Short
Le Remord de mon Fiancé

Le Remord de mon Fiancé

By:  AnonymeKumpleto
Language: French
goodnovel4goodnovel
26Mga Kabanata
13.8Kviews
Basahin
Idagdag sa library

Share:  

Iulat
Buod
katalogo
I-scan ang code para mabasa sa App

Un mois avant notre mariage, Fabien Barbet, mon fiancé, m'a annoncé vouloir un enfant avec son premier amour, Liliane Delon. J'ai refusé. Pourtant, il n'a pas arrêté d'en parler. Quinze jours avant la cérémonie, j'ai reçu un test de grossesse qui montrait que Liliane était enceinte depuis près d'un mois… Donc la prétendue demande de Fabien à l'époque-là n'était qu'un leurre doré ! À cet instant, mon amour pour lui pendant toutes ces années s'est évaporé. J'ai annulé alors notre mariage, ai brûlé tous nos souvenirs, et, le jour même prévu pour la noce, je me suis enfermée dans un laboratoire de recherche. Désormais, plus rien ne me lierait à lui !

view more

Kabanata 1

Chapitre 0001

"Suami Mama hari ini nginep di sini, jadi usahakan Hakim gak nangis terus malam hari. Suami Mama nanti gak bisa tidur nyenyak karena berisik!" Lia bicara pada pada Saskia saat menantunya tengah melipat pakaian di kamar.

"Iya, Ma."

"Udah tiga malam ini Hakim begadang terus, Ma. Asi Kia belum keluar banyak jadinya haus," lanjut Kia lagi.

"Ya, gimana caranya biar asi lancar. Minum asi booster, minum sayur katuk atau apalah namanya."

"Udah bilang Mas Adrian, mau pesen online biar COD, tapi kata Mas Adrian gak usah."

"Kenapa ikutin Adrian, kamu harus punya inisiatif sendiri dong."

"Ma, uangnya ada di Mas Adrian." Lia terdiam.

"Masa kamu gak punya uang sama sekali? Asi booster gitu paling sepuluh ribu. Masa sepuluh ribu harus minta sama suami kamu? Jangan manja, Kia. Mama udah bilang kan!"

"Mama, Bella mau bukber sama temen sore ini. Bagi saku tiga ratus ribu, Ma." Bella yang duduk di kelas dua belas, menghampiri mamanya.

"Kurang gak tiga ratus? Mama transfer aja lima ratus ya."

"Asiik, makasih Mama." Bella langsung pergi begitu saja. Saskia hanya bisa menghela napas. Bagaimana asinya bisa banyak jika setiap harinya ia tertekan dengan sikap mertua dan suaminya.

"Kia, jangan lupa sore ini buka puasa suamiku siapin ya. Nasi goreng seafood, kangkung plate, sama jus lidah buaya. Bahannya udah Mama siapkan semua. Untuk kamu udah Mama belanjakan sayur bayam dan ikan cue keranjang. Tinggal masak aja." Kia hanya bisa mengangguk pasrah.

Tangan kirinya menggendong Hakim yang bahkan belum puput pusar. Tangan kanannya mengambil bahan masakan dari kulkas.

"Mas, aku mau masak untuk buka puasa. Ini tolong gendong Hakim sebentar, Mas." Kia menghampiri Adrian di ruang tengah yang sedang asik dengan ponselnya.

"Ya, taro aja anaknya! Bau tangan nanti, malah kamu yang repot."

"Mas, Hakim nangis kalau ditaro. Kata Mama Lia, Hakim jangan nangis."

"Au ah! Ganggu gue aja! Gue puasa, lu gak puasa Kia. Masa lu tega nyusahin gue suruh gendong anak!" Kia langsung berbalik, tak mau menimpali ucapan suaminya. Hatinya seperti diremas setiap hari oleh mertua dan juga suaminya. Masih dengan menggendong Hakim, ia melanjutkan menyalakan kompor.

"Kia, kamu sedang apa?" suara itu lagi yang menegurnya.

"Oh, ini Om. Masak untuk buka puasa."

"Emang udah bisa masak? Jangan, gak boleh, Kia! Ibu baru melahirkan harus banyak istirahat." Beni menghampiri Kia untuk melihat wajah Hakim yang tertidur dalam gendongan Kia.

"Gak papa, Om. Kata Mama, harus masak yang spesial untuk Om buka puasa."

"Gak usah." Beni mematikan kompor.

"Saya mau pesen menu untuk buka puasa di online saja. Nanti makan sama-sama. Kamu masuk saja."

"Jangan, Om, nanti saya dimarahin Mama. Gak papa saya yang ..."

"Kamu gak perlu masak. Kata Lia, asi kamu sedikit. Adikku seorang bidan, aku udah minta dikirimin asi booster untuk kamu." Kia terdiam lama.

"Om, maaf jadi merepotkan. Saya gak ..."

"Saya tahu isi rumah ini, Kia. Saya suami baru ibu mertua kamu. Jadi sedikit banyak, saya paham anak-anak dari Lia. Kalau nanti udah sampai dibawa kurir asi boosternya, harus langsung kamu minum ya."

"Iya, Om, makasih banyak."

"Kamu ngapain di sini, Mas? Aku cari ke mana-mana, rupanya lagi di dapur."

"Iya, mau liat Hakim, kirain lagi tidur di kamar, rupanya lagi diajak masak sama ibunya. Kasihan nanti bisa kena minyak."

"Memang Kia gak ngerti, Mas. Udah aku bilang tadi, gak usah masak, kasihan baru melahirkan, tapi udah sibuk di dapur. Tapi Kia maksa mau masak. Ya udah, aku juga gak bisa larang kan." Kia hanya bisa mendengus dalam hati. Padahal ibu mertuany yang tadi siang memaksanya masak ini dan itu, tapi di depan suami barunya, malah mengatakan yang sebaliknya.

"Kalau Kia masak, harusnya Adrian bisa gendong anaknya, atau kamu neneknya yang gendong, masa cucu pertama lelaki masih berumur lima hari, udah di dapur, masak sama ibunya!"

"Aku pesen makan aja untuk buka. Gak usah masak!"

"Mas, tapi ..." Beni pergi dari dapur. Lia menoleh tajam pada menantunya.

"Awas kamu, Kia! Gara-gara kamu suami aku jadi kesal. Ck, dasar menantu gak tahu diuntung!"

Palawakin
Susunod na Kabanata
I-download

Pinakabagong kabanata

Higit pang Kabanata

To Readers

Bienvenue dans Goodnovel monde de fiction. Si vous aimez ce roman, ou si vous êtes un idéaliste espérant explorer un monde parfait, et que vous souhaitez également devenir un auteur de roman original en ligne pour augmenter vos revenus, vous pouvez rejoindre notre famille pour lire ou créer différents types de livres, tels que le roman d'amour, la lecture épique, le roman de loup-garou, le roman fantastique, le roman historique et ainsi de suite. Si vous êtes un lecteur, vous pouvez choisir des romans de haute qualité ici. Si vous êtes un auteur, vous pouvez obtenir plus d'inspiration des autres pour créer des œuvres plus brillantes. De plus, vos œuvres sur notre plateforme attireront plus d'attention et gagneront plus d'adimiration des lecteurs.


Walang Komento
26 Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status