Beranda / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 151 - Keributan Sebelum Lelang

Share

Bab 151 - Keributan Sebelum Lelang

Penulis: Rianoir
last update Tanggal publikasi: 2024-10-27 11:13:30
Ryan berjalan menuju pintu utama hotel dengan penuh percaya diri. Matanya yang tajam segera menangkap sosok Angelica yang tampak gelisah di dekat pintu.

Gadis itu terlihat linglung, seolah pikirannya berada di tempat lain.

Hari ini, Angelica berpakaian sangat santai, berbeda dari penampilannya yang biasanya rapi dan formal.

Ryan juga memperhatikan lingkaran hitam di bawah mata gadis itu, tanda bahwa ia kurang tidur.

Secara keseluruhan, Angelica tampak lesu dan tidak bersemangat.

Ryan men
Rianoir

Terima kasih Kak Rubei' atas dukungan Gem-nya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Akumulasi Gem Bab Bonus: 27-10-2024 (siang): 4 Gem Yuk, kurang 1 Gem lagi dapat bab bonus nih (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Ini adalah bab bonus pertama hari ini. Selamat Membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 31
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3736 - Tak Terbendung

    "Membunuh Tawanan World Palace akan memberimu Anugerah Dunia!"Suara dingin seperti mesin itu kembali bergema di seluruh area.Ryan langsung memahami situasinya.Para kultivator berzirah kuno yang tadi menyerbu keluar dari istana kecil hanyalah pembuka. Musuh sesungguhnya adalah sosok di hadapan mereka ini.Tawanan World Palace.Dialah inti ujian yang harus mereka hadapi.Bram Herstone berjalan mendekati Ryan dengan wajah tegang. Ia tahu betul dirinya sama sekali tidak memenuhi syarat untuk ikut dalam pertarungan seperti ini. Dengan kekuatannya sekarang, Tawanan World Palace bisa membunuhnya hanya dengan satu gerakan kecil.Dalam pertarungan ini, hanya kultivator di atas Ranah Star Seed tingkat delapan yang punya hak untuk maju.Itu pun hanya batas paling rendah.Mereka yang lebih lemah hanya akan mati sia-sia.Cyrus Whitlock menoleh kepada dua Kultivator Ranah Star Seed tingkat puncak lainnya. Kedua orang itu juga sudah bersiap menyerang. Mereka semua memahami nilai Anugerah Dunia

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3735 - Tawanan World Palace

    Formasi persegi itu bergerak perlahan.Kecepatannya tidak bisa disebut cepat, tetapi jarak tiga ribu meter bukanlah jarak yang terlalu jauh bagi para kultivator. Dalam waktu kurang dari sepuluh menit, formasi tersebut sudah membawa mereka sampai di sisi istana kecil.Begitu formasi berhenti, sebagian kultivator langsung tidak mampu menahan diri.Mereka menyerbu masuk ke dalam istana dengan mata penuh keserakahan, seolah takut harta karun di dalamnya akan direbut lebih dulu oleh orang lain.Ryan tidak ikut bergerak.Ia tetap berdiri di tempatnya, menunggu dengan tenang.Berdasarkan pengalaman sejak memasuki World Palace, tempat ini jelas bukan lokasi yang bisa dimasuki sembarangan. Apa pun yang tampak mudah didapat biasanya menyembunyikan bahaya.Benar saja.Sekitar satu menit kemudian, para kultivator yang tadi menyerbu masuk mendadak berhamburan keluar.Wajah mereka pucat. Sebagian tampak panik, sebagian lagi berteriak tidak jelas sambil berlari menjauh dari pintu istana.Ryan tida

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3734 - Menuju Istana Kecil

    Ryan berdiri di atas formasi teleportasi.Detik berikutnya, rasa pusing hebat menyerang kepalanya. Pandangannya berputar singkat, dan ruang di sekelilingnya seperti tertarik oleh kekuatan tak terlihat.Ketika ia kembali membuka mata, ia sudah berada di tempat lain.Banyak kultivator berdiri di sekitarnya.Ryan segera mengedarkan pandangan, mencari sosok yang dikenalnya. Namun setelah beberapa saat, ia tidak menemukan Bram Herstone di antara kerumunan itu.Ia tidak langsung panik.Bram mungkin dikirim ke tempat berbeda, atau belum berhasil keluar dari ruang ujiannya.Ryan melangkah maju dan mengamati keadaan di depan.Di kejauhan, berdiri sebuah istana kecil.Istana itu tidak terlalu besar, tetapi memancarkan kesan kuno dan misterius. Di sekelilingnya mengalir sebuah sungai panjang yang memutari seluruh bangunan, seperti parit alami yang sengaja memisahkan istana itu dari dunia luar.Sekitar tiga ribu meter dari istana kecil tersebut, terbentang sebuah formasi berbentuk persegi.Di

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3733 - Anugerah Dunia Setelah Jenderal Kuno Tumbang

    Sang jenderal kuno kembali menyerang.Golok di tangannya terayun bertubi-tubi, setiap tebasan membawa tekanan berat yang memaksa Ryan terus menahan dengan serius. Meski mata jenderal itu kosong, gerakannya tetap cepat dan mematikan.Bang!Pedang Iblis Darah bertabrakan dengan goloknya.Bunyi logam beradu menggema tajam di ruangan sempit itu. Percikan api menyebar ke udara, menerangi dinding beku yang dipenuhi retakan.Ryan tidak berhenti di sana.Tombak Gungnir di tangannya langsung menghunjam ke depan.Namun sebelum mata tombak itu mengenai sasaran, sang jenderal mengulurkan tangan kirinya dan mencengkeram batang tombak dengan kuat.Ryan mengernyit.Ia segera mengangkat kaki dan menendang tubuh lawan.Boom!Tendangan itu mendarat telak, tetapi jenderal kuno itu sama sekali tidak bergeming.Tubuhnya tetap berdiri kokoh di tempat, seolah yang baru saja ditendang Ryan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3732 - Ujian Jenderal Kuno

    Namun sebelum Ryan sempat menyelesaikan pertanyaannya, ruangan tempatnya berada mendadak bergetar.Getaran itu tidak besar, tetapi cukup untuk membuat udara di sekitarnya berubah berat.Lalu, sebuah suara dingin bergema. Nadanya kaku, hampir seperti suara mesin tanpa emosi."Seorang Terpilih melawan seorang jenderal kuno. Jika menang, kau memperoleh Anugerah Dunia. Jika kalah, kau mati."Ryan menyipitkan mata.Seketika, seberkas cahaya muncul di sampingnya.Cahaya itu memudar perlahan, memperlihatkan seorang pria bermata kosong. Pria itu mengenakan baju zirah tua dan menggenggam sebilah golok. Dari aura yang memancar dari tubuhnya, jelas ia berada di Ranah Star Seed tingkat delapan.Ryan tersenyum getir.World Palace benar-benar memandang tinggi dirinya.Di atas kertas, ia hanyalah kultivator Ranah Dao Integration tingkat sembilan. Namun lawan yang diberikan kepadanya justr

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3731 - Nama Ryan yang Membekukan Rombongan Northpalace

    "Aku khawatir Ryan juga tidak bisa hidup tenang di tempat ini," ujar Adel pelan. "Lucas Ravenclaw sudah lama berada di Benua Valorisia. Kalau kita tidak segera menemukan Ryan, bisa jadi Lucas lebih dulu menyerangnya."Mendengar itu, tatapan Lancelot menjadi muram."Nona Adel, aku memang tidak berguna," katanya dengan suara berat. "Seandainya aku cukup kuat, kita tidak perlu bergerak sehati-hati ini."Adel menggeleng."Ini bukan salahmu. Akulah yang bersikeras datang ke Benua Valorisia. Sekarang kita hanya bisa melangkah perlahan dan berhati-hati."Lancelot tidak membantah.Ia menggenggam bulu beruang salju yang mereka tunggangi, lalu kembali menuntunnya ke depan. Salju membentang luas di sekitar mereka, putih dan dingin, membuat perjalanan terasa semakin panjang.Tak lama kemudian, sekelompok orang muncul di kejauhan.Bendera yang mereka bawa berkibar di tengah angin salju. Di atasnya tertulis jelas, Keluarga Northpalace Wilayah Barat.Lancelot segera menyipitkan mata.Di Benua Valor

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status