مشاركة

Chapter 53

مؤلف: Dewa Amour
last update آخر تحديث: 2026-01-07 14:29:45

Malam itu sangatlah indah bagi adela, karena ia bisa bersama landon sepanjang malam. Sialnya, kini ia harus kembali ke rumah dan berhadapan dengan ayah dan kakak laki-lakinya.

Di ruang tengah, david dan marquez sudah menunggu. adela menghela nafas panjang menanggapi tatapan dingin mereka. Bukan hal yang aneh jika mereka memarahinya karena baru pulang setelah dua hari berada dalam pelukan Landon.

Dia senang saat bersama dengan Landon, apa masalah dua orang itu? Ayah dan kakaknya selalu saja ikut campur urusannya.

Dia sudah berusia 20 tahun. Adela yakin, dia tahu apa yang terbaik dan membuatnya bahagia. Dia tak butuh pendapat siapa pun juga. Tidak ayahnya apalagi Marquez.

"Apa kalian mau memarahiku karena aku bersama Landon?" Adela berkata dengan ketus. Matanya menatap jengah saat Marquez menatap.

David segera bangkit dan menahan Marquez yang hendak memarahi Adela. Ia kini berdiri di antara kedua anaknya. Namun matanya lebih mnegincar wajah Adela.

"Kali ini aku tak akan memarahimu lagi
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 58

    Udara di dalam kastil itu berbau lumut dan busuknya dendam lama. Alex tersentak bangun saat seember air es menghantam wajahnya, meresap ke dalam pori-pori dan memaksa paru-parunya meraup oksigen. Kepalanya berdenyut hebat. Lewat sisa-sisa air yang menetes dari bulu matanya, ia melihat bayangan yang seharusnya sudah membusuk di bawah tanah."Bagaimana, enak tidurnya?" Suara itu berat, serak, dan penuh racun.Alex mengerjap. Fokusnya terkunci pada pria yang berdiri di depannya. Jantungnya seolah berhenti berdetak. "Kau?"Juanito Dolores?"Bukankah kau sudah mati dua puluh tahun lalu?" Suara Alex parau, nyaris habis di tenggorokan.Juanito melangkah maju. Bayangannya jatuh menimpa wajah Alex yang pucat. Ia membungkuk, membiarkan aroma cerutu dan kematian tercium jelas saat berbisik tepat di telinga Alex, "Kejutan.""Bajingan! Apa maumu?!" Alex meronta, membuat kursi kayunya berderit memprotes beban.Juanito tidak menjawab dengan kata-kata. Ia berjalan mengelilingi Alex seperti predator

  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 57

    Ruangan itu sunyi, hanya ada desis oksigen dan bunyi monitor jantung yang memutus keheningan dengan irama yang menyakitkan. Elsa terbaring di sana, pucat seputih kain kafan. David, pria yang biasanya tegak dan ditakuti, kini tampak ringkih saat duduk di tepi ranjang. Ia menyentuh jemari Elsa yang dingin—tangan yang seharusnya ia genggam selama dua puluh tahun ini, namun malah ia biarkan disiksa di tangan Landon Parker. Air mata David jatuh, membasahi punggung tangan putrinya."Ayah menukarmu dengan bayi haram itu, Elsa ... Ayah membiarkanmu masuk ke neraka yang kusebut pernikahan," bisiknya dengan suara pecah. "Tapi Ayah berjanji, Nak. Setelah ini, siapa pun yang pernah menyentuhmu akan memohon untuk mati."Sementara itu, Landon sedang menyusun rencana besar untuk menghabisi Alex. Selama sang ayah koma, ia sudah memindahkan semua dokumen perusahaan dan warisan atas namanya. Alex tak dibutuhkan lagi."Tuan Parker menghilang dari rumah sakit."Prang!Gelas kristal berisi anggur itu han

  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 56

    CRV hitam itu membelah kabut, merayap masuk ke gerbang kastil tua yang berdiri angkuh di tepi tebing. Begitu mesin mati, dua pengawal berpakaian serba hitam—anjing penjaga Jhon—menyambut David dengan tatapan dingin.David keluar, asap cerutu mengepul dari sela bibirnya, menyatu dengan udara gunung yang menggigit. Dari balik tepi fedora hitamnya, matanya memindai bangunan batu yang tampak seperti makam raksasa itu. "Tempat yang menjijikkan," gumamnya. Demi membalas dendam pada Alex, David rela mengotori tangannya di sarang bandit ini."Selamat datang, Tuan Wilson!" suara Jhon menggema dari balkon.David tak bergeming. "Jangan banyak bicara. Mana gadis itu?"Jhon terkekeh, lalu memberi isyarat. Dua anak buahnya menyeret sesosok tubuh yang terkulai lemas. Saat cahaya lampu temaram mengenai wajah gadis itu, jantung David seolah berhenti berdetak. Dunia di sekitarnya mendadak senyap.Liliana?Wajah itu... garis rahang itu... Elsa tampak seperti hantu mendiang istrinya yang bangkit dari ku

  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 55

    "Elsa, oh tidak!""Jangan pergi dariku, Elsa!"Dua orang perawat yang sedang memeriksa kondisi Alex dibuat terkejut. Pasien mulai siuman? Mereka saling pandang dan segera memanggil dokter.Dua orang dokter laki-laki segera datang dan memeriksa kondisi Alex. Mereka membuat laporan baru atas kemajuannya. Alex mulai sadar dari koma. Ia terus-menerus memanggil nama Elsa.Ernes yang mendapat kabar lewat telepon amat senang mendengarnya. Pria itu segera meninggalkan ruang rapat. Semua orang yang terlibat di ruangan itu saling pandang heran.Sang asisten tak peduli, Ernes bergegas melajukan mobil menuju Farmasi Parker. Alex sudah siuman. Ini kabar besar yanga akan menggemparkan kota."Bagaimana kondisinya?"Ernes dan Rebecca tak sabaran menunggu jawaban para dokter. Mereka baru saja tiba di ruang ICU. Rupanya Alex sudah tak berada di sana. Katanya pihak rumah sakit yang sudah memindahkannya."Tuan Parker baik-baik saja. Kondisinya pun sudah stabil." Dokter menjawab kecemasan Ernes dan Rebecc

  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 54

    "Ayah, mana mungkin kau bertindak begini tanpa bicara padaku. Bahkan, kau membayar para bandit untuk menculik gadis itu. Ini bukan gaya mu,"David yang sedang bicara dengan seseorang lewat panggilan ponselnya dibuat melirik ke arah sumber suara yang menghardiknya. Shit! Marquez sudah tahu rencananya?"Lakukan tugas kalian. Kabari akau kalau sudah tiba di kota." Diturunkan benda pipih dalam genggaman, pria itu memutar tubuhnya sampai menghadap pada pria yang berdiri di belakang.Marquez menatap sang ayah bagai musuh. Ia kesal karena David menyembunyikan rencana besar darinya. Rencana yang melibatkan Elsa Swan--istri Landon Parker.David menyipitkan mata menanggapi tatapan Marquez. Dengan tenang ia berkata, "Aku tidak menyembunyikan apa pun darimu, hanya saja aku belum sempat mengatakannya padamu."Marquez memalingkan wajah, jengah. Ia lantas berjalan mendekat pada sanga ayah. "Jadi benar, kau sudah menculik Elsa?""Bukan menculiknya, hanya menjadikannya sebagai kelemahan Alex," jawab D

  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 53

    Malam itu sangatlah indah bagi adela, karena ia bisa bersama landon sepanjang malam. Sialnya, kini ia harus kembali ke rumah dan berhadapan dengan ayah dan kakak laki-lakinya.Di ruang tengah, david dan marquez sudah menunggu. adela menghela nafas panjang menanggapi tatapan dingin mereka. Bukan hal yang aneh jika mereka memarahinya karena baru pulang setelah dua hari berada dalam pelukan Landon.Dia senang saat bersama dengan Landon, apa masalah dua orang itu? Ayah dan kakaknya selalu saja ikut campur urusannya. Dia sudah berusia 20 tahun. Adela yakin, dia tahu apa yang terbaik dan membuatnya bahagia. Dia tak butuh pendapat siapa pun juga. Tidak ayahnya apalagi Marquez."Apa kalian mau memarahiku karena aku bersama Landon?" Adela berkata dengan ketus. Matanya menatap jengah saat Marquez menatap.David segera bangkit dan menahan Marquez yang hendak memarahi Adela. Ia kini berdiri di antara kedua anaknya. Namun matanya lebih mnegincar wajah Adela."Kali ini aku tak akan memarahimu lagi

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status