Home / Romansa / Membuatmu Menjadi Milikku / 183. (H 44) Ketahuan Jalan dengan Perempuan Lain

Share

183. (H 44) Ketahuan Jalan dengan Perempuan Lain

Author: CacaCici
last update Last Updated: 2025-08-25 23:47:14
"Humm." Harvey kembali berdehem, meletakkan kembali buku hitam miliknya di atas meja.

"Humm?" Raela berdehem dengan bingung, sengaja mengulang deheman suaminya karena bingung kenapa Harvey berdehem, "maksudnya, Mas?" tanya Raela untuk memastikan apa maksud dari deheman Harvey tersebut.

Sejujurnya Raela heran kenapa suaminya begitu suka berehem. Padahal banyak sekali kosa kata di dunia ini, akan tetapi kenapa pilihan suaminya jatuh pada berdehem?

"Kita akan di sini untuk sementara waktu," jawab Harvey.

"Ouh, terima kasih, Mas," jawab Raela seketika–berkata antusias dan semangat.

Harvey menganggukkan kepala, berjalan ke arah istrinya kemudian berhenti tepat di depan Raela. Tiba-tiba saja ia meletakkan satu tangan di atas ubun-ubun Raela, membuat perempuan itu bingung dan reflek mendongak padanya. "Kau baik-baik saja seharian ini?"

"Ya, Mas." Raela menganggukkan kepala.

"Saat di kampus, kau pernah muntah-muntah?"

Raela menggelengkan kepala, "tidak, Mas. Aku baik-bai
CacaCici

Selamat membaca dan semoga suka dengan 3 bab kita hari ini, MyRe. Sehat selalu buat kalian semua dan semangat!!

| 32
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (3)
goodnovel comment avatar
BundanyaRyuRayyan
siap kak ...
goodnovel comment avatar
CacaCici
Hihihi ... semoga hari ini CaCi bisa up banyak yah, Kakku. (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠)
goodnovel comment avatar
BundanyaRyuRayyan
thanks kak caci, 3 babnya. besok2 up lebih banyak lagi ya? hehehehe
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Membuatmu Menjadi Milikku   190. (H 51) Tamu Lain

    "Kak Axel kok diam?" Sheena mendongak, menatap kakak sepupunya dengan ekspresi aneh. "A-aku saja yang jawab, Sheena," ucap Raela cepat, "kamu sama Tirta nggak cocok. Tirta kependekan sama kamu yang tinggi speak model," tambah Raela sambil cengar-cengir di akhir kalimat, tak enak pada Axel yang saat ini diam dengan ekspresi datar. "Hah, perasaan aku nggak tinggi, La. Kamu nyindir aku pendek yah?" Sheena seketika itu juga menatap Raela dengan mata memicing, wajah ditekuk karena mengira Raela sendang menyindir dirinya yang pendek. Sejujurnya tinggi badan Sheena normal di negara ini. Akan tetapi jika dia bersanding dengan para kakak dan sepupu laki-lakinya, dia seperti toge yang sok-soan tubuh di sebelah pohon cemara. "Nggak usah nyindir, kamu juga pendek tahu," gumam Sheena dengan nada cemberut, menggembungkan pipi sambil menatap berang pada Raela. "Bu-bukan seperti itu, Sheena." Raela menggelengkan kepala, "kamu tinggi loh, dan Tirta … kurasa dia masuk kategori pria pendek. Kamu 16

  • Membuatmu Menjadi Milikku   189. (H 50) Dia Tampan Nggak Kak?

    "Umm … dia bertanya apa anak yang kukandung anak Mas Harvey atau tidak." "Lalu kau jawab apa?" tanya Harvey, mendadak nadanya dingin dan tatapannya tajam ke arah istrinya. Entah kenapa, dia khawatir jika Raela menjawab hal yang aneh. Misal tidak mengakui Harvey sebagai ayah bayi di perutnya. "Kujawab tentu saja anak Mas Harvey. Tapi dia terlihat tidak senang," jawab Raela pelan. "Humm." Harvey berdehem sebagai balasan, "jika dia mengganggumu, katakan padaku. Jangan diam," peringat Harvey, mendapat anggukan dari Raela. 'Aku pikir Mas Harvey tidak peduli, ternyata dia peduli,' batin Raela, kembali tak percaya dan kaget karena Harvey benar-benar peduli pada masalah tersebut. **** Hari ini adalah hari penting bagi Raela dan Sheena, keduanya akhirnya wisuda. Setelah mengikuti sejumlah acara pada gedung aula, akhirnya mereka bertemu dengan para keluarga masing-masing. Raela lebih dulu menemui keluarganya, begitu juga dengan Sheena yang menemui orang tuanya. "Raela, selamat untuk

  • Membuatmu Menjadi Milikku   188. (H 49) Ketika Respon Pria Terlalu Santai

    "Aduin ke suami kamu, biar dia dikasih pelajaran sama Harvey." ucap Nindi menggebu-gebu. Raela lagi-lagi menganggukkan kepala. "Mas Harvey sudah tahu, Mom." Nindi manggut-manggut dan kembali fokus men-stalker seseorang. Kali ini seorang model bernama Aubria. Sheena yang memulai dan Nindi terjerumus oleh dua makhluk sesat ini. So-- Nindi jadi ikut-ikutan. Sheena bilang model ini sering curi pandang pada Harvey, padahal Aubria tahu kalau Harvey sudah menikah dan istrinya adalah Raela. Raela sendiri akhirnya jujur mengenai masalah di toilet restoran, ketika Aubria menanyakan ayah anak di perutnya. Dia sebenarnya ingin menyimpan sendiri, akan tetapi Nindi mendesak–terus bertanya apakah perempuan itu mengusiknya. Mau tak mau, akhirnya Raela jujur. "Nggak cantik. Mukanya pasaran," julid Nindi, menatap foto Aubria yang dipost di salah satu akun sosial media perempuan itu. "Cantikan Raela kan, Mom," komentar Sheena, mendapat anggukan kepala dari Nindi. Saat mereka sibuk mem

  • Membuatmu Menjadi Milikku   187. (H 48) Cela Menyingkirkan Raela

    "Ahahahaha … ternyata aku masih punya kesempatan." Aubria tertawa bahagia, merasa punya cela untuk menjatuhkan Raela dan merebut Harvey dari perempuan itu. "Yah, dan paling gong-nya, perempuan yang Kak Harvey nikahi itu perempuan miskin," ucap Liana, teman Aubria tersebut, "banyak yang tak setuju dengan pernikahan mereka sebab Kak Harvey seorang pewaris dan Raela jauh dari kalangan elit. Namun, sayang keluarga kami tidak bisa menentang Uncle Zeeshan. Jika Uncle sudah angkat bicara, maka kami semua hanya bisa tunduk dan patuh."Senyuman manis dan wajah penuh kepercayaan diri Aubria seketika hilang saat mendengar ucapan Liana tersebut. Zeeshan sendiri yang memerintah Harvey menikahi Raela? Ck, kenapa harus pemimpin Azam yang menjadi penghalangnya untuk mendapatkan Harvey?! Sialan! "Apa tidak ada sama sekali yang berani menentang keputusan Tuan Zeeshan? Banyak Azam yang lebih hebat darinya pastinya." Aubria berkomentar, mencari cela untuk bisa melawan Zeeshan. Liana menggelengkan kepa

  • Membuatmu Menjadi Milikku   186. (H 47) Alasan Menikah

    "Ck, gini-gini Mommy masih gaul, Mommy mengikuti perkembangan jaman." Nindi berdecak lalu memukul pelan paha putrinya, setelah itu lanjut men-scroll. "Gaul tapi sosial medianya nggak ada," sindir Sheena. "Elleh, itu gara-gara tidak diperbolehkan sama Daddy yah. Coba kalau Daddy mengizinkan Mommy punya akun sosial media, huh, kamu dan Raela, kalah populer sama Mommy," celetuk Nindi dengan nada cerewet. Sheena memutar bola mata jengah dan Raela tertawa kecil karena merasa lucu dengan sang mommy mertua. Tapi, sepertinya ucapan mommy mertuanya bisa dikatakan benar. Mommy mertuanya sangat cantik, punya daya tarik yang tinggi dan ada aura centil manjanya. Mommy mertuanya baddie! "Mantanmu kok jelek yah, La. Tampanan Harvey Mommy kemana-mana," ungkap Nindi ketika melihat sebuah postingan berupa foto Raela dan pria bernama Morgan tersebut. "Benar kata Sheena, anak ini sepertinya tak move on sama kamu, La." "Ck, rusak ini LCD-nya. Dia yang milih pilihan orang tuanya, tetapi dia ya

  • Membuatmu Menjadi Milikku   185. (H 46) Mommy Gaul

    "Kau yakin itu anak Tuan Harvey?" sinis Aubria, bersedekap di dada sambil menatap Raela dengan ekspresi angkuh. Raela mengerutkan kening, menatap wanita angkuh tersebut dengan wajah tak senang dan tak bersahabat. Apa maksud perempuan ini bertanya demikian? "Ya, tentu," jawab Raela singkat, "aku perempuan terhormat yang menyerahkan tubuhku hanya untuk suamiku. Tak tahu kalau denganmu, makanya curigaan begitu pada perempuan hamil," lanjutnya, sambil mengeringkan tangan dengan tissue. Setelah itu, dia menuju pintu keluar, di mana saat membuka pintu dia langsung berhadapan dengan mata elang suaminya. Raela begitu terkejut karena Harvey berdiri tepat di depan pintu kamar toilet. Raela cepat-cepat keluar dan menghampiri pria tampan tanpa ekspresi wajah tersebut. "Suami, kenapa datang ke sini?" tanya Raela sambil menoleh ke sana kemari. "Kau lama," jawab pria itu, langsung meletakkan tangan di perut Raela, "apa bayi-nya menyusahkanmu? Dia membuatmu muntah?" Raela reflek mengge

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status