Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 2193 - Rahasia Pilar Naga

Share

Bab 2193 - Rahasia Pilar Naga

Author: Rianoir
last update Petsa ng paglalathala: 2025-10-04 15:16:28
Begitu dia selesai berbicara, Allen Cook berjalan menuju ujung Kuburan Pedang yang paling gelap, kesadaran Ryan mengikutinya dengan langkah hati-hati.

Pada suatu saat, Allen Cook berhenti.

Di depannya berdiri sebuah pilar pedang hitam setinggi seribu 30 meter, dengan ukiran sembilan naga raksasa yang tampak hidup di permukaannya.

Aura kuno dan menakutkan memancar dari pilar tersebut.

Saat tatapan Ryan tertuju pada pilar pedang yang megah itu, dia merasakan kekaguman yang luar biasa.

Dara
Rianoir

Mohon Maaf baru upload karena ada meeting mendadak dari pagi, jadi belum sempat bikin bab terjadwal.

| 59
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4133: Peti Pedang yang Tersegel

    Raungan pria tua berjubah hitam belum selesai terdengar ketika Dark Ray mendadak melompat tinggi. Binatang itu lebih dahulu merasakan bahaya yang datang dari belakang, lalu mengerahkan kecepatannya untuk menjauh.Boom!Tanah tempat Dark Ray baru saja berpijak meledak, meninggalkan kawah besar. Pecahan es dan bebatuan terhambur ke udara. Ryan yang berada di punggungnya langsung menoleh, tetapi bayangan hitam sudah melesat mendekat sebelum ia sempat melakukan apa pun.Tidak ada cukup waktu untuk menghindar.Ryan mengangkat telapak tangan secara naluriah dan mengaktifkan sebagian kekuatan Garis Darah Ilahi Scarlet Dust untuk menahan serangan tersebut.Boom!Tubuhnya terpental dari punggung Dark Ray, lalu berguling beberapa kali di atas tanah beku. Ketika akhirnya berhenti, salah satu lengannya terasa nyaris kehilangan bentuk. Tulang-tulang di dalamnya seakan remuk, bahkan jari-jarinya tidak lagi bisa ditekuk.Ryan memuntahkan darah ke salju. Luka yang diterimanya sejak awal pertarung

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4132: Asura Nether

    Pria tua berjubah hitam memandang Ryan seolah sedang melihat sesuatu yang tidak mungkin ada. Pemuda yang sudah berkali-kali dihantamnya itu masih mampu berdiri. Lebih mengerikan lagi, energi iblis yang sebelumnya memenuhi domainnya kini menghilang sedikit demi sedikit.'Apakah bocah ini memiliki tubuh abadi?'Bukan hanya luka Ryan yang membuatnya bingung. Bahkan Pedang Hukuman Langit yang baru saja dilepaskannya telah lenyap bersama energi iblis tersebut, seolah ditelan sesuatu tanpa meninggalkan jejak.'Jangan-jangan dia sebenarnya iblis yang menyamar sebagai manusia?'Ryan tidak memedulikan keterkejutan lawannya. Ia menoleh kepada wanita bercadar di belakangnya. Sejak bertemu wanita itu, ada satu hal yang terus mengusik pikirannya."Aku penasaran, wajah seperti apa yang kau sembunyikan di balik cadar itu?" "Kau tahu namaku, dan sebelumnya kau juga pernah menyelamatkanku. Apa kita sebenarnya saling mengenal?"Wendy sedikit gemetar. Jemarinya meremas ujung jubah yang sudah basah

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4131: Pedang Hukuman Langit

    "Kau mengaku kalah?" tanya Saint Immortal King sambil bersendawa setelah meneguk araknya.Pria tua berpakaian kasar justru tertawa. "Aku memang terkejut melihat Garis Darah Ilahi Scarlet Dust yang lengkap pada bocah itu." "Tapi jalan buntu tetaplah jalan buntu."Ia menunjuk bayangan Ryan di layar formasi. "Lihat kondisinya sekarang. Mengaktifkan garis darah itu sekali lagi saja pasti sangat sulit baginya." "Sementara itu, tetua Keluarga Miles masih memiliki tenaga untuk membunuh mereka berdua."Saint Immortal King tidak membantah. Ia bangkit, berjalan beberapa langkah, lalu menyandarkan punggung pada batang pohon besar di dekat papan catur."Kalau begitu, lanjutkan saja menontonnya. Aku ingin tidur sebentar," katanya santai. "Umurku sudah tua, dan belakangan ini aku kurang tidur. Harap dimaklumi."Pria tua berpakaian kasar memandangnya dengan mulut sedikit terbuka. Ia hendak mengatakan sesuatu, tetapi akhirnya menutup

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4130: Garis Darah Ilahi yang Sempurna

    Kedua tangan Ryan bergetar hebat ketika mencengkeram sabit hitam itu. Kekuatan yang terkandung dalam senjata tersebut menjalar sampai ke bahunya, membuat tulang-tulang lengannya terasa seperti sedang dihimpit besi panas. Ryan telah mengaktifkan Garis Darah Ilahi Scarlet Dust sepenuhnya. Immortal Divine Body, Tubuh Iblis, dan seluruh kemampuan pertahanan yang dimilikinya juga sudah dikerahkan hingga batas maksimal. Namun menahan satu serangan pria tua berjubah hitam itu tetap membuat tubuhnya hampir tidak sanggup bertahan. 'Jadi sejauh ini perbedaan kekuatan antara kami?' Ia memahami satu hal. Pria tua tersebut sebelumnya terkena serangan Formasi Pedang Pamungkas Kuno milik Wendy dan telah kehilangan satu lengan. Kekuatannya sekarang hanya sebagian kecil dibandingkan ketika masih berada dalam kondisi puncak. Kalau bukan karena luka parah itu, Ryan mungkin sudah tewas saat mencoba menghentikan sabitnya. Bahkan Garis Darah Ilahi Scarlet Dust yang dibangkitkannya tidak akan c

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4129: Ryan Tiba di Saat Terakhir

    Hector Miles ternyata telah membayar mahal demi menyelamatkan pria tua berjubah hitam itu. Ketika pedang es raksasa turun dari langit, Hector dijadikan tameng pertama untuk menerima hantamannya. Tubuhnya terbelah dari kepala hingga perut, lalu hancur menjadi serpihan beku. Gelombang kejut yang menyusul menyapu habis sisa-sisanya, meninggalkan pria tua berjubah hitam tersebut dalam keadaan terluka parah, tetapi masih bernyawa. Pria itu merupakan salah satu pelayan maut Keluarga Miles. Meski lengan kirinya sudah putus hingga bahu dan darah membasahi jubahnya, ia masih mampu berdiri. Melihat Wendy tidak lagi memiliki tenaga untuk menyerang, pria tua itu tertawa. Ia berjalan mendekat dengan langkah lambat, seakan sengaja memberi lawannya waktu untuk menyadari bahwa tidak ada jalan keluar. "Nona kecil, aku mengakui telah meremehkanmu. Memiliki kultivasi dan kemampuan seperti itu pada usiamu sungguh mengagumkan." Ia memandang Wendy yang nyaris tidak sanggup berdiri tegak. "Sayang

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4128: Formasi Pedang Pamungkas Kuno

    Tanah beku di bawah kaki Wendy tiba-tiba retak. Sebelum ia sempat menjauh, sepasang tangan kurus muncul dari celah tersebut dan mencengkeram pergelangan kakinya. Tekanan mengerikan langsung meledak dari bawah tanah. Wendy tersentak ketika menyadari bahwa pemilik tangan itu memiliki kultivasi Ranah Great Void tingkat enam, jauh melampaui keenam tetua yang baru saja dihadapinya. Tubuhnya seketika ditarik turun ke dalam tanah yang terbelah. Wendy tidak membiarkan kepanikan menguasainya. Meski terluka, ia segera mengayunkan pedang es ke bawah, membidik tangan yang menahannya. Tang! Bunyi benturan keras menggema. Serangannya seolah mengenai logam yang tidak bisa dipotong. Tenaga dahsyat justru memantul melalui bilah pedang, membuat genggaman Wendy terlepas. Senjata itu terlempar, berputar di udara, lalu menancap pada permukaan es beberapa langkah dari tempatnya berada. Sesosok pria tua berjubah hitam muncul dari bawah tanah. Tubuhnya sangat kurus, dengan kulit wajah yang mele

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status