Share

Dunia Lain 3

Author: Alie-Afie
last update publish date: 2023-09-12 17:28:29

Sesaat kemudian, kepulan debu mulai menghilang. Sebuah lubang yang cukup besar terlihat di halaman istana akibat pedang Lin Feng yang mengenai lantai. Manusia kera dan manusia serigala baik-baik saja karena berhasil menghindari serangan Lin Feng. Namun, Lin Feng sudah tidak ada di halaman istana.

Lin Feng memasuki istana sesaat setelah menyerang manusia kera dan manusia serigala. Dia berhasil memasuki istana saat melihat kesempatan melarikan diri dari kedua makhluk itu.

Lin Feng tidak yakin bis
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Legenda Jenius Beladiri   Villa Lonceng Emas

    Hui San yang memasuki lubang cacing ternyata sampai di alam para dewa. Namun dia berusaha keras untuk kembali ke dunia bawah karena tidak ingin terpisah dari Lin Feng. Lubang cacing sangatlah berbahaya, jika Lin Feng yang memasukinya, mungkin dia belum cukup kuat dengan efek dimensi yang menghasilkan aura kematian yang sangat pekat. Namun, Hui San cukup beruntung karena kekuatannya mampu menahan beban aura kematian dari lubang cacing. Sementara itu, Lin Feng sampai di menara teleportasi. Menara teleportasi ada di benua tianzun dan merupakan tempat keluar bagi orang-orang yang menggunakan jimat teleportasi. Dua penjaga menara teleportasi melihat Lin Feng baru saja sampai di benua Tianzun. Mereka terlihat meremehkan Lin Feng karena tidak memiliki basis kultivasi. "Zaman sekarang masih saja ada seseorang yang tidak bisa berkultivasi," gumam penjaga menghina Lin Feng. Lin Feng sendiri sedikit bingung, dia tidak membalas hinaan namun justru bertanya kepada penjaga, "tuan, dimana

  • Legenda Jenius Beladiri   Lubang Cacing

    Hui San memikirkan perkataan manusia magma, mungkin sesuatu yang besar akan terjadi jika Lin Feng mengambil kristal magma. Manusia magma bukanlah suatu masalah yang besar baginya, namun entah kenapa Hui San merasakan sesuatu yang tidak bersahabat. Bukannya pergi, Lin Feng malah melesat ke arah manusia magma. Dia melapisi dirinya dengan elemen es agar tidak merasakan panasnya kawah magma. "Rasakan ini! Tinju Menembus Langit." Dia mencoba meninju manusia magma. Manusia magma mengangkat tangannya, dari dalam kawah kemudian muncul bola-bola magma yang menghalangi Lin Feng. Lin Feng bergerak cepat menghindari bola-bola magma. Dia lalu mengambil pedangnya kemudian meluncur ke udara. "Pedang Gelombang Kehancuran," teriaknya mengeluarkan salah satu teknik andalan. Manusia magma hanya mengibaskan tangannya, dia membuat cairan magma menjadi seperti pedang kemudian meluncur ke arah Lin Feng. Teknik Lin Feng beradu dengan teknik manusia magma. Lin Feng tidak mampu menahannya hingga dia

  • Legenda Jenius Beladiri   Gunung Fiji

    Lin Feng kemudian mengingat perkataan Hui San yang menyatakan bahwa di dataran es utara terdapat sumberdaya berharga. Dia yakin bukan hanya batu spiritual yang dimaksud oleh Hui San. "Paman, apakah dataran es utara menyimpan sumberdaya berharga?" tanya Lin Feng. Dia tidak bertanya kepada Hui San karena Hui San sedang fokus berkultivasi dengan batu spiritual. "Suku es utara mengenal dataran es utara dengan sangat baik, namun hanya ada satu tempat yang belum terjamah, tempat itu adalah gunung fiji yang terletak paling utara di dataran es utara. Paman telah mengirim beberapa orang menjelajahi gunung fiji, namun tidak ada satupun yang kembali, mereka mungkin telah tewas. Paman berpikir gunung tersebut menyimpan sumberdaya yang sangat berharga," jawab Dao Han. "Kalau begitu, aku akan kesana," kata Lin Feng. "Jangan!" Dao Han melarang Lin Feng. "Bagaimana jika kamu tewas di gunung fiji? Apa yang harus paman katakan kepada Lin Duan?" lanjutnya cemas. "Aku akan tetap kesana," kata L

  • Legenda Jenius Beladiri   Kastil Cahaya

    Setelah beberapa saat, mereka semakin dekat dengan kastil cahaya. Lu He memerintahkan sembilan orang yang menarik beruang menuju ke tempat pengulitan hasil buruan, sementara Lu He mengajak Lin Feng memasuki kastil cahaya. Lin Feng terlihat sangat kagum dengan kastil cahaya. Kastil cahaya itu sangat megah dan menjulang tinggi ke langit. Lin Feng baru pertama kali melihat bangunan semegah itu seumur hidupnya. "Tuan Lu He, anda sudah pulang berburu," penjaga pintu kastil menyapa Lu He. Lu He adalah salah satu petinggi suku es utara sehingga penjaga pintu kastil sangat menghormatinya. Lu He mengangguk kemudian berkata, "aku akan menemui kepala suku." Penjaga pintu kastilpun langsung membukakan pintu untuk Lu He. Mereka tidak banyak bertanya tentang Lin Feng yang mengikuti Lu He. Lin Feng dan Lu He pun masuk ke kastil cahaya. Lin Feng hanya ternganga melihat kemegahan ruangan kastil cahaya. Ruangan di dalamnya sangat terang dengan ornamen-ornamen es yang sangat indah. Tak lama,

  • Legenda Jenius Beladiri   Suku Es Utara

    Saat Lin Feng sudah berhasil menghabisi petapa gila, Wei Rue langsung menghancurkan jimat teleportasi dan sampai di benua Tianzun. Lin Feng berbalik arah untuk berbicara kepada Wei Rue, namun Wei Rue sudah tidak ada disana. "Kemana gadis itu?" gumam Lin Feng. "Tuan, dia kembali ke benua Tianzun," sahut Hui San. Lin Feng kemudian melanjutkan perjalanan di dataran es utara. Dia masih di sekitaran hutan dengan pepohonan berlapis es. Hutan itu sangat luas hingga tidak terlihat ujungnya. Hui San berhenti di suatu tempat. "Tuan, di sini ada sumberdaya yang sangat berharga," katanya. "Baiklah, turun!" perintah Lin Feng. Hui Sanpun turun di tempat yang menurutnya terdapat sumberdaya yang sangat berharga. Tempat itu dipenuhi dengan batu spiritual yang sangat berguna untuk Hui San karena Hui San berkultivasi menggunakan batu spiritual. Terdapat gundukan-gundukan berlapis es yang menggunung di tempat tersebut. "Hancurkan es di gundukan-gundukan tersebut, disitu ada batu spiritual y

  • Legenda Jenius Beladiri   Penyembah Iblis

    Dataran es utara adalah tempat yang paling misterius di benua tianlang. Dataran itu terpisah dengan ketiga kekaisaran dengan dunia yang antah berantah di dalamnya. Tidak ada satu orangpun yang mengetahui luas dan apa yang ada di dataran es utara tersebut. Tembok es raksasa yang sekarang sedang Lin Feng lintasi merupakan batas pemisah antara dataran es utara dengan ketiga kekaisaran. "Hui San, apa yang ada di dataran es utara?" tanya Lin Feng. "Aku merasakan ada energi yang sangat besar, namun ada juga energi kematian yang terasa sangat tipis yang harus diwaspadai," jawab Hui San. Hui San terus melintas terbang melewati tembok es, tembok itu tidak hanya tinggi namun juga sangat luas dan membutuhkan waktu sekitar sepuluh menit melewatinya. Setelah sepuluh menit, Lin Feng melihat hutan yang dipenuhi pepohonan yang berlapiskan es dan kristal. Namun, dia juga melihat ada seorang pria tua yang sedang bertarung melawan gadis bercadar putih. Pria tua tersebut merupakan petapa gila

  • Legenda Jenius Beladiri   Pria Misterius

    Li Wang kemudian menjelaskan kepada kedua tetua itu untuk menyampaikan kepada Patriark Shao Long dan Patriark Zhen Li untuk mengumpulkan para patriark aliansi keadilan di ibukota kekaisaran. Salah satu tetua diperintah menuju ke sekte lembah berangin, sementara tetua yang satunya diperintah menuju

  • Legenda Jenius Beladiri   Serangan Assassin

    Di sekte bulan darah, setelah bertemu dengan Wu Liem, Lian Yu telah berhadapan dengan pasukan misterius yang berada di bawah tanah. Pasukan misterius itu berjumlah sekitar seribu dan merupakan pasukannya yang menelan pil darah suci. Pasukan itu dipersiapkan oleh Lian Yu untuk melancarkan pemberonta

  • Legenda Jenius Beladiri   Siluman Tersesat

    Selain di paviliun merak, aliansi keadilan di istana bintang juga memburu sekte-sekte aliran hitam. Mereka berhasil menumpas sangat banyak sekte aliran hitam hingga wilayah istana bintang menjadi wilayah yang aman dan damai seperti paviliun merak. Sementara itu, Wu Liem yang melarikan diri, kembali

  • Legenda Jenius Beladiri   Pendekar Mabuk

    Muo Jin dan pasukannya berpikir untuk melarikan diri. Mereka merasa melawan aliansi keadilan paviliun merak merupakan hal yang sia-sia. Apalagi ada Lin Feng yang mereka anggap sebagai monster mengerikan. Selain itu, mereka juga sudah kelelahan dan banyak yang terluka akibat peperangan di perbatasan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status