INICIAR SESIÓNPagi ini aku baru saja mendaftarkan pernikahanku dengan seorang putri dari kalangan sosial kelas atas kota ini, namun pada sore harinya dia langsung membawaku ke sini untuk bercerai. Aku berdiri terpaku sambil menggenggam dua buah akta nikah dan cerai sekaligus, dikelilingi tawa mengejek dari teman-temannya yang terdengar begitu ramai. "Winda, hanya karena satu kalimat dari Jery, kau benar-benar menikah dan bercerai dengan tuan muda kita ini dalam satu hari?" "Haha, lihat wajah pucat tuan muda itu. Dia pasti akan menangis!" Namun, Winda justru memeluk Jery, dan merajuk manja. "Sekarang kedua aktanya sudah lengkap. Jadi sekarang, kau sudah mau tersenyum padaku, kan?" Pada detik berikutnya, senyum pun merekah di wajah Jery yang biasanya dingin. Aku ingin mendekat untuk meminta penjelasan, tetapi ketiga kakak perempuanku menahanku erat. Mereka memaksaku masuk ke mobil, dan tidak mengizinkanku untuk mengganggu kebahagiaan orang yang mereka cintai. Sistem yang sudah lama menghilang, akhirnya kembali aktif. [Tuan, misi penaklukan terdeteksi telah selesai! Apakah Anda ingin segera kembali ke dunia asal sekarang?] Aku duduk di kursi belakang, menatap keluar jendela dengan tatapan melankolis dan penuh kesedihan, padahal hampir saja tertawa terbahak-bahak. Sandiwara yang harus kumainkan untuk misi ini akhirnya telah berakhir. Aku akhirnya tidak akan lagi terlibat dalam urusan cinta dan benci mereka yang rumit ini!
Ver más“Tidak! Bukan seperti itu!”Winda berteriak putus asa.“Sekarang, kau sudah kembali, kan? Laboratoriumku sudah berhasil meneliti dan mengekstrak paksa Sistem dari tubuh Jery .…”Aku mencibir, dan menyela perkataannya.“Penelitian yang kau sebut itu tidak lebih dari menyiksa orang lain dengan cara yang lebih kejam, dan juga menyakiti diri sendiri untuk membuat kalian mati rasa dari rasa bersalah.”Tiba-tiba sesosok bayangan muncul dari balik pintu, sambil mengacungkan pisau, dan menerjang ke arahku.“Tomi, aku jadi cacat begini, itu semua salahmu!”Aku terkejut melihat sosok yang familiar namun asing di hadapanku itu. Dia adalah Jery.Wajahnya dipenuhi bekas luka yang sangat mengerikan.Satu matanya telah buta, meninggalkan rongga kosong yang bisa membuat siapa pun yang melihatnya akan merasa ngeri.Winda bereaksi paling cepat, dia menendang Jery dengan keras tepat di dada saat menerjang ke arahku.Jery berteriak kesakitan, dia terlempar ke belakang dan terbanting keras ke lantai.Dia t
Sebelum aku selesai berbicara, sensasi tarikan yang sangat familiar langsung menyelimuti seluruh tubuhku.Pandanganku seketika terasa kabur, berubah menjadi warna putih bersih yang dingin.Aku langsung dipindahkan ke luar ruang perawatan intensif rumah sakit.Koridor itu dipenuhi dengan aroma disinfektan yang menyengat, membuat perutku terasa mual.Di balik pintu kaca ruangan terbaring sesosok tubuh yang terasa familiar bagiku namun juga asing.Itu adalah tubuh Tomi, wajahnya tampak sepucat kertas.Tubuhnya dipenuhi berbagai selang yang terhubung ke mesin penunjang kehidupan di sampingnya.Kurva yang terus berfluktuasi di layar monitor adalah satu-satunya bukti bahwa dia masih hidup.Dan di samping ranjang itu, ada sosok bertubuh sangat kurus hingga tulangnya menonjol.Itu adalah kakak ketigaku, Hani.Dulu dia selalu mengenakan jas putihnya dengan sangat rapi, lalu menceritakan kepadaku tentang hal-hal menarik yang terjadi dalam eksperimen di laboratorium dengan suara lembut.Tetapi se
Aku kembali ke panti asuhan tempat aku dibesarkan.Sejak Kepala Panti, Mama Yuan, meninggal dunia, panti itu terpaksa ditutup karena kekurangan dana.Bangunan yang bobrok itu tidak lagi semeriah dulu, lumut menutupi permukaan dinding, dan gerbang besinya pun sudah berkarat.Aku berdiri di luar gerbang, mataku mulai berkaca-kaca.Ketika masih sangat kecil, aku ditinggalkan di gerbang panti asuhan ini.Mama Yuan membawaku masuk dan membesarkanku.Dia pernah menjadi satu-satunya kehangatan dalam hidupku, tetapi dia sudah meninggal karena sakit ketika aku kuliah.Aku bahkan belum sempat membalas budinya, namun sudah kehilangan satu-satunya anggota keluarga yang kupunya di dunia ini.Beliau selalu berkata."Tomi, jadilah orang yang memiliki cahaya di dalam hatimu."Aku selalu mengingat nasihatnya itu selama bertahun-tahun.Sekarang aku sudah memiliki kemampuan finansial, tentu saja aku ingin meneruskan kehangatan itu demi beliau.Aku menghabiskan waktu selama tiga bulan untuk merenovasi kem
Dokter kembali mendampingiku untuk melakukan berbagai tes, setelah memastikan bahwa aku baik-baik saja, mereka baru mengizinkanku pergi meninggalkan rumah sakit.Hal pertama yang kulakukan adalah pergi ke bank.Melihat deretan angka di rekeningku, aku perlahan menghela napas lega.Suara Sistem pun kembali terdengar.[Tuan, saya akan pergi sekarang. Apakah Anda masih ingin mengetahui beberapa kebenaran?]Aku mengusap kartu bank di tangan, tak menjawab apa pun.Meskipun Sistem yang tidak dapat diandalkan ini telah melemparku ke dunia lain dan mengabaikanku selama lima belas tahun.Namun pada akhirnya, Sistem ini pula yang telah memberiku kehidupan kedua.Setelah berpikir sejenak, aku akhirnya perlahan mengangguk.[Tokoh utama pria yang memiliki nama yang sama dengan Anda, Tomi Luarta, meninggal secara mendadak dalam sebuah kecelakaan. Hal ini menyebabkan inti dari seluruh dunia tersebut runtuh.][Dalam keadaan terdesak, kami hanya dapat memilih orang yang cocok dari dunia paralel untuk d






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.