Share

Bab 2909 - Kritis

Author: Rianoir
last update publish date: 2026-02-03 20:28:00
Saat itu, Lina Jirk dan saudara perempuannya telah mengerahkan segala upaya untuk membantunya.

Mereka telah mengorbankan banyak hal demi keselamatannya. Ryan tahu dia tidak akan pernah bisa membalas budi mereka seumur hidup ini.

"Cepat pergi... Ryan, kumohon cepat pergi..." Lina Jirk mencengkeram kemeja Ryan dengan tangan gemetar sambil berteriak kesakitan. Air matanya mengalir deras membasahi pipi pucat.

Ryan tidak mengatakan apa-apa sebagai respon. Dia hanya menatap Mata Iblis Pemusnah yan
Rianoir

Malam Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) othor rilis novel baru lho, judulnya: Dikira Satpam Hidung Belang Ternyata Dewa Perang. mampir ya kak (⁠≧⁠▽⁠≦⁠) Terima Kasih Kak Sendy Zen atas hadiah Kopi dan Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih Kakak-Kakak Pembaca atas dukungan Gem-nya (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) Karena Jumlah Koin belum mencapai target, maka ini adalah bab terakhir hari ini. Selamat Beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 65
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Ajis Mustolih
sekarang tdk pernah bab bonus......‍♂️
goodnovel comment avatar
Robyt
yah tamat ryan bentar lg meninggal
goodnovel comment avatar
Mangun Suyatno
sayang sekali gk ada bab bonus padahal lgi seru²x ni cerita
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3278 - Satu Jam

    "Marsh Quinn, lebih baik kau tidak melawan." Suara Tetua Fang datar dan terukur. "Pemimpin Klan sudah mengetahui situasi ini. Kalau kau masih keras kepala, beliau akan turun tangan sendiri."Tekanan di dada Ryan naik satu tingkat.Kalau Quinn Marsh menyerah atau ditekan mundur, tidak ada yang akan menolong Ryan di sini. Mereka sudah berada dalam satu perahu sejak Quinn Marsh mengucapkan sumpahnya atas nama Dao Surgawi. Perahu itu tidak bisa dipisah di tengah jalan, dan Ryan tidak punya niat mencoba."Ryan." Suara Quinn Marsh masuk lewat transmisi suara, pelan dan langsung ke telinganya. "Aku perlu satu jam lagi untuk menyelesaikan penyerapan kristal ini. Bisa kau tahan mereka?"Ryan mengedarkan pandangannya ke barisan di depannya. Tetua Fang di Creation puncak. Dua Kultivator Creation tingkat lima. Ratusan kultivator Klan Laut yang matanya sudah tidak menyimpan niat baik. Jarak antara posisi Ryan dan garis terdepan mereka tidak lebih dari tiga puluh meter.'Satu jam. Lebih mud

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3277 - Pencuri di Kegelapan 

    Ryan tidak tahu sudah berapa lama dia mengumpulkan ketika matanya menangkap sesuatu di sudut paling jauh ruang itu.Celah kecil. Hampir tak terlihat di balik tumpukan kristal yang lebih besar. Tapi tekanan yang menguar dari dalamnya berbeda dari semua kristal yang sudah dia kumpulkan tadi. Lebih terpusat, lebih dalam, dan jauh lebih tua.Ryan mendekatinya dengan langkah hati-hati, satu tangan sudah di gagang Pedang Iblis Darah meski tidak ada ancaman yang terlihat. Dia masuk ke celah itu sendirian.Semakin dalam, tekanan semakin berat. Kristal-kristal kecil di dinding gua sempit ini meleleh di bagian yang paling dekat dengan jalur yang dilaluinya, bukan dari panas tapi dari energi yang tidak cocok dengan keberadaannya.Lalu Ryan melihatnya.Tidak besar. Dua puluh sentimeter, berdiri tegak di atas alas batu alami seperti sudah menunggu di sana sejak lama. Warnanya ungu, pekat dan dalam, ungu yang punya jarak di dalamnya seperti membuat siapapun yang memandangnya merasa belum sampa

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3276 - Kristal Es Seribu Tahun

    "Aku bersumpah atas nama Dao Surgawi."Kata-kata Marsh Quinn tidak keluar dengan mudah, tapi tidak ada keraguan di baliknya. Bagi Klan Laut, sumpah atas nama Dao Surgawi bukan sekadar formalitas. Melanggarnya bukan urusan harga diri semata, melainkan urusan dengan konsekuensi yang tidak bisa ditawar oleh siapapun, tidak peduli seberapa tinggi tingkat kultivasi mereka.Ryan mendengarkan sampai kata terakhir selesai diucapkan. Baru kemudian ia mengangguk satu kali."Baik. Tapi ada satu hal yang perlu aku tahu dulu." Matanya tidak beranjak dari wajah Marsh Quinn. "Klan Laut punya banyak kultivator. Kau sudah terkurung di sini cukup lama. Seberapa besar peluang kita bisa benar-benar keluar?"Marsh Quinn tidak langsung menjawab. Jarinya menyentuh lantai es di sebelahnya, menelusurinya perlahan seperti orang yang sedang mengingat sesuatu yang sudah lama tidak disentuh."Di bawah penjara ini ada Kristal Es Seribu Tahun." Suaranya datar, bukan menyombongkan diri, hanya menyampaikan fakta

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3275 - Marsh Quinn

    Tetua Laurel tidak mengetuk.Pintu kamar Tetua Nox terbuka langsung, dan Unicorn Api Berkaki Naga masuk dengan langkah yang menahan diri untuk tidak terlalu terburu-buru. Di atas ranjang, Tetua Nox berbaring dengan luka dari benturan melawan Tobias Vane yang belum pulih sepenuhnya. Tapi matanya sudah terbuka sebelum Tetua Laurel sampai ke sisi ranjangnya."Sudah tahu?""Sudah." Tetua Nox menjawab sebelum satu kata penjelasan keluar. "Duduklah."Tetua Laurel duduk di kursi di sisi ranjang. Dari aula utama di sebelah, suara-suara terdengar pelan, dijaga kepelannya dengan sengaja."Apa yang sebaiknya kita lakukan?"Tetua Nox tidak langsung menjawab. Pandangannya ke langit-langit, datar, seperti seseorang yang sudah menjangkau kesimpulan sebelum pertanyaan diajukan."Tunggu saja."Kening Tetua Laurel berkerut. "Tunggu apa, tepatnya?""Tuan Muda tidak akan mati di sana

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3274 - Dingin yang Membekukan Jiwa

    Tidak ada yang perlu mengusir Felix Skye.Begitu energi iblis Ryan menghilang dan Klan Laut membawa Ryan turun ke kedalaman, Felix Skye sudah pergi sendiri. Cepat, tanpa pamit, tanpa menoleh. Harga dirinya sudah hancur hari ini, dan dia cukup pragmatis untuk memilih nyawa di atas sisa-sisa yang sudah tidak ada nilainya.Kini yang tertinggal di medan pertempuran adalah anggota Sekte Slaughter, dan pasukan Klan Spiritum Sanguis yang sudah tidak punya satu pun pemimpin untuk memberi perintah.Amarah yang tadinya tidak punya arah menemukan tempatnya.Pertempuran yang menyusul berlangsung singkat. Tidak ada sorak-sorai saat semuanya selesai, tidak ada yang mengangkat tangan ke udara. Wajah-wajah anggota Sekte Slaughter datar dari kelelahan, dan ada sesuatu yang menggantung di dada masing-masing yang tidak akan hilang hanya karena mereka menang.**Kesadaran Ryan kembali sebelum matanya bisa dibu

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3273 - Tamu dari Kedalaman (II)

    Aster Dread yang berdiri di sisi kiri medan pertempuran menatap tiga sosok itu. Rahangnya mengencang. "Klan Laut dari kedalaman Laut Crimson Demon."Tetua Aldren yang berdiri di dekatnya memucat jauh lebih cepat.Pemuda yang lebih muda di antara kedua pangeran itu mengarahkan matanya ke Ryan dan bicara kepada pria tua di depannya. "Tetua Fang, itu iblis yang kita cari."Tetua Fang menatap Ryan tanpa bergerak dari posisinya.Dari kedalaman Laut Crimson Demon, mereka sudah merasakan aura demonis yang tidak wajar naik ke permukaan. Pemimpin Klan Laut mengirim Tetua Fang bersama Pangeran Ketiga dan Pangeran Kelima untuk mencari tahu sumbernya."Pangeran." Suara Tetua Fang rendah, bersih, tanpa warna. "Klan Laut dan Ras Iblis punya hutang darah yang panjang." "Sebelum iblis ini cukup kuat untuk menjadi masalah yang lebih besar, lebih baik kita selesaikan sekarang."Dia mengulurkan satu jari.Cahaya putih terkonsentrasi di ujungnya dan meluncur ke bawah.BOOM!Cahaya itu mendarat di tubuh

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1162 - Gertakan

    Rasa jijik dan pandangan meremehkan yang tadinya ditunjukkan lelaki tua itu pada Ryan kini telah lenyap sepenuhnya. Dia tidak pernah menyangka bahwa pemuda bertopeng yang telah dia ejek dan hina itu adalah Arthur Pendragon, sosok yang telah meneror seluruh Gunung Langit Biru! Lelaki tua itu terli

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1176 - Ranah Kultivasi Xiao Yan Dulu

    "Tidak, Ryan! Apa yang kau lakukan?" Ini adalah Sumpah Hati Dao! Jika dilanggar, akibatnya tidak akan terbayangkan! Hati Dao akan hancur, dan kultivasi akan menjadi mustahil selamanya! "Ryan, pikiranmu terlalu kacau! Kau tidak perlu melakukan ini!" "Guru," Ryan menurunkan tangannya dan berkata

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1299 - Kemarahan Taois Nathan

    Pria muda itu sedang menggendong seekor kucing di tangannya, tampak tidak berbahaya. Ryan berdiri tegak di tengah arena berlumuran darah, tangannya dengan lembut membelai Sphinx yang kembali bersarang nyaman di pelukannya. Dia tampak lebih seperti pemuda biasa yang memelihara kucing kesayangan, b

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1271 - Lokasi Pertandingan

    Di kota Quinto, Gunung Langit Biru, sebuah fenomena supernatural telah menarik perhatian semua orang. Pedang es raksasa menembus tanah dari langit, menciptakan pemandangan yang mengejutkan dan menakjubkan. Hari itu, saat Monica turun ke dunia, kata-kata kemarahan dan peringatannya mengguncang Gun

    last updateLast Updated : 2026-03-25
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status