Share

Bab 10

Penulis: yourayas
last update Tanggal publikasi: 2026-03-21 12:37:00

Pagi itu, Jakarta seolah menahan napas. Pernikahan power couple antara leader Motion13 dan CEO Seraphine Aesthetics yang sudah diumumkan sejak bulan lalu, hari ini adalah puncaknya.

Pemberkatan.

Ballroom Hotel The Langham pagi itu telah disulap menjadi altar suci yang memadukan kemewahan dan elegansi sesuai keinginan kedua mempelai. Aroma bunga lily putih memenuhi ruangan, suara biola yang memainkan komposisi terdengar lembut, dan keheningan dari serratus tamu undangan terpilih—para petinggi in
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 24

    Kamar utama itu terlihat sangat berantakan. Pakaian yang ditanggalkan dengan buru-buru berserakan di lantai—jaket Samudera di sudut ruangan, kemeja sutra Seraphine yang malang tergeletak di dekat kaki ranjang, dan sprei abu-abu yang kusut dan keluar dari selipan kasurnya.Seraphine bangun bukan karena alarm, tetapi karena rasa tidak nyaman yang menjalar di seluruh tubuhnya. Saat ia mencoba menggerakkan bahunya, rasa kaku langsung menyerang. Namun, itu belum seberapa. Ketika ia mencoba menggeser posisi kakinya, sebuah rasa pegal yang tajam dan denyutan aneh di bagian bawah tubuhnya membuatnya spontan meringis kecil."Sshhh... aw," desisnya pelan. Suaranya serak, sisa dari teriakan dan desahan yang ia keluarkan sepanjang malam.Ia melirik ke sisi kanan ranjang. Kosong. Sprei di sisi itu sudah dingin, menandakan penghuninya sudah lama beranjak."Brengsek... Samudera gila," gumam Seraphine dengan suara yang parau dan hampir hilang. Ia menatap langit-langit kamar dengan pandangan kosong, i

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 23 (21+)

    Bab 23Samudera melepaskan jemarinya dari kehangatan Seraphine, meninggalkan rasa hampa yang seketika membuat wanita itu mengerang frustrasi. Cairan bening yang membasahi jemari Samudera berkilau di bawah lampu temaram kamar, sebuah bukti visual dari kekalahan pertahanan Seraphine."Liat, Sera. Tubuh lo bahkan lebih jujur daripada mulut lo yang ketus itu," bisik Samudera, suaranya parau oleh gairah yang sudah di ujung tanduk.Ia memposisikan dirinya di antara kedua paha Seraphine yang terbuka lebar. Otot-otot lengannya menegang saat ia menumpu berat tubuhnya, menatap lurus ke dalam manik mata Seraphine yang berkabut. Samudera meraih milik pribadinya yang sudah menegang sempurna—besar, panas, dan berdenyut menuntut pelepasan.Tanpa peringatan lebih lanjut, Samudera menekan ujung kejantanannya pada muara Seraphine yang sudah sangat basah. Ia tidak langsung menghujam, melainkan menggeseknya perlahan, membiarkan Seraphine merasakan ukurannya yang mengintimidasi."Sam... tunggu... punya lo

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 22 (21+)

    Seraphine terengah di bawah kungkungan tubuh Samudera, dadanya naik turun dengan cepat, tidak beraturan. Rambutnya yang berantakan tersebar di atas sprei sutra abu-abu. “Sam… lepas… ini udah kelewatan,” gumam Seraphine, suaranya parau antara pengaruh alkohol dan debaran jantung yang menggila. Ia mencoba mendorong bahu Samudera menjauh, namun pria itu tidak bergeming sedikit pun. "Gue udah bilang, Sera. Malam ini nggak ada kata tunggu," balas Samudera, suaranya serak, rendah, dan penuh otoritas. “Dan setelah semua yang lo omongin tadi, gue bakal tunjukin siapa yang berhak atas lo malam ini.” "Gue nggak mau!" Seraphine memberontak lagi, mencoba memutar tubuhnya untuk turun dari ranjang. Ia sempat berhasil merangkak ke tepian, namun dengan satu gerakan kilat, tangan besar Samudera menangkap pergelangan kakinya dan menariknya kembali ke tengah ranjang dengan kekuatan yang mutlak. "Aakh! Sam, sakit!" pekik Seraphine saat tubuhnya terseret kembali. Samudera segera mengunci kedua ta

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 21

    Bab 21Jarum jam digital di dasbor menunjukkan pukul 23.15Suasana di dalam kabin SUV hitam itu begitu pekat, lebih gelap dari malam Jakarta yang sedang diguyur gerimis tipis. Samudera mencengkeram kemudi dengan buku-buku jari yang memutih.Di sampingnya, Seraphine menyandarkan kepala pada kaca jendela yang dingin. Efek alkohol mulai bekerja sepenuhnya, menciptakan sensasi panas yang menjalar dari perut ke dadanya, namun kesadarannya masih cukup tajam untuk merasakan aura intimidasi yang memancar dari pria di sebelahnya."Lo tahu nggak," Samudera akhirnya memecah keheningan, suaranya rendah dan serak, "betapa rendahnya perasaan gue saat harus nanya lokasi istri gue ke sopir mertua gue sendiri?"Seraphine tidak menoleh. Ia hanya memejamkan mata. "Lo nggak perlu nanya kalau lo percaya sama gue, Sam. Gue udah bilang gue bakal pulang.""Percaya?" Samudera tertawa hambar. "Gimana gue bisa percaya sama orang yang sengaja ngebalikin HP-nya biar nggak liat telpon dari suaminya? Lo nggak cuma

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 20

    Tanpa disadari, waktu sudah menunjukkan pukul 22.45. Di dalam tas Hermes Birkin miliknya, ponsel Seraphine terus bergetar tanpa henti.20.45 | Samudera: Gue baru mau balik ke rumah dari agensi. Lo dimana? Mau gue jemput?21.00 | Samudera: Sera, lo masih di sana? Ini udah jam sembilan. Inget janji lo tadi sore.21.30 | Samudera: Sera, udah jam setengah sepuluh. Belum mau balik? 21.30 | Samudera: Jakarta lagi hujan, jalanan licin. Kabari gue kalau udah jalan pulang22.00 | Samudera: Lo di mana sih? Gue baru balik latihan dan rumah kosong. Lo bilang cuma sebentar.22.00 | Samudera: Gue telpon berkali-kali juga nggak lo angkat.22.05 | Samudera: Don’t play games with me22.15 | Samudera: Seraphine, angkat telpon gue. 22.15 | Samudera: Sekarang22.16 | Samudera: Gue nggak suka lo pulang lewat jam 10 tanpa kabar. 22.17 | Samudera: Ini bukan soal kontrak. Gue suami lo. Ini soal sopan santun22.30 | Samudera: 15 menit lagi kalau nggak ada kabar, gue cari lo.22.30 | Samudera: Gue nggak berc

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 19

    Sore itu, Seraphine telah menyelesaikan beberapa rapat sejak tadi pagi. Ia memijat tengkuknya yang terasa pegal. Namun pikirannya terus melayang ke kejadian pagi tadi. Serratus juta, usapan di kepala, dan aroma maskulin Samudera yang seolah menempel di kulitnya. Ia meraih ponselnya. Ada sebuah grup W******p yang riuh dengan notifikasi. The Inner Circle. Isinya adalah enam sahabat terdekatnya sejak masa sekolah dan kuliah di luar negeri—para pewaris takhta bisnis dan sosialita kelas atas Jakarta yang tahu hampir setiap rahasia gelapnya. Termasuk fakta bahwa pernikahannya dengan Samudera adalah sebuah transaksi hitam di atas putih. Gisela: ICE QUEEN IS BACK! Congrats for the wedding, Sera! Tapi serius, gue butuh laporan pandangan mata. Malam pertama gimana? Aman? Atau ada yang jebol? Valerie: Jangan tanya di sini, kumpul dong! Malam ini di Private Lounge 'The Glasshouse'. Gue udah pesen tempat paling pojok. Seraphine menghela napas. Ia butuh pelarian. Ia butuh mendengar suara-suara b

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status