공유

Pusat Informasi

작가: Alie-Afie
last update 게시일: 2026-06-06 18:23:33

Lin Feng dan Lin Long kemudian meninggalkan hutan, mereka melesat untuk mencari informasi tentang gunung tengkorak.

Setelah beberapa saat melesat, Lin Feng dan Lin Long sampai di ibukota kerajaan nalendra. Mereka dihadang oleh penjaga gerbang saat hendak memasuki ibukota. "Tunjukkan lencana identitas kalian!" perintah penjaga.

"Kami tidak memiliki lencana identitas," jawab Lin Long.

"Kalau begitu, kalian harus membayar seratus koin emas untuk memasuki ibukota," kata penjaga.

Lin Long ti
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Legenda Jenius Beladiri   Pusat Informasi

    Lin Feng dan Lin Long kemudian meninggalkan hutan, mereka melesat untuk mencari informasi tentang gunung tengkorak. Setelah beberapa saat melesat, Lin Feng dan Lin Long sampai di ibukota kerajaan nalendra. Mereka dihadang oleh penjaga gerbang saat hendak memasuki ibukota. "Tunjukkan lencana identitas kalian!" perintah penjaga. "Kami tidak memiliki lencana identitas," jawab Lin Long. "Kalau begitu, kalian harus membayar seratus koin emas untuk memasuki ibukota," kata penjaga. Lin Long tidak banyak berkomentar, dia mengambil seratus koin emas dan memberikannya kepada penjaga gerbang. Lin Feng dan Lin Long kemudian melenggang masuk ibukota. "Feng'er kita akan mencari pusat informasi," kata Lin Long. Pusat informasi adalah jasa jual beli informasi. Lin Long berpikir ibukota nalendra pasti memiliki pusat informasi tersebut. "Baik kek, aku akan bertanya kepada penduduk ibukota," balas Lin Feng. Lin Feng kemudian bertanya kepada salah satu penduduk kota. "Tuan, apa kamu menge

  • Legenda Jenius Beladiri   Kristal Iblis

    Setelah sampai di hutan, Lin Feng dan Lin Long langsung disambut oleh harimau iblis yang tiba-tiba muncul dari semak-semak. Harimau iblis itu mencoba menerkam Lin Feng. Namun, Lin Long langsung meninju harimau tersebut sehingga terlempar beberapa meter mengenai pohon. Lin Feng lalu bergerak secepat kilat sambil mengeluarkan pedangnya. Dia menebas kepala harimau iblis tersebut hingga harimau itupun tewas. Kekuatan harimau iblis sangat lemah sehingga Lin Feng dapat membunuhnya dengan mudah. Harimau iblis mengeluarkan kristal iblis dan Lin Feng langsung mengambilnya. Lin Feng dan Lin Long yang merasa lapar kemudian membakar daging harimau iblis. "Feng'er, apa tidak berbahaya jika kita memakan binatang iblis?" tanya Lin Long. "Kita coba saja dulu kek! Daging binatang iblis mungkin berguna untuk meningkatkan kekuatan fisik," jawab Lin Feng. Setelah daging harimau iblis matang, Lin Long mencoba memakannya sedikit. Namun, organ dalamnya tidak kuat dengan energi hitam yang dikeluark

  • Legenda Jenius Beladiri   Pil Air Surgawi

    "Dimana gunung tengkorak itu berada?" tanya Lin Long. "Sabar dulu tuan! Kita tidak perlu terburu-buru," kata Barata. "Aku hanya khawatir nasib benua malaka sama seperti benua tianlang," jawab Lin Long. "Aku juga mengkhawatirkan hal itu, namun iblis yansen setara dengan kultivator tahap legenda tingkat lima, kita tidak bisa mengalahkannya. Lebih baik kita susun strategi dan tingkatkan kekuatan terlebih dahulu," balas Barata. "Kakek, ucapan tuan Barata memang benar, kita tidak perlu terburu-buru! Lagian, rakyat benua malaka tidak terancam seperti di benua tianlang, iblis yansen hanya menginginkan rakyat benua malaka menjadi penyembahnya," sela Lin Feng. Lin Long mengangguk setuju, namun dia merasa mustahil dapat mengalahkan iblis yansen. Hal itu karena meningkatkan kultivasi sampai setara atau melebih iblis yansen sangat sulit untuk dilakukan. "Feng'er, sepertinya kita tidak mungkin dapat mengalahlan iblis yansen," kata Lin Long. "Benar, aku menyadari hal itu," sahut Barat

  • Legenda Jenius Beladiri   Gunung Tengkorak

    "Si'er tunggu Feng gege disini! Pelayan akan melayani Si'er, Feng gege akan menuju benua malaka bersama kakek Lin Long," kata Lin Feng kepada Qio Yinsi. "Hati-hati Feng gege!" jawab Qio Yinsi dianggukkan oleh Lin Feng. "Ngomong-ngomong, apakah Li Yunting dan yona selamat?" tanya Lin Feng. "Mereka berdua terluka parah saat berusaha melawan iblis yansen. Sekarang, mereka sedang memulihkan diri di pulau terlarang," jawab Qio Yinsi. "Syukurlah kalau mereka berdua selamat," balas Lin Feng. Lin Feng kemudian menemui Lin Long dan meninggalkan Qio Yinsi di rumahnya. "Kakek, apa kakek sudah siap menuju benua malaka?" "Kakek sudah siap," jawab Lin Long. Mereka berdua kemudian menuju ke menara teleportasi. Dari menara teleportasi, Lin Feng dan Lin Long memperoleh jimat teleportasi menuju ke benua malaka. Merekapun menghancurkan jimat teleportasi dan seketika sudah berpindah tempat di benua malaka. Mereka berdua tiba di sebuah hutan bambu tempat kekuasaan kerajaan nalendra. Keraja

  • Legenda Jenius Beladiri   Benua Malaka

    Jiang Nan sangat senang menerima resep pil dari Lin Feng. Dia akan memproduksi pil tersebut dalam jumlah yang banyak dan menjualnya. Dalam waktu singkat, Jiang Nan yakin akan memperoleh untung yang sangat banyak dan berkali lipat dari harga pil-pil yang diambil oleh Lin Feng. Lin Feng keluar dari serikat alkemis dan kembali ke markas klan lin. Dia kemudian kembali memasukkan hantu rimba, pendekar mabuk dan cakar setan ke dalam dunia jiwa untuk berkultivasi dengan pil-pil yang telah dia dapatkan. Di rumah, Lin Long sudah menunggu Lin Feng karena mengetahui dari pelayan bahwa dia sudah selesai melakukan kultivasi tertutup. "Feng'er, darimana kamu?" tanya Lin Long. "Feng'er baru kembali dari serikat alkemis kek," jawab Lin Feng. "Ada sesuatu yang penting yang harus kakek ceritakan padamu," kata Lin Long. "Apa itu kek?" Lin Feng menjadi penasaran. Lin Long kemudian menjelaskan jika kelompok penyembah iblis pergi dari benua tianlang tiga bulan yang lalu. Mereka pergi ke benua

  • Legenda Jenius Beladiri   Kultivasi Tertutup

    Di markas klan lin, Lin Long dan para petinggi sepakat untuk mengangkat Lin Feng sebagai patriark masa depan. "Feng'er, aku sudah memutuskan jika kamu akan menjadi patriark masa depan," kata Lin Long. "Aku tidak mau kek! Serahkan saja posisi patriark masa depan kepada Lin Tan atau Lin He," tolak Lin Feng. "Kenapa?" tanya Lin Long. "Aku tidak akan fokus mengurus klan lin karena aku akan berkelana. Aku memiliki janji kepada guruku sehingga tidak bisa tinggal di klan lin terlalu lama." Lin Feng teringat janji kepada kakek petapa untuk membalaskan dendamnya kepada kaisar naga. Perjalanan hidup Lin Feng mungkin akan panjang, dia harus berkelana untuk meningkatkan kekuatan dan kultivasinya. "Feng'er, kita bisa menunggumu sampai kamu siap menjadi patriark." Lin Duan angkat bicara. "Benar Feng'er," sahut Lin Ye. Lin Long mengangguk menyetujui Lin Duan dan Lin Ye. "Kakek setuju dengan Lin Duan dan Lin Ye, kakek sudah tua dan kamu yang paling pantas menjadi patriark masa depan," k

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status