkan, kenapa datangnya telat, aku berharap kamu cepat datang. Kalau tidak tadi Marvel sudah melakukan hal buruk padaku," jelas Gea menceritakan semuanya. Stefano malah tertawa dengan bahagia. "Aku sudah datang tepat waktu. Kamu tidak lihat aku sampai berkelahi dengan dia.""Iya sih, telat sedikit saja bisa berabe.""Yang penting aku sudah menyelamatkan kamu."Stefano mengatakan itu dengan tenang. Setelah itu dia menatap kembali kearah Gea. Ada pandangan yang tidak bisa dia jelaskan. Bahkan dia tidak yakin atas dirinya sendiri. "Aku baru mengetahui satu fakta, kalau Marvel anak wanita jahat itu.""Aku pun baru mengetahui inu, jadi dari awal memang semuanya rencana mereka. Bahkan aku masih tidak percaya

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 72 Menyelamatkan Gea

    Gea panik ketika melihat Marvel yang kini sudah membuka baju atasnya, pria itu malah sudah hampir bertelanjang dada dan itu membuat dia panik. "Marvel, kamu jangan kurang ajar!"Gea khawatir kalau sampai laki-laki itu malah melakukan sesuatu diluar kendali dirinya. Dia tidak mau kalau sampai hal ini terjadi dengan dirinya. "Sialan."Rasanya tidak mungkin kalau harus jadi begini. Lalu dia memikirkan semuanya dengan matang. Dia tidak boleh kalah hanya dengan hal ini. "Kita akan bersenang-senang sayang."Marvel mengatakan itu dan dia hendak akan menyentuh Gea, tetapi ketika dia hendak akan mencium pipi Gea, tiba-tiba terdengar suara yang begitu keras, membuat Marvel terkejut. "Suara apa itu?" tanya Marvel bingung. Gea seketika langsung berteriak meminta tolong, dia tidak peduli ada yang mendengar atau tidak sekarang. Apalagi Marvel hendak akan melakukan sesuatu yang membuat dia sakit. "Tolong!"Dia berteriak, berharap akan ada orang yang memanggil namanya. Dia sudah berusaha sekuat

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 71 Menemukan Titik Lokasi

    Marvel akhirnya datang menghampiri ibu dan saudaranya. Dia datang ke sini karena ingin melihat kondisi dari Gea. Tentu saja untuk memastikan keadaan wanita itu. "Aku sudah menyuruh orang untuk mengambil barang-barang milik kalian," kata Marvel. "Apa semuanya sudah aman? Kamu bilang kalau di sana ada Fadlan dan Stefano?" tanya Ratih. "Tenang saja Mah, aku sudah memastikan semuanya akan aman kali ini," ujar Marvel. "Awas saja kalau kita gagal hanya karena kamu, Marvel. Anak yang tidak berguna," sindir Nadia. "Diam kamu," dengus Marvel. Nadia hanya mencebikan bibirnya saja, dia jadi engan untuk melihat Marvel sekarang. "Sudah, kalian jangan ribut," lerai Ratih pada kedua anaknya. "Aku mau melihat keadaan Gea," kata Marvel yang ingin melihat keadaan Gea. "Awas jangan melakukan hal aneh," kata Nadia sebagai peringatan. "Memangnya kenapa kalau aku buat hal yang aneh, tidak akan terjadi sesuatu juga. Lagian Stefano pasti juga lama menemukan keberadaan kita," jawab Marvel dengan ten

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 70 Mengkhawatirkan Gea

    Stefano dan Fadlan datang ke sebuah tempat yang memang diyakini kalau ini adalah tempat persembunyian Ratih dan Nadia. Stefano melihat rumah yang nampak kecil dan tidak yakin kalau dua orang itu mau tinggal di tempat kecil seperti ini. "Kamu yakin Fadlan, kalau ini adalah tempat tinggal mereka?" tanya Stefano nampak ragu. "Anak buahku yang bilang sendiri kalau ini adalah tempatnya, tidak usah diragukan lagi kalau tentang ini," kata Fadlan. Mereka berdua akhirnya memutuskan untuk masuk ke dalam, memeriksa sekitaran sana, tetapi sayang sekali, mereka tidak menemukan orang dan hanya barang-barangnya saja. "Barang-barangnya masih ada di sini, mereka tetapi tidak ada," ujar Stefano setelah memastikan sendiri. "Sepertinya mereka berdua memang sekarang sedang ada di tempat lain. Apa mungkin di tempat penculikan Nadia," kata Fadlan. "Maksud kamu, mereka mempunyai tempat terpisah begitu?" "Ada kemungkinan sih iya. Untuk saat ini timku sedang melacak keberadaan Gea, tetapi memang kebetu

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 7 Sebuah Rumor

    Rumor tentang Gea berada di perpustakaan bersama dengan Stafano kini kian menyebar. Semuanya karena Satpam itu yang membicarakan ini pada penjaga lainnya. Bahkan mahasiswa lain juga ada yang ikut mendengar rumor tersebut. "Tidak menyangka yah, Gea orang yang seperti itu.""Demi nilai, dia merenda

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 6 Memikirkan Stefano

    Gea langsung panik ketika melihat satpam itu memergoki dirinya dengan Stefano, bahkan dengan posisi mereka sekarang yang sulit sekali untuk diartikan. "Pak Stefano, anda dengan mahasiswa itu! Astaga."Satpam itu langsung pergi dengan begitu saja setelah melihat Gea dan Stefano dengan posisi Stefa

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 5 Ciuman Tidak Sengaja

    Perpustakaan Gea berada di sebuah perpustakaan dan mencari buku tentang sistem digital. Kebetulan sekali dia adalah seorang mahasiswa tehnik elektro. Dia mencari di tumpukan buku. "Mana sih, gak ada," umpat Gea dengan kesal. Dia tidak menemukan buku yang dia cari, padahal ini sudah hampir larut

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 4 Dunia Sempit Sekali

    "Itu sangat memalukan!"Gea sudah berada di sebuah kafe dan dia tengah menyusun gelas dengan benar. Dia terus saja memikirkan dosen barunya itu. Bisa-bisanya tadi dia malah asal masuk ke dalam mobil orang dan ternyata adalah mobil dosennya sendiri. "Memalukan. Kenapa malah masuk mobil dia pula?"G

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status