MasukMalam Semua ( ╹▽╹ ) Terima Kasih Kak Lola Ayu, Kak Chen Thomson, Kak Eny Rahayu, Kak Pengunjung5804, Kak Herman Muhammadamin, Kak Patricia Inge, Kak Elly Mawar, dan Kak Pengunjung9607 atas hadiah Koinnya (. ❛ ᴗ ❛.) Terima Kasih Kak Sendy Zen atas hadiah Kopi dan Koinnya (. ❛ ᴗ ❛.) Terima Kasih Juga kepada para pembaca yang telah mendukung novel ini dengan Gem (◍•ᴗ•◍) karena jumlah koin telah mencapai target, maka ada bab bonus hadiah setelah ini. Selamat membaca (◠‿・)—☆
Pada saat itu, di dalam gua, pemuda bengis itu menatap Emmett Huxley dengan sorot penuh penghinaan. Meski begitu, ia tetap tertawa dan menepuk bahu Emmett seolah sedang memuji bawahan yang baru membuktikan kesetiaannya.“Bagus sekali! Hahahaha, pilihanmu tepat. Orang sepertimu memang layak menjadi bawahan Ras Iblis.”“Bawahan?” Emmett tersenyum pahit pada dirinya sendiri.Ia tahu posisi sebenarnya jauh lebih rendah dari itu. Di mata iblis tersebut, dirinya tidak lebih dari anjing peliharaan yang bisa dipakai selama masih berguna.Emmett juga sadar tidak ada jaminan nyawanya benar-benar akan dibiarkan. Setelah tuan di balik altar bangkit, dirinya mungkin tetap menjadi makanan berikutnya.Namun apakah ia punya pilihan lain?Ia memang takut mati. Menurutnya, rasa takut itu bukan sesuatu yang perlu dipermalukan.Wajah Ryan saat membawa kelima murid keluar sempat terlintas di pikirannya. Rasa bersalah menusuk dada Emmett, tetapi ia segera memaksa dirinya berpikir lebih dingin.Ryan bahk
Zane Stern dan yang lain langsung lega mendengarnya. Kalau pemuda bengis itu benar-benar sudah dibereskan oleh Emmett Huxley, berarti Ryan tidak perlu menghadapi bahaya besar ketika kembali ke gua.Zane bahkan mengembuskan napas panjang sambil mengusap kepala botaknya. “Syukurlah. Aku sudah membayangkan Kakak Ryan masuk ke sana sendirian.”Namun Xander Jett justru mengerutkan kening.Ia tahu Ras Iblis terkenal memiliki daya hidup yang sangat kuat. Dengan kemampuan Emmett yang baru saja mereka lihat, apakah mungkin ia membunuh lawannya secepat itu?‘Kalau Instruktur Huxley bisa menghabisi iblis itu begitu cepat, berarti kekuatannya jauh di atas perkiraan kami,’ pikir Xander. ‘Tapi kalau begitu, bagaimana mungkin dia sampai terluka parah?’Ada sesuatu yang tidak masuk akal.Mungkin Emmett memiliki kartu truf yang sangat kuat dan berhasil membunuh lawannya ketika lengah.Atau ada kemungkinan lain.Xander tidak melanjutkan pikirannya. Ia menoleh kepada Ryan dan berkata pelan, “Ryan, sep
Yang lain ikut mengangguk. Thea Wexler bahkan mencengkeram lengan jubah Ryan, seolah takut pemuda itu langsung melesat pergi sebelum mereka sempat menghentikannya.Namun Ryan hanya menggeleng pelan dan melepaskan genggaman Thea.Dari cara Emmett Huxley menghunus pedang serta melepaskan tebasan sebelumnya, Ryan sudah bisa menilai kemampuan tempurnya dengan cukup jelas.“Instruktur Huxley bukan instruktur tempur,” ucap Ryan tenang. “Dia memang sedikit lebih kuat daripada Kultivator Ranah Star Sealed pada umumnya, tapi tidak jauh.”Ryan menatap ke arah gua. “Menurutku, dia bukan tandingan iblis itu. Kalau ingin menyelamatkannya, aku harus kembali.”Xander Jett dan yang lain langsung terpaku.Ryan ternyata bukan bertindak karena gegabah. Ia benar-benar sudah menakar kekuatan Emmett dan kultivator Ras Iblis tersebut sebelum mengambil keputusan.Namun justru karena itu, ucapan Ryan terasa semakin sulit dipercaya.Menyelamatkan instruktur?Seorang murid Ranah Creation ingin kembali untuk me
“Lagi pula, kau juga akan mendapatkan kekuatan iblis, dan kekuatanmu akan melonjak tajam. Kekuatan itu jauh melampaui apa yang bisa kau bayangkan sekarang!”Mendengar tawaran itu, Emmett Huxley terdiam. Pedang di tangannya turun beberapa senti, sementara pandangannya bergeser dari lawan di hadapannya.‘Aku hanya bekerja di Akademi Heavenly Flame,’ pikirnya. ‘Tidak ada alasan aku harus kehilangan nyawa karena urusan ini, bukan?’Kalau menolak, hasil akhirnya hampir pasti kematian. Kekuatan mereka terpaut terlalu jauh, sehingga pilihan menyerah mulai terasa lebih masuk akal daripada mati sia-sia.Pada saat yang sama, Ryan sudah membawa Xander Jett dan yang lain sampai ke tempat Elang Windchaser menunggu.Tepat saat itu, suara Demon Emperor terdengar dari dalam Mata Iblis. ‘Aku tidak salah. Firasatku benar. Altar di gua itu memang sebuah kesempatan.’‘Suruh yang lain pergi, lalu masuklah sendirian.’Ryan tidak langsung menjawab.‘Ada iblis besar yang tersegel di dalam altar itu. Kalau
Ryan hanya melirik Emmett Huxley dan klon iblis itu sekilas. Ia bisa menilai situasinya dengan cepat. Emmett mungkin masih sanggup menahan lawannya untuk beberapa saat, tetapi jelas tidak akan bertahan lama. Sementara itu, membawa lima orang yang tidak sadarkan diri sambil ikut bertarung sama saja dengan menjadikan mereka sasaran hidup. Ryan tidak membuang waktu. Dengan Zane Stern, Xander Jett, Lena Sharpe, Thea Wexler, dan Roxanne Carr dalam pelukannya, ia langsung melesat keluar dari gua dan berlari secepat mungkin menuju tempat Elang Windchaser menunggu. Baru beberapa saat ia meninggalkan gua, sebuah ledakan dahsyat mengguncang bagian belakang Hutan Polaris. Tanah bergetar hebat. Gelombang benturan menyapu pepohonan di sekitar gua dan membuat dedaunan beterbangan seperti hujan hijau. Burung-burung beterbangan panik dari pucuk pepohonan, ranting-ranting berjatuhan, sementara binatang iblis yang tak terhitung jumlahnya meraung ketakutan di bawah tekanan serangan tersebut. Ba
Sudut bibir klon iblis itu perlahan terangkat membentuk senyum dingin. Ia memang berniat memperkenalkan Ryan kepada tuannya, tetapi bukan sebagai seorang tamu atau bawahan. Yang ia incar hanyalah raga Ryan. Di matanya, tubuh pemuda itu adalah wadah terbaik yang pernah ia temui. “Oh? Begitukah?” Ryan melirik pemuda bengis itu dengan tatapan dingin. Tangannya bergerak, lalu sebilah pedang hitam muncul di genggamannya. Permukaannya kusam dan tampak reyot, seperti besi tua yang sudah lama terkubur di dalam tanah. Pedang Feralrot. Melihat senjata itu, pemuda Ras Iblis tersebut justru tertawa keras sampai suaranya memantul di dinding gua. “Sekalipun memakai pedang rongsokan itu, kau tetap tidak punya kekuatan untuk menghancurkan Rantai Myriad Demon!” “Kalau Rantai Myriad Demon semudah itu dihancurkan, rantai itu tidak akan pantas menyandang namanya!” Ia sangat yakin. Ryan masih berada di Ranah Creation. Menurutnya, mustahil seorang kultivator di tingkat itu mampu memutus Rantai My







