首頁 / Romansa / MAHAR TANPA CINTA / KEMBALI TERLUKA

分享

KEMBALI TERLUKA

作者: yanktie ino
last update publish date: 2026-06-14 20:37:33

“Bunda!” teriak Zahran dan Naffa saat melihat pagi-pagi bundanya sudah menyiapkan sarapan mereka seperti biasa.

“Bunda kapan pulang?” tanya Naffa.

“Tadi malam Sayang. Kamu sudah tidur, jadi Bunda tidak bangunin. Bunda cuma ciumin kamu saja,” jawab Nisha saat Naffa mendekatinya dan dia langsung memeluk serta mencium gadis kecilnya.

“Aku dicium enggak?” tanya Zahran sambil terus memeluk Nisha karena sejak tadi bocah lelaki kec

在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • MAHAR TANPA CINTA   MUSIBAH UNTUK NAFFA

    Ujang dan Lastyanto memang datang ke rumah notarisnya bukan hari kerja. Mereka datang hari Sabtu dan hari Minggu karena baru semalam Ujang datang dari Singapore.Besok mereka tetap harus datang hari Senin tapi Ujang akan minta hari ini selesai tanda tangan jadi besok biar bapaknya saja yang urus ke kantor notaris saat hari Senin. Dia kasihan sama Naffa dan Zahran yang sudah dua minggu tidak sekolah walau sebelumnya memang Naffa juga beberapa kali tidak masuk karena dia tidak suka dengan lingkungan teman-temannya.Naffa merasa sekolah itu berarti akan bertemu Menik. Walau sudah diberitahu bahwa dia sudah pindah sekolah, tidak satu sekolah dengan Menik lagi, tetapi dalam benak Naffa sekolah itu identik dengan Menik. identik dengan perebut ayahnya!”Itu sebabnya Ujang ingin selalu membantu kakaknya, jangan sampai kakaknya merasa sendirian menghadapi kesulitan hidupnya saat ini.≈≈≈≈≈Ujang

  • MAHAR TANPA CINTA   KEMBALI DIAM

    “Jang, besok pagi kita sarapan, lalu beli koper dan mainan anak-anak serta tambahan oleh-oleh untuk mamah, ambu dan bapak. Lalu kita packing dan langsung pulang ke Banten,” malam menjelang tidur Nisha memberitahu rencana perjalanan mereka besok.Ujang tak kaget. Dia sudah bisa menduga sejak malam tetehnya bicara dengan Yaka, sikap tetehnya tambah berubah. Awalnya sejak kakak perempuannya itu tahu kalau Yaka pemilik banyak usaha selain perusahaan yang dia bela kasusnya.“Iya Teh,” sahut Ujang. Dia tahu tak boleh memberitahu Yaka apa pun yang terjadi. ≈≈≈≈≈“Daddy!” panggil Naffa ketika mereka masuk ruang makan hotel untuk sarapan. Dia lihat sang daddy sudah lebih dulu di sana. Sedang makan kwetiauw dengan sedikit kuah dan irisan ayam merah.“Hai, kalian baru turun mau sarapan,” sapa Yaka tersenyum manis.“Iya, mommy bilang habis sarapan kami mau beli mainan dan oleh-oleh untuk enin,” balas Naffa antusias. Untung Nisha tak menyebutkan habis itu mereka akan pulang ke Banten.“Daddy engg

  • MAHAR TANPA CINTA   CINTA YAKA PADA ZAHRAN

    Yang ajaib adalah Zahran belum selesai mengunyah, dia sudah tertidur di sofa di depan TV.“Adek … Adek, telan dulu makanannya, baru bobo,” kata Ujang menepuk pipi keponakannya pelan, agar makanan di dalam mulutnya ditelan dulu. nanti bisa tersedak malah lebih bahaya.Dengan malas Zahran mengunyah sedikit, lalu menelan makanan yang ada dalam mulutnya. Kemudian anak itu melanjutkan tidurnya.Tak lama Naffa pun juga ikut tertidur di sofa. Mereka benar-benar lelah.“Wah bagus tadi Bang Yaka bilang kita nggak usah keluar karena dia akan makan di sini bersama kita. Kalau kita keluar kayak apa coba anak-anak terlalu capek kayak begini,” kata Nisha. Dia bahagia anak-anaknya sehat.“Nanti pas makanan datang saja mereka baru dibangunkan, tapi nggak dibangunin juga nggak apa-apa lah Teh, mereka sudah kenyang kok,” kata Ujang sambil tersenyum melihat video yang dia buat sejak Zahran makan dimsum, Naffa menegur Zahran

  • MAHAR TANPA CINTA   MOMMYNYA ANAK-ANAKKU

    Nisha dan anak-anak sudah mulai bersiap untuk berenang sore ini. Tentu anak-anak tidak ada yang rewel. Mereka sangat excited. Untuk antisipasi Nisha minta anak-anak makan dulu agar mereka tidak kosong perut mereka. Juga sudah diberikan obat anti flu dan demam. Memang Nisha selalu antisipasi seperti itu, agar kalau mereka kedinginan mereka sudah punya basic penjagaan lebih dulu.Anak-anak turun hanya menggunakan bathrobe yang Nisha bawa darirumah. Jadi ukurannya juga ukuran mereka, dan warna serta gambarnya juga sesuai dengan pilihan mereka. Tentu saja tetap Nisha membawa handuk untuk mereka sesudah mandi nanti, juga peralatan mandi sudah siap di tas melengkapi baju kering mereka.≈≈≈≈≈Nayaka membiarkan keluarga Shasi tidak dia ganggu. Dia bisa saja ikut ke kolam renang. Tapi kali ini dia membiarkan Shasi punya me timedengan anak-anaknya.Dari kamarnya

  • MAHAR TANPA CINTA   BELUM PERNAH MEMILIH LELAKI

    “Shasi, aku tahu buat kamu ini mungkin tiba-tiba. Aku tahu kamu baru cerai dan aku sudah bicara dengan Profesor Sihombing tadi malam. Aku tahu semua kasus perceraianmu dan sakitnya Naffa.”“Aku tahu kamu masih sakit hati, tapi aku ingin menjadi tempat kamu bersandar!”“Maksud kamu apa?” tanya Nisha to the point.“Aku ingin menjadi laki-laki pilihanmu berikutnya,” balas Yaka sambil tetap memandang mata tajam wanita di depannya. Mata elang milik perempuan yang sangat kuat melawan tantangan hidup yang dihadapinya.“Kamu salah besar.Aku belum pernah memilih laki-laki. Lelaki yang kebetulan jadi mantan suamiku bukan pilihanku tapi pilihan orang tuaku,” jelas Nisha. Dulu dia hanya ingin berbakti tanpa membantah. Nisha berpikir pilihan orang tua adalah yang terbaik karena tak ada orang tua yang menginginkan anaknya sengsara.“Ya benar, kamu memang bukan memilihnya. Tapi

  • MAHAR TANPA CINTA   CINTA YAKA PADA ZAHRAN

    Yang ajaib adalah Zahran belum selesai mengunyah, dia sudah tertidur di sofa di depan TV.“Adek … Adek, telan dulu makanannya, baru bobo,” kata Ujang menepuk pipi keponakannya pelan, agar makanan di dalam mulutnya ditelan dulu. nanti bisa tersedak malah lebih bahaya.Dengan malas Zahran mengunyah sedikit, lalu menelan makanan yang ada dalam mulutnya. Kemudian anak itu melanjutkan tidurnya.Tak lama Naffa pun juga ikut tertidur di sofa. Mereka benar-benar lelah.“Wah bagus tadi Bang Yaka bilang kita nggak usah keluar karena dia akan makan di sini bersama kita. Kalau kita keluar kayak apa coba anak-anak terlalu capek kayak begini,” kata Nisha. Dia bahagia anak-anaknya sehat.“Nanti pas makanan datang saja mereka baru dibangunkan, tapi nggak dibangunin juga nggak apa-apa lah Teh, mereka sudah kenyang kok,” kata Ujang sambil tersenyum melihat video yang dia buat sejak Zahran makan dimsum, Naffa menegur Zahran

  • MAHAR TANPA CINTA   YEEEAAAAYYY!

    Nisha pulang bersama Naura, dia sengaja naik mobil Naura walau Naura dan Nayaka sama-sama menyuruh Nisha pulang bersama dengan Nayaka saja. Tentu saja Nayaka tak berani memaksa.“Papa, Bunda!” teriak Zahran ketika melihat Nayaka dan Naura serta Nisha tiba di rumah Naura.“Wow anak Papa sudah mandi?

  • MAHAR TANPA CINTA   MINTA MENYUAPI

    Nayaka mahir memainkan sumpit. Dia membolak-balik ikan, udang. cumi, ayam serta slice daging untuk dibakar.“Ih enggak. Biar aku ambil sendiri,” tolak Nisha sambil menggeleng.“Sudah buka mulutmu. Di sini nggak ada orang lain,” Nayaka tak menerima penolakan N

  • MAHAR TANPA CINTA   KECURIGAAN FAJAR

    “Kabarnya Pak Fajar sudah cerai ya sama istrinya?” rumpi seorang pegawai saat makan siang di warung makan depan kantor baru. Di kantor tak ada kantin. Saat itu beberapa karyawan Fajar sedang makan siang bersama.“Lalu kalau sudah cerai, kamu mau deketin dia begitu? Berhar

  • MAHAR TANPA CINTA   PAPA BARU MENIK ADALAH AYAHKU!

    Nisha tak percaya apa yang hari Jumat, Naffa laporkan ternyata benar.“Aku harus bertindak cermat. Aku tak boleh kalah. Aku perempuan kuat!” demikian Nisha berkata sejak tadi. Dia tak ingin matanya bengkak. Dia tak mau menangisi kegagalan rumah tangganya. Dia akan pikul semuanya.≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈K

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status