LOGINAarick Gardapati, Gigolo elit yang hidup dalam kemewahan dan kebebasan, terbiasa menaikkan tarif dalam jasa plus-plusnya, namun tetap saja membuat para sosialita dan juga bos cantiknya semakin tergantung padanya. Tapi, apakah kekuasaan dan kekayaan ini akan cukup untuk membuat seorang Aarick bahagia, atau adakah sesuatu yang lebih dalam yang dia cari?
View More"Boleh saja." Aarick tersenyum simpul dan mengabaikan pandangan atasannya yang begitu tajam seperti bambu runcing. Meski risih dengan wanita yang bergelayut manja di lengannya, namun Aarick tetap cuek saja menanggapinya. "Benarkah?" Gisel langsung kegirangan dengan sikap ramah tamah Aarick dan tanpa ragu dia mengecup pipi, lalu merambat ke bibir pria itu di hadapan madam Velove. "Terima kasih, Aarick. Kamu baik sekali," ucapnya dengan gemas. "Ehem ... ehem." Madam Velove berdehem keras. Geram dan ingin rasanya memotong bibir Gisel agar tidak kegatalan saat melihat pria tampan idamannya. Aarick masih dengan sikap santainya. Baginya, biarlah si genit Gisel di atasi oleh si Madam songong. " Apa kamu tidak Lihat mataku ini, Gisel? Apa kamu pikir aku senang melihatmu bersikap genit dan sok manja seperti itu? Atau kamu ingin aku membatalkan semua kerjasama kita?" Dengan nada yang cepat, madam Velove memberikan ancaman tegas. "Aku melihatnya dengan jelas, Madam, tapi apa salahny
Seketika mulut Aarick menggembung. Untuk menekan hasratnya, dia menggigit bibir bagian bawahnya agar bisa menahan diri sebelum terjadi kesepakatan. Dengan jelas, Aarick merasakan dua gundukan kenyal milik Madam Velove telah menyatu dengan punggungnya, sungguh satu tarikan yang membuat urat-uratnya ikut menegang. Aarick menghela nafas dalam agar terdengar rileks saat mengajukan penawaran. "Kita harus membuat satu kesepakatan, Madam. Saya tidak ingin dijadikan pria gratisan, karena sudah cukup tenaga saya selama ini sia-sia sebagai Bodyguard tanpa bayaran," ungkapnya. "Berapa yang kamu inginkan?" Madam Velove semakin menekan tubuhnya hingga tidak ada jarak antara mereka berdua. Dia kehilangan akal dan akan memberi apapun yang diminta pengawalnya itu. " 500 juta untuk satu adegan ranjang, dan biarkan saya bebas untuk memilih jalan hidup," ucap Aarick tanpa ragu. "Satu hal lagi, harus ada perjanjian hitam di atas putih." Aarick sengaja mengajukan permintaan yang menguntungkan ke
Ya, wanita berusia 35 tahun itu sesungguhnya tengah berhasrat dan tentunya menginginkan Aarick sebagai pelampiasannya. Velove butuh Aarick untuk menuntaskan hasratnya. Dia tidak tahan ketika melihat Aarick yang gagah dan tampan bercumbu dengan Gisel. Tiba-tiba dia menginginkannya. Dia bahkan iri melihat Gisel mendapat perlakuan lembut dari Aarick dan dia juga baru menyadari jika bodyguardnya tersebut tak kalah dengan para pria yang pernah tidur dengannya, bahkan menurutnya Aarick jauh lebih tampan dan gagah daripada pria yang telah menjadikannya simpanan selama ini. Aarick terkejut bukan main melihat penampilan Madam Velove yang sudah telanjang bulat di hadapannya. 'Gila ...!' pikirnya, namun detik kemudian dia langsung tersadar jika wanita itu sedang butuh pelampiasan. Aarick menegak salivanya ketika menatap tubuh Velove yang begitu indah dipandang dan pasti nikmat jika dirasa. Tubuh wanita itu tidak jauh beda dengan tubuh Gisel, sama-sama terawat dan tidak memiliki kekurang
Meski baru sekedar tatapan saja yang disuguhkan Aarick, namun desahan demi desahan sudah terdengar dari mulut Gisel. Perlahan-lahan, Aarick pun menaiki ranjang berukuran King size itu. Tangannya meraih wajah Gisel dengan lembut. "Rupanya kamu sudah sangat siap, Baby?" godanya dengan suara yang begitu menggairahkan. Gisel sudah tertarik di awal pertemuan maka dia langsung menganggukkan kepala dengan wajah yang sudah merona merah seperti menahan sesuatu. Tanpa permisi, tangan Gisel pun mulai meraba otot-otot perut Aarick, kemudian berlanjut pada bagian bawah Aarick yang hanya terlapisi celana boxer mini dan membuatnya penasaran sejak tadi. "Oh ... Yes ...." Terlihat bahwa Gisel sudah tidak sabar ingin mengetahui ukuran di dalamnya dan sejauh mana kehebatan Aarick dalam memuaskan wanita."Oh ... Shiit ...." Sementara itu, Aarick sangat mengutuk kelakuan Gisel saat ini. Namun demi tuntutan profesi baru yang harus dijalankan, dia pun membuang semua perasaan yang tidak mendukungnya












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.