LOGINPagi Semua ( ╹▽╹ ) Ini bab pertama pagi ini. Selamat beraktivitas (◠‿・)—☆
“Demon Emperor, beri aku sebagian energi iblis!”Ryan meraung ke langit.Aura hitam di sekeliling tubuhnya langsung semakin pekat. Langit di atas Kota Blue Sea ikut menggelap, seolah malam turun lebih cepat.Energi iblis membanjir keluar dari Pedang Feralrot. Pada saat yang sama, Mata Iblis dan esensi pedang dari senjata itu mulai menyatu.Gabungan keduanya tidak sekadar menambah kekuatan Ryan. Daya yang lahir justru melonjak jauh melampaui jumlah keduanya jika berdiri sendiri.“Gawat! Semuanya, serang bersama! Hentikan Ryan Pendragon!”Seseorang berteriak dari dalam formasi.Namun tidak ada satu pun yang langsung maju.Mereka saling menatap, dan keraguan singkat itu justru menghabisi kesempatan terakhir mereka. Siapa pun bisa melihat Ryan sedang memanggil kartu as yang sangat mengerikan.Perubahan itu juga membuat para penonton di luar formasi terpaku.Mungkinkah Ryan benar-benar akan membalikkan keadaan?“Aku punya pedang abadi yang sanggup membelah langit!”Raungan Ryan menggema
Para kultivator yang masih hidup langsung berubah ekspresi.Pedang air yang lahir dari Teknik Pedang Pemenggal Langit itu masih melesat di dalam formasi. Kalau sampai terkena, hampir tidak ada seorang pun yang yakin bisa selamat.Boom!Pedang air turun seperti petir penghancur dunia yang dipadatkan dari kekuatan Dao Surgawi.Semua orang mengerahkan seluruh kemampuan untuk bertahan. Ada yang mencoba kabur, ada yang memasang artefak pelindung, dan ada pula yang menahannya dengan teknik terkuat.Hasilnya tetap mengerikan.Satu kultivator terbelah bersama tabir pelindungnya. Orang lain terhempas ke dalam danau dan tidak pernah muncul lagi ke permukaan.Beberapa orang selamat dalam keadaan terluka parah.Ketika serangan mereda, jumlah mereka yang semula empat puluh lima kini hanya tersisa dua puluh.“Semuanya, jangan beri Ryan Pendragon kesempatan menarik napas!”Salah seorang dari mereka berteriak, “Serang bersama-sama! Kalau kita menunda, justru kita yang akan mati!”Tidak ada yang memba
Para kultivator di Kota Blue Sea segera merasakan gelombang aura dahsyat dari luar kota.Satu demi satu sosok terbang menuju sumbernya. Begitu tiba, mereka berhenti di kejauhan karena susunan yang terbentang di depan mata terlalu mengerikan untuk didekati sembarangan.Empat puluh lima kultivator mengepung satu orang.Di tengah formasi itu berdiri Ryan Pendragon.Wajah Ryan tetap tenang meski dikelilingi para pembunuh terkuat yang dikirim berbagai kekuatan besar Wilayah Barat. Para penonton dari Kota Blue Sea segera memahami situasinya. Orang-orang ini jelas datang khusus untuk membunuh Ryan.Ryan menyapu pandangan ke sekeliling lalu tersenyum tipis.“Ternyata semua faksi besar benar-benar mengerahkan segalanya untuk membunuhku.”Tidak ada yang menjawab.Siapa pun yang masih menganggap Ryan hanya Kultivator Ranah Creation biasa jelas sudah terlambat memahami keadaan.Ryan menggenggam Pedang Fer
Saat itu, Ryan dan Lina Jirk sama sekali tidak memikirkan kekacauan yang mulai menyebar di Wilayah Barat. Mereka menghadapi masalah yang jauh lebih mendesak.Mereka sudah tahu Luna dibawa pergi oleh Keluarga Celestedragon, tetapi tidak tahu di mana gadis itu ditahan. Keluarga Celestedragon jelas bukan faksi yang bisa didatangi lalu ditanyai begitu saja.Setelah meninggalkan Kota Skycloud, Ryan membawa Lina menuju Kota Blue Sea yang letaknya tidak terlalu jauh. Keduanya kemudian menginap di sebuah kedai penginapan sambil mencari informasi.Ryan tidak tahu berbagai faksi besar Wilayah Barat sudah mulai bergerak.Banyak kultivator yang sebelumnya berada di Kota Skycloud mengikuti jejaknya sampai ke sekitar Kota Blue Sea. Sementara itu, Kota Skycloud sendiri berubah menjadi medan perebutan kekuasaan setelah Keluarga Foxcroft runtuh.Tanpa keluarga penguasa, berbagai kekuatan lokal mulai saling berebut wilayah dan
Bisik-bisik di sekitar kediaman Keluarga Foxcroft langsung berhenti.Kepala Keluarga Foxcroft berdiri mematung. Sylvan Foxcroft adalah Kultivator Ranah Star Sealed, tetapi leluhur yang menjadi tiang penopang keluarga mereka justru terpental hanya oleh satu tebasan Ryan.Tidak ada yang mengerti bagaimana itu bisa terjadi.Tebasan Ryan tadi bahkan tidak terlihat mengesankan. Tidak ada cahaya menyilaukan, guntur, maupun bayangan naga atau harimau seperti jurus-jurus besar yang biasa mereka saksikan.Karena terlalu sederhana, mereka mengira Sylvan pasti mampu menahannya.Kenyataannya justru sebaliknya.Debu perlahan turun.Ryan berjalan menuju lubang besar di halaman dengan langkah tenang. Di dasarnya, Sylvan Foxcroft sudah berada di ambang kematian.“Kau... kau...”Darah terus keluar dari mulut Sylvan. Dadanya cekung ke dalam, sementara tulang-tulang rusuknya remuk dan menekan paru-paru.Ryan tidak memberinya kesempatan mengatakan lebih banyak.Pedang Feralrot terangkat.Sret!Kepala Sy
“Salam hormat, Leluhur!”Suara kepala Keluarga Foxcroft bergetar karena haru. Ia nyaris menangis lega ketika melihat sosok yang baru muncul di hadapannya.Kalau bukan karena Ryan Pendragon, rahasia mengenai keberadaan leluhur mereka mungkin akan tetap terkubur selamanya.Sylvan Foxcroft adalah pelindung terbesar Keluarga Foxcroft. Selama leluhur itu masih hidup, posisi keluarga mereka sebagai penguasa Kota Skycloud hampir tidak mungkin digoyahkan.“Berdirilah!”Sylvan melirik kepala keluarga tanpa menunjukkan kemarahan sedikit pun.Bagaimanapun, siapa yang sekarang tidak mengenal nama Ryan Pendragon?Kepala Keluarga Foxcroft segera bangkit. Ketika menoleh kepada Ryan, tatapannya sudah berubah seperti memandang orang mati.Menurutnya, sekuat apa pun Ryan, pemuda itu tetap hanya Kultivator Ranah Creation. Mustahil ia bisa melawan seorang Kultivator Ranah Star Sealed sejati.Bahkan kepala keluarga itu sudah mulai membayangkan langkah berikutnya.Setelah Ryan mati, ia bisa menyerahkan kep







