Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 2590 - Racun Jiwa

Share

Bab 2590 - Racun Jiwa

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-12-13 20:06:54
Ryan tidak terlalu memikirkan hal-hal yang belum pasti itu. Dia segera fokus pada hal yang lebih mendesak.

Selagi qi asal di tubuhnya masih ada dan belum sepenuhnya hilang, dia mencoba menstabilkannya dengan teknik kultivasi.

'Selama pertempuran sebelumnya,' analisis Ryan sambil duduk bersila, 'aku telah menghabiskan energi yang luar biasa besar di dalam tubuhku.'

Hampir setengah dari sisa kekuatan artefak tingkat Primordial Chaos telah dikonsumsi habis, dan efek obat dari pil-pil yang dia mi
Rianoir

Malam Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Terima Kasih Kak Eny Rahayu, Kak Sonnie Binjamin, Kak Chen Thomson, dan Kak Mutty.Ara atas hadiah Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima Kasih Kak Sendy Zen atas hadiah Kue dan Kopinya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih Kakak-Kakak Pembaca atas dukungan Gem-nya (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) karena jumlah koin telah mencapai target, maka akan ada bab bonus Gem. Selamat Membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 57
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4162: Petunjuk Menuju Warisan Sejati

    Thaddeus Harrow masih memandang lubang di langit-langit ruang rahasia, tempat Ryan dan Silva Clint menghilang beberapa saat sebelumnya. Pertanyaan Reinhard membuatnya terdiam cukup lama. Ia seolah sedang memastikan sesuatu yang bahkan sulit dijelaskan kepada keturunannya sendiri.Akhirnya, lelaki tua itu mengembuskan napas panjang."Pemuda itu membawa sebuah tanda pada tubuhnya," ucap Thaddeus. "Kalau pengamatanku tidak keliru, kelak dia akan mempunyai hubungan yang sangat dalam dengan Kerajaan Ilahi."Reinhard mengangkat kepala. Ia ingin bertanya tanda macam apa yang dimaksud, tetapi leluhurnya belum selesai berbicara."Aku bisa bertahan hidup sampai usia hampir sepuluh ribu tahun bukan semata-mata karena kultivasiku." "Ada mantra penglihatan khusus yang kukuasai. Berkali-kali mantra itu membantuku menghindari bahaya yang tidak terlihat oleh orang lain."Thaddeus kembali menatap arah kepergian Ryan. Wajah tu

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4161: Ketakutan Sang Leluhur

    Reinhard Harrow membuka mulut, hendak mempertanyakan keputusan leluhurnya. Namun sebelum sempat berbicara, Thaddeus Harrow meliriknya dengan tatapan tajam. Reinhard langsung menunduk. Ia tahu tatapan itu bukan sekadar teguran, melainkan peringatan agar tidak memperburuk keadaan.Bahunya merosot. Sekarang ia mulai memahami bahwa Thaddeus benar-benar memilih mengalah. Leluhur yang telah hidup hampir sepuluh ribu tahun itu ternyata tidak ingin berurusan lebih jauh dengan Ryan Pendragon.Namun bagaimana mungkin? Bahkan dengan kemampuan Ryan yang mengerikan, tingkat kultivasinya masih berada di Ranah Creation. Thaddeus jelas jauh lebih kuat darinya.Silva Clint pun tidak mampu memahami keputusan tersebut. Ketika leluhur Keluarga Harrow muncul, ia sempat melihat wajah Ryan berubah lebih serius.Itu berarti Ryan sendiri menyadari bahaya yang dibawa pria tua tersebut. Mengapa justru Thaddeus yang lebih dahulu meminta damai?Ryan juga menyimpan pertanyaan serupa. Ia telah menghancurkan pi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4160: Leluhur yang Menundukkan Kepala

    Reinhard Harrow masih menekan luka menganga di dadanya ketika Ryan berbalik menatapnya. Melihat senyum di wajah pemuda itu, ia langsung teringat nasib Pertapa Cassian yang sekarang merintih akibat racunnya sendiri.Reinhard tidak lagi berani meremehkan Ryan. Kekuatan yang diperlihatkan pemuda Ranah Creation itu sudah melampaui seluruh perkiraannya. Jika terus menghadapinya seorang diri, ia mungkin akan berakhir sama mengenaskannya dengan Cassian.Tanpa menunggu Ryan mendekat, Reinhard mengangkat kedua tangan dan membentuk serangkaian segel. Energi spiritualnya bergetar, disusul guncangan dari lantai dan dinding ruang rahasia."Leluhur, mohon turun tangan!" teriaknya.Silva Clint langsung menegang. Keluarga Harrow merupakan salah satu kekuatan terkemuka di Kota Ninespring. Wajar jika keluarga setua itu memiliki leluhur yang diam-diam melindungi mereka. Biasanya, sosok seperti itulah yang mempunyai kultivasi tertinggi dalam sebuah keluarga.'Jangan-jangan leluhurnya sudah hidup sej

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4159: Merasakan Racun Sendiri

    Beberapa saat setelah sinar pedang Ryan menghilang, Reinhard Harrow dan Pertapa Cassian tiba-tiba merasakan nyeri tajam di dada. Keduanya tersentak, lalu memuntahkan darah hampir bersamaan.Barulah ketika menunduk, mereka melihat luka menganga yang membentang di dada masing-masing. Tebasan itu menembus daging hingga mencapai tulang, nyaris membelah tubuh mereka menjadi dua. Darah mengalir deras, membasahi jubah yang tadi masih rapi.Tak seorang pun sempat menyadari kapan pedang Ryan mengenai mereka. Sinar pedang itu melintas begitu cepat sehingga bahkan dua ahli Ranah Star Sealed tingkat lima tidak mampu menangkap gerakannya.Reinhard jatuh berlutut sambil menekan dadanya. Di sisi lain, Cassian terhuyung mundur hingga punggungnya membentur dinding batu. Aura kedua pria itu melemah dengan cepat. Luka yang mereka terima cukup parah untuk mengancam nyawa.Reinhard mencoba mengangkat kembali pedang emas-peraknya, tetapi jemarinya kehilangan tenaga. Setiap tarikan napas menimbulkan ny

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4158: Tebasan yang Membekukan Waktu

    Dua tebasan merah darah melesat dari pedang melengkung Pertapa Cassian. Keduanya bersilangan di udara, membentuk serangan yang menutup sisi kiri dan kanan Ryan. Di dalam cahaya itu, bayangan jiwa-jiwa penasaran menggeliat sambil mengeluarkan jeritan yang menusuk telinga.Reinhard Harrow menyerang hampir bersamaan. Pedang emas-perak di tangannya berkilat ketika ia mengerahkan esensi pedang hingga membentuk seekor naga raksasa. Tubuh naga itu berwarna emas, sedangkan tanduk dan cakarnya berkilau keperakan. Setiap sisiknya tampak jelas, seolah makhluk itu benar-benar hidup.Raungan naga mengguncang ruang rahasia, bercampur dengan ratapan sepuluh ribu jiwa yang mengikuti serangan Cassian. Awan energi emas dan perak berkumpul di sekelilingnya. Setelah mengibaskan ekor, naga tersebut menerjang lurus ke arah Ryan dengan cakar terentang.Cahaya dari tanduk dan cakarnya semakin tajam saat mendekat. Kedua bagian itu bukan sekadar hiasan dari energi spiritual. Esensi pedang yang terkandung d

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4157: Tebasan Jurang Darah Pemusnah Jiwa

    Reinhard Harrow dan Pertapa Cassian saling berpandangan. Tawa mereka perlahan berhenti setelah mendengar pertanyaan Ryan. Keduanya kembali memperhatikan pemuda itu, kali ini dengan lebih saksama."Saudara Cassian, ada yang aneh," kata Reinhard sambil mengerutkan kening. "Bocah ini benar-benar tidak terlihat seperti orang yang terkena racun."Ia mengamati wajah dan tubuh Ryan. Napas pemuda itu tetap teratur, kulitnya tidak memerah, dan tidak ada keringat dingin yang membasahi dahinya. Bahkan Energi Kehidupan serta aura spiritualnya tidak menunjukkan tanda-tanda melemah.Orang mungkin bisa menyembunyikan rasa sakit dengan kemauan keras. Namun perubahan pada tubuh dan jiwa akibat racun yang begitu ganas seharusnya tidak mungkin disamarkan sepenuhnya.Cassian mengelus janggutnya. Untuk sesaat, ia juga tidak menemukan penjelasan. Jarumnya jelas telah menusuk kulit Ryan. Ia sendiri melihat darah keluar dari luka tersebut. Dengan begitu, seharusnya Api Dewa Lebur sudah memasuki tubuh pe

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status