MasukTerima kasih. Semoga suka.
Geo mendekati Keyla yang tidak juga kembali ke ruangannya. Gadis itu masih menunggu pesan balasan dari Kai.“Apa belum selesai?” tanya Geo.“Ah! Sudah. Aku hanya….” Kalimat Keyla terhenti. Dia tidak mungkin mengatakan tentang Kai. Gadis itu merasa tidak pantas dan mungkin sang suami akan malu. Dia yakin Geo mengenal Kai.“Apa perjanjiannya tidak memuaskan kamu? Apa gaji dan fasilitas yang diberikan kurang?” tanya Geo duduk di depan Keyla.“Ah tidak. Aku hanya mahasiswa magang. Ini sudah cukup,” jawab Keyla.“Mahasiswa magang yang memiliki talenta luar biasa akan dijajarkan dengan pegawai tetap. Kamu tidak usah khawatir,” ucap Geo tersenyum.“Senang sekali bisa berkomunikasi dengan mudah. Padahal dia orang asing di negara ini.” Geo terus memperhatikan Keyla. Pria itu tidak ingin mengalihkan pandangannnya.“Ketika menjadi pasangan pun tidak akan sulit. Benar-benar sempurna. Dia sangat menarik. Apalagi pria yang menginginkan wanita dari negara Indonesia.” Geo berbicara di dalam hati.“Te
Xuan dan Keyla tiba di kantor cabang. Tidak butuh waktu lama, istri Kai sudah dibawa ke kantor pusat.“Nona Keyla silakan.” Seorang wanita membuka pintu mobil.“Terima kasih.” Keyla tersenyum canggung. Dia merasa perlakukan wanita itu berlebihan karena dirinya hanya seorang mahasiswa magang.“Xuan, aku pergi dulu. Sampai jumpa lagi.” Keyla berjabat tangan dengan Xuan dan masuk ke mobil.“Hati-hati, Key.” Xuan merasa aneh karena keberangkatkan Keyla yang dipercepat.“Ya.” Keyla melambaikan tangannya dan pintu ditutup.“Kenapa Keyla pergi sekarang?” tanya Kai pada wanita yang menutup pintu mobil.“Tamu dari luar negeri datang lebih awal dan ini adalah ujian akhir untuk Non Keyla. Jika, dia berhasil maka, bisa pulang lebih awal dan masa magang dipotong,” jelas wanita itu.“Apa?” Xuan terkejut. Dia tahu tentang program magang cepat ketika perusahaan memberikan predikat sangat baik dan memuaskan dengan kinerja mereka.Mobil meninggalkan perusahaan. Keyla telah dibawa pergi. Gadis itu akan
Keyla memperhatikan Kai. Dia bisa melihat ekspresi senang di wajah sang suami.“Apa dia benar-benar ingin punya anak dariku?” tanya Keyla di dalam hati.“Apa kamu sudah mengantuk? Atau kita bercinta lagi?” Kai menggendong tubuh Keyla dan merebahkan di kasur.“Tidak! Jangan!” Keyla menjauh dari Kai. Dia bergerak ke tepi kasur.“Baiklah. Kamu istirahatlah. Aku masih ada pekerjaan. Pasti lelah kan?” Kai mencium pipi Keyla.“Mm.” Keyla mengangguk.“Apa perlu aku temani hingga tidur?” tanya Kai.“Tidak. Kamu kerjalah. Aku akan tidur dengan cepat,” jawab Keyla.“Baiklah.” Kai mencium dahi Keyla dan menyelimuti tubuh istrinya.“Mimpi indah, Sayang.” Kai mematikan lampu utama. Pria itu pergi ke ruang kerja. Dia masih harus menyelesaikan banyak pekerjaan. Keyla yang lelah benar-benar tidur dengan mudahnya.Yasmin telah berada di sebuah ruangan rahasia. Dia bertemu dengan rekan bisnis dari dunia hitam. Semua dilakukan untuk mencapai kesuksesan dan tujuan mereka sama menjadi kaya raya.“Tidak dis
Keyla berdiri di depan cermin. Dia melihat lehernya yang penuh dengan tanda merah bekas ciuman Kai. pria itu benar-benar tidak bisa menahan diri. “Bagaimana ini?” Keyla kebingungan untuk menutupi penuhnya tanda cinta di leher hingga dadanya.“Aku harus cari caranya di internet.” Keyla mengambil ponsel dan mulai berselancar di dunia maya.“Kompres dingin lalu kompres hangat. Pijat lembut untuk melancarkan sirkulasi. Oleskan bahan alam seperti lidah buaya, atau krim vitamin K atau C. Tutup dengan foundation. Jangan digosok kasar akrena akan bisa memperburuknya. Bagus.” Keyla kembali ke kamar mandi. Dia memilih air dingin untuk mengkompres leher serta dadanya.“Okay. Selanjutnya air hangat. Aku juga butuh vitamin C karena tidak aka nada lidah buaya di sini.” Keyla keluar dari kamar mandi.“Apa yang kamu lakukan di kamar mandi?” Kai memperhatikan Keyla yang hanya mengenakan dress seksi.“Aku sedang berusaha menghilangkan tanda merah di leherku,” jawab Keyla.“Kenapa?” Kai menatap Keyla.
Keyla menatap Kai. Dia benar-benar tergoda dengan suaminya yang tampan dan seksi. Pria itu pun sangat ingin menerkam istrinya.“Ayolah. Kita mandi bersama. Bagaimana kalau bercinta di dalam bak mandi?” tanya Kai.“Hah!” Mata Keyla melotot. Dia melihat Kai yang telah melepaskan kemeja dan memperlihatkan dada bidang dengan perut rata. Terlihat otot-otot seksi yang menggoda.“Kenapa, Sayang?” Kai menarik tangan Keyla dan menempelkan pada dadanya.“Apa kamu suka? Aku selalu menjaga tubuh ini agar dapat membuat istriku bahagia.” Kai menggerakkan jari Keyla dari dada hingga perut dan pusar.“Ah!” Keyla terkejut. Jantungnya berdebar kencang.“Buka!” perintah Kai.“Buka apa?” tanya Keyla mendongak.“Ikat pinggang dan celana,” bisik Kai.“Mm.” Keyla melakukan perintah Kai. Dia membuka ikat pinggang suaminya.“Sudah selesai.” Keyla meletakkan ikat pinggang di lantai.“Celanaku juga. Aku harus mandi bersama kamu.” Kai memeluk tubuh Keyla dan membiarkan tangan gadis itu berada di resleting dan pen
Yasmin telah berada di dalam kamarnya dengan ditemani seorang wanita yang menjadi asisten pribadinya sekaligus pengawal.“Nona, Keyla berada di perusahaan telekomunikasi dunia.” Jesika memberikan berkas kepada Yasmin.“Itu artinya perusahaan yang ada di samping hotel ini.” Yasmin menatap tajam pada Jesika.“Benar, Nona. Keyla di tempatkan di sana karena menguasai banyak Bahasa. Dia menjadi penerjemah dan pembicara dalam pertemuan penting,” jelas Jesika.“Keyla menguasai banyak Bahasa,” lanjut Jesika. “Tidak disangka. Walaupun hidup dalam kekurangan. Keyla mampu belajar mandiri.” Yasmin tersenyum tipis. “Dia sangat ambisi dan pekerja keras. Apa itu dilakukan agar bisa mendapatkan pria kaya. Kamu tidak akan selalu beruntung, Keyla.” Yasmin meremas berkas di tangannya.“Apa jadwal mala mini?” tanya Yasmin.“Pertemuan dengan para pemuka jaringan hitam,” jawab Jesika.“Baiklah. Aku akan bertemu dengan Kai terlebih dulu,” ucap Yasmin beranjak dari sofa.“Saya akan mempersiapkan pakaian An







