공유

Bab 39

작가: Dandelion
last update 최신 업데이트: 2026-01-06 23:48:39

Jantung Sekar rasanya seperti turun ke perut ketika Jagat menatapnya seperti itu, terlebih sampai mengehentikan mobil karena terkejut dengan bentakannya. Apa pria itu marah? Apa pria itu tidak terima? Kira-kira apa yang akan pria itu lakukan padanya?

Kepalanya seperti berputar memikirkan kemungkinan-kemungkinan itu. Salahnya sendiri yang tak bisa mengendalikan diri dan mengontrol ucapan, kini dia lah yang kocar-kaci padahal Jagat belum mengatakan apa-apa.

"Anu, itu Mas... Saya minta maaf, tidak sengaja ngomong keras sampai membentak. Saya benar-benar minta maaf." Sekar menyatukan kedua telapak tangannya dan membungkuk di depan Jagat saat pria itu baru saja membuka mulut.

"Hey... it's okay. Saya tadi cuma kaget saja. Kamu ternyata bisa bentak-bentak seperti itu, ya. Saya kira kamu ngomongnya selalu lemah lembut."

Dengan perlahan Sekar menegakkan tubuhnya kembali. Tadi itu dia tidak salah dengar? Tentu saja ia berbicara lemah lembut pada Jagat karena menghormati pria itu sebagai atasan.
이 책을.
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 61

    "Saya minta maaf atas sikap saya semalam. Jujur saya kesal sama kamu karena saya pikir kamu menyesal tidur dengan saya." Sekar menganggukkan kepala, lalu kembali menoleh ke arah Jagat. "Aku juga minta maaf, Mas, sudah kesal tanpa mau tahu alasan kamu nggak kasih kabar."Sesaat setelah ia mengatakan itu, Jagat tersenyum lalu menggeser tubuh ke arahnya. Refleks ia mundur dan punggungnya mengenai dinding lift."Kamu sekhawatir itu sama saya, Sekar?"Ia pun dengan polosnya mengangguk. Memang ia begitu khawatir dengan Jagat semalam. Sebenarnya ia bersikap seperti itu juga pada semua orang yang dirasa dekat dengannya. Setiap kali mereka pulang dari apartemennya atau setelah hangout dan pulang masing-masing, ia akan meminta mereka semua mengabari jika sudah sampai di rumah."Sekarang saya sudah di hadapan kamu dan baik-baik saja. Kamu mau apa, hm?" Tanya Jagat sambil menatap dalam dan merapatkan tubuhnya ke Sekar."A-aku nggak mau apa-apa, M-mas."Sial! Kenapa ia jadi gagap seperti ini bica

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 60

    Sekar terus berjalan ke arah lift diikuti oleh Jagat di belakangnya. Pria itu tampak berusaha menjelaskan pada Sekar meski tak dihiraukan sama sekali. Saat pintu lift tertutup barulah Dhika keluar dari mobilnya. "Jadi hubungan mereka hanya pura-pura? Status tunangan itu palsu?" Gumamnya pelan. Satu senyuman tercipta di bibirnya, hatinya berbunga-bunga mengetahui hal ini. Setelah ini ia bisa mendekati Sekar, memperjuangkan perasaanya yang selama ini ia pendam. Ia telah jatuh cinta pada Sekar sejak pandangan pertama. Dulu mereka masuk di perusahan ini melalui jalur yang sama, yaitu Management Trainee. Di masa orientation dan onboarding mereka mulai akrab dan saling mengenal, lalu dilanjut dengan masa classroom training di mana ia mulai menaruh rasa pada Sekar seorang gadis yang tak hanya cantik, tapi juga pintar. Namun perasaannya harus ia pendam saat suatu sore melihat Sekar dijemput oleh seorang pria yang pada akhirnya ia ketahui sebagai kekasih wanita itu. Ternyata hubungan mereka

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 59

    "Lo yang bener dong servicenya. Bolanya kena gue mulu."Jagat menghela napas, lalu menatap Devan yang berada di seberang net. Temannya itu sedang menatap jengkel ke arahnya. Siapa suruh memaksanya main tennis malam-malam begini. Ia sudah bilang tidak mau, tetap saja dipaksa."Gue mau minum dulu. Lo main aja sendiri."Ia lalu berbalik melangkah ke arah bangku di mana tadi ia sempat meletakkan sebotol air mineral, tas kerja, dan ponselnya.Botol minum masih ada di tangannya ketika ia ingat dengan Sekar. Tadi wanita itu memintanya mengabari jika telah sampai tujuan. Meski belum berada di rumah, ia tetap ingin memberi kabar pada wanita itu.Namun saat ingat percakapan mereka di apartemen tadi, rasanya ia masih kesal dengan Sekar yang seperti menyesal telah melakukan hubungan badan dengannya. Terlebih saat ia tahu wanita itu ternyata meminum pil KB agar benihnya tidak bisa tumbuh di dalam rahimnya. Apa seenggan itu Sekar dengannya, sampai-sampai tak mau mengandung anaknya?Akhirnya ia hany

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 58

    Ia dan Jagat saling melirik dan saat pria itu sudah membuka mulutnya, dengan cepat Sekar mendahuluinya berbicara. "Ini Ma, Mas Jagat ngajakin aku liburan berdua, terus aku nggak bisa karena bukan di hari libur. Terus dia bilang dia akan tanggung jawab kok kalau aku nggak masuk kerja. Tapi kan aku yang nggak enak sama teman-teman kantor." "Ohh... Benar begitu, Nak Jagat?" Sekar menggenggam tangan Jagat yang ada di paha pria itu, memberi pertanda untuk mengiyakan cerita yang tadi ia karang. Lagian Mamanya ini apa-apaan sih, omongan anak sendiri tidak dipercaya? "Iya, Ma. Jagat memang mau mengajak Sekar liburan. Apa boleh, Ma?" Ini kenapa Jagat jadi minta ijin sih? Pria itu terlalu menghayati sandiwaranya atau memang mau modus untuk benar-benar mengajaknya liburan? "Ya tentu boleh dong, Mama mengijinkan. Tapi keputusan tetap ada di tangan Sekar, anaknya mau apa nggak?" Meski seolah memberikan kebebasan padanya, tapi ia tahu semua itu hanya omong kosong Mamanya karena saat ini Sang M

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 57

    Sekar terkejut, Jagat terkejut, Mamanya juga terkejut. Semua orang yang ada di apartemennya terkejut. Mereka semua memiliki keterkejutan yang berbeda, tapi dalam kebingungan yang sama. Sama-sama bingung ke satu sama lain. Jantung Sekar berdebar kencang karena pasti setelah ini Sang Mama akan mencercanya habis-habisan. Ia menutup mata, tak ingin melihat raut wajah Mamanya yang tadi menatapnya tajam. "Awas kamu kalau melakukan hal di luar batas norma-norma yang berlaku! Mama cincang kamu, ya!" Ia masih ingat dengan ancaman Mamanya saat dulu akan berkencan dengan David malam-malam, padahal mereka hanya mau makan malam dan menonton film. Waktu itu Mamanya baru pulang dari Singapura dan menginap di apartemennya yang lama. Sekarang ia tak bisa membayangkan kalau Mamanya tahu tentang peristiwa semalam. Dia bisa dicincang beneran. Namun_ "Eh ada Nak Jagat." Suara lembut Mamanya membuat Sekar kembali membuka mata. Terlihat Sang Mama menyembunyikan pil KB yang tadi ditodongkan ke arahnya.

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 56

    "Maksud lo?"Sekar tentu terkejut dengan ucapan Dhika. Maksudnya bilang melamarnya itu apa? Selama ini mereka hanya sebatas rekan kerja dan akrab karena masuk ke perusahaan di angkatan yang sama. Sebenarnya tidak hanya Dhika yang satu angkatan dengannya, ada Sisil dan beberapa rekan dari masing-masing Divisi. Rasanya aneh saja mendengar kalimat itu keluar dari mulut seseorang yang hanya sesekali bertegur sapa, bahkan ia tak punya kontak pria itu."Nggak ada. Tadi gue cuma bercanda. Mukanya nggak usah tegang gitu dong." Jawabnya diakhiri dengan tawa, tapi tawanya justru terdengar hambar di telinga Sekar.Setelah itu tidak ada lagi percakapan di antara mereka. Suasananya berubah canggung setelah percakapan yang kata Dhika hanya sebuah candaan itu. Hingga mobilnya sampai di depan rumah Dhika, pria itu langsung berterima kasih pada Sekar."Makasih ya. Mau mampir dulu?""Nggak usah, Dhik. Gue mau pulang aja. Sama-sama, ya."Sekar langsung pergi dari depan rumah Dhika, meninggalkan pria itu

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 책을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 책을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status