Home / Fantasi / Legenda Tongkat Semesta / Bab 301 Keharuan Bawana

Share

Bab 301 Keharuan Bawana

Author: Pujangga
last update Last Updated: 2025-12-23 22:58:09

“Bangssat, mahluk terkutuk, perlakuan mereka pada manusia benar-benar diluar batas,” gumam Lintang seraya mengepalkan tangan-nya kuat.

Dia begitu geram saat menyaksikan kondisi penduduk yang sangat mengerikan, selain tidak diberi makan, mereka juga disiksa dengan sedemikian rupa.

Gigi Lintang mulai bergemertak menahan kemarahan di dalam hati-nya, beruntung Bawana langsung menghampiri pemuda itu.

“Sudahlah, setelah ini kita beri mereka balasan setimpal,” ucap Bawana seraya menepuk pundak Lintang pelan, membuat-nya kembali dapat mengendalikan diri.

Lintang menarik nafas panjang untuk menenangkan jiwa, perlakuan bangsa iblis memang tidak dapat dibiarkan, dengan cara apapun, Lintang harus membinasakan mereka semua.

“Apa kakang, tidak apa-apa?” sapa Anantari yang baru saja tiba bersama Tresna Ayu dan Madu Lanang.

“Tidak Tari, aku hanya tidak terima saja dengan perlakuan mahluk terkutuk itu kepada mereka,” ungkap Lintang.

“Ayah jangan terlalu banyak berpikir, biar Ayu yang menyembuhkan mere
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 435 Murid Pulau Es

    “Tuan penguasa, mohon tolong baginda Ratu, dia terluka parah oleh salah satu panglima iblis,” ucap Patih Devadas cemas, dirinya segera berlutut di depan Lintang memohon agar pemimpin tertinggi para pasukan itu berkenan menolong Putri Adia.Lintang sedari tadi ternyata berada di ujung medan tempur menunggu kedatangan Kaisar Iblis.Dia melakukan itu berniat menghadang makhluk terkutuk tersebut agar tidak sampai ke tempat para pasukan.Dimana jika Kaisar Iblis tiba di sana, maka habislah sudah semua pasukannya. Karena bukan hanya Kaisar Iblis, Lintang juga merasakan ada 4 makhluk lain yang memiliki kekuatan di atas pendekar baka.Dengan kemampuan seperti itu, mereka akan mampu melenyapkan semua pasukan Lintang hanya dalam satu kali serangan. Ini tentu sangat berbahaya, Lintang tidak mau ada lagi keluarganya yang menjadi korban.Jika pun harus ada yang mati, maka cukup dirinya seorang bersama Kaisar Iblis.Dia bermaksud membawa Kaisar Iblis dan ke-4 pilar kekaisaran pergi jauh dari sana,

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 434 Gelisah

    Wajah ke 7 panglima iblis di sana kini memucat dengan jantung berdebar kencang.Mereka tidak menyangka bahwa siluman ular raksasa yang menjadi lawannya ternyata merupakan makhluk sakti yang telah mencapai kependekaran tingkat baka.Andai tahu dari awal, kemungkinan mereka akan memilih kabur, meninggalkan tempat itu menuju istana iblis, namun semua kini sudah terlambat, karena ke manapun mereka pergi Asgar tetap akan bisa mengejarnya.“A-apa kita sungguh tidak dapat melarikan diri?” tanya salah satu panglima.“Bodoh, dengan tingkat kependekaran seperti itu dia bisa terbang melebihi kecepatan angin, mana mungkin kita bisa kabur,” bentak panglima iblis yang terdekat dengannya, dimana mereka terpental pada tempat yang terpisah.“Sial, jika saja aku tahu yang datang adalah makhluk seperti itu, mungkin kejadian ini akan dapat terhindari, rupanya dari tadi dia memang sengaja menyembunyikan tingkat kanuragannya,” umpat panglima yang lain.Kini tidak ada pilihan lain, selain menggabungkan keku

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 433 Panglima Pengendali Iblis

    Menggunakan tongkat semesta, Lintang membabat 20.000 prajurit musuh dalam sekali jalan, menciptakan sebuah gelombang energi sangat besar layaknya riak air yang menyeruak ke segala arah.Pasukan iblis yang terkena gelombang energi itu akan langsung terjatuh meregang nyawa.Lintang sengaja melakukan itu untuk mengurangi sebanyak mungkin pasukan musuh, dia tidak akan membiarkan ada satu pun bangsa iblis yang lolos.Melihat musuh bergelimpangan dalam sekejap Sugi, Asgar, Samhu, Madu Lanang dan semua orang terkejut bukan buatan.Terutama mereka yang berada di atas bukit pasir, dimana dari atas, kengerian serangan Lintang akan tampak lebih jelas.“Lintang!” seru Sugi, Madu Lanang, dan kelompok Bangga Sora secara bersamaan.“Senior!” gumam Bawana.“Maha Raja?” ucap Samhu dan Warok serentak.“Ayah!” seru Tresna Ayu dan Putri Turangga Dewi.“Hahaha, sang penguasa rupanya telah datang,” gumam Para Naga.“Tidak mungkin, apa dia menyerap Batu Bintang dalam waktu 3 hari? Makhluk apa pemuda itu seb

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 432 Wujud Baru Tongkat Semesta

    Bagai serangga yang terjebak pada sarang laba-laba, Aghura tetap tidak dapat melepaskan diri, dia terus meronta dan menjerit sebelum akhirnya sungguh tewas mengering.Setelah itu, energi dingin mulai menjalar membekukan tubuh Aghura berikut semua tulang yang ada di dalamnya.Dengan seringai puas mengerikan, Asgar meremas tubuh panglima iblis tersebut menggunakan ekornya, membuat Aghura seketika hancur menjadi serpihan es.Bawana dan Samhu yang berada tidak jauh dari sana langsung bergidik ngeri menyaksikan Asgar memiliki jurus baru yang sangat mematikan.Keduanya tidak menyangka, si tengik pembuat masalah itu kini telah berkembang jauh melampaui mereka.Andai Asgar berada di pihak musuh, jurus yang baru saja disaksikan Samhu dan Bawana tentu akan sangat merepotkan.Bawana hingga menelan ludah tidak dapat membayangkan entah bagaimana kengerian jurus tersebut.“Sial, dia ular tengik yang sangat beruntung,” umpat Bawana.“Sepertinya aku tidak akan bisa lagi bercanda dengannya, sekarang d

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 431 Bodoh

    Lain Kelenting Sari, lain lagi dengan Asgar.Ular tengik itu masih bertarung imbang melawan Aghura, meski Aghura sudah menggunakan kekuatan sejatinya, panglima iblis tersebut tetap saja tidak dapat mengalahkan Asgar.“Bagaimana mungkin? Sial, ternyata dia juga telah jauh berkembang,” umpat Aghura kesal.“Cambuk iblis! tebasan api neraka!” seru Aghura, dia menggunakan dua serangan sekaligus berharap dapat menumbangkan Asgar.Teknik cambuk iblis adalah jurus yang dia dapat dari iblis ketika Chakala yang dahulu tubuhnya pernah dia serap, sementara jurus Tebasan Api Neraka merupakan jurus milik Dirgala.Kedua iblis itu adalah panglima perang yang dulu selalu bersamanya saat di benteng pertahanan, namun karena kalah melawan Lintang, Aghura dengan sadis menyerap kekuatan mereka hingga menjadi miliknya.Dua serangan tingkat tinggi kini melesat menuju tempat Asgar, sebuah serangan kuat yang di tangan Aghura daya hancur serangan tersebut meningkat hingga 4 kali lipat.“Bahaya, dasar pencuri, k

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 430 Selendang Energi

    Dengan jurus terlarang, Kelenting Sari memiliki waktu setengah hari untuk menggunakan kekuatan Dewi Rembulan.Kelenting Sari meminta pada Sang Dewi agar membantu Lintang menghadapi bangsa iblis dalam segala situasi.Akibat itu, Dewi Rembulan tidak memiliki banyak waktu berbincang bersama Lintang, meski dalam hati, Dewi Rembulan sangat penasaran dengan sosok lelaki itu.Mendapati 2 sesepuh golongan hitam sedang membantai beberapa pasukan Lintang, Dewi Rembulan segera menyerangnya membuat mereka seketika terpojok.Namun tidak lama dari itu, bermunculan 4 panglima iblis yang langsung mengepungnya dari berbagai arah.“Maaf aku telah merepotkan Anda Dewi,” ucap Kelenting Sari dari alam bawah sadarnya.“Hihihi, kau tidak perlu meminta maaf anak manusia, selama ini demi kebaikan, aku tidak akan merasa repot, namun semua ini tentu harus kau bayar mahal karena keberadaanku di dunia akan membuat inti energimu hancur,” jawab Dewi Rembulan.“Itu tidak masalah Dewi, selama bisa membantu kakang Lin

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status