Home / Urban / Menantu Pahlawan Negara / Bab 3617 Jangan Sampai Diremehkan Orang

Share

Bab 3617 Jangan Sampai Diremehkan Orang

Author: Sarjana
"Kalau kamu nggak setuju, kelak kamu nggak akan menjadi ibu mertuaku."

Linko mengucapkan satu kalimat itu dengan dingin.

Andelin melemparkan sorot mata meminta bantuan pada Alendo. Pria itu sudah dipukuli beberapa kali, berdiri dengan agak terhuyung-huyung di sana, kelihatan cukup menyedihkan.

Namun, jelas makin terlihat tidak berguna.

Keributan di pesta, tentu saja juga menarik perhatian beberapa orang.

Tentu saja Ardika tahu hari ini Kesya mengadakan pesta, tetapi dia tidak berencana untuk men
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3618 Bukan Apa-Apa

    "Hentikan."Kemunculan Ardika secara tiba-tiba juga menarik perhatian semua orang.Saat melihat sosok pahlawan dalam hatinya itu muncul, senyum langsung mengembang di wajah Kesya.Awalnya dia masih sangat ketakutan, tetapi saat dia melihat Ardika, dia benar-benar tenang sepenuhnya."Ardika, cepat selamatkan aku!"Kesya memercayai Ardika tanpa syarat.Linko juga mengenal Ardika. Ibarat musuh benar-benar berjodoh, hari ini mereka bertemu lagi.Namun, hari ini dia tidak takut karena hari ini dia sudah membawa petarung yang hebat. Dia sudah bisa memberi pelajaran kepada Ardika, memanfaatkan kesempatan ini untuk membalaskan dendamnya."Aku masih khawatir nggak bisa menemukanmu! Siapa sangka kamu benar-benar datang sendiri."Linko menarik Kesya dengan kuat, tidak membiarkan wanita itu meronta, lalu menatap Ardika dengan tatapan dingin."Sudah kubilang, kamu sudah boleh melepaskannya."Ardika tetap menatap Linko dengan tatapan dingin, juga tidak akan membiarkannya membawa Kesya pergi.Menyaks

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3617 Jangan Sampai Diremehkan Orang

    "Kalau kamu nggak setuju, kelak kamu nggak akan menjadi ibu mertuaku."Linko mengucapkan satu kalimat itu dengan dingin.Andelin melemparkan sorot mata meminta bantuan pada Alendo. Pria itu sudah dipukuli beberapa kali, berdiri dengan agak terhuyung-huyung di sana, kelihatan cukup menyedihkan.Namun, jelas makin terlihat tidak berguna.Keributan di pesta, tentu saja juga menarik perhatian beberapa orang.Tentu saja Ardika tahu hari ini Kesya mengadakan pesta, tetapi dia tidak berencana untuk menghadiri pesta tersebut.Dia sendiri memang datang ke sini karena ada urusan, tentu saja dia tidak ingin memprovokasi gadis-gadis muda di sini.Namun, Chalis adalah tipe orang yang suka ikut campur dalam urusan orang lain. Bosan berada di lantai atas, dia secara khusus turun ke bawah, ingin menyelinap masuk ke pesta untuk makan-makan.Saat melihat Linko membawa orang-orangnya membuat keributan di sana, dia merasa sangat senang.Chalis tiba-tiba teringat Ardika dan Kesya saling mengenal. Karena it

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3616 Agak Pelan Sedikit

    Menyaksikan pemandangan itu, Andelin sangat ketakutan, tetapi saat ini dia juga tidak bisa maju untuk menghentikannya."Jangan gegabah, kalau ada apa-apa, bisa dibicarakan secara baik-baik. Dan, jangan lupa identitasmu. Kalau kamu melakukan itu, aku akan mencari perhitungan dengan Keluarga Demode."Andelin kembali melontarkan peringatan dengan tenang, dan dia tidak berencana membiarkan pria itu memiliki kesempatan untuk menyentuh putrinya, jadi dia langsung menarik putrinya ke kemari."Kenapa? Kamu memandang rendah keluargaku?"Linko menatap Andelin dengan tatapan mengejek, dia sudah tahu karakter wanita itu sejak awal."Jangan gegabah, kalau ada apa-apa, bisa dibicarakan secara baik-baik. Dan, cara seperti ini benar-benar sangat nggak elegan."Alendo tidak ingin terlibat dalam masalah ini, tetapi dia juga bisa meninggalkan tempat ini.Sandiwara tadi, juga hampir saja membuatnya terlibat dalam masalah besar.Dia sama sekali tidak tertarik pada Kesya, tetapi dia tertarik pada kekuatan O

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3615 Tidak Pernah Setuju untuk Putus

    Mira benar-benar tidak ingin situasi menjadi makin serius.Namun, melihat pesta ini sudah dirusak, dia tidak bisa membiarkan ada orang terluka lagi."Apa lagi yang kalian tunggu? Cepat usir mereka keluar."Melihat orang-orangnya sudah datang, Andelin langsung memberi perintah.Pesta yang tadinya berjalan dengan sangat menyenangkan sudah dirusak, suasana hatinya benar-benar sangat buruk."Linko, jangan lupa identitasmu sendiri, menyinggung kami nggak ada untungnya untukmu."Andelin benar-benar tidak menyangka pesona putrinya sebesar itu, sampai-sampai bisa menimbulkan masalah seperti ini."Aku hanya datang untuk memberikan hadiah. Kenapa? Hanya memberikan hadiah saja nggak diizinkan?"Linko tidak terima, atas dasar apa hubungan mereka berakhir begitu saja?Masalah sebelumnya belum dibicarakan dengan jelas, dia tidak rela melepaskannya begitu saja.Melihat Linko yang sudah menggila, Kesya benar-benar merasa agak ketakutan.Saat ini, Kesya berdiri bersama Alendo, menatap Linko dengan tata

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3614 Datang untuk Memberikan Hadiah

    Mereka hanya datang untuk menghadiri pesta, tetapi mereka tidak akan mau membawa masalah untuk diri mereka sendiri. Jadi, kebanyakan orang sudah berpikir untuk meninggalkan tempat tersebut.Awalnya Andelin sangat puas dengan hasil ini, tetapi begitu melihat kemunculan Linko, senyuman di wajahnya langsung menghilang tanpa meninggalkan jejak.Dia masih cukup puas dengan latar belakang Keluarga Demode. Kalau tidak, kala itu dia juga tidak akan membiarkan putrinya bersama Linko.Namun, putrinya sudah putus dengan Linko, itu artinya mereka tidak mungkin bersama lagi.Kali ini Linko main datang saja begini memang sudah agak keterlaluan.Andelin memberikan isyarat mata kepada Mira.Mira juga tidak menyangka akan ada orang yang datang membuat keributan dalam situasi seperti ini. Walaupun ada petugas keamanan yang diatur di luar, tetapi juga hanya untuk menjaga ketertiban saja, tidak disiapkan untuk mengantisipasi ada orang yang membuat keributan.Mira tidak berani menunda-nunda. Dia segera men

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3613 Linko Tidak Terima

    "Sepertinya hubungan Alendo dan Andelin sangat baik, jangan-jangan benar-benar akan segera menetapkan pernikahan?""Kesya mengadakan pesta ulang tahun ini untuk memilih seorang suami yang cocok dengannya. Siapa sangka sudah ditentukan secepat ini.""Ya, memang agak cepat, tapi itu artinya kita sudah nggak punya kesempatan lagi."Beberapa orang mulai berkomentar, juga merasa agak terkejut.Dilihat dari penampilan dan sikap Alendo, dia memang seperti berniat untuk menjalin pernikahan aliansi.Orang-orang yang menghadiri pesta ulang tahun hari ini memiliki tujuan masing-masing. Melihat tujuan sendiri tidak bisa tercapai, tentu saja merasa agak kecewa.Namun, sebagian besar orang tetap suka menyaksikan pertunjukan.Suasana di pesta tersebut ramai kembali. Satu per satu dari orang-orang tersebut mulai membicarakan hal ini.Kesya tetap adalah pemeran utama pesta ini, dia juga sedang berinteraksi dengan beberapa orang tamu.Sementara itu, Alendo mendampinginya dengan penuh perhatian. Terkadan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status