Short
Dua Hati, Satu Kehancuran

Dua Hati, Satu Kehancuran

Oleh:  Tarasari ThaliaTamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
12Bab
26.2KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Setengah bulan sebelum pernikahan, aku dan Radit mengalami pertengkaran hebat. Penyebabnya? Sederhana saja, dia ingin memiliki anak dengan putri profesor pembimbingnya. “Aku dan dia hanya akan melakukan bayi tabung, bukan benar-benar ada hubungan apa pun. Profesorku sedang sakit parah, dan harapan terbesarnya adalah melihat Lisa punya seseorang yang bisa diandalkan di masa depan!” Radit mengatakannya dengan begitu enteng, tapi aku merasakan dingin menjalar ke seluruh tubuhku. “Kita akan menikah dalam setengah bulan lagi, tapi kau malah ingin punya anak dengan wanita lain. Menurutmu itu nggak keterlaluan?” Melihat punggungnya yang menghilang di balik pintu yang dibantingnya keras-keras, aku membuka ponsel dan menulis sebuah status. [ Setengah bulan lagi menikah, tapi ingin ganti pengantin pria. Ada yang berminat? ]

Lihat lebih banyak

Bab 1

Bab 1

Aku duduk di sofa, menatap komentar di WhatsApp yang kebanyakan berisi candaan dari teman-temanku.

Tentu saja, siapa yang tidak tahu betapa aku mencintai Radit hingga hampir kehilangan diriku sendiri?

Tak ada yang akan percaya, saat aku dan Radit hampir sampai di pelaminan, aku memilih untuk meninggalkannya.

Aku mengejarnya selama tiga tahun, berharap akhirnya bisa mendapatkan akhir yang kuanggap sempurna, menjadi pacarnya, dan pada ulang tahunku yang ke-27, menerima lamarannya.

Aku pikir semua pengorbananku selama ini akan akhirnya terbayarkan, tapi Radit justru memberi aku pukulan keras yang tak terduga.

Dia ingin punya anak dengan wanita lain.

Aku bukan tipe orang yang mudah memaafkan, tapi terlalu mencintai dengan rendah hati membuat Radit selalu menganggap aku orang yang begitu besar hati, bahkan bisa melepaskannya pergi begitu saja.

Aku termenung di sofa, tiba-tiba suara dering ponsel yang memekakkan telinga memecah kesunyian ruangan.

Panggilan dari Johan Tanumaja, teman lama yang sudah bertahun-tahun tak pernah aku hubungi.

Aku dan dia bisa dibilang teman masa kecil, selalu mengikutinya kemanapun, sampai-sampai orang-orang memanggilku ‘pembuntut kecilnya Johan.’

Johan terkenal dengan sikap dinginnya, sering disebut sebagai bunga di puncak gunung yang sulit didekati. Tapi aku tidak merasakannya seperti itu dulu.

Walaupun dia tak banyak bicara, dia selalu sabar mendengarkan ocehan panjangku.

Setelah ujian tinggi, Johan pergi ke Melawai, sedangkan aku ke Serpong.

Kemudian, aku bertemu Radit dan jatuh cinta padanya tanpa bisa diselamatkan. Aku mengejarnya tanpa henti. Demi dia, aku bahkan bertahun-tahun tidak kembali ke Jayakarta.

Jadi, mendengar telepon dari Johan sekarang sebenarnya agak mengejutkan.

Belum sempat aku berbicara, suara Johan yang agak dingin terdengar lewat ponsel.

“Apa yang kau katakan itu benar?”

“Apa?”

Aku terdiam sejenak, baru sadar yang dimaksudnya adalah apa. Aku menatap foto di dinding, satu-satunya foto aku dan Radit yang tampak kesepian.

“Benar.”

Dia tertawa ringan, bahkan suaranya terdengar sedikit gembira.

“Kalau kau nggak keberatan, bagaimana kalau pertimbangkan aku.”

Sehempusan angin masuk dari celah pintu balkon yang tidak tertutup rapat, tirai tipis yang belum sempat digantung terangkat, dan tanaman burung surga di pojok tertutup oleh kain itu.

“Oke, apa syaratmu?”

Meskipun Johan adalah seorang pengacara, Keluarga Tanumaja sudah lama berkecimpung dalam bisnis, dan itu membuatnya juga memiliki pemikiran seorang pebisnis. Aku tahu dia tak akan melakukannya tanpa tujuan.

“Besok aku akan kirimkan perjanjian pranikah untukmu.”

Seperti yang aku duga, Johan tak akan pernah melakukan sesuatu tanpa keuntungan.

“Dan satu lagi, Febby, aku harap kau bisa mengganti nama kontakku jadi 'Suami'.”

Secara refleks, aku melihat kontak di ponsel, memang benar itu Johan, aku hanya merasa bingung, apa dia salah minum obat? Kenapa setelah bertahun-tahun tak bertemu, dia berubah jadi seperti ini?

“Febby Ananda, ini langkah pertama menuju kehidupan barumu.”

Johan sepertinya lebih tahu dariku, bahwa hubunganku sekarang hancur berantakan, dan dia juga tahu aku hanya menganggapnya sebagai tali penyelamat dari hubungan yang tidak sehat ini.

“Lalu ada apa lagi?”
Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Tidak ada komentar
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status