Beranda / Urban / Menantu Pahlawan Negara / Bab 2460 Tidak Berhenti Berlagak Hebat

Share

Bab 2460 Tidak Berhenti Berlagak Hebat

Penulis: Sarjana
Namun, Sari juga tidak berencana untuk mengalah pada Ardika. Dia langsung melangkah ke arah lemari-lemari obat tersebut.

Di setiap laci kecil tersebut sudah dilabeli dengan nama herba. Namun, Sari sama sekali tidak melihat label-label itu. Herba apa pun yang diinginkannya, dia langsung maju, membuka laci dan mulai mengambilnya.

Walaupun jenis herba di setiap ruang obat berbeda-beda, tetapi susunan garis besarnya sudah ada aturannya.

Dilihat dari hal ini saja, sangat jelas Sari sudah familier dengan herba-herba ini.

Tanpa butuh waktu lama, Sari sudah memilih belasan jenis herba, lalu menggunakan herba-herba ini untuk membentuk kombinasi yang berbeda-beda.

Saat seorang ahli racun membuat racun, yang paling penting baginya adalah efektivitas.

Karena sering kali ada kebutuhan dalam situasi mendesak, sama sekali tidak ada banyak waktu untuk merebusnya perlahan-lahan. Jadi, hanya bisa mengambil dan menggunakan herba apa pun yang ada di lokasi.

Proses pembuatan racun juga sangat sederhana.

Be
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 2828 Hanya Butuh Satu Kalimat Darimu

    "Rosa, gadis itu tipenya dingin, juga nggak mengerti bagaimana caranya memenangkan hati pria, sama sekali nggak menarik.""Bagaimana kalau kamu bersamaku saja? Anggap saja kamu menjadi pengawal pribadiku.""Kamu bisa melakukan hal-hal yang dilakukan oleh pengawal pribadi.""Aku juga akan membiarkanmu melakukan hal-hal yang nggak bisa dilakukan oleh pengawal.""Selama kamu mau, aku bisa memuaskanmu apa pun itu ...."Saat berbicara, Betty melangkah maju, kulitnya yang terekspos sudah menempel pada Ardika, tangannya juga sudah menempel di dada Ardika. Sembari menjilat bibir merahnya, dia menatap pria di hadapannya itu dengan tatapan menggoda.Saat ini, biarpun hati Ardika sudah sekeras batu, juga bergetar sejenak dengan tak terkendali.Dia berpikir, 'Betty, kamu sudah makin keterlaluan saja, ya.'Ardika menggerakkan bahunya. Saat itu juga, otot dadanya bergoyang, menyingkirkan tangan wanita itu."Nyonya Betty, harus kuakui kamu benar-benar sangat memahami bagaimana caranya menggoda pria."

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 2827 Bagaimana Kalau Kita Melakukan Transaksi

    Melihat akting wanita itu, Ardika tersenyum tipis dan berkata, "Bagaimana menurutmu? Apa aku akan melakukan hal seperti itu?""Ardika, karena aku bersedia membiarkanmu mengobatiku, itu artinya aku memercayai karaktermu. Kamu nggak akan melakukan hal nggak bermoral seperti itu, 'kan?" kata Betty dengan nada bicara manja.Ardika berkata dengan acuh tak acuh, "Karena sudah ada perjanjian, kalau kalian nggak terlebih dulu melanggar janji, tentu saja aku juga nggak akan melakukan hal yang melanggar janji.""Bagaimanapun juga, tubuhmu bermasalah karena melakukan kesalahan saat berlatih bela diri. Bagiku, ini adalah masalah sepele yang bisa kutangani dengan mudah."Tentu saja, yang tidak Ardika katakan adalah, masalah di tubuh Betty bukan hanya akibat kesalahan saat berlatih bela diri, juga ada beberapa masalah lainnya.Hanya saja, masalah utama dalam tubuh Betty saat ini adalah sindrom dingin dan sindrom panas yang datang silih berganti, jadi gejala-gejala lainnya masih belum jelas.Namun, s

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 2826 Aku Menyuapimu Secara Pribadi

    "Ayo, Ardika. Aku nggak ada kerjaan, jadi aku membuatkan sup tonik ini untuk Wilgo. Sup ini sangat diminati oleh para pria.""Tapi sekarang Wilgo nggak berada di sini, bagaimana kalau aku menyuapimu sedikit?"Betty menyendokkan sup tersebut ke sebuah mangkuk kecil yang indah, lalu membawakannya secara pribadi untuk Ardika.Aroma harum sup, serta wangi harum semerbak yang terpancar dari tubuh wanita tersebut, membuat selera tergugah.Saat ini, bahkan Ardika yang pertahanan mentalnya sudah sangat kuat pun, merasa hatinya sedikit tergerak.Namun, dia sudah pernah melihat karakter asli wanita ini. Sikap wanita itu saat ini berbeda seratus delapan puluh derajat dengan sebelumnya.Ibarat ada udang di balik batu, wanita yang satu ini pasti punya niat buruk.Ardika melangkah mundur satu langkah dengan ekspresi tenang, lalu berkata dengan acuh tak acuh, "Tadi sebelum aku datang, aku sudah sarapan. Terima kasih atas perhatiannya, Nyonya Betty.""Astaga, apa kamu ini memang begitu nggak pengertia

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 2825 Buah Persik

    Murid Organisasi Snakei meletakkan ponselnya, lalu berkata, "Pak Wilgo mempersilakan kamu masuk.""Kalau begitu bawa jalan."Ardika berjalan masuk ke dalam sambil tersenyum.Sebenarnya kalau dia benar-benar ingin menerobos masuk, beberapa orang murid Organisasi Snakei ini tidak akan mampu menghentikannya.Dia melakukan hal ini juga hanya ingin menguji reaksi Wilgo.Untuk sementara waktu ini, tampaknya tidak ada masalah.Saat mereka sudah berada di luar bangsal, murid Organisasi Snakei yang membawa jalan itu melapor dari balik pintu."Biarkan Ardika seorang masuk saja."Tanpa butuh waktu lama, terdengar suara lembut Betty dari dalam. Hanya membiarkan Ardika seorang masuk, ini agak di luar dugaannya.Ardika mendorong pintu bangsal tersebut, lalu masuk ke dalam bangsal. Saat itu juga, dia melihat Betty yang sedang berbaring di sofa.Hanya berselang satu hari saja, Betty sudah tidak terlihat lesu dan sakit-sakitan lagi. Sebaliknya, dia tampak bugar, wajahnya juga berseri-seri.Ardika bahka

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 2824 Masing-Masing Mengambil Tindakan

    Keesokan harinya.Ardika sudah menerima panggilan telepon dari Rosa pagi-pagi buta.Di dalam panggilan telepon, Rosa mengatakan bahwa Wilgo memajukan hari pemberian penjelasan satu hari. Tadi malam Wilgo tiba-tiba menghubunginya untuk pergi ke kediaman lama Keluarga Gozali hari ini, ingin memberitahunya sebuah kebenaran dan penjelasan.Karena itulah, pagi hari ini Rosa sudah bersiap untuk pergi ke kediaman lama Keluarga Gozali.Selain itu, karena ingin mempertahankan martabatnya yang hanya tersisa sedikit itu di hadapan Ardika, tidak bersedia membiarkan Ardika mengetahui masalah memalukan keluarganya, Rosa tetap mengikuti janjinya dengan Ardika sebelumnya, berencana untuk pergi sendiri.Semangat Wilgo yang tidak biasa ini membuat Ardika merasa ada yang janggal.Walaupun kemungkinan besar perubahan besar sikap Wilgo karena kemarin dia telah membantu Rosa untuk merebut posisi sebagai pimpinan Grup Gozam, membuat pria itu tersingkirkan, hingga pria itu sudah berhenti melakukan perlawanan

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 2823 Langsung Masuk ke Kamar Pengantin

    Selesai berbicara, Jerfis menatap Wilgo sambil tersenyum.Dia yakin Wilgo pasti akan membuat pilihan yang tepat.Benar saja, setelah ekspresinya tampak berubah-ubah sejenak, Wilgo mengalihkan pandangannya ke arah orang Negara Jepara itu seolah-olah sudah membulatkan tekadnya. "Apa Tuan Ojima ini benar-benar bisa menjamin aku memenangkan duel?"Jerfis tersenyum dan berkata, "Paman, seharusnya kamu juga tahu kedudukan Sekte Pedang Laido di Negara Jepara, 'kan? Dengar-dengar, mereka bahkan menguasai setengah dari dunia seni bela diri Negara Jepara.""Terlebih lagi, Ojima Itou di hadapanmu ini adalah salah satu dari sepuluh ahli bela diri terhebat Sekte Pedang Laido Negara Jepara.""Setelah dia datang ke Negara Nusantara, dia sudah menantang banyak orang hebat. Paling nggak, di dalam wilayah cakupan ibu kota provinsi, aku berani jamin nggak ada seorang pun yang bisa menandinginya.""Walau Vita telah diakui sebagai orang yang sangat berbakat oleh Organisasi Snakei cabang Gotawa, bahkan pern

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status