Compartir

Bab 180

Autor: Wei Yun
last update Fecha de publicación: 2026-05-16 20:36:19

Langkah kaki Fan Yi terasa berat saat ia meninggalkan ruang interogasi. Aroma darah Li Yang seolah menempel erat pada jubah militernya, meletupkan rasa sesak yang nyaris membuatnya berteriak. Namun, di bawah langit Beiyuan yang mulai menggelap, ia tidak boleh menunjukkan celah sedikit pun. Waktu terus berjalan, dan lonceng bahaya justru baru saja berbunyi di kepalanya.

​Su Lang dan yang lainnya, batin Fan Yi panik. Mereka harus dihentikan sekarang juga.

​Ia segera bergegas menuju barak luar wil
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Menukar Takdir Istri Sang Adipati   Bab 184

    Cakrawala malam di belahan Utara Beiyuan tersaput sunyi yang mencekam. Di sebuah kedai arak petang yang terpencil di sudut kota yang remang-remang, Fan Yi duduk menyendiri di ceruk ruangan. Pandangannya lurus menatap cawan arak di genggamannya, namun telinganya jeli menangkap setiap desas-desus yang dihantarkan oleh beberapa anak buahnya dari Gunung Yu yang menyusup bersamanya di jajaran Pasukan Beiyuan.​Selama beberapa hari terakhir, Fan Yi bergerak bagai bayang dalam senyap. Ia menghimpun setiap serpihan informasi guna menyisir sisa-sisa sekutu lama Long Xuan. Misinya benderang: mengidentifikasi siapa saja perwira petinggi di militer Beiyuan saat ini yang dahulu karib dengan Long Xuan, dan yang terpenting, siapa di antara mereka yang masih merawat kesetiaan serta mendambakan kepemimpinan sang mantan ketua.​Seorang anak buahnya melangkah mendekat, berpura-pura menuangkan sisa arak baru ke dalam cawan Fan Yi, lalu berbisik dengan teramat lirih. "Ketua, kami mengendus satu nama. Ketu

  • Menukar Takdir Istri Sang Adipati   Bab 183

    Keheningan perlahan merayap, menggantikan deru napas memburu yang beberapa saat lalu memenuhi kamar temaram itu. Aroma keringat, keintiman, dan sisa-sisa hawa magis yang pekat menguar di udara. Di atas ranjang kayu yang masih berderit pelan, Liya bergelung lemas dalam dekapan Long Xuan. Tubuhnya yang semula kaku dan dipenuhi urat-urat legam kini terasa begitu lembut, hangat, dan sepenuhnya pasrah.​Long Xuan membelai punggung polos istrinya dengan gerakan ritmis yang menenangkan. Telapak tangan kekarnya meraba kulit mulus Liya, memastikan tidak ada lagi sisa-sisa denyut kutukan purba yang bersembunyi di balik pori-porinya. Kelegaan yang luar biasa membuncah di dadanya, namun di saat yang sama, sebuah benang merah di dalam benaknya mulai terajut. Sebuah realitas baru yang mengejutkan baru saja terbentang di depan mata mereka.​"Kau benar-benar tidak apa-apa, Shishi?" bisik Xuan, suaranya serak. Ia mengecup pucuk kepala Liya yang masih basah oleh peluh.​Liya melenguh pelan, menyurukkan

  • Menukar Takdir Istri Sang Adipati   Bab 182

    "K-Kau ... yakin, Shishi?" Long Xuan tercekat, suaranya bergetar di tengah deru napas liar Liya. Netranya membelalak, menatap paras istrinya yang kian memerah padam dengan urat-urat legam yang menjalar kian ganas di ceruk lehernya. "Kondisimu sedang kacau, tubuhmu bisa terbakar jika gairahmu berbenturan dengan sirkulasi darah terkutuk itu!" ​"Jangan banyak bicara, Xuan! Lakukan ... ahh ... sekarang juga!" pekik Liya, jemarinya mencengkeram jubah Xuan hingga robek menjadi beberapa bagian. "Tekan ... tekan darah keparat ini dengan ragamu! Jangan biarkan makhluk di dalam diriku ini mengambil alih kesadaranku sepenuhnya!" ​"Baik, jika itu maumu! Aku akan membantumu menundukkannya!" seru Xuan, keputusasaannya menyatu dengan naluri jantannya yang bangkit. ​Nalar Long Xuan runtuh seketika. Tanpa membuang tempo lagi, ia merangsek maju. Ditangkupnya rahang Liya dengan kasar, lalu dihujamkannya sebuah ciuman yang sarat akan keputusasaan dan gairah yang membakar. Tidak ada kelembutan seperti

  • Menukar Takdir Istri Sang Adipati   Bab 181

    Long Xuan telah menerima berita dari Beiyuan tentang kematian Li Yang dan strategi yang akan dijalankan oleh Fan Yi. Kabar duka itu membakar tekadnya, membuat proses rekrutmen di Gunung Yu berjalan jauh lebih intens dari sebelumnya.​Pagi itu, lapangan tengah Gunung Yu dipenuhi debu yang mengepul tinggi. Tiga ratus pria bertubuh kekar berdiri berbaris, masing-masing memikul karung rami besar yang berisi tanah padat.​"Dengar semuanya!" suara Long Xuan menggelegar, membelah kebisingan lapangan. "Gunung Yu tidak butuh pengecut! Jika kalian tidak bisa menahan beban ini, silakan angkat kaki sekarang!"​Liya berjalan di samping suaminya, matanya menyisir barisan dengan sangat jeli. "Ingat aturan utama. Kalian dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil berisi lima orang. Kalian berangkat bersama, dan harus kembali dengan jumlah kelompok yang tidak berkurang! Jika satu orang tertinggal, seluruh kelompok gugur!"​"Bagaimana jika ada yang pingsan di jalan, Nyonya?!" teriak seorang peserta dari bar

  • Menukar Takdir Istri Sang Adipati   Bab 180

    Langkah kaki Fan Yi terasa berat saat ia meninggalkan ruang interogasi. Aroma darah Li Yang seolah menempel erat pada jubah militernya, meletupkan rasa sesak yang nyaris membuatnya berteriak. Namun, di bawah langit Beiyuan yang mulai menggelap, ia tidak boleh menunjukkan celah sedikit pun. Waktu terus berjalan, dan lonceng bahaya justru baru saja berbunyi di kepalanya.​Su Lang dan yang lainnya, batin Fan Yi panik. Mereka harus dihentikan sekarang juga.​Ia segera bergegas menuju barak luar wilayah Utara. Di sebuah gudang penyimpanan logistik yang remang-remang, tiga bayangan telah menunggunya di balik tumpukan karung gandum. Salah satu dari mereka adalah Su Lang, yang langsung maju dengan mata berbinar penuh harap begitu melihat Fan Yi masuk.​"Ketua Fan! Bagaimana kondisinya? Jalur barat sudah kami bersihkan dari patroli. Malam ini tepat jam dua, kita akan mendobrak penjara bawah tanah dan membawa Li Yang keluar," bisik Su Lang cepat, suaranya dipenuhi determinasi.​Fan Yi tidak lan

  • Menukar Takdir Istri Sang Adipati   Bab 179

    Derap langkah Fan Yi menggema di sepanjang lorong lembap penjara bawah tanah Balai Kota Beiyuan. Kabar dari Su Lang, pasukan bandit Gunung Yu yang juga menyamar sebagai prajurit, masih terngiang jelas di telinganya: Li Yang tertangkap.​Situasi ini adalah mimpi buruk. Li Yang bukan sekadar rekan, ia adalah kunci. Jika interogasi Murong Xie berhasil mematahkan semangat Li Yang, seluruh jaringan penyusup Bandit Gunung Yu yang telah dibangun akan runtuh dalam semalam. Eksekusi massal akan menanti mereka semua sebelum rencana besar Ketua mereka sempat dimulai.​"Kau tampak tegang, Kapten Fan," suara serak seorang penjaga di sampingnya membuyarkan lamunan Fan Yi.​"Aku hanya benci membuang waktu untuk tikus yang keras kepala," sahut Fan Yi dingin, menjaga topengnya sebagai Kepala Regu Penjaga Utara yang disiplin. "Tuan Murong Xie memberikan tugas ini padaku karena dia tahu aku tidak suka basa-basi."​Di dalam hatinya, Fan Yi merutuki takdir. Menjadi perwira menengah di Beiyuan memberinya a

  • Menukar Takdir Istri Sang Adipati   Bab 95

    Liya melangkah keluar dari ruang belajar Murong Guan dengan lutut yang terasa lemas, namun punggungnya tetap tegak. Kata-kata Murong Guan bergema di kepalanya seperti lonceng kematian. Eksekusi. Long Xuan pernah mengeksekusi kakak iparnya sendiri demi kesetiaan pada Beiyuan. Kini ia mengerti meng

    last updateÚltima actualización : 2026-04-01
  • Menukar Takdir Istri Sang Adipati   Bab 91

    Di sebuah paviliun yang seolah melayang di atas hamparan awan Gunung Lu, Penasihat Istana Bao Cheng menuangkan teh dengan gerakan yang sangat terukur. Uap panas mengepul tipis, mengantarkan aroma melati kelas atas ke hadapan tamunya, Murong Guan.​Bao Cheng menyunggingkan senyum tipis, jenis lengku

    last updateÚltima actualización : 2026-03-31
  • Menukar Takdir Istri Sang Adipati   Bab 84

    Debu beterbangan di lereng bawah Gunung Yu saat derap kaki kuda pasukan khusus "Gagak Hitam" terhenti seketika. Di barisan paling depan, Long Xuan menarik tali kekang kudanya dengan sentakan kasar hingga hewan itu meringkik nyaring. Matanya yang tajam, yang biasanya hanya memancarkan kedinginan mau

    last updateÚltima actualización : 2026-03-30
  • Menukar Takdir Istri Sang Adipati   Bab 86

    Malam makin merayap di Paviliun Phoenix, namun suasana di dalam kamar Long Xuan masih terperangkap dalam sisa-sisa ketegangan malam yang liar. Song Liya terpaku, napasnya tertahan di kerongkongan. Ia baru saja menyentuh rahasia terbesar suaminya, tanda lahir daun lotus itu, ketika sebuah gerakan t

    last updateÚltima actualización : 2026-03-30
Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status