Home / Young Adult / Marriage With Benefits / 89. Lunch with Wilson

Share

89. Lunch with Wilson

last update Last Updated: 2026-01-30 10:10:02

Elang Mahaputra Adikara POV

Sepanjang hari ini suasana hatiku cukup baik. Mungkin karena aku menghabiskan waktu malamku bersama Caramel meskipun kami tidak bersilaturahmi di atas ranjang. Tidak apa-apa kami tidak melakukan hal itu karena yang tahu hanyalah aku sedangkan Caramel sudah menganggap kami berhubungan badan. It's okay, aku tidak keberatan karena itu akan membuat Caramel tidak akan berniat meninggalkan diriku setelahnya. 

Sebuah panggilan yang masuk ke handphoneku membuatku segera meraihnya. Melihat nama Wilson muncul di sana, aku hanya bisa menghela napas panjang. Sialan, temanku yang satu ini benar-benar tidak sabaran sekali. Tidak bisakah ia sabar hingga nanti malam? Karena ini masih jam kerja. Dia kira aku ini sesantai dulu yang jam kerjanya sama dengannya seperti k

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Marriage With Benefits   90. Permintaan Mama Namira

    Caramel Attanaya Raharja POVAku duduk diam di restoran siang hari ini sambil menunggu Mbak Luna selesai bertemu dengan Adit dan keluarganya. Sambil menunggu Mbak Luna, aku mencoba dengan keras mengingat apa yang terjadi semalam tetapi tetap saja bayangan-bayangan aku bergulat dengan Elang di atas ranjang sama sekali tidak muncul di dalam diriku. Aku bahkan sampai mencari tahu apa yang tubuh seharusnya rasakan kala pertama kali melakukan hal itu. Dari mulai intiku merasa lembab, rasa sakit hingga darah juga tidak ada jejaknya kala aku mencarinya di bedcover hotel tadi.Beberapa saat kemudian tiba-tiba aku berpikir jika Elang hanya membohongiku. Sialan, kalo ia sampai melakukan hal ini kepadaku. Tidak merasa bersalahkah dirinya melakukan hal itu kepadaku padahal aku sudah sangat

  • Marriage With Benefits   89. Lunch with Wilson

    Elang Mahaputra Adikara POVSepanjang hari ini suasana hatiku cukup baik. Mungkin karena aku menghabiskan waktu malamku bersama Caramel meskipun kami tidak bersilaturahmi di atas ranjang. Tidak apa-apa kami tidak melakukan hal itu karena yang tahu hanyalah aku sedangkan Caramel sudah menganggap kami berhubungan badan. It's okay, aku tidak keberatan karena itu akan membuat Caramel tidak akan berniat meninggalkan diriku setelahnya. Sebuah panggilan yang masuk ke handphoneku membuatku segera meraihnya. Melihat nama Wilson muncul di sana, aku hanya bisa menghela napas panjang. Sialan, temanku yang satu ini benar-benar tidak sabaran sekali. Tidak bisakah ia sabar hingga nanti malam? Karena ini masih jam kerja. Dia kira aku ini sesantai dulu yang jam kerjanya sama dengannya seperti k

  • Marriage With Benefits   88. Apa yang terjadi semalam?

    Caramel Attanaya Raharja POVSinar matahari yang masuk melalui jendela membuat tidurku tidak nyenyak. Mau tidak mau akhirnya aku mencoba membuka kedua mataku. Hal pertama yang menyapaku adalah langit-langit sebuah kamar berwarna putih tetapi setelah beberapa saat yang aku rasakan adalah kepalaku sudah pusing sekali. Kini saat aku mencium aroma sprei hotel yang aku tiduri ini, baru aku ingat jika aroma ini berbeda dengan aroma bedcover yang aku tinggali di hotel bersama Mbak Luna. Menyadari hal ini kedua mataku langsung membelalak lebar. Aku langsung bangun dan ternyata saat aku duduk di tengah ranjang, aku menyadari satu hal. Kini aku berada di kamar hotel yang bukan kamarku. Otakku yang masih lemot ini mencoba pelan-pelan mengingat apa yang terjadi semalam. Ya, aku ingat jika aku me

  • Marriage With Benefits   87. Kamar Hotel

    Elang Mahaputra Adikara POVSaat pintu lift terbuka di lantai delapan, aku langsung mengajak Caramel untuk keluar. Aku harus memapahnya agar ia tidak jatuh. Andai Caramel ini bisa diam, aku pasti akan memilih menggendongnya saja. Sayangnya kini ia sudah bernyanyi dengan suara sumbangnya di tambah ia sedang mabuk. Jadi bisa kalian bayangkan sendiri seperti apa kacaunya malam hari ini yang aku lalui.Aku pulang tanpa dendam...Kuterima kekalahanku...Aku pulang tanpa dendam...Kusalutkan kemenanganmu, woo...Aku berharap suara Caramel yang sedang menyanyikan lagu dari Sheila on Seven yang berjudul Aku Pulang dan dengan percaya diri menirukan sang vokalis yang memilik

  • Marriage With Benefits   86. Caramel mabuk, Bro...

    Elang Mahaputra Adikara POVSetelah Caramel pergi meninggalkan diriku begitu saja di parkiran cafe, aku memilih untuk menelepon Mokara dan memintanya untuk menemani Lean di rumah. Aku tahu ini keterlaluan karena Mokara belum ada satu minggu meninggalkan rumahku. Saat ia menanyakan alasan kenapa aku sampai memintanya datang, mau tidak mau aku menceritakan semuanya dan berakhir dengan omelan panjang dari dirinya yang inti dari semua ocehannya itu adalah aku pria bodoh yang tidak pandai bersyukur dan tentunya kesalahanku karena tidak menyebut nama Puspa saat pamit kepada Caramel. Saat Mokara sudah lelah mengomeliku, aku segera menutup sambungan telepon itu. Kini aku mulai berjalan menuju mobil dan melajukannya ke arah Tebet, tempat rumah orangtua Caramel berada. Semoga saja malam ini dirinya ada di sana meskipun info yang aku dengar dari Mpok Idah jik

  • Marriage With Benefits   85. Saran dari Nielo tentang hubungan

    Caramel Attanaya Raharja POVBolehkah aku kecewa pada Elang karena ia tidak jujur kepadaku mengenai orang yang akan ia temui di cafe malam hari ini? Ya, aku tahu aku tidak berhak cemburu kepadanya karena toh hubungan kami ini tercipta karena asas simbiosis mutualisme alias saling menguntungkan. Tidak ada cinta di sana, tetapi kenapa melihatnya bisa berbicara sesantai itu dengan bahasa cukup formal bersama seorang wanita cantik, yang ada hatiku merasa sakit seperti teriris-iris? Apakah aku sudah mencintainya? TIDAK! Itu tidak boleh terjadi karena laki-laki seperti Elang hanya akan membuat wanita seperti diriku rela melakukan apa saja untuknya. Bahkan harga diriku mungkin akan diinjak-injak olehnya jika aku cukup bodoh untuk bucin kepadanya. Aku tidak mau menjadi Mbak Nada yang dulu bucin ke mantan pacarnya (Aldi) yang setelah diberi keperca

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status