ホーム / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 2632 - Permainan Rubah Tua (II)

共有

Bab 2632 - Permainan Rubah Tua (II)

作者: Rianoir
last update 公開日: 2025-12-23 20:18:29
Di dalam Kuburan Pedang, keempat gurunya telah melihat segalanya yang terjadi. Mereka berdiri dalam formasi di sekitar nisan pedang, ekspresi mereka beragam.

Buddha Pengobatan menangkupkan kedua tangannya di depan dada dan mendesah panjang. Mata tuanya dipenuhi keprihatinan.

"Urusan dunia fana sungguh merepotkan!" ucapnya dengan nada penuh makna.

"Dipermalukan oleh guru dari orang yang dicintainya dan tak mampu membalas dendam, sungguh disayangkan..."

Dia memejamkan mata sejenak. "Untungnya,
Rianoir

Malam Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Terima Kasih Kak Eny Rahayu dan Kak Aslim Rasyad atas hadiah Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih Kakak-Kakak Pembaca atas dukungan Gem-nya (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) karena jumlah koin belum mencapai target, maka ini adalah bab terakhir malam ini. Selamat Beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 64
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3956: Hutan Polaris

    Emmett Huxley memandangi kawanan elang raksasa di hadapan mereka sambil menjelaskan, “Elang Windchaser adalah salah satu dari sedikit binatang iblis kuat yang bisa dipelihara manusia.” “Kecepatan terbang mereka sangat tinggi, hanya saja daya tahannya agak kurang.” Ia menunjuk salah satu elang. “Untuk perjalanan jarak pendek, Elang Windchaser jauh lebih cepat daripada kebanyakan artefak terbang.” Selesai berkata, mata Emmett menyala. Pandangannya tertuju pada seekor Elang Windchaser yang tubuhnya sedikit lebih tinggi dibandingkan kawanan lainnya. Kepala elang itu terangkat angkuh, seolah enggan disamakan dengan yang lain. ‘Yang ini,’ pikir Emmett. Ia bersiul pendek. Elang Windchaser itu menundukkan tubuh dan membiarkan Ryan, Lina Jirk, serta Emmett naik ke punggungnya yang lebar. Sesaat kemudian, pekikan nyaring menggema dari tebing. Aura hitam di sekitar tubuh elang itu meledak, lalu sosoknya melesat ke angkasa seperti sambaran petir hitam. Angin menghantam wajah Ryan beg

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3955: Elang Windchaser

    lKegugupan mulai terlihat jelas di wajah instruktur itu. Jakunnya bergerak ketika ia menelan ludah. Kalau yang mengalami masalah hanya murid biasa, perkara ini masih bisa ditangani. Namun kalau beberapa genius terbaik angkatan pertama benar-benar celaka saat menjalankan misi, dirinya pun bisa ikut dimintai pertanggungjawaban. Tanpa membuang waktu, instruktur itu segera mengeluarkan sebuah lempeng giok berisi catatan misi yang baru-baru ini diambil para murid Akademi Heavenly Flame. Tidak lama kemudian, matanya melebar. “Ketemu! Ini misi yang mereka ambil. Lihatlah.” Ia segera menyerahkan lempeng giok tersebut kepada Ryan. Senyum ramah di wajahnya sudah menghilang. Berdasarkan pengalamannya mengelola aula misi, Zane Stern dan yang lain seharusnya sudah kembali ke akademi sejak lama. Ryan menerima lempeng itu lalu menyapukan indra spiritualnya ke dalamnya. Matanya berkilat. “Terima kasih, Instruktur.” Setelah mendapatkan informasi yang dibutuhkan, Ryan langsung berbalik dan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3954: Misi yang Hilang

    Ryan tersenyum. Ia tahu Kellan benar-benar mencemaskan keselamatannya, jadi ia menjawab dengan tulus, “Aku mengerti. Terima kasih sudah mengingatkan, Saudara Kellan.” Seandainya Ryan belum pergi ke Kerajaan Nine Nether, mungkin ia memang harus mempersiapkan diri lebih matang. Bahkan tidak menutup kemungkinan ia akan meminta Quinton Greaves menugaskan seorang instruktur untuk menemaninya. Namun sekarang situasinya berbeda. Kekuatan Ryan sudah melonjak berkali-kali lipat. Selama ia tidak berhadapan dengan Kultivator Ranah Star Sealed tahap akhir, tidak banyak bahaya yang perlu ia takutkan. Di seluruh Benua Valorisia, hanya segelintir sosok yang masih benar-benar mampu mengancamnya. Karena itu, Ryan tidak merasa perlu membuang waktu untuk menunggu persiapan tambahan selama teman-temannya mungkin sedang berada dalam bahaya. Ekspresi Ryan perlahan mengeras. ‘Siapa pun mereka,’ pikirnya, ‘karena sudah berani menyentuh teman-temanku, mereka harus membayarnya.’ Wajah Lena Sharpe mel

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3953: Lena Menghilang

    Ryan memusatkan pandangan dan sedikit tertegun. Pria yang berdiri di hadapannya cukup tampan. Ia mengenakan jubah hijau dengan mahkota tinggi di kepala. Namun sepasang mata segitiganya membuat siapa pun yang melihatnya merasa sedikit tidak nyaman. Ryan mengenali orang tersebut. Kellan Cook. Murid angkatan kedua yang dulu pernah bentrok dengannya. Kellan rupanya sudah melihat kapal terbang Akademi Heavenly Flame kembali dan sengaja menunggu di sana sejak tadi. Begitu Ryan mendekat, ia langsung menyambut dengan senyum. “Saudara Ryan, lama tidak bertemu.” Ryan menatapnya dengan heran. Sesaat kemudian, sesuatu terlintas di pikirannya. Benar juga. Ia pernah berjanji akan memberikan sebagian Api Naga Bumi Nine Origin kepada Kellan. Ryan tidak bisa menahan senyum masam. Ia masih mengingat pertarungan mereka dahulu dan bagaimana Kellan sempat memandangnya dengan penuh perhitungan. 'Orang ini tidak sabaran sekali. Takut aku mengingkari janji, ya?' “Saudara Kellan, kau datang un

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3952: Nama yang Menggelisahkan

    “Apa?!”Raut wajah Mordred Joren berubah drastis.Ia langsung bangkit dari Takhta Sembilan Naga Batu. Cincin yang tadi diputar-putar di telapak tangannya hancur menjadi debu halus yang jatuh dari sela jemarinya.“Bagaimana mungkin seorang Kultivator Ranah Creation bisa menundukkan Tubuh Iblis Mental?! Itu mustahil!”Orang-orang yang berlutut di bawah langsung menundukkan tubuh serendah mungkin.“Orang itu memang benar-benar Kultivator Ranah Creation, Yang Mulia. Dia berasal dari Akademi Heavenly Flame dan bernama Ryan Pendragon.”“Selebihnya, kami masih belum berhasil menyelidikinya.”“Kaisar Nine Nether juga tampaknya sengaja menutup seluruh kabar. Tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi hari itu.”Salah seorang dari mereka memberanikan diri bertanya, “Apakah kami perlu membawa Ryan Pendragon ke sini?” “Bagaimanapun, Tubuh Iblis Mental sekarang berada di tangannya.”Mordred membalikka

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3951: Jalan Pulang dari Kematian

    Ryan mengibaskan lengan. Kotak persegi panjang di tangan Harlan langsung melesat dan masuk ke dalam Kuburan Pedang.“Baiklah. Karena benda ini sudah kudapatkan, sudah waktunya aku meninggalkan Kerajaan Nine Nether untuk sementara.”Aldous Chase tiba-tiba teringat sesuatu.“Demon Emperor, ada satu pertanyaan yang selalu mengganjal di hati hamba.”“Dalam perang kuno itu, Kerajaan Ilahi memang memiliki banyak orang kuat. Tapi dengan kultivasi Yang Mulia, seharusnya Yang Mulia tidak akan gugur. Kenapa...”Langkah Ryan berhenti.Energi iblis yang tidak berujung menyelimuti tubuhnya seperti jubah bayangan yang berkibar.“Mordred Joren akan mati sebelum aku menginjakkan kaki di Kerajaan Ilahi lagi.”Hanya itu jawabannya.Ryan kembali melangkah pergi.Bayangan Aldous dan Harlan tertinggal di taman dalam keadaan terpaku.Mordred Joren saat ini bukan lagi Mordred Joren pada zaman kuno.

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status