Home / Urban / Pembalasan Menantu Lemah / 14. Awal Money Games

Share

14. Awal Money Games

Author: Angdan
last update publish date: 2026-08-11 11:47:14

“Aku membutuhkan media kamera dan ponsel sebagai pengambil biometrik untuk menyalurkan data yang ada di wajah dan disambungkan ke sistem. Saat sensor membaca wajah yang menjadi target bisa langsung membaca data yang ada pada wajah seseorang yang terduga pelaku dan temanmu sepertinya, dia terlibat dalam kasus yang pernah aku tangani,” jelas Adrian singkat sambil menatap lamat.

‘Oke, aku paham,’ jawab Anthonius.

Adrian menyusun bahasa untuk menangkap wajah dan retina dari seseorang yang akan meng
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan Menantu Lemah   61. Membalik Keadaan

    Anastasia mendekati Anthonius dengan menunjukkan ponsel yang ada di genggamannya. Hitungan detik, Anthonius disuguhkan pemandangan dirinya sedang menggendong Raihan keluar dari bangunan gedung YC menuju ke mobil mewah yang digunakan untuk bekerja lalu memasukkan dia ke dalam mobil.“Bukan, kah, itu mobil Pak Barra? siapa pria yang membawanya?”“Dia pasti suruhan Pak Barra karena dia mengendarai mobil itu dan pastinya beliau ada di dalam mobil!”“Jangan-jangan, Pak Barra membunuh Pak Raihan untuk menyingkirkan petinggi di sini semuanya demi menguasai harta Pak Tio?”Semua kalimat buruk keluar dari mulut banyak rekan kerja yang berpikir buruk kepadanya. Ia hanya terdiam sembari merayapkan bola mata ke arah Gery sedang tersenyum lebar sambil menatap ledekan kepada dirinya.Dia tampak puas melihat Anthonius terpojok dan berhasil menguasai pikiran rekan kerja yang tidak menyukai dirinya karena sikap yang dinilai terburu-buru dan semena-mena.“Jangan asal bicara kalian!” sahut Anastasia nad

  • Pembalasan Menantu Lemah   60. Ditentang Banyak Orang

    “Saya yang meminta mereka untuk datang ke perusahaan ini, milik Pak Tio. Pak Dedi dan Wahyu telah terbukti bahwa mereka melakukan penggelapan uang perusahaan. Saya tahu sendiri ketika barang datang saat saya baru bekerja sehari di sini bahwa barang yang datang bukanlah barang bagus dan berkualitas, melainkan barang yang telah berkarat dan klien dari luar negeri juga mengatakan bahwa barang yang bagus sampai meminta kita untuk memberikan izin persewaan kapal dan melintas kapal dagang di area kita. Rincian anggaran dana yang telah dibuat susah payah oleh rekan kerja, tetapi barang yang datang malah barang berkarat dan cepat rusak. Tidak ada keuntungan di perusahaan selama tiga tahun belakangan,” sahut Anthonius secepat kilat sebelum Anastasia menjawab pertanyaan rekan kerjanya.Anthonius melangkah perlahan di tengah karyawan ayahnya yang bingung dengan sikap Anthonius yang sangat berbeda dari Tio.“Kalian terkejut melihat sikap saya yang baru menjabat di sini? Atau ada yang tidak setuju

  • Pembalasan Menantu Lemah   59. Memanas dan Penyitaan Barang Sekaligus Dokumen

    Teriakan Anthonius menjadi pusat perhatian banyak orang hingga membuat sorot mata tertuju padanya. Beberapa rekan kerja berdiri dan penasaran dengan sesuatu yang terjadi di antara Anthonius dengan Gery.“Ada apa?”“Kamu tahu ada sesuatu yang terjadi padanya?” Banyak rekan kerja bertanya-tanya tentang sikap Anthonius yang baru menjabat di perusahaannya, tetapi sudah berteriak kencang kepada Gery, Direktur Keuangan.Gery menghampiri Anthonius dengan tatapan bingung, tetapi tajam sambil tersenyum miring dan mengusap hidungnya.Dia terlihat meledek Anthonius yang meneriakinya.“Kenapa Pak Barra meneriaki saya?” tanya Gery santai sambil terkekeh pelan.Anthonius mengepalkan tangannya dengan erat ketika melihat ekspresi Gery yang tidak ada takut sama sekali kepadanya.Bahkan, dia terlihat santai dan mengetahui akibat ketika menyakiti seseorang yang sangat dihargai dan dipercayai olehnya. “Tahan emosimu, Anthonius. Ingat, misimu masih panjang dan kamu jangan terpancing dengan sikapnya yang

  • Pembalasan Menantu Lemah   58. Menyelamatkan Raihan

    “Iya. Aku memperbaharui aplikasi atau sistem Money Games karena melihat seorang wanita yang ada di Bar. Aku punya ide seperti itu dan dia butuh pertolongan karena aku gak bisa melihat wanita disakiti dan tertekan dalam keadaan ekonomi sedang tidak baik-baik saja.”“Kamu punya sisi kemanusiaan, meskipun tidak memiliki raga. Aku iri denganmu,” balas Anthonius dengan intonasi penekanan sambil menatap lamat.“Bajingan kamu!” umpat Sistem Adrian lalu tertawa.Anthonius tiba di bangunan YC dan memasuki bangunan dengan cara menaiki anak tangga perlahan sambil memperhatikan sekitarnya. Anthonius tidak mendengar suara apa pun hingga berada di lantai lima. Ia masuk ke dalam, tetapi tidak ada siapa pun di sana. Anthonius menaiki anak tangga lagi sampai di lantai tujuh dan mendengar suara erangan dan sepatu bergesek dengan alas tanpa ubin sehingga membuatnya bersembunyi dan menoleh ke kiri dan lantai tujuh untuk berwaspada.“To-tolooongg!” rintih seorang pria.Anthonius terus melangkah hingga m

  • Pembalasan Menantu Lemah   57. Raihan Dalam Bahaya

    Tidak ada jawaban dari Raihan yang ketigapuluh lima. Ia khawatir terjadi sesuatu kepadanya karena dia tidak biasa tidak menjawab panggilan masuk darinya.Ada apa dengan Raihan? Apakah Raihan kabur setelah mengetahui tentang rencana Anthonius yang menghabisi karyawan sedang korupsi di perusahaan perkapalan milik atasannya?Anthonius meminta sepuluh pengawal pribadi untuk mencari keberadaan Raihan secepat mungkin. Sepuluh pengawal pribadi Anthonius bergerak cepat menggunakan mobil untuk mencari keberadaan Raihan. Raihan harus segera ketemu sebelum semuanya berakhir.Anthonius mendatangi kantor perkapalan dengan keadaan sudah bersih dan menggunakan identitas baru melaju kecepatan di atas rata-rata.Ia harus memeriksa kamera pengawas yang ada di kantornya untuk mengetahui keberadaan Raihan.Raihan keluar dari ruangan Anthonius lalu berpisah. Anthonius tiba di perusahaan perkapalan lalu menuju ke ruangan kamera pengawas dan disuguhkan dua pria sedang tidur di atas meja kamera pengawas.An

  • Pembalasan Menantu Lemah   56. Hubungan Benang Bulat

    “Polisi yang memiliki perusahaan bernama Roberto Samuel Handarikso. Dia memiliki jabatan penting di kepolisiannya, yaitu Komisaris Besar. Petinggi negara bernama Liam Xavander. Liam bekerja sebagai Menteri Ekspor dan Impor. Jadi, mereka saling berhubungan dan menguntungkan sehingga saling menutupi atas kejadian terhadap mereka,” ucap Yolanda dengan detail.“Ada foto?” tanya Anthonius penasaran.Anthonius ingin membuktikan perkataan Yolanda agar sesuai dengan wajah yang pernah dilihat olehnya di bangunan YC.Ia berharap nama yang disebutkan oleh wanita itu sama dengan wajah yang pernah dilihat.Yolanda menunjukkan foto dari ponsel yang memiliki logo apel keropos setengah lalu dia menunjukkan foto dua pria yang diinginkan oleh Anthonius dari ponselnya.Anthonius mengernyitkan dahi saat ditunjukkan foto pria dari ponsel. Ia mengambil ponsel Yolanda lalu memperbesar dan memperkecil foto yang ada di ponselnya.Dua pria yang disebutkan oleh Yolanda adalah dua pria yang sama saat bertemu di

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status