Beranda / Urban / Menantu Pahlawan Negara / Bab 27 Aku Tidak Akrab Dengannya

Share

Bab 27 Aku Tidak Akrab Dengannya

Penulis: Sarjana
Melihat Juna mengambil dokumen CV-nya, Jenny merasa sangat senang.

Dia menatap Ardika dengan mata terbelalak.

Jenny langsung lolos wawancara hanya karena satu kata dari Ardika.

Siapa sebenarnya orang ini?

Ardika sudah masuk ke dalam toilet, tetapi suaranya tiba-tiba terdengar dari dalam.

"Aku nggak akrab dengannya."

Seketika, wajah Jenny dipenuhi ekspresi putus asa.

Sebab dia melihat Juna merobek CV-nya.

...

"Pak Ardika, hati-hati di jalan."

Ketika Juna dan Dennis mengantar Ardika keluar dari To
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3614 Datang untuk Memberikan Hadiah

    Mereka hanya datang untuk menghadiri pesta, tetapi mereka tidak akan mau membawa masalah untuk diri mereka sendiri. Jadi, kebanyakan orang sudah berpikir untuk meninggalkan tempat tersebut.Awalnya Andelin sangat puas dengan hasil ini, tetapi begitu melihat kemunculan Linko, senyuman di wajahnya langsung menghilang tanpa meninggalkan jejak.Dia masih cukup puas dengan latar belakang Keluarga Demode. Kalau tidak, kala itu dia juga tidak akan membiarkan putrinya bersama Linko.Namun, putrinya sudah putus dengan Linko, itu artinya mereka tidak mungkin bersama lagi.Kali ini Linko main datang saja begini memang sudah agak keterlaluan.Andelin memberikan isyarat mata kepada Mira.Mira juga tidak menyangka akan ada orang yang datang membuat keributan dalam situasi seperti ini. Walaupun ada petugas keamanan yang diatur di luar, tetapi juga hanya untuk menjaga ketertiban saja, tidak disiapkan untuk mengantisipasi ada orang yang membuat keributan.Mira tidak berani menunda-nunda. Dia segera men

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3613 Linko Tidak Terima

    "Sepertinya hubungan Alendo dan Andelin sangat baik, jangan-jangan benar-benar akan segera menetapkan pernikahan?""Kesya mengadakan pesta ulang tahun ini untuk memilih seorang suami yang cocok dengannya. Siapa sangka sudah ditentukan secepat ini.""Ya, memang agak cepat, tapi itu artinya kita sudah nggak punya kesempatan lagi."Beberapa orang mulai berkomentar, juga merasa agak terkejut.Dilihat dari penampilan dan sikap Alendo, dia memang seperti berniat untuk menjalin pernikahan aliansi.Orang-orang yang menghadiri pesta ulang tahun hari ini memiliki tujuan masing-masing. Melihat tujuan sendiri tidak bisa tercapai, tentu saja merasa agak kecewa.Namun, sebagian besar orang tetap suka menyaksikan pertunjukan.Suasana di pesta tersebut ramai kembali. Satu per satu dari orang-orang tersebut mulai membicarakan hal ini.Kesya tetap adalah pemeran utama pesta ini, dia juga sedang berinteraksi dengan beberapa orang tamu.Sementara itu, Alendo mendampinginya dengan penuh perhatian. Terkadan

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3612 Tertarik Padamu

    Namun, hari ini di acara pesta ulang tahun yang penting ini, Alendo datang dengan membawa buket bunga seperti ini. Jadi, sudah bisa dilihat sikap pria itu."Seharusnya Alendo tertarik padamu, dia bahkan sampai datang dengan membawa buket bunga seperti itu, sangat bagus."Hanya di saat tidak ada pilihan lain lagi, Andelin merasa Alendo adalah pilihan terbaik untuk Kesya.Andelin tidak akan terlalu berinisiatif, tetapi kalau Alendo bisa memenangkan hati putrinya, dia juga bisa menyetujui pernikahan ini.Kesya bukannya tidak tertarik pada Alendo, dia hanya selalu merasa dia punya pilihan yang lebih baik, dan hatinya benar-benar tidak bergetar untuk Alendo.Alendo tinggi dan tampan, berjalan dengan membawa buket bunga, benar-benar kelihatan seperti seorang pangeran yang mulia.Seharusnya Kesya menyukai orang seperti ini, tetapi saat dia melihat Alendo berjalan menghampirinya, dia malah teringat akan orang yang lain.Andai saja Ardika berada di sini, andai saja dia bisa bertemu dengan pria

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3611 Kemunculan yang Sangat Menonjol

    Saat Alendo muncul, dia merasakan ada banyak sekali pasang mata yang tertuju padanya. Alih-alih merasa canggung, inilah efek yang diinginkannya.Alendo juga bukannya tertarik pada Kesya, dia hanya memedulikan kekuatan yang dimiliki oleh Andelin.Sejak pertemuan terakhir kali, kedua belah pihak tidak saling kontakan lagi. Alendo terus menunggu informasi dari hasil penyelidikan Andelin.Namun, siapa sangka setelah acara makan itu, wanita tersebut tidak menghubunginya lagi.Alendo juga tidak enak hati untuk mendesak Andelin cepat. Karena itulah, dia hanya bisa menunggu.Kali ini dia datang demi menanyakan perkembangan penyelidikan itu. Pada saat bersamaan, dia juga ingin menarik sedikit perhatian, membuat mereka mengira dirinya sedang mengejar Kesya.Alendo menghadiri pesta ini juga demi menghubungi senior-senior lama untuk melihat apakah mereka tahu siapa yang telah dia singgung di dunia bisnis.Kalau tidak, bagaimana mungkin dia sampai diperlakukan seperti itu?"Kenapa Alendo datang kem

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3610 Apa Ada Orang yang Membuatmu Tertarik

    Sejak kembali, Asher tidak bekerja. Setiap hari kegiatannya hanyalah bersenang-senang dengan teman-temannya, menikmati hidupnya yang santai, tetapi karena itu pula informasi yang diperolehnya lebih cepat.Madra melemparkan sorot mata agak kebingungan ke arah Andelin yang sedang dikerumuni oleh banyak orang itu. Dia tidak menyangka hasilnya seperti ini.Dia kira wanita itu berniat untuk menjalin pernikahan aliansi dengan keluarganya, itulah sebabnya begitu ramah.Sekarang kelihatannya Andelin sama sekali tidak tertarik pada keluarga mereka."Apa gunanya kamu? Kalau kamu bisa sedikit lebih unggul, tentu saja akan dilirik. Kamu juga tahu Andelin ini ada hubungannya dengan Organisasi Snakei."Madra kelihatan sedang mengeluh, tetapi sesungguhnya dia juga mengerti menjalin hubungan bukanlah hal yang mudah."Itu nggak ada hubungannya denganku. Intinya, aku sendiri nggak tertarik, aku pergi main dulu."Selesai berbicara, Asher langsung pergi.Dia memang tidak berniat untuk menikahi Kesya. Kala

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3609 Pernikahanmu Bukan Milikmu Sendiri

    Sambil memegang gelas anggurnya, Madra berjalan menghampiri dengan membawa anaknya."Tuan Muda Asher juga sangat unggul," kata Andelin dengan nada bicara hangat."Ah, bocah ini selalu saja membuatku kesal, tentu saja anak perempuan lebih baik."Madra berbicara sambil terkekeh, dia terus menerus memperhatikan Kesya.Kesya memang sangat cantik dengan berdandan seperti ini. Selain itu, setiap pergerakannya juga memancarkan aura seorang nona keluarga terpandang.Benar-benar kandidat menantu yang cukup bagus.Madra selalu ingin menjadi besan Andelin, tetapi sayang sekali Andelin tak kunjung setuju."Anak-anak masih muda. Setelah lebih dewasa sedikit, pasti juga akan mengerti. Terkadang, putriku ini juga nggak menurut."Andelin mengerti maksud Madra, tetapi dia sengaja tidak membahas topik pembicaraan itu."Aku lihat mereka berdua hampir seumuran, ditambah lagi putraku juga baru kembali dari luar negeri, masih belum terlalu familier dengan banyak tempat di Provinsi Aste. Kalau Kesya nggak si

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status