Beranda / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 2871 - Hadiah Pertama

Share

Bab 2871 - Hadiah Pertama

Penulis: Rianoir
last update Tanggal publikasi: 2026-01-25 17:06:22
"Semuanya, ini baru hadiah pertama dari banyak kejutan."

Suara Ryan yang santai memecah keheningan mencekam.

"Aku tidak pernah pelit kepada teman-temanku, dan aku tidak pernah menunjukkan belas kasihan kepada musuh-musuhku!"

Wajahnya penuh senyum ceria yang mengerikan, seolah baru saja memberikan hadiah ulang tahun pada teman baik!

Yue Lane yang berdiri di sampingnya menatap sisa-sisa ledakan yang menerangi langit dengan mulut menganga lebar.

Dia terkejut hingga tak bisa berkata-kata sama
Rianoir

Sore Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) othor rilis lebih dulu karena othor sedang menunggui istri othor di dokter kandungan. Terima Kasih Kak Eny Rahayu dan Kak Mus atas hadiah Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih Kakak-Kakak Pembaca atas dukungan Gem-nya (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) Karena jumlah Koin telah mencapai target, maka akan ada bab bonus setelah ini. Selamat Membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 57
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3315: Rapat Warisan

    "Kakak Senior," Ryan mengalihkan pandangannya, "sudah berapa lama aku pergi? Apakah aku gagal Trialnya?"Jessica menghembuskan napas pelan. "Trial itu seharusnya sudah berakhir jauh sebelum ini. Xavier Dragvine bahkan harusnya sudah diangkat menjadi murid sejati.""Tapi?" Ryan menangkap nada menggantung di akhir kalimatnya."Tapi untuk alasan yang tidak jelas, Ketua Sekte mengumumkan ada masalah dengan waktu pelaksanaan. Rapat Warisan ditunda. Hasilnya tidak diumumkan, penentuan murid baru tidak jadi dilaksanakan."Ryan terdiam."Dan..." Jessica menatapnya dengan tatapan yang sedikit tidak percaya, "baru beberapa menit sebelum aku menemukan kau di sini, Ketua Sekte tiba-tiba mengumumkan bahwa Rapat Warisan akan dimulai hari ini."Hening sejenak."Waktumu terlalu kebetulan untuk disebut kebetulan."Ryan memandang langit di atas pepohonan. Entah apa yang ada di benak Eren Carster, menunda seluruh agenda besar sekte tanpa alasan yang jelas lalu mengumumkannya kembali tepat saat Ryan kem

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3314: Siapa?

    Suara Wendy tidak keras. Tapi di antara pepohonan yang sunyi itu, setiap katanya terdengar jelas."Yang perlu kau lakukan sekarang adalah menjadi lebih kuat." Dia masih menatap wajah Ryan yang tidak sadarkan diri, matanya tertuju jauh ke depan. "Sekte Moon Flower adalah tempat terbaik untukmu saat ini.""Aku sudah mendapat sebagian ingatan dari leluhur kami. Aku tahu asal-usul Sekte Moon Flower yang sebenarnya, jauh lebih dalam dari apa yang terlihat di permukaan."Jeda panjang. Angin bergerak di antara daun-daun."Tidak ada faksi yang mampu melindungi Tablet Reinkarnasi jika fondasinya lemah. Sekte Moon Flower bukan sekte biasa."Wendy berhenti berbicara.Dia menatap wajah Ryan lebih lama dari yang dia sadari. Perlahan, tubuhnya membungkuk ke depan. Jarak antara wajahnya dan wajah Ryan menyempit. Cadar tipisnya bergerak mengikuti napasnya yang pelan. Bibirnya sudah tinggal satu jengkal dari wajah Ry

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3313: Bukan Sekarang

    Divine God Raging Flame tidak langsung menjawab. Dia menatap Batu Asal di tangannya, merasakan energi yang mengalir darinya, lalu mengangkat kepalanya dengan sorot yang sudah lebih tenang."Dengan ini, ditambah kondisi kami yang pulih sepenuhnya, kami sanggup bertahan." Suaranya berat tapi mantap. "Itu bisa aku janjikan.""Bagus."Wendy tidak berkata lebih banyak. Sebuah botol giok kecil meluncur dari tangannya dan melayang ke arah Divine God Raging Flame."Cairan Giok Nine Mystic. Kalian pasti pernah mendengar namanya." Sudut bibirnya hampir tidak bergerak saat berkata, "Lebih dari cukup untuk memulihkan kondisi semua orang di sini."Divine God Raging Flame menangkap botol itu dan membukanya sedikit. Aroma yang keluar membuat matanya melebar. Bukan karena harum. Melainkan karena dalam puluhan tahun berkultivasi, dia hanya pernah mendengar nama obat ini dari cerita orang lain, tidak pernah sekali pu

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3312: Batu Asal

    Serangan itu memakan harganya sendiri. Wendy berdiri diam di tengah gelombang energi yang perlahan mereda. Siapa pun yang cukup teliti memperhatikan akan melihat bahwa warna di balik cadarnya sedikit lebih pucat dari sebelumnya. Membekukan api dan menghancurkan setetes darah esensi dari leluhur faksi besar adalah pekerjaan yang tidak bisa dilakukan tanpa membayar sebagian dari dirinya sendiri. Tapi tubuhnya tidak bergerak. Punggungnya tetap tegak. Di langit, sisa-sisa bayangan darah itu benar-benar menghilang. Tidak ada lagi bekas, tidak ada lagi tekanan yang menghimpit, bahkan bau besi yang tadi menyeruak di udara pun tersapu bersih oleh angin dingin yang masih berhembus dari tubuh Wendy. Kepingan salju yang melayang turun sejak tadi semakin deras sejenak, lalu perlahan berhenti. Jembatan es di langit retak dari ujung ke ujung, lalu pecah menjadi partikel cahaya biru yang berhamburan sebelum lenyap. Para murid dan tetua Myriad Sword Palace berdiri terpaku. Tidak ada yan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3311: Sekte Absolute Zero Telah Kembali

    Dari jarak aman, Divine God Raging Flame berdiri mematung. Di sebelahnya, Hao Ken mengerutkan kening dalam. "Ada yang aneh dari perempuan itu." "Aku merasakannya juga." "Aura kultivasinya..." Hao Ken memejamkan mata sejenak, mencoba menganalisis. "Bukan miliknya sendiri sepenuhnya. Seperti ada seseorang lain di baliknya." "Dan kekuatan orang itu..." Dia membuka mata. "Ini menyentuh sesuatu yang sangat tua. Bukan kultivasi zaman ini." "Salah satu leluhur kuno Benua Valorisia?" Divine God Raging Flame memiringkan kepalanya sedikit. "Tapi yang jelas dia mengenal Ryan. Dan dia yang menyelamatkannya barusan." "Kita tunggu." Hao Ken melangkah mundur setengah langkah. "Lihat dulu sejauh mana ini akan berjalan." Tepat saat itu, suara menggelegar keluar dari gumpalan es yang membungkus setetes darah tadi. "Siapa kau?!" Getaran kemarahan dalam suara itu terasa seperti tekanan fisik yang mendorong semua orang mundur satu langkah. "Apakah kau tahu harga yang harus kau bayar karena beran

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3310: Sang Penguasa Absolute Zero

    Divine God Raging Flame dan Hao Ken berlari secepat yang mereka bisa. Tapi keduanya tahu mereka tidak akan sampai tepat waktu. Setetes darah dari seseorang yang mampu menembus formasi terlarang dari luar. Itu bukan kekuatan biasa. Bahkan gabungan mereka berdua tidak cukup untuk menandinginya, apalagi melindungi Ryan yang saat ini bahkan tidak bisa berdiri tegak. Setetes darah itu bergerak cepat, menembus udara tanpa hambatan, langsung mengincar tubuh Ryan yang tergeletak di tanah. Aura kematian itu sudah mencengkeram dada Ryan. Matanya yang setengah terbuka menatap bayangan merah yang mendekat, tapi tubuhnya tidak punya cadangan untuk bereaksi. Tangannya bahkan tidak bisa menggenggam Pedang Iblis Darah dengan benar. 'Apakah ini akhirnya...' Lalu satu kepingan salju jatuh. Lalu dua. Lalu ribuan, seolah langit memutuskan menuangkan musim dingin ke tempat ini dalam hitungan detik. Suhu turun drastis. Kepulan napas mulai terbentuk di depan wajah semua orang yang hadir. Di l

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1525 - Menolak

    Pada saat ini, Warren Mouren perlahan berjalan mendekat. Dia menepuk bahu Richard Mouren dan berkata, "Richard, kamu harus berterima kasih kepada orang ini. Jika itu orang lain, mereka mungkin telah membunuhmu." "Kamu terlalu beruntung selama ini. Kamu harus mau menerima kekalahan hari ini." Ric

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-27
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1507 - Konfrontasi Di Tepi Laut (III)

    Jawaban patuh Lancelot membuat wajah Feroz Sith memucat seketika. Ketakutan yang membuncah membuatnya semakin putus asa. "Xing Yingji!" teriaknya panik. "Aku mohon bantuanmu di sini. Selama kau menyelamatkanku, Keluarga Sith tidak akan lagi bertarung denganmu untuk memperebutkan tempat itu." Bib

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-27
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1481 - Konspirasi

    Lancelot berhenti menangis dan menatap wanita itu dengan dingin. "Mengapa ayahku meninggal? Lagipula, setelah sekian lama, mengapa dia tidak dikuburkan? Ayahku telah memperlakukanmu dengan baik, tetapi kamu membiarkan ini terjadi!" Ada sedikit amarah dalam suaranya. Wanita ini adalah wanita yang di

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-27
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1561 -  Menguji Garis Keturunan

    Setiap kata yang diucapkan Tetua Yang terasa seperti kebenaran yang selama ini dicarinya! Mungkinkah lelaki tua ini mengetahui sesuatu tentang asal-usulnya? Tetua Yang memperhatikan perubahan ekspresi Ryan dan langsung tahu bahwa tebakannya benar. Dia tersenyum penuh arti. "Aku tidak tahu apa

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-27
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status