مشاركة

Part 49

مؤلف: Loyce
last update تاريخ النشر: 2026-03-17 20:26:30

“Kalau boleh aku tahu, kenapa tiba-tiba kamu nggak mau cerai dengan Jingga, Sagara? Bukannya selama kalian menikah, kamu selalu menginginkan perpisahan dari Jingga?”

Alih-alih memberikan jawaban dari pertanyaan yang dilontarkan oleh Sagara, Daniel justru berbalik melontarkan tanya kepada lelaki itu. Dia hanya ingin mengulik alasan yang barangkali akan dibagikan Sagara kepadanya.

“Kamu selalu nyakitin Jingga dengan berselingkuh terang-terangan di depannya. Ke mana hati nuranimu ketika kamu melak
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Mengejar Kembali Istri yang Kucampakkan   Part 51

    “Jadi, apa rencana kalian setelah ini?” tanya ayah Jingga kepada Sagara setelah selesai makan malam. Mereka duduk santai di ruang keluarga sambil mengobrol ringan. Kemudian tatapan lelaki paruh baya itu beralih pada putrinya. “Kamu yakin masih ingin tetap dengan Sagara setelah semua yang dia lakukan ke kamu?”“Pa!” Sagara menginteruksi. “Aku udah pernah jelaskan kalau semua yang terjadi sebelumnya adalah bagian dari rencana ….”“Ya, Papa tahu,” potong ayah Jingga sebelum Sagara menyelesaikan ucapannya. “Sejujurnya kalau Papa memikirkan lebih dalam lagi tentang perbuatanmu kepada Jingga, Papa sangat kecewa dan ingin kalian pisah saja.”Sagara menelan ludahnya pelan ketika tatapan ayah mertuanya seolah tengah mengulitinya. Sagara bahkan harus menunduk mencoba menghindari picingan mata tajam ayah mertuanya. Dia memang sangat berdosa sudah menjadi lelaki brengsek untuk perempuan sebaik Jingga.Dia mungkin beruntung karena Jingga masih memberi kesempatan kedua untuknya meskipun sikap perem

  • Mengejar Kembali Istri yang Kucampakkan    Part 50

    “Jingga, kamu bisa pegang kata-kataku. Aku nggak akan mengulangi semua perbuatan burukku itu lagi. Aku ...” Sagara menjeda ucapannya. “Aku benar-benar udah jatuh cinta sama kamu. Dan perasaan ini bukan main-main.”Ekspresi Jingga sama sekali tidak berubah. Dia tidak merasa tersanjung dengan ucapan Sagara yang menyatakan cinta kepadanya. Tidak mudah mempercayai orang yang pernah menyakitimu, pun dengan Jingga.“Sangat mudah mengatakan hal-hal semacam itu, Ga,” ucap Jingga pada akhirnya. “Bukan itu yang perlu kamu tunjukkan. Tapi, buktikan kalau kamu tidak sedang membual.”“Ya … pasti aku akan membuktikan kalau aku sungguh-sungguh ingin memperbaiki hubungan kita.” Ada kelegaan yang terpancar dalam tatapan Sagara. Namun, itu tak lama karena ekspresinya kembali muram. “Lalu … bagaimana dengan Daniel?”“Ada apa dengan Daniel?” tanya Jingga dengan santai. “Dia tidak akan menjadi masalah dalam hubungan kita.”“Aku nggak suka dia dekat dengan kamu, Jingga.”“Aku juga dulu nggak suka dengan Sa

  • Mengejar Kembali Istri yang Kucampakkan   Part 49

    “Kalau boleh aku tahu, kenapa tiba-tiba kamu nggak mau cerai dengan Jingga, Sagara? Bukannya selama kalian menikah, kamu selalu menginginkan perpisahan dari Jingga?”Alih-alih memberikan jawaban dari pertanyaan yang dilontarkan oleh Sagara, Daniel justru berbalik melontarkan tanya kepada lelaki itu. Dia hanya ingin mengulik alasan yang barangkali akan dibagikan Sagara kepadanya.“Kamu selalu nyakitin Jingga dengan berselingkuh terang-terangan di depannya. Ke mana hati nuranimu ketika kamu melakukan itu?”Dosa yang sudah dilakukan oleh Sagara kepada Jingga ini tentulah akan menjadi bayangan hitam yang terus mengikuti ke mana pun Sagara melangkah. Dia pasti akan merasa menyesal terlebih lagi ketika dia tak bisa membawa Jingga ke dalam kehidupannya kembali.Pertanyaan Daniel kini membuat lelaki itu terdiam. Sagara tentu menyesal, itulah kenapa dia kini mencoba untuk terus memohon maaf kepada Jingga dan meminta kesempatan kedua.“Aku pikir selama Jingga menikah, dia bahagia dengan pernika

  • Mengejar Kembali Istri yang Kucampakkan   Part 48

    Anggaplah Jingga ini memang bodoh dengan mempertahankan pernikahan yang sudah bobrok sedari awal. Namun, dia suka tantangan. Kalau dia ingin menyerah, sudah dari awal dia akan melakukannya. Meskipun dulu sempat merasa bimbang dengan rumah tangga yang dia jalani, tetapi entah kenapa dia sekarang justru merasa bermain-main dengan Sagara sebelum dia memberikan maaf yang benar adalah hal yang ingin dia lakukan.Hei, bukan hanya Jingga yang bisa bertindak seperti itu. Ada banyak perempuan yang juga terkadang akan mengambil keputusan yang sama seperti dirinya. Tidak ada masalah ketika dia memberikan kesempatan kedua untuk Sagara. Toh semua yang dibeberkan oleh Sagara tentang Sachi hanyalah alat untuk menyingikirkan Jingga.Pagi ini, Jingga sudah dihadapkan pada satu hal yang kurang menyenangkan untuk dilihat. Di halaman rumahnya, dua lelaki tengah berdiri berhadapan sambil melempar tatapan tidak senang satu sama lain.Daniel dan Sagara kini tampak seperti orang-orang yang terlibat permusuha

  • Mengejar Kembali Istri yang Kucampakkan   Part 47

    Pertemuan rahasia itu tidak melibatkan satu-satunya orang yang sekarang menjadi terdakwa atas kekecewaan hati seorang Jingga. Mereka diam-diam membuat janji temu untuk membahas banyak hal yang sudah terjadi pada rumah tangga Jingga dan Sagara.Orang tua Sagara beserta kedua saudara kembarnya, lalu Jingga dan kedua orang tuanya. Mereka duduk di ruang keluarga tanpa ekspresi kemarahan sama sekali. Bukan ruang keluarga rumah besar orang tua Sagara atau rumah besar orang tua Jingga, tetapi rumah yang dulu didatangi oleh Jingga untuk ‘mengungsi’ di hari Sagara dan Sachi kedapatan selingkuh.“Dia benar-benar nggak mau cerai.” Jingga membuka suaranya sekedar untuk menegaskan kepada orang-orang yang ada di sana. “Dia ingin mempertahankan pernikahan kami.”“Dia juga bekerja lebih keras untuk bisnis barunya.” Kali ini Semesta yang bersuara. “Aku nggak pernah melihat dia bekerja sekeras ini.”“Itu artinya, kita berhasil membuat dia sadar kalau hidupnya sekarang bukan hanya tentang main-main.” Sa

  • Mengejar Kembali Istri yang Kucampakkan   Part 46

    “Perempuan itu bukan pacar gue.” Sagara merasa perlu meluruskan tentang hubungannya dengan Sachi selama ini. Untuk berberapa orang tertentu yang melihat, hubungan itu pasti terlihat sangat dekat. Tatapan tajamnya menghunus Luna seolah mampu melumpuhkan perempuan itu. “Dia hanya alat buat gue untuk memuluskan rencana yang gue buat.”“Dan lo berhasil, ‘kan?” Luna melengkungkan bibirnya untuk senyuman yang tidak sampai ke mata. “Lo berhasil membuat Jingga sakit hati dan siap buat ninggalin lo. Lo berhasil membuat perempuan baik itu menderita selama pernikahan. Apa perlu gue kasih selamat ke elo karena sudah ngebuat sahabat gue menderita?”Tidak ada lagi Luna dengan senyumannya ketika dia selesai mengatakan kalimat tersebut. Dia membalas tatapan Sagara tak kalah tajamnya. Hal itu mau tak mau membuat Sagara hanya sanggup mengencangkan rahangnya. Dosa-dosa yang dia lakukan kepada Jingga seakan berputar dalam ingatannya. Meskipun Jingga tidak pernah memperlihatkan kesedihannya, tetapi dia ta

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status