Home / Pendekar / PENDEKAR 7 WARNA / MELAKUKAN RAPAT DARURAT

Share

MELAKUKAN RAPAT DARURAT

last update publish date: 2025-10-29 13:07:21

Pertanyaan yang diberikan oleh salah satu petinggi perguruan membuat Cang Sin tidak bisa langsung menjawab. Akan tetapi, Cang Sin langsung mengarahkan pandangannya pada sang ayah dan memberikan hormat kembali pada ayahnya tersebut sebelum ia bicara.

"Dengan rasa hormat yang tidak kurang satupun, aku meminta Ayah memberikan perintah padaku untuk memimpin pasukan ke perbatasan. Aku tidak meminta untuk jadi pemimpin utama, aku bergerak di bawah pengawasan Ayah, jadi anggap aku adalah tangan kanan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • PENDEKAR 7 WARNA    CANG SIN DIMINTA BERKORBAN

    "Percaya tidak percaya, sekarang itu tidak penting, kan? Kita tidak bisa bersama itu faktanya. Sudahlah, tidak perlu membahas hal yang tidak penting, sekarang yang harus kita pikirkan adalah membuat kelompok aliran hitam itu tidak bisa menguasai tempat ini."Im Kwan bicara dengan nada yang serius meskipun jauh di lubuk hatinya ia sangat terluka saat mengatakan kalimat, bahwa mereka tidak bisa bersama.Cang Sin mengepalkan telapak tangannya mendengar apa yang dikatakan oleh Im Kwan, tapi ia berusaha untuk menahan diri untuk tidak terpancing kemarahan.Sekarang ini, tanggungjawab sebagai anak dari pemilik perguruan besar sedang diembannya. Banyak nyawa yang bisa melayang sia-sia jika ia tidak berhati-hati dalam bersikap."Im Kwan, percayalah padaku. Hubungan kita tidak akan berhenti begitu saja hanya karena kutukan ini. Biarkan aku mencari jalan keluar. Aku berjanji akan memusnahkan kutukan ini secepatnya, dan kau tunggu aku sampai saat tiba."Dengan nada suara menurun, Cang Sin mengata

  • PENDEKAR 7 WARNA    DIBERIKAN ILMU INTI SECARA PAKSA

    Telapak tangan Cang Sin mengepal mendengar apa yang dikatakan oleh Pendekar Lentera Kuning. Namun, ia masih bisa berpikir secara jernih meskipun sekarang keadaannya sangat kacau, bahwa pemberian ilmu inti tidak boleh dilakukan jika kesepakatan belum dilakukan. "Jika kau memaksakan kehendak, dan salah satu penerima kesepakatan tidak setuju, itu juga akan sia-sia. Lupakan saja, aku akan berusaha untuk menghimpun kekuatanku sendiri."Mendengar apa yang dikatakan oleh Cang Sin, Ai Ling geleng-geleng kepala. Lalu, tanpa kata-kata, ia segera menempelkan telapak tangannya di dada Cang Sin dan itu membuat Cang Sin terkejut. Pria itu ingin melakukan perlawanan, tapi kekuatan Pendekar Lentera Kuning yang terhimpun maksimal tidak bisa dilawannya dengan mudah. Apalagi, ia juga sedang kehabisan energi karena bertahan cukup lama di tempat yang sedikit demi sedikit akan menghancurkan dirinya."Apa yang kau lakukan? Kau tidak bisa memaksakan kehendakmu tanpa ada kesepakatan, Nona Ai Ling!" cegah Ca

  • PENDEKAR 7 WARNA    DIDESAK SITUASI

    Melihat apa yang dilakukan oleh Lucifer, Raja Iblis Bo terkejut. Tanpa berpikir panjang, ia segera ingin melompat pula ke dalam wilayah khusus yang dikobari api tersebut.Akan tetapi, sebelum ia berhasil melakukan hal itu Lien Er berteriak ke arahnya. Entah sejak kapan perempuan itu sudah berada di dekat Raja Iblis Bo."Apa yang ingin kau lakukan? Ingin masuk ke sana juga?" tanyanya bertubi-tubi. "Aku harus melindungi Tuan Lucifer!""Apakah dia memintamu untuk melakukan hal itu?" "Apakah aku harus diperintah dulu baru melakukan sesuatu?""Baiklah. Kita lakukan bersama!""Tunggu! Aku tidak bilang kau juga harus ikut, Lien Er. Tetap di sini dan berjaga di sini. Ritual akan dilanjutkan di wilayah khusus."Mendengar apa yang dikatakan oleh Raja Iblis Bo, Lien Er menyeringai."Kau memintaku untuk tetap di sini, karena kau ingin menguasai segalanya? Kau ingin mendapatkan kristal itu sendirian, begitu, bukan?""Jaga bicaramu! Aku yang berwenang untuk memutuskan. Kau hanya istriku, Lien Er.

  • PENDEKAR 7 WARNA    CANG SIN DAN IM KWAN JADI TUMBAL?

    "Kalau begitu, apakah sekarang kau bisa mengerahkan kekuatanmu sekali lagi?" tanya Pangeran Yuan pada Cang Sin. "Aku akan mencobanya."Cang Sin akhirnya berusaha untuk mengerahkan kekuatannya sekali lagi agar ia bisa melakukan lompatan setinggi mungkin seperti yang tadi dilakukannya. Akan tetapi, saat ia melakukan hal itu, bagian bawah perutnya terasa sakit. Awalnya, Cang Sin tidak peduli dan tetap mengulang apa yang dilakukannya sampai berhasil seperti di awal. Namun, semakin diulang, rasa sakit itu semakin kentara dan Cang Sin merasa kesulitan untuk kembali mengulang akibat rasa sakit tersebut."Kau tidak bisa?" tanya Pangeran Yuan pada Cang Sin. "Aku kesulitan, Pangeran.""Mungkin karena kau sekarang sedang dikutuk, kau dibatasi untuk mengerahkan seluruh kekuatan intimu sendiri untuk melindungi dirimu.""Dengan kata lain, aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi selain terbakar di sini?""Kau akan ditumbalkan, Cang Sin. Raja Iblis Bo dan Lucifer memang ingin kau terbakar di tempat

  • PENDEKAR 7 WARNA    CANG SIN DALAM BAHAYA!

    "Tapi, kenapa kau menolongku?" tanya Cang Sin tidak tahan untuk tidak melontarkan pertanyaan tersebut.Mendengar pertanyaan yang diberikan oleh Cang Sin, pegangan tangan Lien Er pada tangan Cang Sin semakin erat. Membuat Cang Sin semakin heran dengan apa yang ada di dalam pikiran ratu iblis tersebut. "Kau istri Raja Iblis Bo. Ketua aliran hitam. Kau menolongku padahal aku adalah musuh suamimu. Apa yang sedang kau pikirkan?" Cang Sin mengulang pertanyaannya. Kali ini lebih jelas, hingga Lien Er menarik tangannya yang menggenggam tangan Cang Sin dan apa yang dilakukannya membuat pergerakan mereka yang meluncur entah ke mana terhenti seketika. "Kau ingin tahu apa yang sedang aku pikirkan?" tanya Lien Er sembari mendekatkan wajahnya pada wajah Cang Sin. Apa yang dilakukan oleh Lien Er membuat Cang Sin memalingkan wajahnya, tidak ingin perempuan tersebut mungkin saja melakukan sesuatu yang tidak bisa ia terima jika posisi mereka sedekat itu."Jangan terlalu dekat denganku. Kau lupa aku

  • PENDEKAR 7 WARNA    TERDENGAR SEBUAH LEDAKAN!

    (Cang Sin, keluar dari sana!)Suara ayahnya terdengar mengucapkan perintah itu pada Cang Sin. Ternyata, sang ayah menghubunginya lewat batin hingga Cang Sin mengurungkan niatnya menghimpun kekuatan untuk sejenak. (Ayah, kau mendengar suaraku?)Cang Sin tidak yakin bahwa itu adalah suara ayahnya, itu sebabnya ia melontarkan pertanyaan tersebut untuk sekedar memastikan.(Ya. Ini Ayah. Dengarkan aku. Keluarlah dari sana. Kau akan tewas jika kau tidak segera keluar dari sana!)Mendengar apa yang dikatakan oleh sang ayah, Cang Sin menarik napas untuk sesaat. (Aku tidak bisa melakukan hal itu, Ayah. Keadaan sedang tidak baik. Raja Iblis Bo dan Lucifer segera ke tempat ini, jika aku tidak menaklukan wilayah ini lebih dulu, maka apa yang kita lakukan sekarang akan sia-sia.)Cang Sin berusaha untuk membujuk ayahnya agar sang ayah tidak khawatir dengan dirinya.(Kau sekarang sedang terkutuk. Pangeran Yuan tidak bisa melindungimu, akan sangat beresiko jika kau tetap di sana. Kembali dulu. Kita

  • PENDEKAR 7 WARNA    IM KWAN TERPERDAYA

    "Dewi Lembah Seribu Obat?" desis Im Kwan tidak bisa menahan rasa terkejutnya karena melihat perempuan gaib itu untuk yang pertama kalinya. Im Kwan tidak tahu, yang di hadapannya sekarang bukan Dewi Lembah Seribu Obat yang asli, perempuan itu tidak curiga sama sekali jika yang di hadapannya sekaran

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • PENDEKAR 7 WARNA    PENYAMARAN CUNG SIN

    Cung Sin sengaja menjelaskan tentang Dewi Lembah Seribu Obat agar rencananya untuk membuat Im Kwan ragu pada Cang Sin semakin sempurna.Telapak tangan Im Kwan menggenggam erat pakaiannya mendengar apa yang dikatakan oleh Cung Sin. Perempuan itu berusaha untuk menahan diri agar tidak terpancing hing

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • PENDEKAR 7 WARNA    CANG SIN PUTUS ASA?

    "Bukankah aku sudah bilang padamu, masalah itu tidak perlu dipikirkan? Waktumu tidak banyak, jika kau memang ingin mencari penangkal, kenapa membuang waktu melakukan sesuatu yang tidak penting?" ucap Dewi Lembah Seribu Obat pada Cang Sin."Ini tidak akan menghabiskan banyak waktu, Dewi. Hanya seben

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • PENDEKAR 7 WARNA    SARAN DARI SANG PERTAPA

    Cang Sin cukup terkejut mendengar pertanyaan pria pertapa tersebut. Dewi Lembah Seribu Obat sekarang tidak menampakkan diri, tapi mengapa orang itu tahu ia datang tidak sendiri? Dia mungkin melihat dengan mata batin, jadi meskipun Dewi Lembah Seribu Obat tidak terlihat wujudnya, tapi karena batinn

    last updateLast Updated : 2026-03-27
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status