Share

Bab 30 (18+)

Penulis: Dandelion
last update Tanggal publikasi: 2026-01-01 19:27:31
Sekar masih menatap Jagat yang terlihat terkejut dengan ucapannya. Tapi entah bagaimana ia justru merasa tenang-tenang saja. Ia tak sedang menggoda atau menantang pria itu, tapi karena tiba-tiba ucapan David tentang ia yang yang berdandan cantik untuk pria g-ay terlintas di pikirannya.

Yang benar saja! Jagat itu tidak g-ay dan malam ini Sekar ingin membuktikannya lagi seperti ciuman malam itu di apartemennya.

"Kamu yakin mau saya yang hapus bekas itu?"

Tanpa ragu, Sekar mengangguk. Dan Jawaba
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 149

    "Dim, kamu pesan tiket ke Singapura untuk keberangkatan Jumat malam, ya. Sekalian pesan buat kamu."Setelah mengirimkan pesan itu kepada Dimas, Jagat langsung keluar dari mobilnya yang terparkir di tempat parkir sebuah restoran bergaya eropa. Senyum tipis terukir di sudut bibirnya ketika mengingat bahwa sang Mama membuat reservasi di restoran ini karena tahu tempat ini adalah salah satu tempat makan favoritnya.Berjalan ke arah resepsionis, ia lalu mengatakan tentang reservasi yang telah dibuat oleh Mamanya dan tak lama ia langsung diantar ke meja yang dimaksud.Mamanya ternyata memesan privat room untuk yang terletak di sudut lantai dua restoran itu. Saat akhirnya ia membuka pintu ruangan itu, Jagat sedikit terkejut karena ternyata Mamanya tidak datang sendiri, melainkan bersama Papa sambungnya - Om Aji."Selamat malam, Ma, Om." Sapanya dengan sedikit canggung. Mungkin efek dari renggangnya hubungan mereka."Malam, Jagat. Sini duduk." Ucap Om Aji yang begitu ramah padanya. Meski tak

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 148

    Satu bulan telah berlalu sejak pengunduran dirinya dari AYT Tech dan Jagat merasa tidak ada hari yang lebih melegakan dari itu selama enam bulan ini. Kali ini hanya tinggal menyusun rencana untuk bisa mendekati Sekar kembali."Dim, kamu ada rencana ke Singapura?" Tanya Jagat saat Dimas sedang membereskan laptop dan document di meja di ruang rapat."Saya, Pak? Buat apa saya ke Singapura, Pak? Atau ada Bapak ada rencana perjalanan dinas ke sana yang belum saya ketahui?" Dimas balik bertanya karena bingung dengan maksud pertanyaan Jagat."Bukan. Maksud saya kamu ada rencana ke sana buat ketemu cewek yang waktu itu di direct message? Dia ada di Singapura kan?""Ohhh itu" Dimas lalu tersenyum malu-malu. Pria itu tiba-tiba terlihat gerogi dan ia bisa menebak bahwa Dimas membalas direct message itu dan hubungan mereka berlanjut."Saya masih pendekatan, Pak. Kayaknya terlalu cepat kalau saya tiba-tiba datang ke sana buat ketemu dia. Saya nggak mau bikin dia nggak nyaman dan terkesan terburu-b

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 147

    "Cukup, Pa!"Bu Dian berkata dengan tegas dan nada yang meninggi, membuat Pak Ruli terkejut karena ini adalah pertama kalinya sang anak perempuan berbicara seperti itu padanya. Sedari kecil Bu Dian selalu menurut pada Papanya, mengiyakan segala perintah sang Papa termasuk untuk meninggalkan pria yang ia cintai - Robert dan juga mengabaikan anak lelakinya - Jagat selama bertahun-tahun."Dian! Apa-apaan kamu?" Ucap Pak Ruli dengan nada yang juga ikut meninggi.Bu Dian bangkit dari duduknya, berniat langsung pergi karena tak ingin berdebat dengan Pak Ruli. Namun Pak Ruli tak terima dan menganggap percakapan mereka belum selesai."Mau ke mana kamu? Papa belum selesai ngomong, Dian. Temui anak kurang ajar kamu itu. Bilang sama dia kalau dia tidak mau menikah dengan Rachel, maka Papa akan selalu mengusik hidupnya. Kalau perlu akan Papa hancurkan perusahaannya itu."Bu Dian mengepalkan kedua tangannya, lalu ia berbalik dan menatap Pak Ruli dengan mata yang berkaca-kaca.

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 146

    "Lo ngapain, Cin?" Sekar bertanya karena begitu penasaran. Sudah sepuluh menit berlalu, Cindy masih saja menatap ponselnya."Lagi stalking Si Dimas di L*nkind. Ternyata udah lama kerja di JB Company. Thank you, Sekar. Berkat informasi dari lo, sekarang gue tahu sosmednya Si Dimas. Gue mau pendekatan, saatnya jadi cegil." Ucap Cindy dengan bahagianyaSekar hanya bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan temannya itu. Semoga saja Dimas sedang tidak menjalin hubungan dengan siapapun agar Cindy tidak sakit hati nantinya.Sementara itu di sisi lain, Dimas yang sedang makan siang di kantin perusahaan tiba-tiba mendapatkan notifikasi bahwa ada yang mengunjungi akun L*inkind miliknya. Ia hanya melihatnya sekilas, lalu sudah tak peduli. Namun beberapa saat kemudian, ada pesan yang masuk ke inst*agramnya. "Hallo, gue Cindy. Salam kenal, ya."Dahinya berkerut, ia mulai bertanya-tanya siapa wanita yang mengiriminya pesan. Setelah ia perhatikan, ternyata mirip dengan nama yang tadi melihat akun L

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 145

    Jagat keluar dari ruang rapat dengan perasaan lega. Akhirnya sesuatu yang selama ini ia nantikan untuk terjadi terwujud hari ini. Sepanjang Pak Nadim tadi ada di ruangan, Mamanya juga lebih banyak diam dan ia juga melihat wajah Mamanya yang pasrah. Semoga saja Mamanya memang diam karena menyerah, bukan karena sedang menyiapkan rencana untuk kembali mengekangnya dalam sebuah kontrak ataupun perjanjian.Ia kemudian melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam lift menuju ruangan tempat ia bekerja. Maksudnya tempat dulu ia menjabat sebagai pimpinan. Saat lift itu sudah akan tertutup, tiba-tiba Rachel menerobos begitu saja yang berakhir membuatnya tak bisa menghindar untuk keluar ketika wanita itu memeluknya."Jagat, berkahirnya perjanjian kamu dengan Tante Dian nggak akan membuat perjodohan kita batal, kan?"Jagat yang masih berusaha melepaskan diri dari pelukan Rachel hanya bisa mengertutkan keningnya. Ia sungguh tak mengerti kenapa wanita itu masih saja berharap tentang perjodohan mereka.

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 144

    Jagat menatap dirinya di depan cermin. Hari ini ia akan mengumumkan pengunduran dirinya dari AYT Tech di rapat umum pemegang saham. Tidak ada yang tahu tentang keputusannya ini, kecuali Dimas sekretarisnya di JB Company dan beberapa pemegang saham di AYT Tech yang ia kenal baik karena ia tetap membutuhkan suara mereka agar permohonan pengunduran dirinya disetujui. Namun untuk Mamanya dan Pak Januar, Jagat tak memberitahukan akan hal itu.Selama ia di Singapura, ia sudah memikirkan hal ini dengan matang. Semakin cepat pengunduran dirinya, maka itu akan semakin baik. Toh semua tugas yang diembankan kepadanya selama menjadi CEO di AYT Tech sudah ia lakukan. JB Company juga sudah stabil berkat beberapa investor yang mau berinvestasi ke perusahaannya, terutama Alexander."Semoga hari ini berjalan sesuai rencana dan setelah ini gue bisa fokus di JB Company serta Sekar." Ucapnya pada diri sendiri.Lalu ia mengambil tas kerjanya, memeriksa semua dokumen yang akan ia bawa dan mengambil kunci m

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 20

    Tubuh Sekar yang kaget sampai terhuyung dan hampir jatuh tersungkur di tengah keramaian. Namun itu tidak akan membuatnya terlalu malu karena apa yang terjadi sekarang jauh-jauh lebih parah. Dirinya kini menjadi pusat perhatian banyak orang karena apa yang diucapkan oleh wanita di depannya."Harusny

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 21

    "Terima kasih, Mas. Saya permisi."Jagat tersenyum lantas mengangguk membiarkan Sekar keluar dari mobilnya. Ia perhatikan punggung wanita itu hingga menghilang dari pandangannya.Pria itu kemudian melajukan mobilnya ke rumah. Meski ia tahu hanya kesunyian yang akan menyambutnya di sana, tapi tidak

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 16

    Sekar menghentikan gerakan mulutnya yang sedang mengunyah. Raut terkejut tak bisa disembunyikan dari wajah cantiknya. Batinnya terus mengulang apa yang tadi dia dengar, "Jagat g-ay?""Lo nggak usah ngomong sembarangan deh, Sil! Sekar tentu saja tak percaya dengan apa yang diucapkan Sisil. Rasanya

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 17

    Sekar tak bisa lagi mengontrol debar jantung yang semakin menggila ketika tangan Jagat menyentuh sisi wajahnya. Apakah ini saatnya? Batinnya bertanya-tanya. Pikirannya terbayangbakan mimpi ciuman kemarin sore."Kamu kalau makan pelan-pelan saja. Pasti terburu-buru sampai ada nasi yang tertinggal di

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status