แชร์

Bertaruh nyawa dengan Rafael

ผู้เขียน: Nath_e
last update วันที่เผยแพร่: 2026-03-14 16:20:32

Hanya butuh tiga puluh enam jam bagi David untuk menemukan tempat Celina disembunyikan.

Di hadapan mereka berdiri fasilitas Nero Vento—bangunan besar dengan dinding beton tebal dan pagar baja tinggi yang menjulang seperti benteng. Lampu sorot menyapu halaman luas di sekelilingnya, sementara beberapa penjaga bersenjata berpatroli di titik-titik tertentu.

Tempat itu jelas bukan sekadar markas biasa.

“Ini benteng kecil,” gumam Daniel sambil mengamati bangunan itu dari balik bayangan pepohonan.

Dav
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Menguntit Francis Drake

    Hujan turun semakin deras ketika mobil hitam meluncur membelah jalanan kota yang mulai sepi. Lampu jalan memantul di aspal basah seperti serpihan emas yang pecah berantakan. Di balik kemudi, David mengemudi dengan satu tangan sementara tangan lainnya bertumpu santai di dekat persneling.Sorot matanya tajam tetap waspada memperhatikan sekitar. Layar navigasi di dashboard terus menunjukkan titik lokasi terakhir transaksi Francis Drake.Apotik dua puluh empat jam di salah satu sudut kota lama, lima ratus meter dari pelabuhan.David sedikit curiga karena itu adalah tempat yang terlalu kumuh untuk seorang dokter dengan reputasi bersih seperti Francis Drake.David sedikit menyipitkan mata saat menatap bangunan apartemen tua itu dari balik kaca mobil. Cat dindingnya mengelupas, lorongnya sempit dan lembab.“Yang benar saja, dia tinggal disini? Lalu darimana yang sebanyak itu?” ucapnya pelan menatap kembali daftar belanja medis yang dilakukannya.“Dom, kau yakin Francis Drake adalah nama asl

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Mengintai pergerakan Irene

    Malam menyelimuti kota London dengan hujan tipis yang turun tanpa suara. Lantai eksekutif gedung utama Knight Corp masih terang ketika sebagian besar kota telah tertidur.Di dalam ruang rapat khusus, beberapa layar besar menampilkan grafik saham yang terus bergerak turun. Warna merah memenuhi monitor.Situasi memburuk lebih cepat dari perkiraan.Steve berdiri di ujung meja panjang sambil membaca laporan terbaru dari tabletnya. Jas abu gelap yang ia kenakan masih rapi, berbeda jauh dengan suasana kacau di dalam perusahaan.Beberapa divisi bekerja tanpa henti sejak sore. Melakukan panggilan investor, menghadapi ancaman regulasi sekaligus mengatur berita di berbagai media.Steve harus mengatasi kekacauan di dua perusahaan besar—-Knight dan Heatrix.Kebocoran data Heatrix mulai menyebar terlalu luas. Hilangnya Celina semakin memperburuk keadaan.Pintu ruang rapat terbuka. Salah satu staf legal masuk dengan wajah tegang.“Dua perusahaan afiliasi resmi menghentikan kerja sama mereka malam i

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Irene dan kroni penjahatnya

    Celina mengabaikan kalimat Daniel, berusaha menenangkan diri dari debaran kacau jantungnya.Kain kompres di tangan Celina belum sempat diganti ketika suara mobil terdengar berhenti di luar rumah tua itu. Ia menoleh cepat ke arah jendela sementara Daniel perlahan berdiri. Sorot matanya terlihat tajam.“Apa itu Cornell …” bisik Celina.Daniel mencoba berjalan untuk mengintip. Tapi baru beberapa langkah, tubuhnya limbung—sebenarnya itu disengaja Daniel demi menarik perhatian.Celina refleks menahan lengannya. “Daniel, jangan memaksa diri.”“Tenanglah.” Daniel menepuk lembut tangan Celina.Suara pintu mobil dibanting terdengar keras dari luar. Celina langsung mencengkeram baju Daniel tanpa sadar.“Bagaimana kalau itu anak buah Irene?” Tanyanya dengan wajah memucat.Daniel tidak langsung menjawab.Ia meraih pistol di atas meja lalu menarik Celina berdiri di belakang tubuhnya secara refleks. Langkah kaki mulai mendekat ke teras kayu. Daniel mengarahkan ujung pistol ke tangga, bersiap untuk

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Hati yang tak tenang

    Malam turun perlahan di rumah tua itu, membawa hawa dingin yang merayap masuk dari celah-celah jendela kayu. Lampu kecil di sudut ruangan menjadi satu-satunya penerangan, menciptakan bayangan samar di dinding kusam.Cornell sudah pergi sejak satu jam lalu setelah meninggalkan makanan sederhana dan beberapa obat tambahan.Kini hanya ada Daniel dan Celina. Suasana terasa jauh lebih sunyi dibanding biasanya.Usai membereskan wadah makanan di meja kecil, ia melirik sofa tua di sudut ruangan. Busanya bahkan nyaris tidak berbentuk lagi.Daniel yang duduk di tepi ranjang mengikuti arah pandang Celina lalu terkekeh pelan.“Aku bisa tidur di sana.”Celina langsung mengernyit. “Dengan luka seperti itu?”“Aku pernah tidur di tempat lebih buruk.”“Itu bukan sesuatu yang patut dibanggakan.” Daniel tersenyum tipis melihat nada seriusnya. Celina menarik nafas panjang, menggigit bibir sejenak sebelum akhirnya berkata pelan, “Naiklah.”Daniel mengangkat alis. “Kau yakin?”“Jangan buat aku mengulangi

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Percikan asmara

    Langit malam di kota kecil itu tampak muram dari balik jendela kayu yang berembun. Angin dingin menyusup lewat celah-celah rumah tua peninggalan paman Cornell, membuat tirai usang bergerak perlahan.Di atas ranjang sempit, Celina terbangun dengan nafas berat. Tubuhnya masih terasa nyeri, terutama di bahu dan rusuknya. Ia meringis pelan saat mencoba bergerak.“Jangan dipaksa.” Suara rendah Daniel terdengar saat muncul dari balik tangga.Daniel berjalan pelan membawa baskom berisi air hangat. “Aku akan membersihkan lukamu.”Celina sedikit canggung, ia sedikit bergeser saat Daniel duduk di tepi ranjang. “Kenapa, kau takut padaku?”Celina bingung menjawab, hatinya bimbang. Bagaimanapun Daniel adalah salah satu alasan untuk menjauh dan kabur dari mansion.“Ia menunduk, “aku ..,”Daniel menatapnya tajam, tangannya terangkat merapikan rambut Celina ke belakang. “Aku tidak akan menyakitimu, Celina.”“Aku tahu,” balas Celina pelan. “Hanya saja, ini sedikit … membuatku tak nyaman.”“Tidak nyama

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Hati yang mulai terusik

    “Kita dimana?” tanyanya lemah.“Tempat yang aman.”“Ethan … apa yang terjadi padanya?” Pertanyaan yang sontak membuat nyeri dada Daniel.“Ethan, siapa dia? Kau menyebut namanya semalam?”“Seniorku di London School. Dia bersamaku di mobil itu tapi dia … terluka.” Jawab Celina cemas.Daniel menarik nafas pelan. “Maafkan aku Celina, hanya kau yang bisa aku selamatkan. Mobil itu … meledak tak lama setelah kau keluar.”Celina tak bisa menutupi rasa terkejutnya. Nyeri di tangan dan lehernya membuat Celina tak bisa banyak bergerak. Air matanya tak bisa dibendung. Celina mengerti situasinya.Saat mobil terbalik, ia tahu Ethan tak bergerak ataupun merespon dirinya. Meski begitu, Celina menyesal tak bisa berbuat banyak untuk menolong Ethan. Ia tergugu dalam tangis. Daniel memeluknya erat, mengusap lembut punggung Celina.“Maaf … aku terlambat datang.”“Ini bukan kesalahanmu, aku hanya …” kalimat itu terputus, Celina tak sanggup lagi melanjutkan.Ethan memang menjebaknya, tapi sampai detik terak

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Kejutan untuk Natasya

    Langit London terlihat kelabu. Kabut tipis menggantung rendah di atas kompleks pemakaman keluarga Valemont. Nisan marmer putih dengan lambang keluarga terukir rapi—patung singa berdiri dengan mahkota kecil di atasnya.Celina berdiri tegak di depan tiga makam. Matanya sayu menatap tulisan. Kedua ora

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-30
  • Menikahi Ayah Tunanganku    Bersamamu, aku bisa!

    David dan Celina menghabiskan malam panjang dalam situasi canggung. Gengsi Celina masih terlalu tinggi untuk mengakui perasaannya pada David. Selain itu, Celina juga takut jika David akan melakukan hal yang sama seperti halnya Jason. “Apa yang kau pikirkan?” Tanya David lembut setelah meletakkan m

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-29
  • Menikahi Ayah Tunanganku    Sah sebagai pewaris tunggal

    Udara sore di manor milik Andreas terasa tenang seolah mendukung pertemuan penting yang sedang berlangsung. Langit di luar jendela kaca tinggi berwarna kelabu pucat, cahaya redupnya jatuh ke ruang duduk utama yang didominasi sofa kulit gelap dan meja marmer panjang. Sebastian Whitmore duduk tega

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-26
  • Menikahi Ayah Tunanganku    Menyerah dengan mudah?

    “Kau memilih mengorbankan putrimu?” David bertanya setelah Victor menyatakan keberatannya melakukan permintaan David.Kening Victor bertaut, jarinya saling meremas gundah. “Bukan begitu, maksudku … kau tidak akan mengerti.”“Kalau begitu, buat aku mengerti.”David tersenyum tipis, umpannya berhasil

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-26
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status