Home / Rumah Tangga / Obsesi Kebahagiaan Anastasya / Bab 45. Pertengkaran Len Dengan Elisa

Share

Bab 45. Pertengkaran Len Dengan Elisa

Author: Rifat Nabilah
last update Last Updated: 2026-01-14 22:00:53

Anastasya berharap Samuel lebih mempercayainya dibandingkan Alesha, "Samuel, percayalah padaku," katanya, sambil memegang tangan suaminya.

Dengan kasar, Samuel melepaskan tangan Anastasya, "Lepaskan! Perilakumu terhadap Alesha sangat tidak bisa diterima!" teriaknya.

Len Artama mulai berbicara, tidak peduli dengan apa yang dikatakan anaknya, "Cukup! Sikapmu dan Alesha sudah membuatku muak! Aku percaya Anastasya, bukan perempuan yang kamu banggakan itu, Samuel, ingatlah satu hal, jika kamu menyakiti Anastasya, kamu juga menyakiti Papamu, jika kamu tidak meminta maaf padanya sekarang, kamu bisa kehilangan segalanya, rumah, uang, jabatan, dan mobilmu, apakah kamu sanggup? Dan wanita yang kamu banggakan itu akan menerimamu setelah kamu tidak memiliki apa-apa?"

Alesha terjebak oleh kata-katanya sendiri. Jika Samuel jatuh miskin, dia tidak akan bisa membeli barang-barang bagus atau menikmati kehidupan mewah lagi, "Sam, sebaiknya minta maaf pada Anastasya, kamu su
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Obsesi Kebahagiaan Anastasya   Bab 50. Kemarahan Hans

    Anastasya langsung menangis sambil memeluk Christina, "Aku minta maaf, Ibu, ternyata aku tidak mampu menghadapi pernikahan ini, Samuel tidak benar-benar menginginkanku, dia hanya mau Alesha," kata Anastasya dengan penuh isak tangis.Hans merasa sangat marah karena putrinya diperlakukan seperti ini, "Jika kamu mau, Anastasya, Ayah akan berbicara dengan Len Artama," ucap Hans sambil menawarkan.Anastasya menatap Hans dengan serius, "Jangan, Ayah, Papa Len tidak boleh tahu tentang ini, Samuel bilang aku selalu tergantung pada Papa Len ketika ada masalah, dia merendahkan diriku karena itu, dan aku tidak ingin Samuel berpikir seperti itu lagi."Christina pun langsung melihat ke arah Hans, "Ikuti saja permintaan Anastasya, biarkan ini menjadi masalah kami berdua sebagai orang tuanya, tidak apa-apa jika Len Artama tidak tahu tentang ucapan kasar Samuel kepada Anastasya, nanti aku yang akan berbicara dengan Samuel jika dia masih mengganggu putriku," tegas Christin

  • Obsesi Kebahagiaan Anastasya   Bab 49. Kesalahan

    Alesha terus memperhatikan cara mereka berbicara dengannya dengan sangat kasar. Salah satu dari mereka memegang ponsel seperti saat awal penculikan, yang pasti berarti ada yang sedang menghubungi atasan mereka."Hey, apakah aku akan tetap di sini?" tanya Alesha.Mereka tak memberikan jawaban, membiarkan Alesha terus bertanya dengan tatapan dan mulut yang terbuka, hanya tangan dan kakinya yang terikat.Di tempat lain, Anastasya sedang membersihkan wajahnya menggunakan pembersih yang aman untuk ibu hamil. Ia melakukannya secara teratur setiap malam sebelum tidur.Sementara itu, Samuel di rumahnya sudah menutup matanya karena merasa pusing memikirkan kedua istrinya.Malam ini terasa sangat panjang bagi ketiga mereka. Alesha pun akhirnya terlelap karena matanya tidak tahan, membiarkan para penculik tetap menjaganya di tempat itu.Ketika pagi menjelang dan Anastasya terbangun, ia menemukan panggilan masuk dari Hans yang tidak terjawab

  • Obsesi Kebahagiaan Anastasya   Bab 48. Berjalan Semestinya

    "Papa, Samuel! Tolong hentikan semuanya, Mama tidak suka dengan sikap kalian, kalian tidak menghargai waktu, sudah malam, kalian tahu apa yang seharusnya dilakukan saat malam, yaitu beristirahat, tapi kalian malah mengganggu tetangga!"Len melihat Elisa, "Jangan bicara, Elisa! Masuk ke kamar!" perintahnya agar istrinya tidak membela anak mereka di saat ini.Elisa tidak dapat berbuat lebih, dia pergi dari situ bukan karena tidak ingin membela anaknya, tetapi saat ini yang bisa dilakukannya hanyalah berdoa agar Samuel dan suaminya bisa kembali berdamai seperti biasanya."Pa, jangan bersikap kasar pada Mama!"Perlakuan tidak baik Papanya terhadap Mamanya membuat Samuel marah dan ingin melawan Papanya saat itu juga."Cukup, Samuel! Ini bukan masalah Mama! Ini menyangkut pernikahanmu, jadi jangan libatkan Mama Elisa dalam hal ini, biarkan kita selesaikan masalah ini berdua secara laki-laki, apa kamu tidak malu membicarakan ini di depan mamamu?

  • Obsesi Kebahagiaan Anastasya   Bab 47. Fakta Rekayasa

    Anastasya menarik tangannya dari Samuel yang tadi menghalanginya, "Maaf, aku tetap ingin pulang, jika kamu terus bersikap seperti ini, aku tidak ingin berada di sini," katanya pelan sambil tidak menoleh sedikit pun.Hans dan Christina berjalan di samping Anastasya, sementara Samuel berusaha mengejar mereka. Namun, ada tangan yang menahannya, "Samuel! Kenapa kamu melakukan ini?" tanyanya dengan penuh kekecewaan, suaminya mengeluh bahwa dia ingin Anastasya tetap tinggal di rumah.Samuel, melihat Alesha di hadapannya, mengeluh bahwa dia menahan Anastasya pergi, "Aku hanya ingin Anastasya tetap di sini. Dia mengandung anakku, kamu tahu itu, jangan menyangkal hakku, karena dia akan melahirkan anakku," katanya, mengabaikan Alesha.Alesha berusaha menahan tangan Samuel dengan sangat kuat hingga membuatnya tidak bisa bergerak, "Aku tidak mau kamu pergi! Jangan tinggalkan aku di sini! Aku tidak rela kamu bersama Anastasya!"Samuel merasa tidak berdaya keti

  • Obsesi Kebahagiaan Anastasya   Bab 46. Serangan Alesha Membuat Anastasya Menyerah Ingin Pulang

    "An, apa kamu benar-benar tidak ingin Alesha ada di rumah ini? Kamu di sini karena awalnya menggantikan Alesha, Papa yang membawamu ke sini, pasti hal itu membuatku jadi curiga, Alesha tidak punya bukti, tetapi aku yakin dia tidak berbohong, aku tahu kamu sepertinya selalu ingin Alesha pergi, jadi kenapa seperti ini, Anastasya?"Samuel sekarang berbicara dengan suara lembut, meski nada tuduhannya kepada Anastasya tetap ada, menuduhnya sebagai otak di balik penculikan Alesha."Aku minta kamu keluar dari kamarku!" Anastasya berteriak dengan nada tinggi, tidak mau suaminya berada di tempat itu sampai dia benar-benar percaya padanya.Samuel ingin menggenggam tangan Anastasya, tetapi dia mundur, "An, tolong jangan lakukan ini," katanya."Cukuplah! Jangan paksaku menerima semua tuduhan mu atas kesalahan yang tidak pernah kulakukan, kamu bisa kembali ke kamar utama sekarang, Alesha sudah pulang, jadi aku tidak perlu menggantinya," jawab Anastasya dengan nada sinis kepada suaminya.Akhirnya,

  • Obsesi Kebahagiaan Anastasya   Bab 45. Pertengkaran Len Dengan Elisa

    Anastasya berharap Samuel lebih mempercayainya dibandingkan Alesha, "Samuel, percayalah padaku," katanya, sambil memegang tangan suaminya.Dengan kasar, Samuel melepaskan tangan Anastasya, "Lepaskan! Perilakumu terhadap Alesha sangat tidak bisa diterima!" teriaknya.Len Artama mulai berbicara, tidak peduli dengan apa yang dikatakan anaknya, "Cukup! Sikapmu dan Alesha sudah membuatku muak! Aku percaya Anastasya, bukan perempuan yang kamu banggakan itu, Samuel, ingatlah satu hal, jika kamu menyakiti Anastasya, kamu juga menyakiti Papamu, jika kamu tidak meminta maaf padanya sekarang, kamu bisa kehilangan segalanya, rumah, uang, jabatan, dan mobilmu, apakah kamu sanggup? Dan wanita yang kamu banggakan itu akan menerimamu setelah kamu tidak memiliki apa-apa?"Alesha terjebak oleh kata-katanya sendiri. Jika Samuel jatuh miskin, dia tidak akan bisa membeli barang-barang bagus atau menikmati kehidupan mewah lagi, "Sam, sebaiknya minta maaf pada Anastasya, kamu su

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status