Share

Chapter 53

Penulis: Dewa Amour
last update Tanggal publikasi: 2026-01-07 14:29:45

Malam itu sangatlah indah bagi adela, karena ia bisa bersama landon sepanjang malam. Sialnya, kini ia harus kembali ke rumah dan berhadapan dengan ayah dan kakak laki-lakinya.

Di ruang tengah, david dan marquez sudah menunggu. adela menghela nafas panjang menanggapi tatapan dingin mereka. Bukan hal yang aneh jika mereka memarahinya karena baru pulang setelah dua hari berada dalam pelukan Landon.

Dia senang saat bersama dengan Landon, apa masalah dua orang itu? Ayah dan kakaknya selalu saja ikut
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 210

    ROMA, ITALIA – DUA PULUH TAHUN KEMUDIANRoma adalah kota yang tak pernah benar-benar tidur. Di balik kemegahan arsitektur kunonya, detak jantung kota ini digerakkan oleh dua elemen yang saling melengkapi: bisnis legal yang dikuasai oleh Alex Parker dan dunia bawah yang berada dalam genggaman besi Camila Palmer. Pasangan ini telah menjadi legenda hidup; Alex sang penguasa ekonomi Eropa, dan Camila sang Lady Mafia yang memastikan tak ada satu pun bayang-bayang yang bergerak tanpa izinnya.Hari ini, 20 November 2046, Roma bersiap untuk sebuah perayaan besar. Dave Alen Parker, putra mahkota Group Miracle, genap berusia 23 tahun. Dave adalah sebuah misteri yang hidup. Sejak usia lima tahun, demi melindunginya dari daftar panjang musuh keluarga, Alex dan Camila mengirimnya ke asrama rahasia di Pulau Sisilia. Publik hanya mengenal namanya, namun tak pernah melihat wajahnya. Ia adalah "Hantu" dari klan Parker—pewaris berdarah biru yang dididik dalam kerasnya disiplin militer dan kecerdasan

  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 209

    Matahari merayap menuju puncaknya, namun hawa dingin tetap menyelimuti San Alexandria. Daun-daun maple kemerahan gugur satu per satu, menari ditiup angin sebelum mendarat di atas tanah merah yang masih basah. Di sana, di dalam peti mati mahoni yang mewah, Elsa Wilson terbaring dengan kedamaian abadi. Ia mengenakan gaun hitam sutra yang elegan, jemarinya yang pucat ditautkan di atas perut, menggenggam buket mawar putih yang kontras dengan kegelapan di sekelilingnya. Matanya terpejam rapat, sebuah tidur panjang yang tak akan terusik oleh intrik dunia lagi. Alex Parker berdiri mematung. Saat peti itu perlahan turun ke liang lahat, kekuatannya runtuh. Sang penguasa yang biasanya tegak itu jatuh lemas di tepi lubang, menyadari bahwa ini adalah kali terakhir ia bisa menatap wajah wanita yang telah memberikan segalanya untuknya. Di sampingnya, Marquez Wilson mencengkeram gundukan tanah dengan tangan kosong, isak tangisnya pecah meratapi kepergian adik satu-satunya. Jesica berdiri di

  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 208

    Cahaya keemasan musim gugur menyusup melalui celah gorden sutra di Villa Parker yang terisolasi. Pagi itu terasa seperti sepotong surga yang dicuri dari tumpukan tragedi. Elsa Wilson terbangun perlahan, matanya tertuju pada sosok pria yang kini menjadi pusat semestanya: Alex Parker. Dalam remang cahaya subuh, Alex masih terlelap, wajahnya yang biasanya keras dan penuh otoritas kini tampak tenang, hampir rapuh. Mereka berbaring polos di bawah selimut putih tebal yang sama, berbagi kehangatan yang meluruhkan semua ingatan tentang peluru dan air mata. Saat Elsa hendak bangkit, sebuah tangan yang kuat namun lembut mencekal lengannya. Elsa tersentak kecil, hanya untuk menemukan manik mata Alex yang sudah terbuka, menatapnya dengan binar kerinduan. "Selamat pagi, Istriku," bisik Alex dengan suara serak khas bangun tidur. Elsa tersenyum, kembali merebahkan kepalanya di bantal. "Selamat pagi, Walikota." Alex menarik Elsa mendekat, lalu dengan gerakan penuh kekaguman, ia menempelkan

  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 207

    San Alexandria terbangun dengan sinar matahari yang membelai permukaan kota, seolah tak pernah terjadi pertumpahan darah di atas aspalnya. Berita penembakan sang Walikota, Alex Parker, telah menguap begitu saja; sebuah kasus yang ditutup rapat di bawah kekuasaan mutlak, menyisakan misteri yang hanya diketahui oleh mereka yang hidup di balik bayang-bayang. Di depan gerbang Bungalow Wilson yang megah, Marquez Wilson berdiri dengan bahu yang tampak kaku. Ia menatap bangunan yang pernah menjadi simbol kejayaan keluarganya. Kini, rumah itu terasa seperti makam besar bagi kenangan. Di telinganya, seolah masih bergema tawa manja Elsa saat bercerita tentang debut baletnya, dan suara berat David yang tertawa puas sambil merangkul bahunya. Semua itu kini hanyalah abu yang tertiup angin. Marquez mengusap sebutir air mata yang mengalir di pipinya—sebuah kelemahan langka bagi sang pewaris Wilson. Jesica mendekat, meremas bahunya dengan lembut untuk memberikan kekuatan yang ia sendiri pun h

  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 206

    Langit San Alexandria seolah terbungkus kain kafan kelabu. Mendung menggantung rendah, menahan tetesan air mata langit saat kerumunan orang berpakaian serba hitam berkumpul di tanah basah Pemakaman Keluarga Wilson. Hari ini, sang taipan Eropa yang disegani, David Wilson, diantarkan ke peristirahatan terakhirnya. Ia dimakamkan tepat di samping pusara mendiang istrinya, Liliana, meninggalkan kemegahan dunia demi keabadian yang sunyi. Marquez Wilson berdiri di tepi liang lahat dengan rahang mengeras. Tangannya mengepal kuat hingga kuku-kukunya memutih. Saat peti jenazah sang ayah perlahan diturunkan, bayangan kematian David yang tragis terus berputar di kepalanya. "Ayah, aku tidak akan membiarkanmu mati sia-sia," bisik Marquez dalam kegelapan batinnya. "Aku berjanji, esok atau lusa, Alex Parker pun akan dimakamkan tepat di sampingmu." Agak jauh dari sana, di balik kaca gelap mobil Mercedes hitam yang terparkir di bawah pohon besar, Elsa Wilson menyaksikan segalanya. Ia tidak beran

  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 205

    Pagi itu, San Alexandria seolah mencuci dirinya sendiri. Sisa hujan semalam meninggalkan genangan air yang memantulkan sinar jingga matahari terbit, menciptakan mozaik keemasan di pelataran rumah sakit. Di dalam ruang perawatan intensif, Alex Parker perlahan membuka matanya. Indra penciumannya langsung menangkap aroma lembut vanilla blossom yang familiar—aroma yang selalu ia dambakan dalam mimpinya. Di samping ranjangnya, sesosok wanita berdiri menatapnya dengan binar mata yang redup namun penuh kasih. Elsa. Ia mengenakan dress selutut warna biru muda bermotif bunga Lily dengan tali tipis yang memperlihatkan bahunya yang ringkih. Rambut cokelatnya digerai bebas, membingkai wajahnya yang tampak sembab dan pucat, namun bibirnya berusaha mengukir senyuman termanis yang pernah Alex lihat. "Elsa... apakah ini benar-benar kau?" bisik Alex parau, suaranya nyaris hilang ditelan efek sisa obat bius. Tangan hangat Elsa menyentuh punggung tangan Alex, memberikan kepastian yang nyata. "Ini

  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 120

    PEMAKAMAN UMUM SAN ALEXANDRIA – 08:00 AM Langit San Alexandria bergelayut mendung, memuntahkan butiran salju tipis yang berjatuhan seperti debu kristal di atas hamparan tanah beku. Suasana pagi itu begitu kontradiktif; keheningan yang menyakitkan beradu dengan kemegahan upacara militer yang komp

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 109

    GRIYA TAWANG – 00:30 AM Keheningan di dalam kamar tamu Griya Tawang terasa menyesakkan bagi Elsa. Di atas ranjang yang luas, ia terbaring menggelinjang di balik jubah mandi sutra putihnya. "Ah, Alex ..." Fantasi tentang sentuhan panas Alex Parker terus merongrong kewarasannya. Jemarinya meraba

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-28
  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 116

    PUSAT GROUP PARKER – 10:00 AM Udara di dalam ruangan CEO yang luas itu mendadak menjadi pekat oleh aroma parfum mawar yang memabukkan dan asap rokok tipis. Camila Palmer, sang Lady Mafia dari Milan, berdiri dengan tatapan yang membara, seolah-olah ia siap melahap Alex Parker hidup-hidup. Jemar

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-28
  • OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua    Chapter 115

    PULAU MARINA – 05:00 AM Fajar belum sepenuhnya pecah, namun udara di Pulau Marina sudah jenuh dengan bau mesiu dan tanah basah. Di bawah tanah, dalam kesunyian terowongan kecil yang tersembunyi di balik bebatuan purba, Alex Parker bergerak seperti bayangan maut. Nacos, sang Mafia Roma, memimpin

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-28
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status