Share

Bab 12

Author: Evi
Seusai makan, Keluarga Hopper mengajak Lina dan putrinya ke Klinik Pengobatan Tradisional Keluarga Hopper.

Kamar untuk ibu dan anak itu sudah lama disiapkan, begitu juga dengan pekerjaan.

"Aku dan istriku sudah tahu kemampuan pengobatanmu. Kamu tinggal bekerja dengan tenang di sini. Klinik akan memberimu gaji setiap bulan. Jumlahnya nggak banyak, dua puluh ribu lebih rendah dari gaji Johan."

Kak Johan mewarisi usaha orang tuanya dan juga menjadi dokter pengobatan tradisional. Sekarang, dia membuka praktik di klinik pengobatan tradisional, sementara istrinya bertugas meracik obat.

Hanya David yang tidak berminat pada dunia pengobatan, beberapa tahun terakhir dia menekuni dunia bisnis.

Mendengar perkataan Melissa, David langsung tertawa. "Ibu ini bagaimana, sih? Waktu Lina belum datang, tiap hari Ibu selalu memujinya dan bilang dia jauh lebih hebat dari kakak. Sekarang, Lina sudah datang, gajinya malah dua puluh ribu lebih rendah dari kakak! Aku ini tipe orang yang membela yang benar, bu
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an   Bab 15

    Wajah David tampak tenang, setiap ucapan Lina selalu dia iyakan.Lina tahu, meskipun David mengangguk setuju, saat membeli sesuatu David tetap saja tidak ragu mengeluarkan uang.Beberapa kali sebelumnya dia juga begitu."Jangan cuma bilang iya, tapi tetap nggak dilakukan..."Kalimat itu belum selesai, Lina sudah melihat Sam dan Alan yang tampak jauh lebih kurus.Dia terhenti sesaat, lalu kembali bersikap biasa dan melanjutkan ucapannya, "Kalau nggak, uangnya kamu titip saja ke aku. Nanti setelah pulang baru kukembalikan. Kalau nggak begitu, aku nggak ikut pergi."David tersenyum ramah. "Oke."Dia langsung merogoh dompetnya.Saat berpapasan, bibir Sam bergetar, suara seraknya memanggil nama yang telah terpatri dalam jiwanya, "Lina."Alan juga ikut memanggil lirih, "Ibu."David menoleh ke arah Lina, tetapi Lina bertingkah seakan tidak mendengar dan malah mendesak David, "Cepat, nanti bukunya keburu habis."David menjawab singkat, lalu menyambar kesempatan untuk menggenggam tangan Lina da

  • Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an   Bab 14

    Alisa jatuh sakit karena marah dan akhirnya dibawa ke rumah sakit.Sam lalu pulang ke rumah untuk mengemas barang-barangnya, bersiap pergi ke ibu kota.Dia berniat membawa serta Alan. Dalam hatinya, Sam berpikir, sekalipun Lina marah padanya, begitu melihat putra mereka, hatinya pasti akan luluh dan bersedia ikut pulang.Asal Lina bisa kembali, Sam yakin masih punya banyak waktu untuk perlahan-lahan membuatnya berubah pikiran.Pada akhirnya, mereka bisa kembali menjadi keluarga harmonis beranggotakan empat orang.Soal masa depan ataupun impian besar, semua itu tidak lagi penting baginya.Alan tampak lesu dan diliputi rasa takut. "Ayah, kalau ibu nggak mau memaafkan kita, bagaimana?"Beberapa waktu terakhir, sikap Lili terhadapnya berubah drastis, dia sering memukul dan memarahi Alan.Barulah saat itu, Alan benar-benar mengerti apa yang dimaksud teman-teman sekolahnya ketika berkata bahwa ibu tiri selalu jahat.Ditambah lagi, di kompleks perumahan, semua orang tahu Alan itu anak durhaka

  • Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an   Bab 13

    David yang bekerja di bidang bisnis, memiliki relasi yang cukup luas.Beberapa hari setelah tahun baru, dia diam-diam meminta orang untuk membantu mengurus administrasi kependudukan dan pendidikan. Lina pun bisa mulai sekolah dan mempersiapkan ujian masuk perguruan tinggi.Setelah diterima di universitas, Lina akan memiliki ijazah.Bahkan pendaftaran izin praktik kedokteran pun sudah diuruskan, sehingga saat ujian dimulai Lina bisa langsung mengikutinya.Semua ini tidak pernah diminta oleh Lina, tetapi Keluarga Hopper telah memikirkan semuanya untuknya.Masa depan Lina hanya akan makin baik, mustahil menjadi lebih buruk.Lina tidak tahu harus bagaimana membalas semua itu. Dia hanya bisa bekerja lebih keras serta belajar lebih tekun demi menghadapi ujian.Baru sebentar dia dan putrinya berada di klinik, Alicia perlahan kembali seperti saat tinggal di desa tempat Keluarga Houston tinggal.Ceria dan suka tertawa.Lina merawat kedua anaknya dengan sangat baik.Meskipun Sam jarang pulang, k

  • Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an   Bab 12

    Seusai makan, Keluarga Hopper mengajak Lina dan putrinya ke Klinik Pengobatan Tradisional Keluarga Hopper.Kamar untuk ibu dan anak itu sudah lama disiapkan, begitu juga dengan pekerjaan."Aku dan istriku sudah tahu kemampuan pengobatanmu. Kamu tinggal bekerja dengan tenang di sini. Klinik akan memberimu gaji setiap bulan. Jumlahnya nggak banyak, dua puluh ribu lebih rendah dari gaji Johan."Kak Johan mewarisi usaha orang tuanya dan juga menjadi dokter pengobatan tradisional. Sekarang, dia membuka praktik di klinik pengobatan tradisional, sementara istrinya bertugas meracik obat.Hanya David yang tidak berminat pada dunia pengobatan, beberapa tahun terakhir dia menekuni dunia bisnis.Mendengar perkataan Melissa, David langsung tertawa. "Ibu ini bagaimana, sih? Waktu Lina belum datang, tiap hari Ibu selalu memujinya dan bilang dia jauh lebih hebat dari kakak. Sekarang, Lina sudah datang, gajinya malah dua puluh ribu lebih rendah dari kakak! Aku ini tipe orang yang membela yang benar, bu

  • Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an   Bab 11

    Perpisahan itu berlangsung hampir sepuluh tahun.Saat Lina masih tinggal di desa tempat Keluarga Houston tinggal, Peter dan istrinya sesekali mengirimkan barang-barang yang hanya ada di ibu kota seperti buku, pakaian, makanan, dan minuman.Lina pun membalas dengan menulis surat serta mengirimkan hasil bumi khas desa dan ramuan obat.Meskipun jarak jauh dan transportasi tidak mudah, hubungan mereka tidak pernah terputus.Namun, dua bulan lalu, ketika Lina pergi ke pabrik kendaraan untuk mencari Sam, dia justru mendapati bahwa Sam sudah memiliki pasangan dan hendak menikah lagi.Sejak saat itu, Lina hanya menjadi seorang pembantu tanpa sandaran.Dalam dua bulan tersebut, Peter dan istrinya tidak berhasil menghubungi Lina dan merasa sangat khawatir.Mereka berusaha keras mencari tahu kabarnya di Alverton. Setelah mengetahui ada yang tidak beres, mereka segera memintanya datang ke ibu kota.Sekarang, akhirnya mereka dapat berkumpul kembali.Peter dan istrinya begitu gembira. "Ayo, kami aja

  • Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an   Bab 10

    Lina alergi terhadap ubi, tetapi Sam dengan sengaja menyuruhnya membuat kue ubi.Kemarin, peninggalan kakeknya hancur, Lina mengambil batu bata untuk memukul Lili, tetapi Sam mencegahnya.Tenaga Lina terlalu besar, jadi Sam pun menggunakan seluruh kekuatannya.Sam tahu betul seberapa besar tenaga yang dimilikinya.Apa pergelangan tangan Lina terluka karena ulahnya?Sam mengangkat tangan dan menampar dirinya sendiri dengan keras.Evan terkejut. "Pak Sam? Apa yang sedang kamu lakukan?"Sam menggelengkan kepala. "Nggak apa-apa. Om Evan yakin mendengar dengan jelas, dia bilang mau mengejar kereta?"Evan mengangguk. "Saat aku bertugas semalam, aku hanya bertemu ibu dan anak itu. Hanya itu yang aku bicarakan dengannya, nggak mungkin aku salah ingat."Dia menambahkan, "Kalau bukan untuk mengejar kereta, mana mungkin dia berangkat dini hari sekitar pukul tiga atau empat."Kening Sam yang semula berkerut pun mengendur. "Om Evan, kamu benar. Terima kasih. Aku pergi mencari orang dulu, nanti aku

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status