Compartir

Chapter 104

last update Última actualización: 2026-02-11 15:17:37

Diluar dugaan, kali ini Zhao Tian keluar sebagai pemenang. Ketika papan kayu itu dibuka dan kata kata kemenangan keluar dari bibirnya. Kasim Cao dan Tang Hua merasa terkejut dan memandang Zhao Tian dengan penuh kekaguman. Bahkan Xiao Zhi juga tertawa dan senang untuk Zhao Tian.

Satu demi satu permainan di balik dan deretan mahjong di balik. Terkadang Zhao Tian keluar sebagai pemenang dan terkadang Zhao Tian yang keluar sebagai pemenang. Tang Hua, Kasim Cao dan Zhang Hao menang beberapa kali dal
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 104

    Diluar dugaan, kali ini Zhao Tian keluar sebagai pemenang. Ketika papan kayu itu dibuka dan kata kata kemenangan keluar dari bibirnya. Kasim Cao dan Tang Hua merasa terkejut dan memandang Zhao Tian dengan penuh kekaguman. Bahkan Xiao Zhi juga tertawa dan senang untuk Zhao Tian.Satu demi satu permainan di balik dan deretan mahjong di balik. Terkadang Zhao Tian keluar sebagai pemenang dan terkadang Zhao Tian yang keluar sebagai pemenang. Tang Hua, Kasim Cao dan Zhang Hao menang beberapa kali dalam beberapa permainan.Entah berapa lama mereka sudah bermain, hingga Xiao Zhi tiba tiba menghentikannya dengan ekspresi muram. "Sudah cukup hari ini, aku lapar. Sudah berapa lama kita bermain?" Tanya Xiao Zhi dengan lemah. Zhao Tian mendongak dan melihat matahari yang sudah condong ke sisi barat. Ekspresinya berubah, dia tidak menyangka bahwa waktu bisa terlintas dan begitu cepat berlalu tanpa disadarinya. Dalam waktu yang lama juga singkat ini, Zhao Tian mendapatkan kesenangan dan ketenangan

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 103

    "Aku ingin menemanimu hari ini." Ucap Zhao Tian ringan. Karena pihak lain sudah berkata seperti itu, Xiao Zhi juga tidak memaksanya. Ia hanya berbaring kembali dalam pelukan Zhao Tian dengan tawa di bibirnya."Kalau begitu aku juga malas hari ini." Ucap Xiao Zhi sambil menutup matanya kembali dan tenggelam dalam pelukan Zhao Tian. Disisi lain, Kasim Cao dan Zhang Hao yang berdiri di depan pintu hanya bisa tersenyum tak berdaya. Beberapa waktu yang lalu mereka masih bisa mendengarkan suara gemerisik di dalam dan mengira bahwa pasangan itu akan segera terbangun. Akibatnya, suara gemerisik itu hilang dan digantikan oleh keheningan lainnya."Pantas saja Yang Mulia menyelesaikan semua pekerjaannya begitu cepat. Ia ingin hari libur." Bisik Kasim Cao sambil tersenyum kecut. Zhang Hao menepuk bahu Kasim Cao ringan."Tidak apa apa, istirahatlah satu hari. Yang Mulia pasti sangat lelah. Biarkan mereka tidur lebih lama." Ucap Zhang Hao. Kasim Cao hanya bisa menganggukkan kepalanya dan tidak ber

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 102

    "Suami, salju pertama tahun ini sudah turun." Ucap Xiao Zhi dengan nada bahagia. Zhao Tian juga menoleh menatap langit di luar paviliun dan ikut tertawa bersamanya. Zhao Tian merasa bahwa ia melewati akhir tahun dan musim dingin kali ini dengan penuh kebahagiaan. Entah itu karena ia menikmati salju pertama yang turun tahun ini bersama Xiao Zhi, atau karena Xiao Zhi yang memanggilnya dengan sebutan 'Suami'."Kenapa kamu tidak datang lagi ke istana?" Tanya Zhao Tian dengan sedikit cemberut, mencubit hidung Xiao Zhi dengan jahil."Tidak lagi, aku takut ketahuan. Terakhir kali, aku datang dan membuat keributan yang sangat besar kan? Apa kamu ingin membuat keributan besar lainnya?" Ucap Xiao Zhi dengan nada kesalnya. Zhao Tian tidak bisa berkata apapun untuk membela diri. Begitu Zhao Tian tiba di paviliun, ia memfokuskan seluruh mata, perhatian dan energinya pada Xiao Zhi. Sementara Tang Hao, Zhao Tian dan Kasim Cao makan di ruangan lainnya agar dapat memberi ruang bagi Zhao Tian dan Xiao

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 101

    Desain pakaian ini terbagi menjadi dua jenis untuk pria dan wanita. Terutama pesona elegan dan kemewahan yang diberikan, para bamgsawan itu akan sangat menyukainya. Namun Xiao Zhi tidak berhenti menggambar disitu, ia menggambar sepasang jenis pakaian lagi, dan dengan bahan yang lebih murah dan desain berbeda namun masih sangat elegan. "Sepasang pertama adalah pakaian yang disiapkan untuk para bangsawan, sedangkan sepasang terakhir adalah untuk rakyat jelata. Kamu bisa pilih kainnya, dan atur keuangannya sendiri." Ucap Xiao Zhi dengan tenang. Namun Nyonya Wen sudah memandang Xiao Zhi dengan penuh persembahan. Ahhh, mengikuti orang seperti ini sangat luar biasa!Bahkan Tang Hua yang sudah melihat begitu banyak pakaian mewah masih sangat terkesan dengan pakaian yang Xiao Zhi buat. Ia sudah tidak sabar ingin membelinya satu. Xiao Zhi juga memperjelas bahwa di sudut pakaiannya harus ada lambang namanya, yaitu 'Zhi' yang artinya bahwa semua pakaian ini berasal dari dirinya dan tidak bisa

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 100

    Mengingat apa yang sebenarnya terjadi beberapa jam yang lalu membuat Zhao Tian menghela nafas tak berdaya. "Tidak apa apa, biarkan mereka mencari tahu. Tapi jangan sampai mereka menemukan apapun. Aku akan berhati hati selanjutnya, lebih baik tidak melakukannya di istana." Ucap Zhao Tian dengan ekspresi muram.Kasim Cao dan Zhang Hao terbatuk dan tidak berani berbicara.Namun dalam hatinya, mereka sudah mengumpat gila gilaan. 'Yang Mulia! Anda baru sadar bahwa anda telah membuat keributan? Keributan ini terlalu besar!' Bisik Zhang Hao dalam hatinya.'Yang Mulia oh Yang Mulia apa yang kamu lakukan kali ini seperti melemparkan batu besar ke danau yang tenang. Nona Xiao Zhi memang tidak terkalahkan!' Gumam Kasim Cao yang hampir tidak bisa menahan diri untuk memutar matanya malas.Disisi pain, Tang Hua menatap tubuh Xiao Zhi yang penuh dengan bekas kemerahan. Merasa sedikit bingung, ekspresinya berubah dan ia mengumpati Zhao Tian dalam hatinya. 'Bukankah Yang Mulia sedikit berlebihan? Meng

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 99

    Tentu saja Zhao Tian memiliki pemikiran demikian. Namun ia tidak memiliki pemikiran untuk menyembunyikan identitas Xiao Zhi sejak awal Ia mengetahui dengan jelas, akibat dari ia mengumumkan identitas dan kasih sayangnya yang condong pada Xiao Zhi akan membuat beberapa orang bergerak berani dan menyakiti Xiao Zhi.Namun jangan remehkan Zhao Tian, ia adalah tiran yang sesungguhnya! Bukan hanya nama. Ia telah hidup dalam intrik istana sejak kecil dan mengenal istana lebih dari siapapun.Ia memiliki tingkat kesiapan penuh jika memang ia mengumumkan identitas Xiao Zhi. Zhao Tian memiliki keyakinan penuh bahwa ia mampu melindungi Xiao Zhi dibawah perlindungannya. Bahkan jika Zhao Tian harus bergerak membunuh beberapa orang lagi dan melumuri tangannya dengan darah, ia akan melakukannya!Ia hanya ingin memberi Xiao Zhi identitas yang jelas, membiarkannya berada disisinya secara terang terangan tanpa harus kesulitan menanggung dsn bersembunyi dari semua orang.Namun karena Xiao Zhi tidak mau,

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status