/ Romansa / Menantang Kasta / Kampung Halaman Satria

공유

Kampung Halaman Satria

작가: Erna Azura
last update 게시일: 2026-03-15 23:06:56

Langit Jakarta masih sedikit pucat ketika mobil mewah itu melaju meninggalkan kota.

Pagi baru saja benar-benar dimulai. Matahari muncul perlahan dari balik gedung-gedung tinggi, memantulkan cahaya hangat ke jalan tol yang mulai ramai.

Di dalam mobil, suasana terasa berbeda usai deep talk mereka tentang masa depan.

Hening cukup panjang menyelimuti, dua orang yang sedang jatuh cinta itu sibuk dengan pikiran masing-masing.

Satria menyetir dengan tenang. Satu tangannya memegang kemudi, sementar
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (1)
goodnovel comment avatar
rianur378
baca part awal sambil dengerin lagu nya Secret Love Song,,, agak mewek nich,,, huhuhu
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Menantang Kasta   Gosip

    Pagi di rumah bapak dan ibu dimulai jauh lebih cepat dibanding kehidupan mereka di Jakarta.Saat langit masih diselimuti kabut tipis, suara ayam jantan sudah lebih dulu memecah kesunyian.Udara Bandung yang dingin menyelinap masuk dari sela jendela.Aroma kopi hitam dan bawang putih tumis dari dapur membuat Kaluna perlahan membuka mata.Ia mengerjap beberapa kali.Butuh beberapa detik untuk mengingat kalau sekarang dia bukan lagi berada di apartemen kecil mereka di Jakarta.Melainkan di rumah sederhana milik bapak dan ibu.Di desa.Kaluna menoleh ke samping.Satria sudah tidak ada.Selimut di sisinya dingin.Berarti pria itu sudah bangun lebih dulu.Kaluna duduk perlahan.Bekas operasinya masih terasa sedikit tertarik, tapi jauh lebih baik dibanding beberapa hari lalu.Setelah mandi dan berganti pakaian dengan blouse krem longgar dan celana kulot bahan linen, Kaluna keluar kamar.Ia mendapati Satria sedang membantu bapak di halaman belakang.Keduanya tampak sedang memi

  • Menantang Kasta   Pulang

    Perjalanan dari Jakarta ke Bandung terasa jauh lebih sunyi dari biasanya.Satria dan Kaluna sedang tenggelam dalam pikirannya sendiri.Mobil Satria melaju membelah jalan tol dengan kecepatan stabil.Kaluna duduk di kursi penumpang sambil sesekali menatap ke luar jendela.Gedung-gedung tinggi perlahan menghilang.Digantikan hamparan hijau, pepohonan, sawah, dan langit yang terasa lebih luas.Udara pun perlahan berubah.Lebih sejuk dan ringan.Dan entah kenapa lebih menenangkan.Kaluna mengusap perutnya pelan.Bekas operasi itu masih terasa sesekali.Tidak terlalu sakit.Tapi cukup untuk mengingatkannya pada apa yang baru saja mereka lalui.Di sampingnya, Satria fokus menyetir.Tangannya mantap di kemudi.Namun tatapannya lebih dalam dari biasanya.Kaluna melirik sekilas.“Sayang…”“Hm?”“Kamu enggak nyesel, kan?”Pertanyaan itu membuat tangan Satria sedikit mengencang di setir.“NyeseI apa?”“Pulang ke Bandung.”Sunyi beberapa detik.Sampai akhirnya Satria mengg

  • Menantang Kasta   Membahagiakan Ratu

    Pagi di Manhattan terasa jauh berbeda dari Jakarta.Udaranya dingin namun segar. Langit biru terang. Sinar matahari memantul di kaca-kaca gedung tinggi, membuat kota itu terlihat seperti hidup tanpa pernah benar-benar tidur.Di dalam penthouse, Ratu baru saja selesai sarapan ketika Zyandru keluar dari walk-in closet.Hari ini pria itu tampil berbeda.Bukan kaos santai seperti semalam.Melainkan kemeja putih fitted, coat hitam panjang, jam tangan mewah, dan rambut yang tertata rapi.Benar-benar seperti pria yang keluar dari cover majalah bisnis.Ratu yang sedang duduk di kitchen island sampai tersedak air putih yang dia minum.Matanya mengerjap beberapa kali.Zyandru yang sadar sedang diperhatikan justru menyeringai.“Kenapa?”Ratu cepat menggeleng.“Enggak…”“Bohong.” Zyandru berjalan mendekat.Membungkuk sedikit.“Gelagat kamu aneh.”Pipi Ratu langsung memanas. “Ganteng banget .…” Kalimat itu keluar beg

  • Menantang Kasta   Memutuskan Untuk Pulang

    Matahari pagi kini sudah benar-benar naik.Cahayanya masuk dari balik jendela apartemen kecil mereka, memantul lembut di lantai keramik dan meja makan mungil yang sejak tadi dipenuhi aroma mentega, roti panggang, dan telur orak-arik.Di dapur kecil itu, Satria sibuk sambil mengenakan celemek hitam yang entah sejak kapan melingkar di pinggangnya.Tangannya cekatan menuang teh hangat ke dalam dua cangkir.Sesekali matanya melirik ke arah kamar.Memastikan Kaluna baik-baik saja.Sejak pulang dari rumah sakit, pagi-pagi mereka berubah.Tidak ada lagi pagi yang terburu-buru.Tidak ada lagi suara notifikasi email pekerjaan atau jadwal interview.Yang ada hanya Kaluna.Dan memastikan istrinya pulih.Beberapa menit kemudian, suara pintu kamar mandi terbuka terdengar.Satria refleks menoleh.Dan seketika tatapannya melembut.Kaluna keluar dari kamar dengan rambut yang masih setengah basah.Tubuhnya dibungkus dress rumahan berbahan katun lembut. Wajahnya masih pucat, tapi jauh le

  • Menantang Kasta   Orang Yang Paling Mengerti

    Langit masih gelap.Sinar matahari belum benar-benar muncul, hanya semburat jingga tipis yang mulai membelah ufuk timur.Area kolam renang apartemen pun masih sepi.Belum banyak penghuni yang turun. Belum ada suara anak-anak. Belum ada riuh percakapan para penghuni.Hanya suara air yang sesekali beriak dan embusan angin pagi yang menyentuh permukaan kolam.Satria duduk sendirian di salah satu kursi santai dekat tepi kolam.Rambutnya masih basah sehabis berenang.Kaos abu-abu tipis menempel di tubuh atletisnya yang juga masih sedikit lembab setelah sesi gym dan berenang.Biasanya aktivitas pagi seperti ini bisa membuat kepala Satria lebih jernih.Tapi tidak hari ini. Tatapannya kosong ke permukaan air.Ponsel di tangannya sudah terbuka sejak beberapa menit lalu.Nama Bapak yang tertera di layar membuat dadanya terasa berat.Jempolnya sempat berhenti beberapa detik. Ragu.Lalu akhirnya Satria menekan tombol panggil.Nada sambung terdengar.Satu kali.Dua kali.Sampai ak

  • Menantang Kasta   Saran Untuk Pulang

    Matahari sore mulai condong ketika pintu ruang rawat akhirnya terbuka.Seorang dokter masuk sambil membawa clipboard di tangan.“Untuk kondisi pasien sudah stabil,” katanya sambil menatap Satria. “Lukanya juga bagus, tidak ada perdarahan lanjutan. Kalau tidak ada keluhan, pasien sudah boleh pulang hari ini.”Sesuatu di dada Satria yang sejak beberapa hari terakhir terasa berat akhirnya sedikit mengendur.“Terima kasih, Dok.”Dokter mengangguk lalu pergi.Begitu pintu tertutup, Satria langsung menoleh ke arah Kaluna.Kaluna yang sejak tadi duduk bersandar di ranjang pasien tersenyum kecil. Lemas. Tapi hangat.“Akhirnya…,” bisiknya.Satria ikut tersenyum.Namun senyum itu berbeda. Lebih lega. Lebih tulus. Dan mungkin sedikit rapuh.Karena hanya dia yang tahu betapa berat beberapa hari terakhir. Biaya rumah sakit. Biaya operasi.Harga dirinya yang diinjak di depan keluarga Kaluna.Dan jam Rolex yang kini sudah tidak lagi

  • Menantang Kasta   Sembunyi-sembunyi

    Kaluna bangun dengan perasaan bahagia, dia mandi sambil bersenandung.Dan ketika berdiri di depan cermin tinggi di walk in closet untuk mengecek penampilannya, dia melihat pantulan dirinya di sana begitu cantik karena bahagia.Bukan Kaluna dengan kantung mata hitam dan tatapan sendu lantaran mena

  • Menantang Kasta   Pria Biasa

    Kaluna sudah dalam keadaan segar habis mandi ketika malam benar-benar turun di Jakarta.Lampu kamar hanya menyala setengah, tirai jendela terbuka sedikit memperlihatkan gemerlap lampu kota dari kejauhan.Ia duduk bersila di atas tempat tidur dengan ponsel di tangan.Tiba-tiba dia t

  • Menantang Kasta   Tak Lagi Dirundung Kesedihan

    Langit sudah beranjak siang ketika privet jet mewah itu landing. Jalanan ibukota kembali dipenuhi kesibukan seperti biasa, sangat berbeda dengan suasana tenang di Bali.Mobil yang dikemudikan Satria akhirnya berhenti di depan rumah besar milik keluarga Gunadhya di kawasan elite kota Jakarta.Satr

  • Menantang Kasta   Sudah Terlalu Jauh

    Punggung Kaluna menekan dada bidang seseorang.“Apa yang kamu lakukan?” Bentak Satria dari belakang.Kaluna berguling menjauh.“Jangan ikut campur!” seru Kaluna marah.“Apa aku bilang kemarin? Kamu berharga Luna! Satria mendekat, meraih tangan Kaluna.Kaluna menggel

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status